Home ๐ŸŽฌ Bollywood ๐ŸŽต Pakistani ๐ŸŽค English Pop

Medley: Mentari / Darah Juang / Buruh Tani / Setara / Berita Kepada Kawan

๐Ÿ‘ค Rebellion Rose โ€ข ๐ŸŽผ Medley: Mentari / Darah Juang / Buruh Tani / Setara / Berita Kepada Kawan (Setajam Belati Beribu Arti) โ€ข โฑ๏ธ 11:17
๐ŸŽต 3244 characters
โฑ๏ธ 11:17 duration
๐Ÿ†” ID: 11093539

๐Ÿ“œ Lyrics

Setajam belati
Dari hati
Beribu arti
Nyalamu yang takkan mati

Mentari bernyala di sini
Di sini, di dalam hatiku
Gemuruh apinya di sini
Di sini, di urat darahku

Mentari bernyala di sini
Di sini, di dalam hatiku
Gemuruh apinya di sini
Di sini, di urat darahku

Meskipun tembok yang tinggi mengurungku
Berlapis pagar duri sekitarku
Tak satu pun yang sanggup menghalangimu
Bernyala di dalam hatiku

Hari ini, hari milikku
Juga esok masih terbentang
Dan mentari 'kan tetap bernyala
Di sini, di urat darahku
Di sini, di urat darahku
Di sini, di urat darahku

Di sini negeri kami
Tempat padi terhampar
Samudranya kaya raya
Tanah kami subur, Tuhan

Di negeri permai ini
Berjuta rakyat bersimbah ruah
Anak buruh tak sekolah
Pemuda desa tak kerja

Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda, relakan darah juang kami
Untuk membebaskan rakyat

Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda, relakan darah juang kami
Padamu kami berjanji
Padamu kami berjanji
Padamu kami berjanji
Padamu kami berjanji

Buruh, tani, mahasiswa, kaum miskin kota
Bersatu padu rebut demokrasi
Gegap gempita dalam satu suara
Demi tugas suci yang mulia

Hari-hari esok adalah milik kita
Terciptanya masyarakat sejahtera
Terbentuknya tatanan masyarakat
Indonesia baru tanpa orba

Marilah kawan
Mari kita kabarkan
Di tangan kita
Tergenggam arah bangsa
Marilah kawan
Mari kita nyanyikan
Sebuah lagu
Tentang pembebasan

Di bawah kuasa tirani
Kususuri garis revolusi
Berjuta kali lawan tirani
Bagiku suatu langkah pasti

Marilah kawan
Mari kita kabarkan
Di tangan kita
Tergenggam arah bangsa
Marilah kawan
Mari kita nyanyikan
Sebuah lagu

Satu bumi, satu negara
Tanpa aparat, tanpa apa-apa
Yang menindas manusia
Satu bumi, satu negara
Tanpa aparat, tanpa apa-apa
Yang menindas manusia

Kami ingin melihat bumi
Dalam sebuah bentuk satu negara
Ketika semua umat manusia
Menjadi saudara, saudara kami

Tetapi kami tidak melihat
Keadilan datang menyentuh kami
Hanya sebagian yang mendapatkannya
Yang menjadi hamba segala-galanya

Satu bumi, satu negara
Tanpa aparat, tanpa apa-apa
Yang menindas manusia
Satu bumi, satu negara
Tanpa aparat, tanpa apa-apa
Yang menindas manusia

Satu bumi, satu negara
Tanpa aparat, tanpa apa-apa
Yang menindas manusia
Satu bumi, satu negara
Tanpa aparat, tanpa apa-apa
Yang menindas manusia

Satu bumi, satu negara
Tanpa aparat, tanpa apa-apa
Yang menindas manusia
Satu bumi, satu negara
Tanpa aparat, tanpa apa-apa
Yang menindas manusia

Perjalanan ini
Terasa sangat menyedihkan
Sayang engkau tak duduk
Di sampingku, kawan

Banyak cerita
Yang mestinya kau saksikan
Di tanah kering bebatuan

Kawan coba dengar apa jawabnya
Ketika ia kutanya mengapa
Bapak ibunya telah lama mati
Ditelan bencana tanah ini

Sesampainya di laut
Kukabarkan semuanya
Kepada karang, kepada ombak
Kepada matahari

Tetapi semua diam
Tetapi semua bisu
Tinggal aku sendiri
Terpaku menatap langit

Barangkali di sana ada jawabnya
Mengapa di tanahku terjadi bencana
Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

