Slam - Tak Mungkin Berpaling [Lirik]
๐ต 878 characters
โฑ๏ธ 4:51 duration
๐ ID: 11097351
๐ Lyrics
Tidak mungkin kuberpaling lagi
Salah sangka yang direncanakan
Gelora melanda adalah dendammu
Setelah diriku tak mampu menjadi milikmu
Cukup sudah hati berdarah
Usah ditambah cerita yang sudah
Di mana kekasihmu yang pernah kau sanjungi?
Mengapa pula padaku menjadi pelepas ceritamu
Dan jua sepimu
Usah menabur budi, mengharapkan simpati
Sedangkan kau menitip cemburu iri hati
Tak mungkin kuberpaling
Padamu yang meracuni rimbunan kasihku
Sehingga berguguran kelopak cinta kita
Keranamu tak lagi mengerti hatiku
Usah menabur budi, mengharapkan simpati
Sedangkan kau menitip cemburu iri hati
Sehingga berguguran kelopak cinta kita
Kerana fitnahmu
Walau segunung sesalmu
Tak mungkin kukembali
Cukuplah sekali
Kejelekanmu menggamit pilu
Tidak mungkin kumaafkan lagi
Salah sangka yang direncanakan
Gelora melanda adalah dendammu
Setelah diriku tak mampu menjadi milikmu
Sepenuhnya
Salah sangka yang direncanakan
Gelora melanda adalah dendammu
Setelah diriku tak mampu menjadi milikmu
Cukup sudah hati berdarah
Usah ditambah cerita yang sudah
Di mana kekasihmu yang pernah kau sanjungi?
Mengapa pula padaku menjadi pelepas ceritamu
Dan jua sepimu
Usah menabur budi, mengharapkan simpati
Sedangkan kau menitip cemburu iri hati
Tak mungkin kuberpaling
Padamu yang meracuni rimbunan kasihku
Sehingga berguguran kelopak cinta kita
Keranamu tak lagi mengerti hatiku
Usah menabur budi, mengharapkan simpati
Sedangkan kau menitip cemburu iri hati
Sehingga berguguran kelopak cinta kita
Kerana fitnahmu
Walau segunung sesalmu
Tak mungkin kukembali
Cukuplah sekali
Kejelekanmu menggamit pilu
Tidak mungkin kumaafkan lagi
Salah sangka yang direncanakan
Gelora melanda adalah dendammu
Setelah diriku tak mampu menjadi milikmu
Sepenuhnya
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:20.89] Tidak mungkin kuberpaling lagi
[00:29.52] Salah sangka yang direncanakan
[00:38.58] Gelora melanda adalah dendammu
[00:47.68] Setelah diriku tak mampu menjadi milikmu
[00:58.46] Cukup sudah hati berdarah
[01:07.63] Usah ditambah cerita yang sudah
[01:16.04] Di mana kekasihmu yang pernah kau sanjungi?
[01:25.64] Mengapa pula padaku menjadi pelepas ceritamu
[01:35.27] Dan jua sepimu
[01:40.65] Usah menabur budi, mengharapkan simpati
[01:49.99] Sedangkan kau menitip cemburu iri hati
[01:58.38] Tak mungkin kuberpaling
[02:01.93] Padamu yang meracuni rimbunan kasihku
[02:11.97] Sehingga berguguran kelopak cinta kita
[02:20.80] Keranamu tak lagi mengerti hatiku
[02:38.59]
[03:10.77] Usah menabur budi, mengharapkan simpati
[03:19.78] Sedangkan kau menitip cemburu iri hati
[03:28.21] Sehingga berguguran kelopak cinta kita
[03:36.97] Kerana fitnahmu
[03:41.90] Walau segunung sesalmu
[03:45.55] Tak mungkin kukembali
[03:50.54] Cukuplah sekali
[03:56.05] Kejelekanmu menggamit pilu
[04:05.27] Tidak mungkin kumaafkan lagi
[04:14.37] Salah sangka yang direncanakan
[04:23.14] Gelora melanda adalah dendammu
[04:32.08] Setelah diriku tak mampu menjadi milikmu
[04:42.58] Sepenuhnya
[04:47.58]
[00:29.52] Salah sangka yang direncanakan
[00:38.58] Gelora melanda adalah dendammu
[00:47.68] Setelah diriku tak mampu menjadi milikmu
[00:58.46] Cukup sudah hati berdarah
[01:07.63] Usah ditambah cerita yang sudah
[01:16.04] Di mana kekasihmu yang pernah kau sanjungi?
[01:25.64] Mengapa pula padaku menjadi pelepas ceritamu
[01:35.27] Dan jua sepimu
[01:40.65] Usah menabur budi, mengharapkan simpati
[01:49.99] Sedangkan kau menitip cemburu iri hati
[01:58.38] Tak mungkin kuberpaling
[02:01.93] Padamu yang meracuni rimbunan kasihku
[02:11.97] Sehingga berguguran kelopak cinta kita
[02:20.80] Keranamu tak lagi mengerti hatiku
[02:38.59]
[03:10.77] Usah menabur budi, mengharapkan simpati
[03:19.78] Sedangkan kau menitip cemburu iri hati
[03:28.21] Sehingga berguguran kelopak cinta kita
[03:36.97] Kerana fitnahmu
[03:41.90] Walau segunung sesalmu
[03:45.55] Tak mungkin kukembali
[03:50.54] Cukuplah sekali
[03:56.05] Kejelekanmu menggamit pilu
[04:05.27] Tidak mungkin kumaafkan lagi
[04:14.37] Salah sangka yang direncanakan
[04:23.14] Gelora melanda adalah dendammu
[04:32.08] Setelah diriku tak mampu menjadi milikmu
[04:42.58] Sepenuhnya
[04:47.58]