Monolog Senja
๐ต 1991 characters
โฑ๏ธ 3:18 duration
๐ ID: 12086395
๐ Lyrics
Saatnya kusadarkanmu
Dari semua rasa halu
Biarkan kubebaskanmu
Dari penjara masa lalu
Nada untuk asa hapus sinopsis akan derita
Kaulah tempatku bersinggah di antara banyak berita
Gita, cita-cita, hidup berwarna tanpa tinta
Cerita cinta kita lebih indah dari Kahitna
Jejak langkah tertulis menjadi buku acuan
Kita saling bertautan bagai pensil butuh rautan
Mengukir tambatan hati bernaung sonder tanda
Tanpa perhitungan dua imajiner berbagi canda
Biarkan kucerahkan senyumanmu yang kelabu
Izinkan ku berlayar ke jiwamu 'tuk berlabuh
Kita tak bisa dipisahkan macam sepasang sepatu
Dan aku tak naif karena kamu cuma satu
Coba berdialog namun tanpa suara
Semesta mendengar saat hati berkata
Mempertemukan dua arus yang berbeda
Dua hati di dalam satu dunia
Mungkin dulu aku salah tak membingkai potret hati
Biarkan ia lelah menunggu tanpa mengejar yang pasti
Kini kubaca tempo dengan cepat agar tidak telat, tepat
Aku tak perlu gps sebab rasa ini padamu tak mungkin tersesat
Batin kita terikat kuat tanpa tali tak mungkin putus
Jalan tak selalu mulus, aku bukan dewa, aku bisa merasa pupus
Mungkin aku cuek macam lupus, tapi penuh perhitungan kalkulus
Kerjakan semua ujian demi lulus untuk menjadi teman hidupmu yang tulus
Kadang kita tak sejalan tapi tetap berjalan
Alaskan logika tanpa sebuah landasan alasan, lewati semua hambatan
Perasaan kita saling terhubung tanpa ada jembatan
Jika kamu penuh pertanyaan maka akulah sang jawaban
Kau 'kan menuai masa depan karena yang kutanam adalah harapan
Aku bawa bunga tapi bukan riba, semoga engkau bangga
Aku enggan terlelap dan aku sadar ingin bangun rumah tangga
Cincin ini akan berbicara melebihi semua bakat
Tak butuh payung untuk bisa teduhkan jiwamu saat proses akad
Coba berdialog namun tanpa suara
Semesta mendengar saat hati berkata
Mempertemukan dua arus yang berbeda
Dua hati di dalam satu dunia
Coba berdialog namun tanpa suara
Semesta mendengar saat hati berkata
Mempertemukan dua arus yang berbeda
Dua hati di dalam satu dunia
Dari semua rasa halu
Biarkan kubebaskanmu
Dari penjara masa lalu
Nada untuk asa hapus sinopsis akan derita
Kaulah tempatku bersinggah di antara banyak berita
Gita, cita-cita, hidup berwarna tanpa tinta
Cerita cinta kita lebih indah dari Kahitna
Jejak langkah tertulis menjadi buku acuan
Kita saling bertautan bagai pensil butuh rautan
Mengukir tambatan hati bernaung sonder tanda
Tanpa perhitungan dua imajiner berbagi canda
Biarkan kucerahkan senyumanmu yang kelabu
Izinkan ku berlayar ke jiwamu 'tuk berlabuh
Kita tak bisa dipisahkan macam sepasang sepatu
Dan aku tak naif karena kamu cuma satu
Coba berdialog namun tanpa suara
Semesta mendengar saat hati berkata
Mempertemukan dua arus yang berbeda
Dua hati di dalam satu dunia
Mungkin dulu aku salah tak membingkai potret hati
Biarkan ia lelah menunggu tanpa mengejar yang pasti
Kini kubaca tempo dengan cepat agar tidak telat, tepat
Aku tak perlu gps sebab rasa ini padamu tak mungkin tersesat
