Gadog (Feat. Edo Wallad)
๐ต 1120 characters
โฑ๏ธ 3:15 duration
๐ ID: 10448569
๐ Lyrics
Pagi ini bersin di Gadog
Dengan kemalasan kerja dan tidur panjang sampai menjelang siang
Dengan baju hangat, baju biru kura-kura
Dan sinetron berlatar Yogyakarta
Dengan berita-berita tentang olahraga dan narkotika
Tak perlu kau gulung lengan bajumu
Hari memang sudah tua
Tapi November tahun ini mendung terus menggelayuti langit
Sembunyikan matahari
Dengan buku-buku yang tidak pernah terbaca
Dan ratusan e-pub di Samsung Nexus S
Yang lumayan awet baterainya
Kepala tak mampu menampung angka-angka yang dulu kau ingat
Sebelas nomor, sepuluh nomor, dua belas, atau berapa belas, entahlah
Sehari lagi umur bertambah dan kini dirayakan tanpa seorang ayah
Tiga puluh empat, setidaknya angka itu teringat
Pagi, makan ketoprak di Gadog
Dengan puluhan orang-orang yang sekejap menjadi mandor
Menjadi kuli
Menjadi kolektor
Menjadi tukang ojek
Menjadi tukang gorengan
Menjadi tukang listrik
Dan selalu menjadi santri
Tidak lagi berkutat dengan penyiar radio
Fashion stylish
Jurnalis Gaya
Desainer Grafis
Copywriter
Yang selalu menjadi hipster
Medioker
Tidak tahu apakah harus bersyukur atau mengumpat
Pagi menulis di Gadog
Dengan kemalasan kerja dan tidur panjang sampai menjelang siang
Dengan baju hangat, baju biru kura-kura
Dan sinetron berlatar Yogyakarta
Dengan berita-berita tentang olahraga dan narkotika
Tak perlu kau gulung lengan bajumu
Hari memang sudah tua
Tapi November tahun ini mendung terus menggelayuti langit
Sembunyikan matahari
Dengan buku-buku yang tidak pernah terbaca
Dan ratusan e-pub di Samsung Nexus S
Yang lumayan awet baterainya
Kepala tak mampu menampung angka-angka yang dulu kau ingat
Sebelas nomor, sepuluh nomor, dua belas, atau berapa belas, entahlah
Sehari lagi umur bertambah dan kini dirayakan tanpa seorang ayah
Tiga puluh empat, setidaknya angka itu teringat
Pagi, makan ketoprak di Gadog
Dengan puluhan orang-orang yang sekejap menjadi mandor
Menjadi kuli
Menjadi kolektor
Menjadi tukang ojek
Menjadi tukang gorengan
Menjadi tukang listrik
Dan selalu menjadi santri
Tidak lagi berkutat dengan penyiar radio
Fashion stylish
Jurnalis Gaya
Desainer Grafis
Copywriter
Yang selalu menjadi hipster
Medioker
Tidak tahu apakah harus bersyukur atau mengumpat
Pagi menulis di Gadog
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:11.34] Pagi ini bersin di Gadog
[00:13.26] Dengan kemalasan kerja dan tidur panjang sampai menjelang siang
[00:18.52] Dengan baju hangat, baju biru kura-kura
[00:21.62] Dan sinetron berlatar Yogyakarta
[00:25.23] Dengan berita-berita tentang olahraga dan narkotika
[00:29.91] Tak perlu kau gulung lengan bajumu
[00:32.97] Hari memang sudah tua
[00:35.02] Tapi November tahun ini mendung terus menggelayuti langit
[00:39.73] Sembunyikan matahari
[00:41.13] Dengan buku-buku yang tidak pernah terbaca
[00:45.08] Dan ratusan e-pub di Samsung Nexus S
[00:48.35] Yang lumayan awet baterainya
[00:54.39] Kepala tak mampu menampung angka-angka yang dulu kau ingat
[00:58.64] Sebelas nomor, sepuluh nomor, dua belas, atau berapa belas, entahlah
[01:06.09] Sehari lagi umur bertambah dan kini dirayakan tanpa seorang ayah
[01:11.37] Tiga puluh empat, setidaknya angka itu teringat
[01:15.58] Pagi, makan ketoprak di Gadog
[01:18.08] Dengan puluhan orang-orang yang sekejap menjadi mandor
[01:22.80] Menjadi kuli
[01:24.23] Menjadi kolektor
[01:25.67] Menjadi tukang ojek
[01:27.26] Menjadi tukang gorengan
[01:29.06] Menjadi tukang listrik
[01:30.71] Dan selalu menjadi santri
[01:33.84] Tidak lagi berkutat dengan penyiar radio
[01:37.72] Fashion stylish
[01:39.57] Jurnalis Gaya
[01:41.31] Desainer Grafis
[01:43.25] Copywriter
[01:44.78] Yang selalu menjadi hipster
[01:47.03] Medioker
[01:49.09] Tidak tahu apakah harus bersyukur atau mengumpat
[01:54.65] Pagi menulis di Gadog
[01:57.26]
[00:13.26] Dengan kemalasan kerja dan tidur panjang sampai menjelang siang
[00:18.52] Dengan baju hangat, baju biru kura-kura
[00:21.62] Dan sinetron berlatar Yogyakarta
[00:25.23] Dengan berita-berita tentang olahraga dan narkotika
[00:29.91] Tak perlu kau gulung lengan bajumu
[00:32.97] Hari memang sudah tua
[00:35.02] Tapi November tahun ini mendung terus menggelayuti langit
[00:39.73] Sembunyikan matahari
[00:41.13] Dengan buku-buku yang tidak pernah terbaca
[00:45.08] Dan ratusan e-pub di Samsung Nexus S
[00:48.35] Yang lumayan awet baterainya
[00:54.39] Kepala tak mampu menampung angka-angka yang dulu kau ingat
[00:58.64] Sebelas nomor, sepuluh nomor, dua belas, atau berapa belas, entahlah
[01:06.09] Sehari lagi umur bertambah dan kini dirayakan tanpa seorang ayah
[01:11.37] Tiga puluh empat, setidaknya angka itu teringat
[01:15.58] Pagi, makan ketoprak di Gadog
[01:18.08] Dengan puluhan orang-orang yang sekejap menjadi mandor
[01:22.80] Menjadi kuli
[01:24.23] Menjadi kolektor
[01:25.67] Menjadi tukang ojek
[01:27.26] Menjadi tukang gorengan
[01:29.06] Menjadi tukang listrik
[01:30.71] Dan selalu menjadi santri
[01:33.84] Tidak lagi berkutat dengan penyiar radio
[01:37.72] Fashion stylish
[01:39.57] Jurnalis Gaya
[01:41.31] Desainer Grafis
[01:43.25] Copywriter
[01:44.78] Yang selalu menjadi hipster
[01:47.03] Medioker
[01:49.09] Tidak tahu apakah harus bersyukur atau mengumpat
[01:54.65] Pagi menulis di Gadog
[01:57.26]