Badai Veranda
๐ต 1255 characters
โฑ๏ธ 4:24 duration
๐ ID: 11931463
๐ Lyrics
Malam itu mengantri
Dengan bingo nomor urut tiga belas
Mengharapkan keajaiban
'Tuk bisa duduk di row depan
Dengarlah doaku Tuhan
Ingin rasanya kuberteriak
Saat bingo ku dipanggil kedua
(Dari belakang)
Hancur pupus sudah harapanku
Untuk duduk di row satu
Bahkan untuk duduk di bangku pun tak mampu
(Ah gak enak duduk lagi, ck sendiri deh)
(Inimah sama aja kayak di WL)
(Gimana gue mau nikmatin shownya kalau kayak gini? ck aah)
(Hola! Meskipun aku malu-malu tapi tetap fashionable, nama aku Ve)
(Wah, cantik banget)
Mungkin takdir berkata lain saat itu
Saat pandangan kita bertemu
Senyummu yang merekah terlalu indah untuk dinikmati
Tanpa kusadari
Aku tersapu badai Veranda
Dengan tatapan itu kau tancapkan
Panah berlumur cinta di hatiku
Kau turun ke dunia ini sebagai bidadari
Itu yang kutahu
Takkan lelahku memuja kamu
Segenap penghuni kayangan
Pasti merasa kehilangan dirimu
Terima kasih Jessica Veranda
Kau pilih Bumi untuk kau tinggali
Woo-oo
Ini perasaan yang terdalam dari hatiku
Hanya dengan melihatmu saja
Kurasakan damai bahagia, khayalku
(Tertuju hanya padamu)
Aku telah tersapu oleh badai Veranda
Hati ini pun kau ambil sajalah
(Aku telah tersapu oleh badai Veranda)
Takkan lelahku memuja
Takkan lelahku memuja
Takkan lelahku memuja kamu
Dengan bingo nomor urut tiga belas
Mengharapkan keajaiban
'Tuk bisa duduk di row depan
Dengarlah doaku Tuhan
Ingin rasanya kuberteriak
Saat bingo ku dipanggil kedua
(Dari belakang)
Hancur pupus sudah harapanku
Untuk duduk di row satu
Bahkan untuk duduk di bangku pun tak mampu
(Ah gak enak duduk lagi, ck sendiri deh)
(Inimah sama aja kayak di WL)
(Gimana gue mau nikmatin shownya kalau kayak gini? ck aah)
(Hola! Meskipun aku malu-malu tapi tetap fashionable, nama aku Ve)
(Wah, cantik banget)
Mungkin takdir berkata lain saat itu
Saat pandangan kita bertemu
Senyummu yang merekah terlalu indah untuk dinikmati
Tanpa kusadari
Aku tersapu badai Veranda
Dengan tatapan itu kau tancapkan
Panah berlumur cinta di hatiku
Kau turun ke dunia ini sebagai bidadari
Itu yang kutahu
Takkan lelahku memuja kamu
Segenap penghuni kayangan
Pasti merasa kehilangan dirimu
Terima kasih Jessica Veranda
Kau pilih Bumi untuk kau tinggali
Woo-oo
Ini perasaan yang terdalam dari hatiku
Hanya dengan melihatmu saja
Kurasakan damai bahagia, khayalku
(Tertuju hanya padamu)
Aku telah tersapu oleh badai Veranda
Hati ini pun kau ambil sajalah
(Aku telah tersapu oleh badai Veranda)
Takkan lelahku memuja
Takkan lelahku memuja
Takkan lelahku memuja kamu
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:08.60] Malam itu mengantri
[00:10.37] Dengan bingo nomor urut tiga belas
[00:17.95] Mengharapkan keajaiban
[00:20.59] 'Tuk bisa duduk di row depan
[00:23.84] Dengarlah doaku Tuhan
[00:28.12] Ingin rasanya kuberteriak
[00:31.32] Saat bingo ku dipanggil kedua
[00:34.89] (Dari belakang)
[00:38.38] Hancur pupus sudah harapanku
[00:41.75] Untuk duduk di row satu
[00:44.26] Bahkan untuk duduk di bangku pun tak mampu
