Sejenak
๐ต 3550 characters
โฑ๏ธ 5:56 duration
๐ ID: 12439541
๐ Lyrics
Santai dalam ruangan
Rindukan masa depan
Banyak yang kuperjuangkan
Diamku tak sekedar diam
Kumasih berusaha
Aku tak akan menyerah
Seringkali kita bertemu persimpangan dalam hidup kita
Memilih jalan sendiri yang didasari ego dan logika
Saat itu pula kita bertemu dengan jalan buntu
Kita berpikir keras, bagaimana caranya untuk tetap melaju di jalan itu
Di sanalah kita terdiam sejenak
Kala kuberproses, kala ku diserang tes (yeah)
Banyak kutemui stress dan aku depressed (depressed)
Kala kini aku tak temukan akses
Aku protes, cukup sakit kutergores, ah (yeah)
Kujalani semua dengan sederhana
Namun tetap saja kutemui banyak perantara
Dengar ini bukan hanya tentang kita
Ini tentang waktu-waktu yang tersita (right)
Pengalaman memang punya banyak makna (yeah)
Namun sejenak biarkan ku berjeda dari asa
Biar ku beristirahat, dan ku mungkin 'kan berangkat (yeah)
Kembali bila memang waktuku masih sempat, ah
Ku takkan pergi dari perjuangan
Namun kini kutengah kelelahan (yeah)
Semua jejak letih bukan pembuangan
Namun apa semua itu 'kan indah 'tuk kurasakan
Asa telah hilang, kini aku pudar
Semua harapanku kini mulai buyar
Akan ada apa di depan sana?
Inginku diam sejenak namun waktu 'kan berputar
Sabar, tegar, sudah aku tebar
Namun, masa depan belum juga beri kabar
Aku lapar akan rahasia
Ada apa di balik juangku yang tak sebentar?
Masih terus ku bergelut dengan waktu
Jalani kisah ini mencoba terlihat mampu
Terasa gerah dan kumulai gelisah
Ketika bayangkan ke depan buatku resah
Dalam diam kubangun cita-cita
Dibalik lagu indah tak sesuai realita
Ku muak dengan segala problema
Raut ceriaku seperti tanpa makna
Berusaha tak menyerah selalu aku coba
Kucoba jalani kuikuti putaran roda
Namun semua terasa sia-sia
Jengah, kubosan bila terus berpura-pura
Kulelah, tak terarah
Tegang akan masa depanku bila tak kunjung cerah
Ku pecah, ku terbelah
Namun aku selalu dipaksa untuk tak menyerah
Asa telah hilang kini aku pudar
Semua harapanku kini mulai buyar
Akan ada apa di depan sana?
Ingin ku diam sejenak namun waktu 'kan berputar
Sabar, tegar, sudah aku tebar
Namun masa depan belum juga beri kabar
Aku lapar akan rahasia
Ada apa di balik juangku yang tak sebentar?
Sejenak kumelemah 'tuk melupakan
Beribu gundahku yang menghantui dalam pikiran
Bukan kuhilang namun, kupunya waktu senja
'Tuk menghela napasku, ku menghela sejenak
Ah, asa kini tak lagi cerah (yeah)
Ah, ego dan sugesti buat aku resah (yeah)
Ah, kegagalan selalu aku perah
Pengorbananku kini tak lagi memerah
Semangatku kini sedang letih
Tekadku sekarat sukar untuk pulih
Haruskah kukibarkan bendera putih
Saat logika suruhku 'tuk bertahan dalam perih
Tertanam kesedihan dibalik senyuman
Harapan menggunung kian menjadi kepulan (yeah)
Kini telah pudar oleh beribu keluhan
Santai sejenak 'tuk tak rindukan masa depan
Sudah tak kunikmati pahitnya kopi (yeah)
Cukup mual aku diserang ironi (yeah)
Ku terpuruk dalam ruangan imaji
Tutup telingan 'tuk nada sedih di setiap simfoni
Asa telah hilang kini aku pudar
Semua harapanku kini mulai buyar
Akan ada apa di depan sana?
Ingin ku diam sejenak namun waktu 'kan berputar
Sabar, tegar, sudah aku tebar
Namun masa depan belum juga beri kabar
Aku lapar akan rahasia
Ada apa di balik juangku yang tak sebentar?
