Hindia - Iya...Sebentar (Official Lyric Video)
๐ต 1356 characters
โฑ๏ธ 3:59 duration
๐ ID: 10745903
๐ Lyrics
Gua pingin jadi bokap yang nyantai, yang asik
Yang bisa berteman dengan anak gua
Tapi dia tetap tau sopan santun
Tau tetap cara bertata krama
Tau tetap behave dan bisa menempatkan dirinya aja sih
Ayah pertanyakan keputusanku kontrak rumah
Seakan harga tanah semurah saat ia belia
Bunda pertanyakan keputusanku tak menikah
Seakan biaya pendidikan semurah dahulu kala
Awan mempertanyakan minimku berolahraga
Sedikit lagi kiamat, sehatku tidak berguna
Lalu kau pertanyakan apiku kini memudar
Iya... sebentar, ku perlu waktu untuk berbinar
Masih bisa kau haha-hihi di tengah pusara?
Dunia sisa lara, aku makan yang seadanya
Bulatkan hatiku sepenuhnya ikhlas berkarya
Masih saja iri diri dengan yang lebih ada
Iya... sebentar, beri aku waktu tuk mencerna
Nasib yang sial, aku tak minta tuk dilahirkan
Aku mual perlahan semua menjadi banal
Aku menyerah melihat kotaku disfungsional
Iya... sebentar, beri aku waktu tuk berdiam
Dalam ketidakberdayaan melawan negara
Dalam ketidakberdayaan melawan dunia
Dalam ketidakberdayaanku melawan sukma
Iya... sebentar, beri aku waktu tuk berdiam
Dalam ketidakberdayaan melawan negara
Dalam ketidakberdayaan melawan dunia
Dalam ketidakberdayaanku melawan sukma
Iya... sebentar, beri aku waktu tuk berdiam
Dalam ketidakberdayaan melawan negara
Dalam ketidakberdayaan melawan dunia
Dalam ketidakberdayaanku melawan sukma
Yang bisa berteman dengan anak gua
Tapi dia tetap tau sopan santun
Tau tetap cara bertata krama
Tau tetap behave dan bisa menempatkan dirinya aja sih
Ayah pertanyakan keputusanku kontrak rumah
Seakan harga tanah semurah saat ia belia
Bunda pertanyakan keputusanku tak menikah
Seakan biaya pendidikan semurah dahulu kala
Awan mempertanyakan minimku berolahraga
Sedikit lagi kiamat, sehatku tidak berguna
Lalu kau pertanyakan apiku kini memudar
Iya... sebentar, ku perlu waktu untuk berbinar
Masih bisa kau haha-hihi di tengah pusara?
Dunia sisa lara, aku makan yang seadanya
Bulatkan hatiku sepenuhnya ikhlas berkarya
Masih saja iri diri dengan yang lebih ada
Iya... sebentar, beri aku waktu tuk mencerna
Nasib yang sial, aku tak minta tuk dilahirkan
Aku mual perlahan semua menjadi banal
Aku menyerah melihat kotaku disfungsional
Iya... sebentar, beri aku waktu tuk berdiam
Dalam ketidakberdayaan melawan negara
Dalam ketidakberdayaan melawan dunia
Dalam ketidakberdayaanku melawan sukma
Iya... sebentar, beri aku waktu tuk berdiam
Dalam ketidakberdayaan melawan negara
Dalam ketidakberdayaan melawan dunia
Dalam ketidakberdayaanku melawan sukma
Iya... sebentar, beri aku waktu tuk berdiam
Dalam ketidakberdayaan melawan negara
Dalam ketidakberdayaan melawan dunia
Dalam ketidakberdayaanku melawan sukma
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:01.97] Gua pingin jadi bokap yang nyantai, yang asik
[00:06.59] Yang bisa berteman dengan anak gua
[00:08.94] Tapi dia tetap tau sopan santun
[00:13.80] Tau tetap cara bertata krama
[00:16.81] Tau tetap behave dan bisa menempatkan dirinya aja sih
[00:23.09] Ayah pertanyakan keputusanku kontrak rumah
[00:28.01] Seakan harga tanah semurah saat ia belia
[00:33.32] Bunda pertanyakan keputusanku tak menikah
[00:38.40] Seakan biaya pendidikan semurah dahulu kala
[00:43.83] Awan mempertanyakan minimku berolahraga
[00:48.85] Sedikit lagi kiamat, sehatku tidak berguna
[00:54.30] Lalu kau pertanyakan apiku kini memudar
[00:59.52] Iya... sebentar, ku perlu waktu untuk berbinar
[01:04.52] Masih bisa kau haha-hihi di tengah pusara?
