Levitasi
๐ต 2366 characters
โฑ๏ธ 4:08 duration
๐ ID: 10343388
๐ Lyrics
Demi jalan-jalan yang sunyi
Yang dipaksa aku berseorang
Di bingit malam aku berani
Manusia terlalu perlu berkelompok
Kalau bersendiri serasa mati
Tetap aku tak sudi beramai
Aku berani
Aku berani
Levitasi
Lima belas ribu tiga ratus dua puluh empat saat
Aku hitung akhir detik kita dekat-dekat
Masih aromamu kuat sitrus yang melekat
Akal berselirat urat ke belikat sarat
Ku tak pasti apa terjadi
Sumpah ku tak pernah begini
Tolong khabarkan cara lekaskan
Cepatkan pantaskan masa berjalan
Kau sesunggunya ketagihan
Biar satu dunia terbutakan matanya pandangannya
Biarkan mungkin pada mereka kau tak terlihatkan
Jasadnya biarkan
Perlu apa dihebahkan
Bukannya pertandingan
Yang terpasti kau di sisi
Yang ku rasa
Levitasi
Hadirmu membawa misteri
Ku terpisah dari bumi
Terapung di awan-awangan
Bersama kita keasyikan
Rasakan levitasi
Sunyi lari dengan hingarnya cinta yang kau bawa sini
Meski ku bersendirian menongkah seorangan menadah
Ku tak lagi terkejut terhinjut diserabut berserah pada ribut
Cukup kita tahu apa yang kita tahu
Cukup dengan cukup apalah orang tahu
Terapung tergantung ke langit hujung berdua ke tua cinta diusung
Dunia bagai membubuh matanya di depan aku
Mencari cela silap hina dan gelap aku
Seakan menyuruhku berhenti bergemuruh
Bila beransur guruh berlabuh di langit tujuh
Perlu apa dihebahkan
Bukannya pertandingan
Yang terpasti
Kau disisi
Yang ku rasa
Levitasi
Hadirmu membawa misteri
Ku terpisah dari bumi
Terapung di awan-awangan
Bersama kita keasyikan
Rasakan levitasi
Entahlah tentang manusia
Mungkin pada riuh datang kekebalan
Mungkin pada bising muncul kekuatan
Maka riuhlah maka bisinglah aku tak hairan
Angin kencang aku tak takut
Dengar aku jerit pada langit gunung rimba dan laut
Aku berani
Aku berani
Kotakan nawaitu katakan nan hakiki
Madunya masih ditagihi dari tabir balaclava ku dihakimi
Masih digembala rejim yang menzalimi ay
Nyala pelita hindari kegelapan
Nantikan cahaya nur bergermelapan
Di petala lapan lemas berdakapan nantikan keberangkatan
Dalam perjalanan
Dengar lagu rindu
Senandung lama yang memilu
Dihargai satu dibencinya seribu
Restukan ekstradisi ke halaman nibiru
Sakti dan magika mainan seketika
Di persada kala chakra jangan leka
Demi kebebasan esok yang merdeka
Hati terbang mencari yang esa
Levitasi
Hadirmu membawa misteri
Ku terpisah dari bumi
Terapung di awan-awangan
Bersama kita keasyikan
Rasakan levitasi
Yang dipaksa aku berseorang
Di bingit malam aku berani
Manusia terlalu perlu berkelompok
Kalau bersendiri serasa mati
Tetap aku tak sudi beramai
Aku berani
Aku berani
Levitasi
Lima belas ribu tiga ratus dua puluh empat saat
Aku hitung akhir detik kita dekat-dekat
Masih aromamu kuat sitrus yang melekat
Akal berselirat urat ke belikat sarat
Ku tak pasti apa terjadi
Sumpah ku tak pernah begini
Tolong khabarkan cara lekaskan
Cepatkan pantaskan masa berjalan
Kau sesunggunya ketagihan
Biar satu dunia terbutakan matanya pandangannya
Biarkan mungkin pada mereka kau tak terlihatkan
Jasadnya biarkan
Perlu apa dihebahkan
Bukannya pertandingan
Yang terpasti kau di sisi
Yang ku rasa
Levitasi
Hadirmu membawa misteri
Ku terpisah dari bumi
Terapung di awan-awangan
Bersama kita keasyikan
Rasakan levitasi
Sunyi lari dengan hingarnya cinta yang kau bawa sini
Meski ku bersendirian menongkah seorangan menadah
Ku tak lagi terkejut terhinjut diserabut berserah pada ribut
Cukup kita tahu apa yang kita tahu
Cukup dengan cukup apalah orang tahu
Terapung tergantung ke langit hujung berdua ke tua cinta diusung
Dunia bagai membubuh matanya di depan aku
Mencari cela silap hina dan gelap aku
Seakan menyuruhku berhenti bergemuruh
Bila beransur guruh berlabuh di langit tujuh
Perlu apa dihebahkan
Bukannya pertandingan
Yang terpasti
Kau disisi
