Menyerah Pada Dunia
๐ต 740 characters
โฑ๏ธ 4:29 duration
๐ ID: 11928598
๐ Lyrics
Menjadi sosok yang kebal harus biasa
Ketika mampu, lihat dunia lebih darinya
Ketika hati yang hampa, mampu terbakar
Aku yang masih kecil, tak mampu untuk padamkan
Jari jemarinya menari dalam doa
Isak tangis samar di sepertiga malam
Hancur jantungku melihat dirinya
Menyerah pada dunia
Lalu aku bertanya, aku nanti bagaimana?
Sudah lelah
Lelah
Ibunya telah lama pergi, kini sendiri
Aku yang masih kecil, tak mampu untuk temani
Jari jemarinya menari dalam doa
Isak tangis samar di sepertiga malam
Hancur jantungku melihat dirinya
Menyerah pada dunia
Lalu aku bertanya, aku nanti bagaimana?
Sudah lelah
Lelah
Belum sedikit pun
Terdengar renunganmu
Ruang masih tertutup erat
Belum sedikit pun
Terdengar renunganmu
Ruang masih tertutup erat
Ketika mampu, lihat dunia lebih darinya
Ketika hati yang hampa, mampu terbakar
Aku yang masih kecil, tak mampu untuk padamkan
Jari jemarinya menari dalam doa
Isak tangis samar di sepertiga malam
Hancur jantungku melihat dirinya
Menyerah pada dunia
Lalu aku bertanya, aku nanti bagaimana?
Sudah lelah
Lelah
Ibunya telah lama pergi, kini sendiri
Aku yang masih kecil, tak mampu untuk temani
Jari jemarinya menari dalam doa
Isak tangis samar di sepertiga malam
Hancur jantungku melihat dirinya
Menyerah pada dunia
Lalu aku bertanya, aku nanti bagaimana?
Sudah lelah
Lelah
Belum sedikit pun
Terdengar renunganmu
Ruang masih tertutup erat
Belum sedikit pun
Terdengar renunganmu
Ruang masih tertutup erat
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:18.49] Menjadi sosok yang kebal harus biasa
[00:28.75] Ketika mampu, lihat dunia lebih darinya
[00:41.79] Ketika hati yang hampa, mampu terbakar
[00:51.64] Aku yang masih kecil, tak mampu untuk padamkan
[01:04.89] Jari jemarinya menari dalam doa
[01:10.67] Isak tangis samar di sepertiga malam
[01:16.48] Hancur jantungku melihat dirinya
[01:21.88] Menyerah pada dunia
[01:27.20] Lalu aku bertanya, aku nanti bagaimana?
[01:37.73] Sudah lelah
[01:50.57] Lelah
[02:13.86] Ibunya telah lama pergi, kini sendiri
[02:23.96] Aku yang masih kecil, tak mampu untuk temani
[02:37.01] Jari jemarinya menari dalam doa
[02:42.84] Isak tangis samar di sepertiga malam
[02:48.42] Hancur jantungku melihat dirinya
[02:53.87] Menyerah pada dunia
[02:59.71] Lalu aku bertanya, aku nanti bagaimana?
[03:10.15] Sudah lelah
[03:22.58] Lelah
[03:34.43] Belum sedikit pun
[03:40.59] Terdengar renunganmu
[03:46.25] Ruang masih tertutup erat
[03:57.86] Belum sedikit pun
[04:03.31] Terdengar renunganmu
[04:09.18] Ruang masih tertutup erat
[04:20.37]
[00:28.75] Ketika mampu, lihat dunia lebih darinya
[00:41.79] Ketika hati yang hampa, mampu terbakar
[00:51.64] Aku yang masih kecil, tak mampu untuk padamkan
[01:04.89] Jari jemarinya menari dalam doa
[01:10.67] Isak tangis samar di sepertiga malam
[01:16.48] Hancur jantungku melihat dirinya
[01:21.88] Menyerah pada dunia
[01:27.20] Lalu aku bertanya, aku nanti bagaimana?
[01:37.73] Sudah lelah
[01:50.57] Lelah
[02:13.86] Ibunya telah lama pergi, kini sendiri
[02:23.96] Aku yang masih kecil, tak mampu untuk temani
[02:37.01] Jari jemarinya menari dalam doa
[02:42.84] Isak tangis samar di sepertiga malam
[02:48.42] Hancur jantungku melihat dirinya
[02:53.87] Menyerah pada dunia
[02:59.71] Lalu aku bertanya, aku nanti bagaimana?
[03:10.15] Sudah lelah
[03:22.58] Lelah
[03:34.43] Belum sedikit pun
[03:40.59] Terdengar renunganmu
[03:46.25] Ruang masih tertutup erat
[03:57.86] Belum sedikit pun
[04:03.31] Terdengar renunganmu
[04:09.18] Ruang masih tertutup erat
[04:20.37]