Sejenak ku melemah 'tuk melupakan
Beribu gundahku yang menghantui dalam pikiran
Bukan ku hilang namun, ku punya waktu senja
'Tuk menghela napasku, ku menghela sejenak (haa)
Ku menghela sejenak (haa)
Ku menghela sejenak (haa)
Bukan ku hilang namun, ku punya waktu senja
'Tuk menghela napasku, ku menghela sejenak
Rindukan masa depan
Banyak yang kuperjuangkan
Diamku tak sekedar diam
Kumasih berusaha
Aku tak akan menyerah
Seringkali kita bertemu persimpangan dalam hidup kita
Memilih jalan sendiri yang didasari ego dan logika
Saat itu pula kita bertemu dengan jalan buntu
Kita berpikir keras, bagaimana caranya untuk tetap melaju di jalan itu
Di sanalah kita terdiam sejenak
Kala kuberproses, kala ku diserang tes (yeah)
Banyak kutemui stress dan aku depressed (depressed)
Kala kini aku tak temukan akses
Aku protes, cukup sakit kutergores, ah (yeah)
Kujalani semua dengan sederhana
Namun tetap saja kutemui banyak perantara
Dengar ini bukan hanya tentang kita
Ini tentang waktu-waktu yang tersita (right)
Pengalaman memang punya banyak makna (yeah)
Namun sejenak biarkan ku berjeda dari asa
Biar ku beristirahat, dan ku mungkin 'kan berangkat (yeah)
Kembali bila memang waktuku masih sempat, ah
Ku takkan pergi dari perjuangan
Namun kini kutengah kelelahan (yeah)
Semua jejak letih bukan pembuangan
Namun apa semua itu 'kan indah 'tuk kurasakan
Asa telah hilang, kini aku pudar
Semua harapanku kini mulai buyar
Akan ada apa di depan sana?
Inginku diam sejenak namun waktu 'kan berputar
Sabar, tegar, sudah aku tebar
Namun, masa depan belum juga beri kabar
Aku lapar akan rahasia
Ada apa di balik juangku yang tak sebentar?
Masih terus ku bergelut dengan waktu
Jalani kisah ini mencoba terlihat mampu
Terasa gerah dan kumulai gelisah
Ketika bayangkan ke depan buatku resah
Dalam diam kubangun cita-cita
Dibalik lagu indah tak sesuai realita
Ku muak dengan segala problema
Raut ceriaku seperti tanpa makna
Berusaha tak menyerah selalu aku coba
Kucoba jalani kuikuti putaran roda
Namun semua terasa sia-sia
Jengah, kubosan bila terus berpura-pura
Kulelah, tak terarah
Tegang akan masa depanku bila tak kunjung cerah
Ku pecah, ku terbelah
Namun aku selalu dipaksa untuk tak menyerah
Asa telah hilang kini aku pudar
Semua harapanku kini mulai buyar
Akan ada apa di depan sana?
Ingin ku diam sejenak namun waktu 'kan berputar
Sabar, tegar, sudah aku tebar
Namun masa depan belum juga beri kabar
Aku lapar akan rahasia
Ada apa di balik juangku yang tak sebentar?
Sejenak kumelemah 'tuk melupakan
Beribu gundahku yang menghantui dalam pikiran
Bukan kuhilang namun, kupunya waktu senja
'Tuk menghela napasku, ku menghela sejenak
Ah, asa kini tak lagi cerah (yeah)
Ah, ego dan sugesti buat aku resah (yeah)
Ah, kegagalan selalu aku perah
Pengorbananku kini tak lagi memerah
Semangatku kini sedang letih
Tekadku sekarat sukar untuk pulih
Haruskah kukibarkan bendera putih
Saat logika suruhku 'tuk bertahan dalam perih
Tertanam kesedihan dibalik senyuman
Harapan menggunung kian menjadi kepulan (yeah)
Kini telah pudar oleh beribu keluhan
Santai sejenak 'tuk tak rindukan masa depan
Sudah tak kunikmati pahitnya kopi (yeah)
Cukup mual aku diserang ironi (yeah)
Ku terpuruk dalam ruangan imaji
Tutup telingan 'tuk nada sedih di setiap simfoni
Asa telah hilang kini aku pudar
Semua harapanku kini mulai buyar
Akan ada apa di depan sana?