Yang ku rasa
Levitasi
Hadirmu membawa misteri
Ku terpisah dari bumi
Terapung di awan-awangan
Bersama kita keasyikan
Rasakan levitasi
Entahlah tentang manusia
Mungkin pada riuh datang kekebalan
Mungkin pada bising muncul kekuatan
Maka riuhlah maka bisinglah aku tak hairan
Angin kencang aku tak takut
Dengar aku jerit pada langit gunung rimba dan laut
Aku berani
Aku berani
Kotakan nawaitu katakan nan hakiki
Madunya masih ditagihi dari tabir balaclava ku dihakimi
Masih digembala rejim yang menzalimi ay
Nyala pelita hindari kegelapan
Nantikan cahaya nur bergermelapan
Di petala lapan lemas berdakapan nantikan keberangkatan
Dalam perjalanan
Dengar lagu rindu
Senandung lama yang memilu
Dihargai satu dibencinya seribu
Restukan ekstradisi ke halaman nibiru
Sakti dan magika mainan seketika
Di persada kala chakra jangan leka
Demi kebebasan esok yang merdeka
Hati terbang mencari yang esa
Levitasi
Hadirmu membawa misteri
Ku terpisah dari bumi
Terapung di awan-awangan
Bersama kita keasyikan
Rasakan levitasi
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:02.61] Demi jalan-jalan yang sunyi
[00:04.85] Yang dipaksa aku berseorang
[00:07.68] Di bingit malam aku berani
[00:12.67] Manusia terlalu perlu berkelompok
[00:16.00] Kalau bersendiri serasa mati
[00:18.42] Tetap aku tak sudi beramai
[00:20.76] Aku berani
[00:22.05] Aku berani
[00:23.36] Levitasi
[00:23.61] Lima belas ribu tiga ratus dua puluh empat saat
[00:27.09] Aku hitung akhir detik kita dekat-dekat
[00:29.81] Masih aromamu kuat sitrus yang melekat
[00:32.15] Akal berselirat urat ke belikat sarat
[00:35.05] Ku tak pasti apa terjadi
[00:36.85] Sumpah ku tak pernah begini
[00:38.42] Tolong khabarkan cara lekaskan
[00:40.26] Cepatkan pantaskan masa berjalan
[00:42.35] Kau sesunggunya ketagihan
[00:44.98] Biar satu dunia terbutakan matanya pandangannya
[00:50.06] Biarkan mungkin pada mereka kau tak terlihatkan
[00:53.63] Jasadnya biarkan
[00:56.51] Perlu apa dihebahkan
[00:59.24] Bukannya pertandingan
[01:01.73] Yang terpasti kau di sisi
[01:04.57] Yang ku rasa
[01:05.98] Levitasi
[01:09.86] Hadirmu membawa misteri
[01:15.05] Ku terpisah dari bumi
[01:17.98] Terapung di awan-awangan
[01:21.86] Bersama kita keasyikan
[01:26.38] Rasakan levitasi
[01:28.06] Sunyi lari dengan hingarnya cinta yang kau bawa sini
[01:31.64] Meski ku bersendirian menongkah seorangan menadah
[01:35.21] Ku tak lagi terkejut terhinjut diserabut berserah pada ribut
[01:38.93] Cukup kita tahu apa yang kita tahu
[01:41.65] Cukup dengan cukup apalah orang tahu
[01:44.16] Terapung tergantung ke langit hujung berdua ke tua cinta diusung
[01:49.51] Dunia bagai membubuh matanya di depan aku
[01:52.51] Mencari cela silap hina dan gelap aku
[01:55.08] Seakan menyuruhku berhenti bergemuruh
[01:57.59] Bila beransur guruh berlabuh di langit tujuh
[02:00.07] Perlu apa dihebahkan
[02:03.06] Bukannya pertandingan
[02:05.71] Yang terpasti
[02:07.17] Kau disisi
[02:08.42] Yang ku rasa
[02:09.91] Levitasi
[02:13.68] Hadirmu membawa misteri
[02:18.68] Ku terpisah dari bumi
[02:22.14] Terapung di awan-awangan
[02:26.30] Bersama kita keasyikan
[02:30.36] Rasakan levitasi
[02:33.96] Entahlah tentang manusia
[02:37.08] Mungkin pada riuh datang kekebalan
[02:39.52] Mungkin pada bising muncul kekuatan
[02:42.23] Maka riuhlah maka bisinglah aku tak hairan
[02:45.96] Angin kencang aku tak takut
[02:48.08] Dengar aku jerit pada langit gunung rimba dan laut
[02:51.82] Aku berani
[02:52.95] Aku berani
[02:54.67] Kotakan nawaitu katakan nan hakiki
[02:58.42] Madunya masih ditagihi dari tabir balaclava ku dihakimi
[03:03.16] Masih digembala rejim yang menzalimi ay
[03:06.71] Nyala pelita hindari kegelapan
[03:08.97] Nantikan cahaya nur bergermelapan
[03:11.86] Di petala lapan lemas berdakapan nantikan keberangkatan
