Jatuh Untuk Bangun Lagi
๐ต 1403 characters
โฑ๏ธ 4:29 duration
๐ ID: 12497199
๐ Lyrics
Terasa panjang perjalanan ini
Kerikil, panas, sahabat, telapak kaki
Tak terhitung lelah jika diresapi
Bahkan keluh-kesah tertelan sendiri
Namun, tak satu pun
Rasa berat kini menghinggapi
Mungkin kar'na menikmati
Tak peduli berapa pun
Hasil nanti akan kunikmati
Tak terhitung banyak
Berkat yang t'lah Tuhan beri
Jika suatu saat ayun langkah terhenti
Mungkin manusiawi
Kala menyerah, memutuskan berhenti
Itu takkan terjadi
Mungkin sekedar sejenak ku ingin nikmati
Keterpurukan ini
Diri ini mengerti bahwasanya waktu untuk berdiri
Melanjutkan hari, uh-uh
Pada akhirnya
Kita melawan harapan dan cita saat muda
Yang membayangkan membangun menara cahaya
Tapi hidup adalah sebaliknya
Mengamati hari demi hari saat menara diruntuhkan realita
Kembali menegak hampa angin sebenarnya
Layaknya seperti mainan anak kecil
Yang berputar dari atas ke bawah
Atau yang dari bawah menuju ke atas
Merenung, bentuk pembekalan diri
Merunduk, bersyukur s'gala nafas ini
Sedih-bahagia 'kan terus berganti
Setiap yang terjadi pasti terbaik
Merenung, bentuk pembekalan diri
Merunduk, bersyukur s'gala nafas ini
Sedih-bahagia 'kan terus berganti
Setiap yang terjadi pasti terbaik
Jika suatu saat ayun langkah terhenti
Mungkin manusiawi
Kala menyerah, memutuskan berhenti
Itu takkan terjadi
Mungkin sekedar sejenak ku ingin nikmati
Keterpurukan ini
Diri ini mengerti bahwasanya waktu untuk berdiri
Melanjutkan hari, uh-uh
Kerikil, panas, sahabat, telapak kaki
Tak terhitung lelah jika diresapi
Bahkan keluh-kesah tertelan sendiri
Namun, tak satu pun
Rasa berat kini menghinggapi
Mungkin kar'na menikmati
Tak peduli berapa pun
Hasil nanti akan kunikmati
Tak terhitung banyak
Berkat yang t'lah Tuhan beri
Jika suatu saat ayun langkah terhenti
Mungkin manusiawi
Kala menyerah, memutuskan berhenti
Itu takkan terjadi
Mungkin sekedar sejenak ku ingin nikmati
Keterpurukan ini
Diri ini mengerti bahwasanya waktu untuk berdiri
Melanjutkan hari, uh-uh
Pada akhirnya
Kita melawan harapan dan cita saat muda
Yang membayangkan membangun menara cahaya
Tapi hidup adalah sebaliknya
Mengamati hari demi hari saat menara diruntuhkan realita
Kembali menegak hampa angin sebenarnya
Layaknya seperti mainan anak kecil
Yang berputar dari atas ke bawah
Atau yang dari bawah menuju ke atas
Merenung, bentuk pembekalan diri
Merunduk, bersyukur s'gala nafas ini
Sedih-bahagia 'kan terus berganti
Setiap yang terjadi pasti terbaik
Merenung, bentuk pembekalan diri
Merunduk, bersyukur s'gala nafas ini
Sedih-bahagia 'kan terus berganti
Setiap yang terjadi pasti terbaik
Jika suatu saat ayun langkah terhenti
Mungkin manusiawi
Kala menyerah, memutuskan berhenti
Itu takkan terjadi
Mungkin sekedar sejenak ku ingin nikmati
Keterpurukan ini
Diri ini mengerti bahwasanya waktu untuk berdiri
Melanjutkan hari, uh-uh
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:32.76] Terasa panjang perjalanan ini
[00:40.47] Kerikil, panas, sahabat, telapak kaki
[00:48.37] Tak terhitung lelah jika diresapi
[00:55.44] Bahkan keluh-kesah tertelan sendiri
[01:02.07] Namun, tak satu pun
[01:05.87] Rasa berat kini menghinggapi
[01:09.78] Mungkin kar'na menikmati
[01:17.13] Tak peduli berapa pun
[01:21.43] Hasil nanti akan kunikmati
[01:25.28] Tak terhitung banyak
[01:27.46] Berkat yang t'lah Tuhan beri