Ingin ku diam sejenak namun waktu 'kan berputar
Sabar, tegar, sudah aku tebar
Namun masa depan belum juga beri kabar
Aku lapar akan rahasia
Ada apa di balik juangku yang tak sebentar?
Sejenak ku melemah 'tuk melupakan
Beribu gundahku yang menghantui dalam pikiran
Bukan ku hilang namun, ku punya waktu senja
'Tuk menghela napasku, ku menghela sejenak (haa)
Ku menghela sejenak (haa)
Ku menghela sejenak (haa)
Bukan ku hilang namun, ku punya waktu senja
'Tuk menghela napasku, ku menghela sejenak
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:01.31] Santai dalam ruangan
[00:03.56] Rindukan masa depan
[00:06.28] Banyak yang kuperjuangkan
[00:08.16] Diamku tak sekedar diam
[00:10.19] Kumasih berusaha
[00:13.37] Aku tak akan menyerah
[00:15.65] Seringkali kita bertemu persimpangan dalam hidup kita
[00:19.68] Memilih jalan sendiri yang didasari ego dan logika
[00:24.34] Saat itu pula kita bertemu dengan jalan buntu
[00:27.82] Kita berpikir keras, bagaimana caranya untuk tetap melaju di jalan itu
[00:31.92] Di sanalah kita terdiam sejenak
[00:58.18] Kala kuberproses, kala ku diserang tes (yeah)
[01:01.27] Banyak kutemui stress dan aku depressed (depressed)
[01:04.44] Kala kini aku tak temukan akses
[01:07.27] Aku protes, cukup sakit kutergores, ah (yeah)
[01:10.55] Kujalani semua dengan sederhana
[01:12.84] Namun tetap saja kutemui banyak perantara
[01:15.70] Dengar ini bukan hanya tentang kita
[01:18.56] Ini tentang waktu-waktu yang tersita (right)
[01:21.31] Pengalaman memang punya banyak makna (yeah)
[01:24.07] Namun sejenak biarkan ku berjeda dari asa
[01:27.43] Biar ku beristirahat, dan ku mungkin 'kan berangkat (yeah)
[01:31.08] Kembali bila memang waktuku masih sempat, ah
[01:34.61] Ku takkan pergi dari perjuangan
[01:37.64] Namun kini kutengah kelelahan (yeah)
[01:40.62] Semua jejak letih bukan pembuangan
[01:42.81] Namun apa semua itu 'kan indah 'tuk kurasakan
[01:46.66] Asa telah hilang, kini aku pudar
[01:49.46] Semua harapanku kini mulai buyar
[01:52.35] Akan ada apa di depan sana?
[01:54.91] Inginku diam sejenak namun waktu 'kan berputar
[01:58.87] Sabar, tegar, sudah aku tebar
[02:01.32] Namun, masa depan belum juga beri kabar
[02:04.49] Aku lapar akan rahasia
[02:07.03] Ada apa di balik juangku yang tak sebentar?
[02:10.42] Masih terus ku bergelut dengan waktu
[02:13.07] Jalani kisah ini mencoba terlihat mampu
[02:16.69] Terasa gerah dan kumulai gelisah
[02:19.30] Ketika bayangkan ke depan buatku resah
[02:22.31] Dalam diam kubangun cita-cita
[02:24.82] Dibalik lagu indah tak sesuai realita
[02:28.72] Ku muak dengan segala problema
[02:30.80] Raut ceriaku seperti tanpa makna
[02:34.29] Berusaha tak menyerah selalu aku coba
[02:36.86] Kucoba jalani kuikuti putaran roda
[02:40.46] Namun semua terasa sia-sia
[02:43.04] Jengah, kubosan bila terus berpura-pura
[02:47.41] Kulelah, tak terarah
[02:49.07] Tegang akan masa depanku bila tak kunjung cerah
[02:53.61] Ku pecah, ku terbelah
[02:55.12] Namun aku selalu dipaksa untuk tak menyerah
[02:58.64] Asa telah hilang kini aku pudar
[03:01.54] Semua harapanku kini mulai buyar
[03:04.51] Akan ada apa di depan sana?
[03:06.85] Ingin ku diam sejenak namun waktu 'kan berputar
[03:10.78] Sabar, tegar, sudah aku tebar
[03:13.03] Namun masa depan belum juga beri kabar
[03:16.76] Aku lapar akan rahasia
[03:18.85] Ada apa di balik juangku yang tak sebentar?