[00:51.05] (Ah gak enak duduk lagi, ck sendiri deh)
[00:54.55] (Inimah sama aja kayak di WL)
[00:56.90] (Gimana gue mau nikmatin shownya kalau kayak gini? ck aah)
[00:59.86] (Hola! Meskipun aku malu-malu tapi tetap fashionable, nama aku Ve)
[01:05.11] (Wah, cantik banget)
[01:09.37] Mungkin takdir berkata lain saat itu
[01:15.23] Saat pandangan kita bertemu
[01:19.58] Senyummu yang merekah terlalu indah untuk dinikmati
[01:25.41] Tanpa kusadari
[01:30.75] Aku tersapu badai Veranda
[01:40.03] Dengan tatapan itu kau tancapkan
[01:43.52] Panah berlumur cinta di hatiku
[01:50.77] Kau turun ke dunia ini sebagai bidadari
[01:55.87] Itu yang kutahu
[02:00.66] Takkan lelahku memuja kamu
[02:09.61]
[02:32.11] Segenap penghuni kayangan
[02:35.07] Pasti merasa kehilangan dirimu
[02:41.62] Terima kasih Jessica Veranda
[02:44.59] Kau pilih Bumi untuk kau tinggali
[02:50.43] Woo-oo
[02:52.43] Ini perasaan yang terdalam dari hatiku
[03:02.37] Hanya dengan melihatmu saja
[03:05.20] Kurasakan damai bahagia, khayalku
[03:11.30] (Tertuju hanya padamu)
[03:13.12] Aku telah tersapu oleh badai Veranda
[03:22.93] Hati ini pun kau ambil sajalah
[03:29.43] (Aku telah tersapu oleh badai Veranda)
[03:38.20] Takkan lelahku memuja
[03:43.30] Takkan lelahku memuja
[03:48.66] Takkan lelahku memuja kamu
[03:58.66]
[00:10.37] Dengan bingo nomor urut tiga belas
[00:17.95] Mengharapkan keajaiban
[00:20.59] 'Tuk bisa duduk di row depan
[00:23.84] Dengarlah doaku Tuhan
[00:28.12] Ingin rasanya kuberteriak
[00:31.32] Saat bingo ku dipanggil kedua
[00:34.89] (Dari belakang)
[00:38.38] Hancur pupus sudah harapanku
[00:41.75] Untuk duduk di row satu
[00:44.26] Bahkan untuk duduk di bangku pun tak mampu
[00:51.05] (Ah gak enak duduk lagi, ck sendiri deh)
[00:54.55] (Inimah sama aja kayak di WL)
[00:56.90] (Gimana gue mau nikmatin shownya kalau kayak gini? ck aah)
[00:59.86] (Hola! Meskipun aku malu-malu tapi tetap fashionable, nama aku Ve)
[01:05.11] (Wah, cantik banget)
[01:09.37] Mungkin takdir berkata lain saat itu
[01:15.23] Saat pandangan kita bertemu
[01:19.58] Senyummu yang merekah terlalu indah untuk dinikmati
[01:25.41] Tanpa kusadari
[01:30.75] Aku tersapu badai Veranda
[01:40.03] Dengan tatapan itu kau tancapkan
[01:43.52] Panah berlumur cinta di hatiku
[01:50.77] Kau turun ke dunia ini sebagai bidadari
[01:55.87] Itu yang kutahu
[02:00.66] Takkan lelahku memuja kamu
[02:09.61]
[02:32.11] Segenap penghuni kayangan
[02:35.07] Pasti merasa kehilangan dirimu
[02:41.62] Terima kasih Jessica Veranda
[02:44.59] Kau pilih Bumi untuk kau tinggali
[02:50.43] Woo-oo
[02:52.43] Ini perasaan yang terdalam dari hatiku
[03:02.37] Hanya dengan melihatmu saja
[03:05.20] Kurasakan damai bahagia, khayalku
[03:11.30] (Tertuju hanya padamu)
[03:13.12] Aku telah tersapu oleh badai Veranda
[03:22.93] Hati ini pun kau ambil sajalah
[03:29.43] (Aku telah tersapu oleh badai Veranda)
[03:38.20] Takkan lelahku memuja
[03:43.30] Takkan lelahku memuja
[03:48.66] Takkan lelahku memuja kamu
[03:58.66]