Latte No Mocha
๐ต 716 characters
โฑ๏ธ 2:37 duration
๐ ID: 12355782
๐ Lyrics
Dalam petikan nukilan
Baris hubungan suku kata
Yang penuh bayangan, bayangkan
Jangan bergerak
Apa yang di depan itu tagihan
Engkau yang hanyut sulam jahitan palsu
Sehelai bahtera jerut nafas
Kau ucap dalam lafaz lekas
Nyawa hujung lemas, tegas balik laras
Sesungguhnya itu perasaan
Susut dalam khayal minda yang sawan
Dan kau perlu tahu
Pil yang kau telan langsung tak membantu
Teman jangan engkau serahkan nyawa begitu
Mungkin tak pernah
Lakar wujud Tuhan dan family
Anggap diri itu sendiri
Hidup cuma siri yang tak bertali, ay
Piring hitam yang berputar
Lagu jiwa atas darmorphone
Engkau berseloka
Walau berselirat dalam telephone
Oh kembalilah teman
Realiti yang menanti
Kembalilah teman
Realiti yang menanti
Baris hubungan suku kata
Yang penuh bayangan, bayangkan
Jangan bergerak
Apa yang di depan itu tagihan
Engkau yang hanyut sulam jahitan palsu
Sehelai bahtera jerut nafas
Kau ucap dalam lafaz lekas
Nyawa hujung lemas, tegas balik laras
Sesungguhnya itu perasaan
Susut dalam khayal minda yang sawan
Dan kau perlu tahu
Pil yang kau telan langsung tak membantu
Teman jangan engkau serahkan nyawa begitu
Mungkin tak pernah
Lakar wujud Tuhan dan family
Anggap diri itu sendiri
Hidup cuma siri yang tak bertali, ay
Piring hitam yang berputar
Lagu jiwa atas darmorphone
Engkau berseloka
Walau berselirat dalam telephone
Oh kembalilah teman
Realiti yang menanti
Kembalilah teman
Realiti yang menanti
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:31.21] Dalam petikan nukilan
[00:33.23] Baris hubungan suku kata
[00:35.12] Yang penuh bayangan, bayangkan
[00:37.23] Jangan bergerak
[00:38.31] Apa yang di depan itu tagihan
[00:40.34] Engkau yang hanyut sulam jahitan palsu
[00:43.28] Sehelai bahtera jerut nafas
[00:45.40] Kau ucap dalam lafaz lekas
[00:47.68] Nyawa hujung lemas, tegas balik laras
[00:50.78] Sesungguhnya itu perasaan
[00:53.55] Susut dalam khayal minda yang sawan
[00:55.94] Dan kau perlu tahu
[00:58.29] Pil yang kau telan langsung tak membantu
[01:01.34] Teman jangan engkau serahkan nyawa begitu
[01:12.41] Mungkin tak pernah
[01:14.19] Lakar wujud Tuhan dan family
[01:16.85] Anggap diri itu sendiri
[01:18.72] Hidup cuma siri yang tak bertali, ay
[01:22.92] Piring hitam yang berputar
[01:24.84] Lagu jiwa atas darmorphone
[01:27.68] Engkau berseloka
[01:29.34] Walau berselirat dalam telephone
[01:32.08] Oh kembalilah teman
[01:36.04] Realiti yang menanti
[01:42.44] Kembalilah teman
[01:46.49] Realiti yang menanti
[01:52.09]
[00:33.23] Baris hubungan suku kata
[00:35.12] Yang penuh bayangan, bayangkan
[00:37.23] Jangan bergerak
[00:38.31] Apa yang di depan itu tagihan
[00:40.34] Engkau yang hanyut sulam jahitan palsu
[00:43.28] Sehelai bahtera jerut nafas
[00:45.40] Kau ucap dalam lafaz lekas
[00:47.68] Nyawa hujung lemas, tegas balik laras
[00:50.78] Sesungguhnya itu perasaan
[00:53.55] Susut dalam khayal minda yang sawan
[00:55.94] Dan kau perlu tahu
[00:58.29] Pil yang kau telan langsung tak membantu
[01:01.34] Teman jangan engkau serahkan nyawa begitu
[01:12.41] Mungkin tak pernah
[01:14.19] Lakar wujud Tuhan dan family
[01:16.85] Anggap diri itu sendiri
[01:18.72] Hidup cuma siri yang tak bertali, ay
[01:22.92] Piring hitam yang berputar
[01:24.84] Lagu jiwa atas darmorphone
[01:27.68] Engkau berseloka
[01:29.34] Walau berselirat dalam telephone
[01:32.08] Oh kembalilah teman
[01:36.04] Realiti yang menanti
[01:42.44] Kembalilah teman
[01:46.49] Realiti yang menanti
[01:52.09]