[03:16.48] Dalam perjalanan
[03:18.19] Dengar lagu rindu
[03:19.84] Senandung lama yang memilu
[03:21.58] Dihargai satu dibencinya seribu
[03:25.03] Restukan ekstradisi ke halaman nibiru
[03:27.66] Sakti dan magika mainan seketika
[03:30.31] Di persada kala chakra jangan leka
[03:33.07] Demi kebebasan esok yang merdeka
[03:35.73] Hati terbang mencari yang esa
[03:37.77] Levitasi
[03:41.47] Hadirmu membawa misteri
[03:47.09] Ku terpisah dari bumi
[03:50.00] Terapung di awan-awangan
[03:54.07] Bersama kita keasyikan
[03:58.34] Rasakan levitasi
[00:04.85] Yang dipaksa aku berseorang
[00:07.68] Di bingit malam aku berani
[00:12.67] Manusia terlalu perlu berkelompok
[00:16.00] Kalau bersendiri serasa mati
[00:18.42] Tetap aku tak sudi beramai
[00:20.76] Aku berani
[00:22.05] Aku berani
[00:23.36] Levitasi
[00:23.61] Lima belas ribu tiga ratus dua puluh empat saat
[00:27.09] Aku hitung akhir detik kita dekat-dekat
[00:29.81] Masih aromamu kuat sitrus yang melekat
[00:32.15] Akal berselirat urat ke belikat sarat
[00:35.05] Ku tak pasti apa terjadi
[00:36.85] Sumpah ku tak pernah begini
[00:38.42] Tolong khabarkan cara lekaskan
[00:40.26] Cepatkan pantaskan masa berjalan
[00:42.35] Kau sesunggunya ketagihan
[00:44.98] Biar satu dunia terbutakan matanya pandangannya
[00:50.06] Biarkan mungkin pada mereka kau tak terlihatkan
[00:53.63] Jasadnya biarkan
[00:56.51] Perlu apa dihebahkan
[00:59.24] Bukannya pertandingan
[01:01.73] Yang terpasti kau di sisi
[01:04.57] Yang ku rasa
[01:05.98] Levitasi
[01:09.86] Hadirmu membawa misteri
[01:15.05] Ku terpisah dari bumi
[01:17.98] Terapung di awan-awangan
[01:21.86] Bersama kita keasyikan
[01:26.38] Rasakan levitasi
[01:28.06] Sunyi lari dengan hingarnya cinta yang kau bawa sini
[01:31.64] Meski ku bersendirian menongkah seorangan menadah
[01:35.21] Ku tak lagi terkejut terhinjut diserabut berserah pada ribut
[01:38.93] Cukup kita tahu apa yang kita tahu
[01:41.65] Cukup dengan cukup apalah orang tahu
[01:44.16] Terapung tergantung ke langit hujung berdua ke tua cinta diusung
[01:49.51] Dunia bagai membubuh matanya di depan aku
[01:52.51] Mencari cela silap hina dan gelap aku
[01:55.08] Seakan menyuruhku berhenti bergemuruh
[01:57.59] Bila beransur guruh berlabuh di langit tujuh
[02:00.07] Perlu apa dihebahkan
[02:03.06] Bukannya pertandingan
[02:05.71] Yang terpasti
[02:07.17] Kau disisi
[02:08.42] Yang ku rasa
[02:09.91] Levitasi
[02:13.68] Hadirmu membawa misteri
[02:18.68] Ku terpisah dari bumi
[02:22.14] Terapung di awan-awangan
[02:26.30] Bersama kita keasyikan
[02:30.36] Rasakan levitasi
[02:33.96] Entahlah tentang manusia
[02:37.08] Mungkin pada riuh datang kekebalan
[02:39.52] Mungkin pada bising muncul kekuatan
[02:42.23] Maka riuhlah maka bisinglah aku tak hairan
[02:45.96] Angin kencang aku tak takut
[02:48.08] Dengar aku jerit pada langit gunung rimba dan laut
[02:51.82] Aku berani
[02:52.95] Aku berani
[02:54.67] Kotakan nawaitu katakan nan hakiki
[02:58.42] Madunya masih ditagihi dari tabir balaclava ku dihakimi
[03:03.16] Masih digembala rejim yang menzalimi ay
[03:06.71] Nyala pelita hindari kegelapan
[03:08.97] Nantikan cahaya nur bergermelapan
[03:11.86] Di petala lapan lemas berdakapan nantikan keberangkatan
[03:16.48] Dalam perjalanan
[03:18.19] Dengar lagu rindu
[03:19.84] Senandung lama yang memilu
[03:21.58] Dihargai satu dibencinya seribu
[03:25.03] Restukan ekstradisi ke halaman nibiru
[03:27.66] Sakti dan magika mainan seketika
[03:30.31] Di persada kala chakra jangan leka
[03:33.07] Demi kebebasan esok yang merdeka
[03:35.73] Hati terbang mencari yang esa
[03:37.77] Levitasi
[03:41.47] Hadirmu membawa misteri
[03:47.09] Ku terpisah dari bumi
[03:50.00] Terapung di awan-awangan
[03:54.07] Bersama kita keasyikan
[03:58.34] Rasakan levitasi