[01:31.12] Jika suatu saat ayun langkah terhenti
[01:36.37] Mungkin manusiawi
[01:39.02] Kala menyerah, memutuskan berhenti
[01:43.86] Itu takkan terjadi
[01:46.60] Mungkin sekedar sejenak ku ingin nikmati
[01:51.47] Keterpurukan ini
[01:54.33] Diri ini mengerti bahwasanya waktu untuk berdiri
[02:02.26] Melanjutkan hari, uh-uh
[02:08.07]
[02:20.56] Pada akhirnya
[02:22.91] Kita melawan harapan dan cita saat muda
[02:27.19] Yang membayangkan membangun menara cahaya
[02:31.33] Tapi hidup adalah sebaliknya
[02:35.93] Mengamati hari demi hari saat menara diruntuhkan realita
[02:41.17] Kembali menegak hampa angin sebenarnya
[02:44.42] Layaknya seperti mainan anak kecil
[02:46.93] Yang berputar dari atas ke bawah
[02:48.94] Atau yang dari bawah menuju ke atas
[02:51.43] Merenung, bentuk pembekalan diri
[02:55.39] Merunduk, bersyukur s'gala nafas ini
[02:59.19] Sedih-bahagia 'kan terus berganti
[03:02.99] Setiap yang terjadi pasti terbaik
[03:06.96] Merenung, bentuk pembekalan diri
[03:10.76] Merunduk, bersyukur s'gala nafas ini
[03:14.73] Sedih-bahagia 'kan terus berganti
[03:18.54] Setiap yang terjadi pasti terbaik
[03:19.64] Jika suatu saat ayun langkah terhenti
[03:24.42] Mungkin manusiawi
[03:27.57] Kala menyerah, memutuskan berhenti
[03:32.28] Itu takkan terjadi
[03:35.00] Mungkin sekedar sejenak ku ingin nikmati
[03:39.94] Keterpurukan ini
[03:42.70] Diri ini mengerti bahwasanya waktu untuk berdiri
[03:50.47] Melanjutkan hari, uh-uh
[03:56.36]
[00:40.47] Kerikil, panas, sahabat, telapak kaki
[00:48.37] Tak terhitung lelah jika diresapi
[00:55.44] Bahkan keluh-kesah tertelan sendiri
[01:02.07] Namun, tak satu pun
[01:05.87] Rasa berat kini menghinggapi
[01:09.78] Mungkin kar'na menikmati
[01:17.13] Tak peduli berapa pun
[01:21.43] Hasil nanti akan kunikmati
[01:25.28] Tak terhitung banyak
[01:27.46] Berkat yang t'lah Tuhan beri
[01:31.12] Jika suatu saat ayun langkah terhenti
[01:36.37] Mungkin manusiawi
[01:39.02] Kala menyerah, memutuskan berhenti
[01:43.86] Itu takkan terjadi
[01:46.60] Mungkin sekedar sejenak ku ingin nikmati
[01:51.47] Keterpurukan ini
[01:54.33] Diri ini mengerti bahwasanya waktu untuk berdiri
[02:02.26] Melanjutkan hari, uh-uh
[02:08.07]
[02:20.56] Pada akhirnya
[02:22.91] Kita melawan harapan dan cita saat muda
[02:27.19] Yang membayangkan membangun menara cahaya
[02:31.33] Tapi hidup adalah sebaliknya
[02:35.93] Mengamati hari demi hari saat menara diruntuhkan realita
[02:41.17] Kembali menegak hampa angin sebenarnya
[02:44.42] Layaknya seperti mainan anak kecil
[02:46.93] Yang berputar dari atas ke bawah
[02:48.94] Atau yang dari bawah menuju ke atas
[02:51.43] Merenung, bentuk pembekalan diri
[02:55.39] Merunduk, bersyukur s'gala nafas ini
[02:59.19] Sedih-bahagia 'kan terus berganti
[03:02.99] Setiap yang terjadi pasti terbaik
[03:06.96] Merenung, bentuk pembekalan diri
[03:10.76] Merunduk, bersyukur s'gala nafas ini
[03:14.73] Sedih-bahagia 'kan terus berganti
[03:18.54] Setiap yang terjadi pasti terbaik
[03:19.64] Jika suatu saat ayun langkah terhenti
[03:24.42] Mungkin manusiawi
[03:27.57] Kala menyerah, memutuskan berhenti
[03:32.28] Itu takkan terjadi
[03:35.00] Mungkin sekedar sejenak ku ingin nikmati
[03:39.94] Keterpurukan ini
[03:42.70] Diri ini mengerti bahwasanya waktu untuk berdiri
[03:50.47] Melanjutkan hari, uh-uh
[03:56.36]