Story II: Natasha Hangraini Oleh Nadin Amizah
๐ต 761 characters
โฑ๏ธ 1:06 duration
๐ ID: 10519308
๐ Lyrics
Mengenal satu masa di mana hidupku
Rasanya sedang berada di titik terendah
Di saat semua orang seperti menjauhiku
Tuhan rasanya tidak sayang kepadaku
Dan keluarga sendiri bahkan tidak mendukungku
Rasanya benar-benar kacau
Lalu aku bertemu dengan lagu ini
Lagu yang sekaligus menjadi sahabat di waktu curhat
Teman setia menunggu antrian terapi
Dan yang siaga melelapkan emosi
Di saat rindu menggaungkan keakrabannya
Dulu, di awal-awal dengar lagu 'Pilu Membiru'
Aku nggak bisa berhenti nangis
Lirik, "masih banyak yang belum sempat aku sampaikan padamu"
Membuat wajah mereka yang sudah pergi muncul satu per satu
Menyerang dan merembet ke mana-mana
Namun, makin ke sini, emosi seperti dikuras habis
Rupa ikhlas berhasil menjangkau kesadaran untuk terus bangkit
Rasanya sedang berada di titik terendah
Di saat semua orang seperti menjauhiku
Tuhan rasanya tidak sayang kepadaku
Dan keluarga sendiri bahkan tidak mendukungku
Rasanya benar-benar kacau
Lalu aku bertemu dengan lagu ini
Lagu yang sekaligus menjadi sahabat di waktu curhat
Teman setia menunggu antrian terapi
Dan yang siaga melelapkan emosi
Di saat rindu menggaungkan keakrabannya
Dulu, di awal-awal dengar lagu 'Pilu Membiru'
Aku nggak bisa berhenti nangis
Lirik, "masih banyak yang belum sempat aku sampaikan padamu"
Membuat wajah mereka yang sudah pergi muncul satu per satu
Menyerang dan merembet ke mana-mana
Namun, makin ke sini, emosi seperti dikuras habis
Rupa ikhlas berhasil menjangkau kesadaran untuk terus bangkit
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:00.26] Mengenal satu masa di mana hidupku
[00:02.58] Rasanya sedang berada di titik terendah
[00:06.07] Di saat semua orang seperti menjauhiku
[00:09.53] Tuhan rasanya tidak sayang kepadaku
[00:12.80] Dan keluarga sendiri bahkan tidak mendukungku
[00:16.64] Rasanya benar-benar kacau
[00:20.50] Lalu aku bertemu dengan lagu ini
[00:23.32] Lagu yang sekaligus menjadi sahabat di waktu curhat
[00:27.53] Teman setia menunggu antrian terapi
[00:30.64] Dan yang siaga melelapkan emosi
[00:33.04] Di saat rindu menggaungkan keakrabannya
[00:37.71] Dulu, di awal-awal dengar lagu 'Pilu Membiru'
[00:41.96] Aku nggak bisa berhenti nangis
[00:44.58] Lirik, "masih banyak yang belum sempat aku sampaikan padamu"
[00:49.36] Membuat wajah mereka yang sudah pergi muncul satu per satu
[00:54.09] Menyerang dan merembet ke mana-mana
[00:56.67] Namun, makin ke sini, emosi seperti dikuras habis
[01:01.35] Rupa ikhlas berhasil menjangkau kesadaran untuk terus bangkit
[01:05.59]
[00:02.58] Rasanya sedang berada di titik terendah
[00:06.07] Di saat semua orang seperti menjauhiku
[00:09.53] Tuhan rasanya tidak sayang kepadaku
[00:12.80] Dan keluarga sendiri bahkan tidak mendukungku
[00:16.64] Rasanya benar-benar kacau
[00:20.50] Lalu aku bertemu dengan lagu ini
[00:23.32] Lagu yang sekaligus menjadi sahabat di waktu curhat
[00:27.53] Teman setia menunggu antrian terapi
[00:30.64] Dan yang siaga melelapkan emosi
[00:33.04] Di saat rindu menggaungkan keakrabannya
[00:37.71] Dulu, di awal-awal dengar lagu 'Pilu Membiru'
[00:41.96] Aku nggak bisa berhenti nangis
[00:44.58] Lirik, "masih banyak yang belum sempat aku sampaikan padamu"
[00:49.36] Membuat wajah mereka yang sudah pergi muncul satu per satu
[00:54.09] Menyerang dan merembet ke mana-mana
[00:56.67] Namun, makin ke sini, emosi seperti dikuras habis
[01:01.35] Rupa ikhlas berhasil menjangkau kesadaran untuk terus bangkit
[01:05.59]