Belahan Jiwa - KLakustik
๐ต 1660 characters
โฑ๏ธ 6:10 duration
๐ ID: 10396641
๐ Lyrics
Lagu berikut e
Sebenarnya jawaban untuk surat-surat yang banyak masuk
Dari para penggemar KLA
Terima kasih banyak, banyak memberikan dukungan spririt
Bahkan saran untuk persatuan kami selanjutnya
Sekali lagi terima kasih untuk KLAnis
Membaca lagi surat-suratmu
Hatiku jatuh rindu
Tak sadar pada langit kamarku
Kulukis kau di situ
(Ho-oo) Waktu yang berlalu
(Ho-oo) Dan jarak masih saja terbentang
(Ho-oo) Penamu bicara
Menembus ruang menyapa sukmaku
Mendesah lembut angin membawa
Butiran hati lara
Ternyata meraih kesempatan
Oh Tak semudah kusangka
(Ho-oo) Kau setia menunggu
(Ho-oo)Lelaki kecil menantang hidup
(Ho-oo) Kau sertakan doa
Seolah mantra menjelma nafasku
Memendam tanya segera terucap
Belahan jiwa apa kabarmu (apa kabarmu)
Kuharap s'lalu tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Kau setia menunggu
(Ho-oo)Lelaki kecil menantang hidup
(Ho-oo) Kau sertakan doa
Seolah mantra menjelma nafasku
Memendam tanya segera terucap
Belahan jiwa apa kabarmu (apa kabarmu)
Kuharap s'lalu tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Aku, jauh di sini menggapai cita
Hingga, satu saat pasti ku 'kan kembali
'Kan kujemput dikau Sang Putri, pada saatnya nanti
Berkereta kencana kubawa pergi
Tujuh istana di sana kubertahta
Memendam tanya segera terucap
Belahan jiwa apa kabarmu wo-ho
Kuharap s'lalu tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Aku, jauh di sini menggapai cita
Hingga, satu saat pasti ku 'kan kembali
Memendam tanya segera terucap
Belahan jiwa apa kabarmu (apa kabarmu)
Uh-wo (Kuharap s'lalu tetap kau jaga)
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Aku, jauh di sini menggapai cita
Hingga, satu saat pasti ku 'kan kembali
Sebenarnya jawaban untuk surat-surat yang banyak masuk
Dari para penggemar KLA
Terima kasih banyak, banyak memberikan dukungan spririt
Bahkan saran untuk persatuan kami selanjutnya
Sekali lagi terima kasih untuk KLAnis
Membaca lagi surat-suratmu
Hatiku jatuh rindu
Tak sadar pada langit kamarku
Kulukis kau di situ
(Ho-oo) Waktu yang berlalu
(Ho-oo) Dan jarak masih saja terbentang
(Ho-oo) Penamu bicara
Menembus ruang menyapa sukmaku
Mendesah lembut angin membawa
Butiran hati lara
Ternyata meraih kesempatan
Oh Tak semudah kusangka
(Ho-oo) Kau setia menunggu
(Ho-oo)Lelaki kecil menantang hidup
(Ho-oo) Kau sertakan doa
Seolah mantra menjelma nafasku
Memendam tanya segera terucap
Belahan jiwa apa kabarmu (apa kabarmu)
Kuharap s'lalu tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Kau setia menunggu
(Ho-oo)Lelaki kecil menantang hidup
(Ho-oo) Kau sertakan doa
Seolah mantra menjelma nafasku
Memendam tanya segera terucap
Belahan jiwa apa kabarmu (apa kabarmu)
Kuharap s'lalu tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Aku, jauh di sini menggapai cita
Hingga, satu saat pasti ku 'kan kembali
'Kan kujemput dikau Sang Putri, pada saatnya nanti
Berkereta kencana kubawa pergi
Tujuh istana di sana kubertahta
Memendam tanya segera terucap
Belahan jiwa apa kabarmu wo-ho
Kuharap s'lalu tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Aku, jauh di sini menggapai cita
Hingga, satu saat pasti ku 'kan kembali
Memendam tanya segera terucap
Belahan jiwa apa kabarmu (apa kabarmu)
Uh-wo (Kuharap s'lalu tetap kau jaga)
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Aku, jauh di sini menggapai cita
Hingga, satu saat pasti ku 'kan kembali
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:00.23] Lagu berikut e
[00:01.52] Sebenarnya jawaban untuk surat-surat yang banyak masuk
[00:08.03] Dari para penggemar KLA
[00:09.49] Terima kasih banyak, banyak memberikan dukungan spririt
[00:13.03] Bahkan saran untuk persatuan kami selanjutnya
[00:16.80] Sekali lagi terima kasih untuk KLAnis
[00:19.31]
[01:00.32] Membaca lagi surat-suratmu
[01:05.33] Hatiku jatuh rindu
[01:09.08] Tak sadar pada langit kamarku
[01:14.07] Kulukis kau di situ
[01:19.25] (Ho-oo) Waktu yang berlalu
