Persetan
๐ต 2477 characters
โฑ๏ธ 2:59 duration
๐ ID: 12535855
๐ Lyrics
Yo aha
Telah sekian lama akhirnya
Angkat pantat ke udara
Tangan pegang payudara
Ku ciptakan huru-hara orang bodoh turut saja
Orang pintar unjuk cara yang benar tuk tunjuk arah
Jari tengah mengudara deru suara membara
Untuk babi dan lembu, persetan omong kos-
Pelantun butiran debu, persetan omong kos-
Untuk Mario Teguh, persetan omong kos-
Kau yang ragu padaku, persetan omong kosong
Biar ku pilih ungkapan yang tepat ungkapkan
Air beriak tanda tak dalam
Kau tak mampu berdiam saat melihat
Diri ku gunakan kemampuan tuk ucapkan
Sesuatu yang hakiki
Kau tempelkan opinimu mengotori bak plak gigi
Namun kau berdalih mandat dari Dia Sang Khalik
Buat racauanmu valid dan bukannya terbalik
Harusnya kau ada di daftar korban Bom Bali
Lelah ku membaca sebelum mampu berkata dan
Dengan mudahmu membantah tak didasarkan fakta
Hanya didasarkan latah opini mayoritas
Yang kau pakai sebagai data blog fiktif penjual ikan
Heh, kau begitu menggelikan
Karena tampak kesulitan menuliskan identitas
Dualitas adalah kualitasmu yang vital
Dan kuali pas tunjuk yang kau bilang realita
Kini kau digiring dan digoreng tak lagi mampu berdiri
Kau tergolek atas sebuah piring mata semua kini
Menatapmu penuh ingin
Tancap garpu dingin ke dagingmu dan digigit
Duduk dalam WC proses prosa juga feses
Sontak konsep goncang otak tentang protesmu yang kencang
Semua ucapanmu tak lebih dari kudapan
Tak ada gizi ku dapat buatku ingin muntahkan
Yang terlanjur ku terima saat simpati butakan
Huek, minta tisu makan
Kalimatmu kini berceceran di seantero lantai kamar mandi
Wajahmu memerah masuk metro karena telah jadi
Wabah negeri para menteri sampai berani
Diskusi bersama dan instruksikan namamu
Dihilangkan dari wajah bumi bahkan dari pantat bumi
Lupakan bumi alam semesta tak layak tuk kau huni
Ku kagumi walau kau buta tuli
Namun kau malas tahu teruskan tuk berbunyi
Lalu jauh bersembunyi (Mana, coba?)
Lelah ku mencari ku putuskan tuk mengalihkan
Energi tuk menerbitkan rentet rima mengerikan
Ku berikan pada para fanatik yang menantikan
Lahirnya seorang raja bintang timur dari barat
Yang hatinya dari baja menghakimi dari bawah tanah
Sana dan maaf
Jika telapak kaki ku mendarat sekehendak kaki ke wajah
Para keparat karena jilatan
Kalian bagiku ternyata membuat kakiku
Jadi bersih dan bersinar langsung bahkan kau berikan
Refleksi dan es jeruk yang terbaik engkau belikan
Dan kini ku abadikan upload ke Path dan jadikan
Ava Twitter Joe trending topic sampai Amerika
Yeah aha
Joe
Sembah saya
Telah sekian lama akhirnya
Angkat pantat ke udara
Tangan pegang payudara
Ku ciptakan huru-hara orang bodoh turut saja
Orang pintar unjuk cara yang benar tuk tunjuk arah
Jari tengah mengudara deru suara membara
Untuk babi dan lembu, persetan omong kos-
Pelantun butiran debu, persetan omong kos-
Untuk Mario Teguh, persetan omong kos-
Kau yang ragu padaku, persetan omong kosong
Biar ku pilih ungkapan yang tepat ungkapkan
Air beriak tanda tak dalam
Kau tak mampu berdiam saat melihat
Diri ku gunakan kemampuan tuk ucapkan
Sesuatu yang hakiki
Kau tempelkan opinimu mengotori bak plak gigi
Namun kau berdalih mandat dari Dia Sang Khalik
Buat racauanmu valid dan bukannya terbalik
Harusnya kau ada di daftar korban Bom Bali
Lelah ku membaca sebelum mampu berkata dan
Dengan mudahmu membantah tak didasarkan fakta
Hanya didasarkan latah opini mayoritas
Yang kau pakai sebagai data blog fiktif penjual ikan
Heh, kau begitu menggelikan
Karena tampak kesulitan menuliskan identitas
Dualitas adalah kualitasmu yang vital
Dan kuali pas tunjuk yang kau bilang realita
Kini kau digiring dan digoreng tak lagi mampu berdiri
Kau tergolek atas sebuah piring mata semua kini
Menatapmu penuh ingin
Tancap garpu dingin ke dagingmu dan digigit
Duduk dalam WC proses prosa juga feses
Sontak konsep goncang otak tentang protesmu yang kencang
Semua ucapanmu tak lebih dari kudapan
Tak ada gizi ku dapat buatku ingin muntahkan
Yang terlanjur ku terima saat simpati butakan
Huek, minta tisu makan
Kalimatmu kini berceceran di seantero lantai kamar mandi
Wajahmu memerah masuk metro karena telah jadi
Wabah negeri para menteri sampai berani
Diskusi bersama dan instruksikan namamu
Dihilangkan dari wajah bumi bahkan dari pantat bumi
Lupakan bumi alam semesta tak layak tuk kau huni
Ku kagumi walau kau buta tuli
Namun kau malas tahu teruskan tuk berbunyi
Lalu jauh bersembunyi (Mana, coba?)