[03:23.39] Sejenak kumelemah 'tuk melupakan
[03:29.42] Beribu gundahku yang menghantui dalam pikiran
[03:35.26] Bukan kuhilang namun, kupunya waktu senja
[03:41.37] 'Tuk menghela napasku, ku menghela sejenak
[03:46.55] Ah, asa kini tak lagi cerah (yeah)
[03:49.16] Ah, ego dan sugesti buat aku resah (yeah)
[03:51.90] Ah, kegagalan selalu aku perah
[03:55.27] Pengorbananku kini tak lagi memerah
[03:58.63] Semangatku kini sedang letih
[04:01.20] Tekadku sekarat sukar untuk pulih
[04:04.17] Haruskah kukibarkan bendera putih
[04:06.65] Saat logika suruhku 'tuk bertahan dalam perih
[04:10.62] Tertanam kesedihan dibalik senyuman
[04:13.70] Harapan menggunung kian menjadi kepulan (yeah)
[04:16.65] Kini telah pudar oleh beribu keluhan
[04:20.21] Santai sejenak 'tuk tak rindukan masa depan
[04:22.77] Sudah tak kunikmati pahitnya kopi (yeah)
[04:25.52] Cukup mual aku diserang ironi (yeah)
[04:28.66] Ku terpuruk dalam ruangan imaji
[04:31.18] Tutup telingan 'tuk nada sedih di setiap simfoni
[04:34.69] Asa telah hilang kini aku pudar
[04:37.57] Semua harapanku kini mulai buyar
[04:40.60] Akan ada apa di depan sana?
[04:42.73] Ingin ku diam sejenak namun waktu 'kan berputar
[04:46.61] Sabar, tegar, sudah aku tebar
[04:49.11] Namun masa depan belum juga beri kabar
[04:52.59] Aku lapar akan rahasia
[04:54.60] Ada apa di balik juangku yang tak sebentar?
[04:59.35] Sejenak ku melemah 'tuk melupakan
[05:05.25] Beribu gundahku yang menghantui dalam pikiran
[05:11.55] Bukan ku hilang namun, ku punya waktu senja
[05:17.35] 'Tuk menghela napasku, ku menghela sejenak (haa)
[05:26.48] Ku menghela sejenak (haa)
[05:32.52] Ku menghela sejenak (haa)
[05:35.42] Bukan ku hilang namun, ku punya waktu senja
[05:41.43] 'Tuk menghela napasku, ku menghela sejenak
[05:49.38]
[00:03.56] Rindukan masa depan
[00:06.28] Banyak yang kuperjuangkan
[00:08.16] Diamku tak sekedar diam
[00:10.19] Kumasih berusaha
[00:13.37] Aku tak akan menyerah
[00:15.65] Seringkali kita bertemu persimpangan dalam hidup kita
[00:19.68] Memilih jalan sendiri yang didasari ego dan logika
[00:24.34] Saat itu pula kita bertemu dengan jalan buntu
[00:27.82] Kita berpikir keras, bagaimana caranya untuk tetap melaju di jalan itu
[00:31.92] Di sanalah kita terdiam sejenak
[00:58.18] Kala kuberproses, kala ku diserang tes (yeah)
[01:01.27] Banyak kutemui stress dan aku depressed (depressed)
[01:04.44] Kala kini aku tak temukan akses
[01:07.27] Aku protes, cukup sakit kutergores, ah (yeah)
[01:10.55] Kujalani semua dengan sederhana
[01:12.84] Namun tetap saja kutemui banyak perantara
[01:15.70] Dengar ini bukan hanya tentang kita
[01:18.56] Ini tentang waktu-waktu yang tersita (right)
[01:21.31] Pengalaman memang punya banyak makna (yeah)
[01:24.07] Namun sejenak biarkan ku berjeda dari asa
[01:27.43] Biar ku beristirahat, dan ku mungkin 'kan berangkat (yeah)
[01:31.08] Kembali bila memang waktuku masih sempat, ah
[01:34.61] Ku takkan pergi dari perjuangan
[01:37.64] Namun kini kutengah kelelahan (yeah)
[01:40.62] Semua jejak letih bukan pembuangan
[01:42.81] Namun apa semua itu 'kan indah 'tuk kurasakan
[01:46.66] Asa telah hilang, kini aku pudar
[01:49.46] Semua harapanku kini mulai buyar
[01:52.35] Akan ada apa di depan sana?
