Warung Kopi
🎵 715 characters
⏱️ 3:20 duration
🆔 ID: 10270790
📜 Lyrics
Maju kena mundur kena, zaman banyak kendala
Guyon jadi senjata dikemas sederhana
Konsistensi menjadi inspirasi, uh
Menjadi legenda di dunia komedi
Jangan pernah lupakan
Cerita di warung kopi
Jangan pernah lupakan
Saya suka kamu punya, nakal tapi bermakna
Bebas mau bercanda dengan gaya mereka
Konsistensi menjadi inspirasi, uh
Menjadi legenda di dunia komedi
Jangan pernah lupakan
Cerita di warung kopi
Rangkum semua harapan
Sentilan tanpa emosi
Jangan pernah lupakan
Cerita di warung kopi
Jangan pernah lupakan
Jangan pernah lupakan
Cerita di warung kopi
Rangkum semua harapan
Sentilan tanpa emosi
Tertawalah sekarang
Sebelum nanti dilarang
Cerita di warung kopi
Huu, huu
Yang baju merah jangan sampai lolos
Guyon jadi senjata dikemas sederhana
Konsistensi menjadi inspirasi, uh
Menjadi legenda di dunia komedi
Jangan pernah lupakan
Cerita di warung kopi
Jangan pernah lupakan
Saya suka kamu punya, nakal tapi bermakna
Bebas mau bercanda dengan gaya mereka
Konsistensi menjadi inspirasi, uh
Menjadi legenda di dunia komedi
Jangan pernah lupakan
Cerita di warung kopi
Rangkum semua harapan
Sentilan tanpa emosi
Jangan pernah lupakan
Cerita di warung kopi
Jangan pernah lupakan
Jangan pernah lupakan
Cerita di warung kopi
Rangkum semua harapan
Sentilan tanpa emosi
Tertawalah sekarang
Sebelum nanti dilarang
Cerita di warung kopi
Huu, huu
Yang baju merah jangan sampai lolos
⏱️ Synced Lyrics
[00:12.54] Maju kena mundur kena, zaman banyak kendala
[00:21.66] Guyon jadi senjata dikemas sederhana
[00:30.82] Konsistensi menjadi inspirasi, uh
[00:39.32] Menjadi legenda di dunia komedi
[00:46.33]
[00:48.93] Jangan pernah lupakan
[00:52.91] Cerita di warung kopi
[00:57.37] Jangan pernah lupakan
[01:00.32] Saya suka kamu punya, nakal tapi bermakna
[01:09.43] Bebas mau bercanda dengan gaya mereka
[01:18.34] Konsistensi menjadi inspirasi, uh
[01:27.58] Menjadi legenda di dunia komedi
[01:34.95] Jangan pernah lupakan
[01:38.69] Cerita di warung kopi
[01:43.24] Rangkum semua harapan
[01:47.09] Sentilan tanpa emosi
[01:53.86]
[02:12.37] Jangan pernah lupakan
[02:16.58] Cerita di warung kopi
[02:20.88] Jangan pernah lupakan
[02:27.20] Jangan pernah lupakan
[02:31.03] Cerita di warung kopi
[02:35.37] Rangkum semua harapan
[02:39.46] Sentilan tanpa emosi
[02:43.96] Tertawalah sekarang
[02:47.81] Sebelum nanti dilarang
[02:52.14] Cerita di warung kopi
[02:55.42] Huu, huu
[03:03.87] Yang baju merah jangan sampai lolos
[03:09.81]
[00:21.66] Guyon jadi senjata dikemas sederhana
[00:30.82] Konsistensi menjadi inspirasi, uh
[00:39.32] Menjadi legenda di dunia komedi
[00:46.33]
[00:48.93] Jangan pernah lupakan
[00:52.91] Cerita di warung kopi
[00:57.37] Jangan pernah lupakan
[01:00.32] Saya suka kamu punya, nakal tapi bermakna
[01:09.43] Bebas mau bercanda dengan gaya mereka
[01:18.34] Konsistensi menjadi inspirasi, uh
[01:27.58] Menjadi legenda di dunia komedi
[01:34.95] Jangan pernah lupakan
[01:38.69] Cerita di warung kopi
[01:43.24] Rangkum semua harapan
[01:47.09] Sentilan tanpa emosi
[01:53.86]
[02:12.37] Jangan pernah lupakan
[02:16.58] Cerita di warung kopi
[02:20.88] Jangan pernah lupakan
[02:27.20] Jangan pernah lupakan
[02:31.03] Cerita di warung kopi
[02:35.37] Rangkum semua harapan
[02:39.46] Sentilan tanpa emosi
[02:43.96] Tertawalah sekarang
[02:47.81] Sebelum nanti dilarang
[02:52.14] Cerita di warung kopi
[02:55.42] Huu, huu
[03:03.87] Yang baju merah jangan sampai lolos
[03:09.81]