Lelah ku mencari ku putuskan tuk mengalihkan
Energi tuk menerbitkan rentet rima mengerikan
Ku berikan pada para fanatik yang menantikan
Lahirnya seorang raja bintang timur dari barat
Yang hatinya dari baja menghakimi dari bawah tanah
Sana dan maaf
Jika telapak kaki ku mendarat sekehendak kaki ke wajah
Para keparat karena jilatan
Kalian bagiku ternyata membuat kakiku
Jadi bersih dan bersinar langsung bahkan kau berikan
Refleksi dan es jeruk yang terbaik engkau belikan
Dan kini ku abadikan upload ke Path dan jadikan
Ava Twitter Joe trending topic sampai Amerika
Yeah aha
Joe
Sembah saya
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:07.21] Yo aha
[00:10.30] Telah sekian lama akhirnya
[00:15.83] Angkat pantat ke udara
[00:17.20] Tangan pegang payudara
[00:18.16] Ku ciptakan huru-hara orang bodoh turut saja
[00:20.82] Orang pintar unjuk cara yang benar tuk tunjuk arah
[00:23.54] Jari tengah mengudara deru suara membara
[00:26.26] Untuk babi dan lembu, persetan omong kos-
[00:29.11] Pelantun butiran debu, persetan omong kos-
[00:31.61] Untuk Mario Teguh, persetan omong kos-
[00:34.44] Kau yang ragu padaku, persetan omong kosong
[00:37.60] Biar ku pilih ungkapan yang tepat ungkapkan
[00:39.84] Air beriak tanda tak dalam
[00:41.72] Kau tak mampu berdiam saat melihat
[00:43.77] Diri ku gunakan kemampuan tuk ucapkan
[00:46.52] Sesuatu yang hakiki
[00:47.73] Kau tempelkan opinimu mengotori bak plak gigi
[00:50.33] Namun kau berdalih mandat dari Dia Sang Khalik
[00:52.94] Buat racauanmu valid dan bukannya terbalik
[00:55.61] Harusnya kau ada di daftar korban Bom Bali
[00:58.45] Lelah ku membaca sebelum mampu berkata dan
[01:01.39] Dengan mudahmu membantah tak didasarkan fakta
[01:03.90] Hanya didasarkan latah opini mayoritas
[01:06.68] Yang kau pakai sebagai data blog fiktif penjual ikan
[01:09.98] Heh, kau begitu menggelikan
[01:11.55] Karena tampak kesulitan menuliskan identitas
[01:14.24] Dualitas adalah kualitasmu yang vital
[01:17.19] Dan kuali pas tunjuk yang kau bilang realita
[01:19.75] Kini kau digiring dan digoreng tak lagi mampu berdiri
[01:23.22] Kau tergolek atas sebuah piring mata semua kini
[01:26.50] Menatapmu penuh ingin
[01:27.85] Tancap garpu dingin ke dagingmu dan digigit
[01:30.47]
[01:36.12] Duduk dalam WC proses prosa juga feses
[01:38.83] Sontak konsep goncang otak tentang protesmu yang kencang
[01:41.45] Semua ucapanmu tak lebih dari kudapan
[01:44.18] Tak ada gizi ku dapat buatku ingin muntahkan
[01:47.24] Yang terlanjur ku terima saat simpati butakan
[01:49.59] Huek, minta tisu makan
[01:52.24] Kalimatmu kini berceceran di seantero lantai kamar mandi
[01:55.84] Wajahmu memerah masuk metro karena telah jadi
[01:58.40] Wabah negeri para menteri sampai berani
[02:00.80] Diskusi bersama dan instruksikan namamu
[02:03.25] Dihilangkan dari wajah bumi bahkan dari pantat bumi
[02:05.74] Lupakan bumi alam semesta tak layak tuk kau huni
[02:08.42] Ku kagumi walau kau buta tuli
[02:11.44] Namun kau malas tahu teruskan tuk berbunyi
[02:13.76] Lalu jauh bersembunyi (Mana, coba?)
