Nyanyian Siang Dan Malam (tokoh I)
๐ต 724 characters
โฑ๏ธ 5:49 duration
๐ ID: 12087804
๐ Lyrics
Terdengar dentingan kecapi sumbang
Mengalir dan menyeruak
Seperti percik-percik air pancuran
Membasuh dan menyiram jiwa
Di tengah hiruk-pikuk dan cucuran peluh
Ia menyayat menikam
Sepasang sepatu robek berdebu
Tergolek setia menunggu
Tudung jerami, kacamata gelap
Kukunya hitam lusuh dan kasar
Menggapai-gapai di dawai karatan
Senyumnya kering dan getir
Sebuah nyanyian usai dipetik
Ada tepuk tangan riuh
Ia menggapai tongkat kehidupan
Renggangkan jemari tangan
Tudung jerami, kacamata gelap
Kukunya hitam, lusuh, dan kasar
Menggapai-gapai di dawai karatan
Senyumnya kering dan getir
Tersenyum lega untuk segalanya
Begitu jantan perkasa
Perjuangan dalam gelap dan pekat
Nyanyian siang dan malam
Nyanyian siang dan malam
Mengalir dan menyeruak
Seperti percik-percik air pancuran
Membasuh dan menyiram jiwa
Di tengah hiruk-pikuk dan cucuran peluh
Ia menyayat menikam
Sepasang sepatu robek berdebu
Tergolek setia menunggu
Tudung jerami, kacamata gelap
Kukunya hitam lusuh dan kasar
Menggapai-gapai di dawai karatan
Senyumnya kering dan getir
Sebuah nyanyian usai dipetik
Ada tepuk tangan riuh
Ia menggapai tongkat kehidupan
Renggangkan jemari tangan
Tudung jerami, kacamata gelap
Kukunya hitam, lusuh, dan kasar
Menggapai-gapai di dawai karatan
Senyumnya kering dan getir
Tersenyum lega untuk segalanya
Begitu jantan perkasa
Perjuangan dalam gelap dan pekat
Nyanyian siang dan malam
Nyanyian siang dan malam
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:19.62] Terdengar dentingan kecapi sumbang
[00:32.03] Mengalir dan menyeruak
[00:41.28] Seperti percik-percik air pancuran
[00:51.57] Membasuh dan menyiram jiwa
[01:06.25] Di tengah hiruk-pikuk dan cucuran peluh
[01:18.29] Ia menyayat menikam
[01:27.73] Sepasang sepatu robek berdebu
[01:38.07] Tergolek setia menunggu
[01:50.36] Tudung jerami, kacamata gelap
[02:02.05] Kukunya hitam lusuh dan kasar
[02:14.33] Menggapai-gapai di dawai karatan
[02:24.05] Senyumnya kering dan getir
[02:33.16]
[02:39.04] Sebuah nyanyian usai dipetik
[02:51.20] Ada tepuk tangan riuh
[03:00.76] Ia menggapai tongkat kehidupan
[03:10.87] Renggangkan jemari tangan
[03:19.36]
[03:59.41] Tudung jerami, kacamata gelap
[04:11.28] Kukunya hitam, lusuh, dan kasar
[04:23.75] Menggapai-gapai di dawai karatan
[04:33.01] Senyumnya kering dan getir
[04:47.93] Tersenyum lega untuk segalanya
[05:00.01] Begitu jantan perkasa
[05:09.87] Perjuangan dalam gelap dan pekat
[05:20.09] Nyanyian siang dan malam
[05:29.39] Nyanyian siang dan malam
[05:40.89]
[00:32.03] Mengalir dan menyeruak
[00:41.28] Seperti percik-percik air pancuran
[00:51.57] Membasuh dan menyiram jiwa
[01:06.25] Di tengah hiruk-pikuk dan cucuran peluh
[01:18.29] Ia menyayat menikam
[01:27.73] Sepasang sepatu robek berdebu
[01:38.07] Tergolek setia menunggu
[01:50.36] Tudung jerami, kacamata gelap
[02:02.05] Kukunya hitam lusuh dan kasar
[02:14.33] Menggapai-gapai di dawai karatan
[02:24.05] Senyumnya kering dan getir
[02:33.16]
[02:39.04] Sebuah nyanyian usai dipetik
[02:51.20] Ada tepuk tangan riuh
[03:00.76] Ia menggapai tongkat kehidupan
[03:10.87] Renggangkan jemari tangan
[03:19.36]
[03:59.41] Tudung jerami, kacamata gelap
[04:11.28] Kukunya hitam, lusuh, dan kasar
[04:23.75] Menggapai-gapai di dawai karatan
[04:33.01] Senyumnya kering dan getir
[04:47.93] Tersenyum lega untuk segalanya
[05:00.01] Begitu jantan perkasa
[05:09.87] Perjuangan dalam gelap dan pekat
[05:20.09] Nyanyian siang dan malam
[05:29.39] Nyanyian siang dan malam
[05:40.89]