Perempuan
๐ต 719 characters
โฑ๏ธ 3:42 duration
๐ ID: 11067823
๐ Lyrics
Semangatku sudah pun tercalar
Jiwa kuserah bagai terbiar
Kau anggap cintaku dapat dibeli, dijual
Siapa pun senasib diriku
Justru juga akan terharu
Mungkinkah ini balasan mereka yang jujur?
Apa lagi nak korbankan?
Yang tinggal nyawa di badan
Tinggal memuja kasih belum bergandingan
Merai kesunyian kalbu
Berbekal madah rindu
Semoga terbuka pintu hatimu
Kasihku yang satu
Perempuan, kau harapan
Perempuan, kau sandaran
Apa lagi nak korbankan?
Yang tinggal nyawa di badan
Tinggal memuja kasih belum bergandingan
Merai kesunyian kalbu
Berbekal madah rindu
Semoga terbuka pintu hatimu
Kasihku yang satu
Perempuan, kau harapan
Perempuan, kau sandaran
Perempuan, kau impian
Perempuan, kau harapan
Hoo-oo
Hoo-oo
Hoo-hoo
Jiwa kuserah bagai terbiar
Kau anggap cintaku dapat dibeli, dijual
Siapa pun senasib diriku
Justru juga akan terharu
Mungkinkah ini balasan mereka yang jujur?
Apa lagi nak korbankan?
Yang tinggal nyawa di badan
Tinggal memuja kasih belum bergandingan
Merai kesunyian kalbu
Berbekal madah rindu
Semoga terbuka pintu hatimu
Kasihku yang satu
Perempuan, kau harapan
Perempuan, kau sandaran
Apa lagi nak korbankan?
Yang tinggal nyawa di badan
Tinggal memuja kasih belum bergandingan
Merai kesunyian kalbu
Berbekal madah rindu
Semoga terbuka pintu hatimu
Kasihku yang satu
Perempuan, kau harapan
Perempuan, kau sandaran
Perempuan, kau impian
Perempuan, kau harapan
Hoo-oo
Hoo-oo
Hoo-hoo
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:20.07] Semangatku sudah pun tercalar
[00:24.08] Jiwa kuserah bagai terbiar
[00:28.16] Kau anggap cintaku dapat dibeli, dijual
[00:36.20] Siapa pun senasib diriku
[00:39.97] Justru juga akan terharu
[00:44.16] Mungkinkah ini balasan mereka yang jujur?
[00:52.19] Apa lagi nak korbankan?
[00:56.05] Yang tinggal nyawa di badan
[01:00.12] Tinggal memuja kasih belum bergandingan
[01:08.43] Merai kesunyian kalbu
[01:12.28] Berbekal madah rindu
[01:16.08] Semoga terbuka pintu hatimu
[01:20.35] Kasihku yang satu
[01:24.26] Perempuan, kau harapan
[01:32.45] Perempuan, kau sandaran
[01:40.50]
[02:12.05] Apa lagi nak korbankan?
[02:16.00] Yang tinggal nyawa di badan
[02:20.06] Tinggal memuja kasih belum bergandingan
[02:28.31] Merai kesunyian kalbu
[02:32.28] Berbekal madah rindu
[02:36.13] Semoga terbuka pintu hatimu
[02:40.38] Kasihku yang satu
[02:44.12] Perempuan, kau harapan
[02:52.34] Perempuan, kau sandaran
[03:00.33] Perempuan, kau impian
[03:08.32] Perempuan, kau harapan
[03:16.26] Hoo-oo
[03:20.26] Hoo-oo
[03:24.35] Hoo-hoo
[03:35.81]
[00:24.08] Jiwa kuserah bagai terbiar
[00:28.16] Kau anggap cintaku dapat dibeli, dijual
[00:36.20] Siapa pun senasib diriku
[00:39.97] Justru juga akan terharu
[00:44.16] Mungkinkah ini balasan mereka yang jujur?
[00:52.19] Apa lagi nak korbankan?
[00:56.05] Yang tinggal nyawa di badan
[01:00.12] Tinggal memuja kasih belum bergandingan
[01:08.43] Merai kesunyian kalbu
[01:12.28] Berbekal madah rindu
[01:16.08] Semoga terbuka pintu hatimu
[01:20.35] Kasihku yang satu
[01:24.26] Perempuan, kau harapan
[01:32.45] Perempuan, kau sandaran
[01:40.50]
[02:12.05] Apa lagi nak korbankan?
[02:16.00] Yang tinggal nyawa di badan
[02:20.06] Tinggal memuja kasih belum bergandingan
[02:28.31] Merai kesunyian kalbu
[02:32.28] Berbekal madah rindu
[02:36.13] Semoga terbuka pintu hatimu
[02:40.38] Kasihku yang satu
[02:44.12] Perempuan, kau harapan
[02:52.34] Perempuan, kau sandaran
[03:00.33] Perempuan, kau impian
[03:08.32] Perempuan, kau harapan
[03:16.26] Hoo-oo
[03:20.26] Hoo-oo
[03:24.35] Hoo-hoo
[03:35.81]