[02:16.65] Lelah ku mencari ku putuskan tuk mengalihkan
[02:18.86] Energi tuk menerbitkan rentet rima mengerikan
[02:21.70] Ku berikan pada para fanatik yang menantikan
[02:24.56] Lahirnya seorang raja bintang timur dari barat
[02:27.11] Yang hatinya dari baja menghakimi dari bawah tanah
[02:30.60] Sana dan maaf
[02:32.27] Jika telapak kaki ku mendarat sekehendak kaki ke wajah
[02:35.29] Para keparat karena jilatan
[02:38.17] Kalian bagiku ternyata membuat kakiku
[02:40.32] Jadi bersih dan bersinar langsung bahkan kau berikan
[02:43.23] Refleksi dan es jeruk yang terbaik engkau belikan
[02:45.77] Dan kini ku abadikan upload ke Path dan jadikan
[02:48.57] Ava Twitter Joe trending topic sampai Amerika
[02:51.55] Yeah aha
[02:54.37] Joe
[02:56.31] Sembah saya
[02:58.26]
[00:10.30] Telah sekian lama akhirnya
[00:15.83] Angkat pantat ke udara
[00:17.20] Tangan pegang payudara
[00:18.16] Ku ciptakan huru-hara orang bodoh turut saja
[00:20.82] Orang pintar unjuk cara yang benar tuk tunjuk arah
[00:23.54] Jari tengah mengudara deru suara membara
[00:26.26] Untuk babi dan lembu, persetan omong kos-
[00:29.11] Pelantun butiran debu, persetan omong kos-
[00:31.61] Untuk Mario Teguh, persetan omong kos-
[00:34.44] Kau yang ragu padaku, persetan omong kosong
[00:37.60] Biar ku pilih ungkapan yang tepat ungkapkan
[00:39.84] Air beriak tanda tak dalam
[00:41.72] Kau tak mampu berdiam saat melihat
[00:43.77] Diri ku gunakan kemampuan tuk ucapkan
[00:46.52] Sesuatu yang hakiki
[00:47.73] Kau tempelkan opinimu mengotori bak plak gigi
[00:50.33] Namun kau berdalih mandat dari Dia Sang Khalik
[00:52.94] Buat racauanmu valid dan bukannya terbalik
[00:55.61] Harusnya kau ada di daftar korban Bom Bali
[00:58.45] Lelah ku membaca sebelum mampu berkata dan
[01:01.39] Dengan mudahmu membantah tak didasarkan fakta
[01:03.90] Hanya didasarkan latah opini mayoritas
[01:06.68] Yang kau pakai sebagai data blog fiktif penjual ikan
[01:09.98] Heh, kau begitu menggelikan
[01:11.55] Karena tampak kesulitan menuliskan identitas
[01:14.24] Dualitas adalah kualitasmu yang vital
[01:17.19] Dan kuali pas tunjuk yang kau bilang realita
[01:19.75] Kini kau digiring dan digoreng tak lagi mampu berdiri
[01:23.22] Kau tergolek atas sebuah piring mata semua kini
[01:26.50] Menatapmu penuh ingin
[01:27.85] Tancap garpu dingin ke dagingmu dan digigit
[01:30.47]
[01:36.12] Duduk dalam WC proses prosa juga feses
[01:38.83] Sontak konsep goncang otak tentang protesmu yang kencang
[01:41.45] Semua ucapanmu tak lebih dari kudapan
[01:44.18] Tak ada gizi ku dapat buatku ingin muntahkan
[01:47.24] Yang terlanjur ku terima saat simpati butakan
[01:49.59] Huek, minta tisu makan
[01:52.24] Kalimatmu kini berceceran di seantero lantai kamar mandi
[01:55.84] Wajahmu memerah masuk metro karena telah jadi
[01:58.40] Wabah negeri para menteri sampai berani
[02:00.80] Diskusi bersama dan instruksikan namamu
[02:03.25] Dihilangkan dari wajah bumi bahkan dari pantat bumi
[02:05.74] Lupakan bumi alam semesta tak layak tuk kau huni
[02:08.42] Ku kagumi walau kau buta tuli
[02:11.44] Namun kau malas tahu teruskan tuk berbunyi
[02:13.76] Lalu jauh bersembunyi (Mana, coba?)
[02:16.65] Lelah ku mencari ku putuskan tuk mengalihkan
[02:18.86] Energi tuk menerbitkan rentet rima mengerikan
[02:21.70] Ku berikan pada para fanatik yang menantikan
[02:24.56] Lahirnya seorang raja bintang timur dari barat
[02:27.11] Yang hatinya dari baja menghakimi dari bawah tanah
[02:30.60] Sana dan maaf
[02:32.27] Jika telapak kaki ku mendarat sekehendak kaki ke wajah
[02:35.29] Para keparat karena jilatan
[02:38.17] Kalian bagiku ternyata membuat kakiku
[02:40.32] Jadi bersih dan bersinar langsung bahkan kau berikan
[02:43.23] Refleksi dan es jeruk yang terbaik engkau belikan
[02:45.77] Dan kini ku abadikan upload ke Path dan jadikan
[02:48.57] Ava Twitter Joe trending topic sampai Amerika
[02:51.55] Yeah aha
[02:54.37] Joe
[02:56.31] Sembah saya
[02:58.26]