Belahan Jiwa
๐ต 1193 characters
โฑ๏ธ 5:32 duration
๐ ID: 10276943
๐ Lyrics
Membaca lagi surat-suratmu hatiku jatuh rindu
Tak sadar pada langit kamarku ku lukis kau di situ
Waktu yang berlalu dan jarak masih saja terentang
Penamu bicara menembus ruang menyapa sukmaku
Mendesah lembut angin membawa butiran hati lara
Ternyata meraih kesempatan tak semudah ku sangka
Kau setia menunggu lelaki kecil menantang hidup
Kau sertakan doa seolah mantra menjelma nafasku
Memendam tanya segera terucap
Belahan jiwa apa kabarmu
Ku harap selalu tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Oh
Kau setia menunggu lelaki kecil menantang hidup
Kau sertakan doa seolah mantra menjelma nafasku oh
Memendam tanya segera terucap
Belahan jiwa apa kabarmu
Apa kabarmu
Ku harap selalu tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Aku jauh di sini menggapai cita
Hingga satu saat nanti ku kan kembali oh
Kan ku jemput dikau sang putri pada saatnya nanti
Berkereta kencana ku bawa pergi tuju istana di sana ku bertahta
Memendam tanya segera terucap
Belahan jiwa apa kabarmu
Ku harap selalu tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di yang di ladang kita
Aku jauh di sini menggapai cita
Hingga satu saat nanti ku kan kembali oh
Oh
Suatu saat nanti ku kan kembali
Yeah hm oh
Apa kabarmu oh oh
Tak sadar pada langit kamarku ku lukis kau di situ
Waktu yang berlalu dan jarak masih saja terentang
Penamu bicara menembus ruang menyapa sukmaku
Mendesah lembut angin membawa butiran hati lara
Ternyata meraih kesempatan tak semudah ku sangka
Kau setia menunggu lelaki kecil menantang hidup
Kau sertakan doa seolah mantra menjelma nafasku
Memendam tanya segera terucap
Belahan jiwa apa kabarmu
Ku harap selalu tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Oh
Kau setia menunggu lelaki kecil menantang hidup
Kau sertakan doa seolah mantra menjelma nafasku oh
Memendam tanya segera terucap
Belahan jiwa apa kabarmu
Apa kabarmu
Ku harap selalu tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Aku jauh di sini menggapai cita
Hingga satu saat nanti ku kan kembali oh
Kan ku jemput dikau sang putri pada saatnya nanti
Berkereta kencana ku bawa pergi tuju istana di sana ku bertahta
Memendam tanya segera terucap
Belahan jiwa apa kabarmu
Ku harap selalu tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di yang di ladang kita
Aku jauh di sini menggapai cita
Hingga satu saat nanti ku kan kembali oh
Oh
Suatu saat nanti ku kan kembali
Yeah hm oh
Apa kabarmu oh oh
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:37.64] Membaca lagi surat-suratmu hatiku jatuh rindu
[00:46.20] Tak sadar pada langit kamarku ku lukis kau di situ
[00:55.21] Waktu yang berlalu dan jarak masih saja terentang
[01:04.22] Penamu bicara menembus ruang menyapa sukmaku
[01:12.83] Mendesah lembut angin membawa butiran hati lara
[01:21.67] Ternyata meraih kesempatan tak semudah ku sangka
[01:30.79] Kau setia menunggu lelaki kecil menantang hidup
[01:39.66] Kau sertakan doa seolah mantra menjelma nafasku
[01:48.23] Memendam tanya segera terucap
[01:52.37] Belahan jiwa apa kabarmu
[01:57.34] Ku harap selalu tetap kau jaga
[02:00.86] Tumbuhan cinta yang di ladang kita
[02:23.01] Oh
[02:24.55] Kau setia menunggu lelaki kecil menantang hidup
[02:33.33] Kau sertakan doa seolah mantra menjelma nafasku oh
[02:41.70] Memendam tanya segera terucap
[02:45.65] Belahan jiwa apa kabarmu
[02:49.01] Apa kabarmu
[02:50.61] Ku harap selalu tetap kau jaga
[02:54.57] Tumbuhan cinta yang di ladang kita
[02:58.96] Aku jauh di sini menggapai cita
[03:07.38] Hingga satu saat nanti ku kan kembali oh
[03:19.70] Kan ku jemput dikau sang putri pada saatnya nanti
[03:28.31] Berkereta kencana ku bawa pergi tuju istana di sana ku bertahta
[04:11.98] Memendam tanya segera terucap
[04:16.64] Belahan jiwa apa kabarmu
[04:21.24] Ku harap selalu tetap kau jaga
[04:25.09] Tumbuhan cinta yang di yang di ladang kita
[04:30.02] Aku jauh di sini menggapai cita
[04:38.33] Hingga satu saat nanti ku kan kembali oh
[04:55.04] Oh
[05:01.03] Suatu saat nanti ku kan kembali
[05:14.34] Yeah hm oh
[05:31.51] Apa kabarmu oh oh
[00:46.20] Tak sadar pada langit kamarku ku lukis kau di situ
[00:55.21] Waktu yang berlalu dan jarak masih saja terentang
[01:04.22] Penamu bicara menembus ruang menyapa sukmaku
[01:12.83] Mendesah lembut angin membawa butiran hati lara
[01:21.67] Ternyata meraih kesempatan tak semudah ku sangka
[01:30.79] Kau setia menunggu lelaki kecil menantang hidup
[01:39.66] Kau sertakan doa seolah mantra menjelma nafasku
[01:48.23] Memendam tanya segera terucap
[01:52.37] Belahan jiwa apa kabarmu
[01:57.34] Ku harap selalu tetap kau jaga
[02:00.86] Tumbuhan cinta yang di ladang kita
[02:23.01] Oh
[02:24.55] Kau setia menunggu lelaki kecil menantang hidup
[02:33.33] Kau sertakan doa seolah mantra menjelma nafasku oh
[02:41.70] Memendam tanya segera terucap
[02:45.65] Belahan jiwa apa kabarmu
[02:49.01] Apa kabarmu
[02:50.61] Ku harap selalu tetap kau jaga
[02:54.57] Tumbuhan cinta yang di ladang kita
[02:58.96] Aku jauh di sini menggapai cita
[03:07.38] Hingga satu saat nanti ku kan kembali oh
[03:19.70] Kan ku jemput dikau sang putri pada saatnya nanti
[03:28.31] Berkereta kencana ku bawa pergi tuju istana di sana ku bertahta
[04:11.98] Memendam tanya segera terucap
[04:16.64] Belahan jiwa apa kabarmu
[04:21.24] Ku harap selalu tetap kau jaga
[04:25.09] Tumbuhan cinta yang di yang di ladang kita
[04:30.02] Aku jauh di sini menggapai cita
[04:38.33] Hingga satu saat nanti ku kan kembali oh
[04:55.04] Oh
[05:01.03] Suatu saat nanti ku kan kembali
[05:14.34] Yeah hm oh
[05:31.51] Apa kabarmu oh oh