Batin kita terikat kuat tanpa tali tak mungkin putus
Jalan tak selalu mulus, aku bukan dewa, aku bisa merasa pupus
Mungkin aku cuek macam lupus, tapi penuh perhitungan kalkulus
Kerjakan semua ujian demi lulus untuk menjadi teman hidupmu yang tulus
Kadang kita tak sejalan tapi tetap berjalan
Alaskan logika tanpa sebuah landasan alasan, lewati semua hambatan
Perasaan kita saling terhubung tanpa ada jembatan
Jika kamu penuh pertanyaan maka akulah sang jawaban
Kau 'kan menuai masa depan karena yang kutanam adalah harapan
Aku bawa bunga tapi bukan riba, semoga engkau bangga
Aku enggan terlelap dan aku sadar ingin bangun rumah tangga
Cincin ini akan berbicara melebihi semua bakat
Tak butuh payung untuk bisa teduhkan jiwamu saat proses akad
Coba berdialog namun tanpa suara
Semesta mendengar saat hati berkata
Mempertemukan dua arus yang berbeda
Dua hati di dalam satu dunia
Coba berdialog namun tanpa suara
Semesta mendengar saat hati berkata
Mempertemukan dua arus yang berbeda
Dua hati di dalam satu dunia
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:22.23] Saatnya kusadarkanmu
[00:25.34] Dari semua rasa halu
[00:28.14] Biarkan kubebaskanmu
[00:30.72] Dari penjara masa lalu
[00:32.67] Nada untuk asa hapus sinopsis akan derita
[00:35.29] Kaulah tempatku bersinggah di antara banyak berita
[00:38.10] Gita, cita-cita, hidup berwarna tanpa tinta
[00:40.84] Cerita cinta kita lebih indah dari Kahitna
[00:43.80] Jejak langkah tertulis menjadi buku acuan
[00:46.47] Kita saling bertautan bagai pensil butuh rautan
[00:49.36] Mengukir tambatan hati bernaung sonder tanda
[00:52.07] Tanpa perhitungan dua imajiner berbagi canda
[00:54.97] Biarkan kucerahkan senyumanmu yang kelabu
[00:57.53] Izinkan ku berlayar ke jiwamu 'tuk berlabuh
[01:00.40] Kita tak bisa dipisahkan macam sepasang sepatu
[01:03.23] Dan aku tak naif karena kamu cuma satu
[01:05.91] Coba berdialog namun tanpa suara
[01:11.72] Semesta mendengar saat hati berkata
[01:17.03] Mempertemukan dua arus yang berbeda
[01:22.54] Dua hati di dalam satu dunia
[01:27.84] Mungkin dulu aku salah tak membingkai potret hati
[01:30.71] Biarkan ia lelah menunggu tanpa mengejar yang pasti
[01:33.16] Kini kubaca tempo dengan cepat agar tidak telat, tepat
[01:35.78] Aku tak perlu gps sebab rasa ini padamu tak mungkin tersesat
[01:38.66] Batin kita terikat kuat tanpa tali tak mungkin putus
[01:41.39] Jalan tak selalu mulus, aku bukan dewa, aku bisa merasa pupus
[01:43.97] Mungkin aku cuek macam lupus, tapi penuh perhitungan kalkulus
[01:46.85] Kerjakan semua ujian demi lulus untuk menjadi teman hidupmu yang tulus
[01:49.28] Kadang kita tak sejalan tapi tetap berjalan
[01:51.54] Alaskan logika tanpa sebuah landasan alasan, lewati semua hambatan
[01:53.92] Perasaan kita saling terhubung tanpa ada jembatan
[01:55.72] Jika kamu penuh pertanyaan maka akulah sang jawaban
[01:57.98] Kau 'kan menuai masa depan karena yang kutanam adalah harapan
[02:00.77] Aku bawa bunga tapi bukan riba, semoga engkau bangga