[01:23.59] (Ho-oo) Dan jarak masih saja terbentang
[01:28.03] (Ho-oo) Penamu bicara
[01:32.38] Menembus ruang menyapa sukmaku
[01:37.66] Mendesah lembut angin membawa
[01:42.45] Butiran hati lara
[01:46.23] Ternyata meraih kesempatan
[01:50.96] Oh Tak semudah kusangka
[01:55.44] (Ho-oo) Kau setia menunggu
[01:59.80] (Ho-oo)Lelaki kecil menantang hidup
[02:05.16] (Ho-oo) Kau sertakan doa
[02:09.68] Seolah mantra menjelma nafasku
[02:14.41] Memendam tanya segera terucap
[02:18.08] Belahan jiwa apa kabarmu (apa kabarmu)
[02:22.85] Kuharap s'lalu tetap kau jaga
[02:27.51] Tumbuhan cinta yang di ladang kita
[02:34.15]
[02:52.04] Kau setia menunggu
[02:55.21] (Ho-oo)Lelaki kecil menantang hidup
[02:59.97] (Ho-oo) Kau sertakan doa
[03:05.10] Seolah mantra menjelma nafasku
[03:08.10] Memendam tanya segera terucap
[03:13.10] Belahan jiwa apa kabarmu (apa kabarmu)
[03:18.63] Kuharap s'lalu tetap kau jaga
[03:22.43] Tumbuhan cinta yang di ladang kita
[03:27.08] Aku, jauh di sini menggapai cita
[03:35.96] Hingga, satu saat pasti ku 'kan kembali
[03:45.65] 'Kan kujemput dikau Sang Putri, pada saatnya nanti
[03:56.31] Berkereta kencana kubawa pergi
[04:01.19] Tujuh istana di sana kubertahta
[04:08.22]
[04:24.72] Memendam tanya segera terucap
[04:28.19] Belahan jiwa apa kabarmu wo-ho
[04:33.46] Kuharap s'lalu tetap kau jaga
[04:37.02] Tumbuhan cinta yang di ladang kita
[04:42.42] Aku, jauh di sini menggapai cita
[04:50.93] Hingga, satu saat pasti ku 'kan kembali
[05:00.50] Memendam tanya segera terucap
[05:04.47] Belahan jiwa apa kabarmu (apa kabarmu)
[05:09.15] Uh-wo (Kuharap s'lalu tetap kau jaga)
[05:13.45] Tumbuhan cinta yang di ladang kita
[05:18.31] Aku, jauh di sini menggapai cita
[05:27.56] Hingga, satu saat pasti ku 'kan kembali
[05:38.11]
[00:01.52] Sebenarnya jawaban untuk surat-surat yang banyak masuk
[00:08.03] Dari para penggemar KLA
[00:09.49] Terima kasih banyak, banyak memberikan dukungan spririt
[00:13.03] Bahkan saran untuk persatuan kami selanjutnya
[00:16.80] Sekali lagi terima kasih untuk KLAnis
[00:19.31]
[01:00.32] Membaca lagi surat-suratmu
[01:05.33] Hatiku jatuh rindu
[01:09.08] Tak sadar pada langit kamarku
[01:14.07] Kulukis kau di situ
[01:19.25] (Ho-oo) Waktu yang berlalu
[01:23.59] (Ho-oo) Dan jarak masih saja terbentang
[01:28.03] (Ho-oo) Penamu bicara
[01:32.38] Menembus ruang menyapa sukmaku
[01:37.66] Mendesah lembut angin membawa
[01:42.45] Butiran hati lara
[01:46.23] Ternyata meraih kesempatan
[01:50.96] Oh Tak semudah kusangka
[01:55.44] (Ho-oo) Kau setia menunggu
[01:59.80] (Ho-oo)Lelaki kecil menantang hidup
[02:05.16] (Ho-oo) Kau sertakan doa
[02:09.68] Seolah mantra menjelma nafasku
[02:14.41] Memendam tanya segera terucap
[02:18.08] Belahan jiwa apa kabarmu (apa kabarmu)
[02:22.85] Kuharap s'lalu tetap kau jaga
[02:27.51] Tumbuhan cinta yang di ladang kita
[02:34.15]
[02:52.04] Kau setia menunggu
[02:55.21] (Ho-oo)Lelaki kecil menantang hidup
[02:59.97] (Ho-oo) Kau sertakan doa
[03:05.10] Seolah mantra menjelma nafasku
[03:08.10] Memendam tanya segera terucap
[03:13.10] Belahan jiwa apa kabarmu (apa kabarmu)
[03:18.63] Kuharap s'lalu tetap kau jaga
[03:22.43] Tumbuhan cinta yang di ladang kita
[03:27.08] Aku, jauh di sini menggapai cita
[03:35.96] Hingga, satu saat pasti ku 'kan kembali
[03:45.65] 'Kan kujemput dikau Sang Putri, pada saatnya nanti
[03:56.31] Berkereta kencana kubawa pergi
[04:01.19] Tujuh istana di sana kubertahta
[04:08.22]
[04:24.72] Memendam tanya segera terucap
[04:28.19] Belahan jiwa apa kabarmu wo-ho
[04:33.46] Kuharap s'lalu tetap kau jaga
[04:37.02] Tumbuhan cinta yang di ladang kita
[04:42.42] Aku, jauh di sini menggapai cita
[04:50.93] Hingga, satu saat pasti ku 'kan kembali
[05:00.50] Memendam tanya segera terucap
[05:04.47] Belahan jiwa apa kabarmu (apa kabarmu)
[05:09.15] Uh-wo (Kuharap s'lalu tetap kau jaga)
[05:13.45] Tumbuhan cinta yang di ladang kita
[05:18.31] Aku, jauh di sini menggapai cita
[05:27.56] Hingga, satu saat pasti ku 'kan kembali
[05:38.11]