Setajam belati
Dari hati
Beribu arti
Nyalamu yang takkan mati

Setajam belati
Dari hati
Beribu arti
Nyalamu yang takkan mati

โฑ๏ธ Synced Lyrics

[00:04.16] Setajam belati
[00:13.14] Dari hati
[00:21.52] Beribu arti
[00:27.65] Nyalamu yang takkan mati
[00:38.80] Mentari bernyala di sini
[00:46.60] Di sini, di dalam hatiku
[00:54.71] Gemuruh apinya di sini
[01:02.63] Di sini, di urat darahku
[01:11.43] Mentari bernyala di sini
[01:17.09] Di sini, di dalam hatiku
[01:22.68] Gemuruh apinya di sini
[01:28.38] Di sini, di urat darahku
[01:33.95] Meskipun tembok yang tinggi mengurungku
[01:39.70] Berlapis pagar duri sekitarku
[01:45.43] Tak satu pun yang sanggup menghalangimu
[01:50.95] Bernyala di dalam hatiku
[01:56.56] Hari ini, hari milikku
[02:02.30] Juga esok masih terbentang
[02:07.98] Dan mentari 'kan tetap bernyala
[02:13.41] Di sini, di urat darahku
[02:19.19] Di sini, di urat darahku
[02:24.77] Di sini, di urat darahku
[02:39.75] Di sini negeri kami
[02:42.59] Tempat padi terhampar
[02:45.29] Samudranya kaya raya
[02:47.84] Tanah kami subur, Tuhan
[02:51.01] Di negeri permai ini
[02:53.76] Berjuta rakyat bersimbah ruah
[02:56.69] Anak buruh tak sekolah
[02:59.27] Pemuda desa tak kerja
[03:02.60] Mereka dirampas haknya
[03:05.04] Tergusur dan lapar
[03:07.91] Bunda, relakan darah juang kami
[03:10.61] Untuk membebaskan rakyat
[03:13.60] Mereka dirampas haknya
[03:16.41] Tergusur dan lapar
[03:19.12] Bunda, relakan darah juang kami
[03:21.91] Padamu kami berjanji
[03:24.54] Padamu kami berjanji
[03:27.46] Padamu kami berjanji
[03:30.21] Padamu kami berjanji
[03:34.34]
[03:49.82] Buruh, tani, mahasiswa, kaum miskin kota
[03:53.02] Bersatu padu rebut demokrasi
[03:55.86] Gegap gempita dalam satu suara
[03:58.43] Demi tugas suci yang mulia
[04:01.26] Hari-hari esok adalah milik kita
[04:04.30] Terciptanya masyarakat sejahtera
[04:07.20] Terbentuknya tatanan masyarakat
[04:09.76] Indonesia baru tanpa orba
[04:12.58] Marilah kawan
[04:13.10] Mari kita kabarkan
[04:15.05] Di tangan kita
[04:16.65] Tergenggam arah bangsa
[04:18.04] Marilah kawan
[04:19.44] Mari kita nyanyikan
[04:21.04] Sebuah lagu
[04:22.79] Tentang pembebasan
[04:27.06]
[04:56.35] Di bawah kuasa tirani
[04:59.11] Kususuri garis revolusi
[05:02.07] Berjuta kali lawan tirani
[05:04.62] Bagiku suatu langkah pasti
[05:07.52] Marilah kawan
[05:09.05] Mari kita kabarkan
[05:10.47] Di tangan kita
[05:11.77] Tergenggam arah bangsa
[05:13.30] Marilah kawan
[05:14.69] Mari kita nyanyikan
[05:15.93] Sebuah lagu
[05:20.26]
[05:27.52] Satu bumi, satu negara
[05:35.08] Tanpa aparat, tanpa apa-apa
[05:40.78] Yang menindas manusia
[05:48.70] Satu bumi, satu negara
[05:56.01] Tanpa aparat, tanpa apa-apa
[06:01.77] Yang menindas manusia
[06:09.56]
[06:20.44] Kami ingin melihat bumi
[06:22.46] Dalam sebuah bentuk satu negara
[06:25.23] Ketika semua umat manusia
[06:27.95] Menjadi saudara, saudara kami
[06:36.16] Tetapi kami tidak melihat
[06:38.29] Keadilan datang menyentuh kami
[06:40.97] Hanya sebagian yang mendapatkannya
[06:43.76] Yang menjadi hamba segala-galanya
[06:48.68] Satu bumi, satu negara
[06:52.46] Tanpa aparat, tanpa apa-apa
[06:55.23] Yang menindas manusia
[06:59.31] Satu bumi, satu negara
[07:02.85] Tanpa aparat, tanpa apa-apa
[07:05.75] Yang menindas manusia
[07:10.02]
[07:23.08] Satu bumi, satu negara
[07:26.76] Tanpa aparat, tanpa apa-apa
[07:29.50] Yang menindas manusia
[07:33.52] Satu bumi, satu negara
[07:37.28] Tanpa aparat, tanpa apa-apa
[07:40.13] Yang menindas manusia
[07:43.99] Satu bumi, satu negara
[07:47.75] Tanpa aparat, tanpa apa-apa
[07:50.63] Yang menindas manusia
[07:54.67] Satu bumi, satu negara
[07:58.27] Tanpa aparat, tanpa apa-apa
[08:01.26] Yang menindas manusia
[08:05.74]
[08:26.97] Perjalanan ini
[08:29.17] Terasa sangat menyedihkan
[08:32.35] Sayang engkau tak duduk
[08:34.76] Di sampingku, kawan
[08:37.42] Banyak cerita
[08:39.70] Yang mestinya kau saksikan
[08:42.94] Di tanah kering bebatuan
[08:46.58]
[08:58.66] Kawan coba dengar apa jawabnya
[09:03.75] Ketika ia kutanya mengapa
[09:09.09] Bapak ibunya telah lama mati
[09:14.13] Ditelan bencana tanah ini
[09:19.23] Sesampainya di laut
[09:21.85] Kukabarkan semuanya
[09:24.50] Kepada karang, kepada ombak
[09:27.18] Kepada matahari
[09:29.68] Tetapi semua diam
[09:32.33] Tetapi semua bisu
[09:34.73] Tinggal aku sendiri
[09:37.63] Terpaku menatap langit
[09:42.82] Barangkali di sana ada jawabnya
[09:47.10] Mengapa di tanahku terjadi bencana
[09:53.31] Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
[09:58.74] Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
[10:04.07] Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
[10:09.26] Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang
[10:15.47]
[10:22.92] Setajam belati
[10:28.83] Dari hati
[10:34.19] Beribu arti
[10:38.30] Nyalamu yang takkan mati
[10:44.01] Setajam belati
[10:49.93] Dari hati
[10:55.37] Beribu arti
[10:59.16] Nyalamu yang takkan mati
[11:08.40]

โญ Rate These Lyrics

โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†
Average: 0.0/5 โ€ข 0 ratings