[02:03.54] Aku enggan terlelap dan aku sadar ingin bangun rumah tangga
[02:06.06] Cincin ini akan berbicara melebihi semua bakat
[02:08.75] Tak butuh payung untuk bisa teduhkan jiwamu saat proses akad
[02:11.64] Coba berdialog namun tanpa suara
[02:17.40] Semesta mendengar saat hati berkata
[02:23.06] Mempertemukan dua arus yang berbeda
[02:28.81] Dua hati di dalam satu dunia
[02:34.57] Coba berdialog namun tanpa suara
[02:39.63] Semesta mendengar saat hati berkata
[02:45.08] Mempertemukan dua arus yang berbeda
[02:50.81] Dua hati di dalam satu dunia
[02:57.04]
[00:25.34] Dari semua rasa halu
[00:28.14] Biarkan kubebaskanmu
[00:30.72] Dari penjara masa lalu
[00:32.67] Nada untuk asa hapus sinopsis akan derita
[00:35.29] Kaulah tempatku bersinggah di antara banyak berita
[00:38.10] Gita, cita-cita, hidup berwarna tanpa tinta
[00:40.84] Cerita cinta kita lebih indah dari Kahitna
[00:43.80] Jejak langkah tertulis menjadi buku acuan
[00:46.47] Kita saling bertautan bagai pensil butuh rautan
[00:49.36] Mengukir tambatan hati bernaung sonder tanda
[00:52.07] Tanpa perhitungan dua imajiner berbagi canda
[00:54.97] Biarkan kucerahkan senyumanmu yang kelabu
[00:57.53] Izinkan ku berlayar ke jiwamu 'tuk berlabuh
[01:00.40] Kita tak bisa dipisahkan macam sepasang sepatu
[01:03.23] Dan aku tak naif karena kamu cuma satu
[01:05.91] Coba berdialog namun tanpa suara
[01:11.72] Semesta mendengar saat hati berkata
[01:17.03] Mempertemukan dua arus yang berbeda
[01:22.54] Dua hati di dalam satu dunia
[01:27.84] Mungkin dulu aku salah tak membingkai potret hati
[01:30.71] Biarkan ia lelah menunggu tanpa mengejar yang pasti
[01:33.16] Kini kubaca tempo dengan cepat agar tidak telat, tepat
[01:35.78] Aku tak perlu gps sebab rasa ini padamu tak mungkin tersesat
[01:38.66] Batin kita terikat kuat tanpa tali tak mungkin putus
[01:41.39] Jalan tak selalu mulus, aku bukan dewa, aku bisa merasa pupus
[01:43.97] Mungkin aku cuek macam lupus, tapi penuh perhitungan kalkulus
[01:46.85] Kerjakan semua ujian demi lulus untuk menjadi teman hidupmu yang tulus
[01:49.28] Kadang kita tak sejalan tapi tetap berjalan
[01:51.54] Alaskan logika tanpa sebuah landasan alasan, lewati semua hambatan
[01:53.92] Perasaan kita saling terhubung tanpa ada jembatan
[01:55.72] Jika kamu penuh pertanyaan maka akulah sang jawaban
[01:57.98] Kau 'kan menuai masa depan karena yang kutanam adalah harapan
[02:00.77] Aku bawa bunga tapi bukan riba, semoga engkau bangga
[02:03.54] Aku enggan terlelap dan aku sadar ingin bangun rumah tangga
[02:06.06] Cincin ini akan berbicara melebihi semua bakat
[02:08.75] Tak butuh payung untuk bisa teduhkan jiwamu saat proses akad
[02:11.64] Coba berdialog namun tanpa suara
[02:17.40] Semesta mendengar saat hati berkata
[02:23.06] Mempertemukan dua arus yang berbeda
[02:28.81] Dua hati di dalam satu dunia
[02:34.57] Coba berdialog namun tanpa suara
[02:39.63] Semesta mendengar saat hati berkata
[02:45.08] Mempertemukan dua arus yang berbeda
[02:50.81] Dua hati di dalam satu dunia
[02:57.04]