[01:09.85] Dunia sisa lara, aku makan yang seadanya
[01:15.22] Bulatkan hatiku sepenuhnya ikhlas berkarya
[01:20.46] Masih saja iri diri dengan yang lebih ada
[01:25.09]
[01:46.30] Iya... sebentar, beri aku waktu tuk mencerna
[01:51.69] Nasib yang sial, aku tak minta tuk dilahirkan
[01:56.95] Aku mual perlahan semua menjadi banal
[02:01.98] Aku menyerah melihat kotaku disfungsional
[02:07.39] Iya... sebentar, beri aku waktu tuk berdiam
[02:12.45] Dalam ketidakberdayaan melawan negara
[02:17.64] Dalam ketidakberdayaan melawan dunia
[02:23.04] Dalam ketidakberdayaanku melawan sukma
[02:27.69]
[03:10.14] Iya... sebentar, beri aku waktu tuk berdiam
[03:15.14] Dalam ketidakberdayaan melawan negara
[03:20.28] Dalam ketidakberdayaan melawan dunia
[03:25.64] Dalam ketidakberdayaanku melawan sukma
[03:30.71] Iya... sebentar, beri aku waktu tuk berdiam
[03:35.97] Dalam ketidakberdayaan melawan negara
[03:41.22] Dalam ketidakberdayaan melawan dunia
[03:46.32] Dalam ketidakberdayaanku melawan sukma
[03:51.34]
[00:06.59] Yang bisa berteman dengan anak gua
[00:08.94] Tapi dia tetap tau sopan santun
[00:13.80] Tau tetap cara bertata krama
[00:16.81] Tau tetap behave dan bisa menempatkan dirinya aja sih
[00:23.09] Ayah pertanyakan keputusanku kontrak rumah
[00:28.01] Seakan harga tanah semurah saat ia belia
[00:33.32] Bunda pertanyakan keputusanku tak menikah
[00:38.40] Seakan biaya pendidikan semurah dahulu kala
[00:43.83] Awan mempertanyakan minimku berolahraga
[00:48.85] Sedikit lagi kiamat, sehatku tidak berguna
[00:54.30] Lalu kau pertanyakan apiku kini memudar
[00:59.52] Iya... sebentar, ku perlu waktu untuk berbinar
[01:04.52] Masih bisa kau haha-hihi di tengah pusara?
[01:09.85] Dunia sisa lara, aku makan yang seadanya
[01:15.22] Bulatkan hatiku sepenuhnya ikhlas berkarya
[01:20.46] Masih saja iri diri dengan yang lebih ada
[01:25.09]
[01:46.30] Iya... sebentar, beri aku waktu tuk mencerna
[01:51.69] Nasib yang sial, aku tak minta tuk dilahirkan
[01:56.95] Aku mual perlahan semua menjadi banal
[02:01.98] Aku menyerah melihat kotaku disfungsional
[02:07.39] Iya... sebentar, beri aku waktu tuk berdiam
[02:12.45] Dalam ketidakberdayaan melawan negara
[02:17.64] Dalam ketidakberdayaan melawan dunia
[02:23.04] Dalam ketidakberdayaanku melawan sukma
[02:27.69]
[03:10.14] Iya... sebentar, beri aku waktu tuk berdiam
[03:15.14] Dalam ketidakberdayaan melawan negara
[03:20.28] Dalam ketidakberdayaan melawan dunia
[03:25.64] Dalam ketidakberdayaanku melawan sukma
[03:30.71] Iya... sebentar, beri aku waktu tuk berdiam
[03:35.97] Dalam ketidakberdayaan melawan negara
[03:41.22] Dalam ketidakberdayaan melawan dunia
[03:46.32] Dalam ketidakberdayaanku melawan sukma
[03:51.34]