[01:54.91] Inginku diam sejenak namun waktu 'kan berputar
[01:58.87] Sabar, tegar, sudah aku tebar
[02:01.32] Namun, masa depan belum juga beri kabar
[02:04.49] Aku lapar akan rahasia
[02:07.03] Ada apa di balik juangku yang tak sebentar?
[02:10.42] Masih terus ku bergelut dengan waktu
[02:13.07] Jalani kisah ini mencoba terlihat mampu
[02:16.69] Terasa gerah dan kumulai gelisah
[02:19.30] Ketika bayangkan ke depan buatku resah
[02:22.31] Dalam diam kubangun cita-cita
[02:24.82] Dibalik lagu indah tak sesuai realita
[02:28.72] Ku muak dengan segala problema
[02:30.80] Raut ceriaku seperti tanpa makna
[02:34.29] Berusaha tak menyerah selalu aku coba
[02:36.86] Kucoba jalani kuikuti putaran roda
[02:40.46] Namun semua terasa sia-sia
[02:43.04] Jengah, kubosan bila terus berpura-pura
[02:47.41] Kulelah, tak terarah
[02:49.07] Tegang akan masa depanku bila tak kunjung cerah
[02:53.61] Ku pecah, ku terbelah
[02:55.12] Namun aku selalu dipaksa untuk tak menyerah
[02:58.64] Asa telah hilang kini aku pudar
[03:01.54] Semua harapanku kini mulai buyar
[03:04.51] Akan ada apa di depan sana?
[03:06.85] Ingin ku diam sejenak namun waktu 'kan berputar
[03:10.78] Sabar, tegar, sudah aku tebar
[03:13.03] Namun masa depan belum juga beri kabar
[03:16.76] Aku lapar akan rahasia
[03:18.85] Ada apa di balik juangku yang tak sebentar?
[03:23.39] Sejenak kumelemah 'tuk melupakan
[03:29.42] Beribu gundahku yang menghantui dalam pikiran
[03:35.26] Bukan kuhilang namun, kupunya waktu senja
[03:41.37] 'Tuk menghela napasku, ku menghela sejenak
[03:46.55] Ah, asa kini tak lagi cerah (yeah)
[03:49.16] Ah, ego dan sugesti buat aku resah (yeah)
[03:51.90] Ah, kegagalan selalu aku perah
[03:55.27] Pengorbananku kini tak lagi memerah
[03:58.63] Semangatku kini sedang letih
[04:01.20] Tekadku sekarat sukar untuk pulih
[04:04.17] Haruskah kukibarkan bendera putih
[04:06.65] Saat logika suruhku 'tuk bertahan dalam perih
[04:10.62] Tertanam kesedihan dibalik senyuman
[04:13.70] Harapan menggunung kian menjadi kepulan (yeah)
[04:16.65] Kini telah pudar oleh beribu keluhan
[04:20.21] Santai sejenak 'tuk tak rindukan masa depan
[04:22.77] Sudah tak kunikmati pahitnya kopi (yeah)
[04:25.52] Cukup mual aku diserang ironi (yeah)
[04:28.66] Ku terpuruk dalam ruangan imaji
[04:31.18] Tutup telingan 'tuk nada sedih di setiap simfoni
[04:34.69] Asa telah hilang kini aku pudar
[04:37.57] Semua harapanku kini mulai buyar
[04:40.60] Akan ada apa di depan sana?
[04:42.73] Ingin ku diam sejenak namun waktu 'kan berputar
[04:46.61] Sabar, tegar, sudah aku tebar
[04:49.11] Namun masa depan belum juga beri kabar
[04:52.59] Aku lapar akan rahasia
[04:54.60] Ada apa di balik juangku yang tak sebentar?
[04:59.35] Sejenak ku melemah 'tuk melupakan
[05:05.25] Beribu gundahku yang menghantui dalam pikiran
[05:11.55] Bukan ku hilang namun, ku punya waktu senja
[05:17.35] 'Tuk menghela napasku, ku menghela sejenak (haa)
[05:26.48] Ku menghela sejenak (haa)
[05:32.52] Ku menghela sejenak (haa)
[05:35.42] Bukan ku hilang namun, ku punya waktu senja
[05:41.43] 'Tuk menghela napasku, ku menghela sejenak
[05:49.38]