Preambule
๐ต 829 characters
โฑ๏ธ 4:16 duration
๐ ID: 11525180
๐ Lyrics
Selamat datang di era kemunduran
Pemimpin tumpul buta tuli kehadiran
Atur pasal aspal beratus halaman
Militer cengkram kontrol negara preman
Awas Indonesia menghitam
Gelap nusantaraku muram
Yang nyaman terdiam cuma cari aman
Lempar teori mendadak jadi cendekiawan
Lomba investasi bencana masa depan
Virus tersebar pacu setan kebodohan
Ayat-ayat dijual pasukan bersorban
Awas Indonesia menghitam
Gelap nusantaraku muram
Diam opini tajam dibungkam
Hilang terbunuh kejam
Teruntuk wakil rakyat terhormat
Lihat hamparan harapan berkarat
Hutan lautan diperkosa sekarat
Hancur!
Teruntuk wakil rakyat terhormat
Lihat hamparan harapan berkarat
Hutan lautan diperkosa sekarat
Hancur!
Awas Indonesia menghitam
Gelap nusantaraku muram
Awas Indonesia menghitam
Gelap nusantaraku muram
Awas Indonesia menghitam
Gelap nusantaraku muram
Pemimpin tumpul buta tuli kehadiran
Atur pasal aspal beratus halaman
Militer cengkram kontrol negara preman
Awas Indonesia menghitam
Gelap nusantaraku muram
Yang nyaman terdiam cuma cari aman
Lempar teori mendadak jadi cendekiawan
Lomba investasi bencana masa depan
Virus tersebar pacu setan kebodohan
Ayat-ayat dijual pasukan bersorban
Awas Indonesia menghitam
Gelap nusantaraku muram
Diam opini tajam dibungkam
Hilang terbunuh kejam
Teruntuk wakil rakyat terhormat
Lihat hamparan harapan berkarat
Hutan lautan diperkosa sekarat
Hancur!
Teruntuk wakil rakyat terhormat
Lihat hamparan harapan berkarat
Hutan lautan diperkosa sekarat
Hancur!
Awas Indonesia menghitam
Gelap nusantaraku muram
Awas Indonesia menghitam
Gelap nusantaraku muram
Awas Indonesia menghitam
Gelap nusantaraku muram
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:34.70] Selamat datang di era kemunduran
[00:38.98] Pemimpin tumpul buta tuli kehadiran
[00:46.03] Atur pasal aspal beratus halaman
[00:52.50] Militer cengkram kontrol negara preman
[00:59.68] Awas Indonesia menghitam
[01:06.36] Gelap nusantaraku muram
[01:13.19]
[01:29.63] Yang nyaman terdiam cuma cari aman
[01:33.80] Lempar teori mendadak jadi cendekiawan
[01:40.66] Lomba investasi bencana masa depan
[01:46.71] Virus tersebar pacu setan kebodohan
[01:49.88] Ayat-ayat dijual pasukan bersorban
[01:54.81] Awas Indonesia menghitam
[02:01.37] Gelap nusantaraku muram
[02:08.19] Diam opini tajam dibungkam
[02:14.99] Hilang terbunuh kejam
[02:20.91]
[03:08.87] Teruntuk wakil rakyat terhormat
[03:11.71] Lihat hamparan harapan berkarat
[03:14.93] Hutan lautan diperkosa sekarat
[03:18.61] Hancur!
[03:20.61] Teruntuk wakil rakyat terhormat
[03:25.48] Lihat hamparan harapan berkarat
[03:28.51] Hutan lautan diperkosa sekarat
[03:32.26] Hancur!
[03:33.80]
[03:43.76] Awas Indonesia menghitam
[03:46.66] Gelap nusantaraku muram
[03:49.75] Awas Indonesia menghitam
[03:53.19] Gelap nusantaraku muram
[03:56.53] Awas Indonesia menghitam
[03:59.93] Gelap nusantaraku muram
[04:03.63]
[00:38.98] Pemimpin tumpul buta tuli kehadiran
[00:46.03] Atur pasal aspal beratus halaman
[00:52.50] Militer cengkram kontrol negara preman
[00:59.68] Awas Indonesia menghitam
[01:06.36] Gelap nusantaraku muram
[01:13.19]
[01:29.63] Yang nyaman terdiam cuma cari aman
[01:33.80] Lempar teori mendadak jadi cendekiawan
[01:40.66] Lomba investasi bencana masa depan
[01:46.71] Virus tersebar pacu setan kebodohan
[01:49.88] Ayat-ayat dijual pasukan bersorban
[01:54.81] Awas Indonesia menghitam
[02:01.37] Gelap nusantaraku muram
[02:08.19] Diam opini tajam dibungkam
[02:14.99] Hilang terbunuh kejam
[02:20.91]
[03:08.87] Teruntuk wakil rakyat terhormat
[03:11.71] Lihat hamparan harapan berkarat
[03:14.93] Hutan lautan diperkosa sekarat
[03:18.61] Hancur!
[03:20.61] Teruntuk wakil rakyat terhormat
[03:25.48] Lihat hamparan harapan berkarat
[03:28.51] Hutan lautan diperkosa sekarat
[03:32.26] Hancur!
[03:33.80]
[03:43.76] Awas Indonesia menghitam
[03:46.66] Gelap nusantaraku muram
[03:49.75] Awas Indonesia menghitam
[03:53.19] Gelap nusantaraku muram
[03:56.53] Awas Indonesia menghitam
[03:59.93] Gelap nusantaraku muram
[04:03.63]