Sebuah Kisah
๐ต 795 characters
โฑ๏ธ 3:24 duration
๐ ID: 12545349
๐ Lyrics
Ini kisah pertemuan manusia
Dari dua pertualangan berbeda
Yang dipertemukan oleh semesta
Yang ditakdirkan untuk menjaga
Mereka pernah patah
Hancur sampai tak berubah, ah, ah
Sang tuan berkata
"Tetaplah di sini kau nona
Temani aku melawan dunia"
Dan suang puan tersenyum
Indah seolah berkata
"Akan kutemani kau
Sampai habis usia"
Mereka pernah patah
Hancur sampai tak berubah, ah, ah
Sang tuan berkata
"Tetaplah di sini kau nona
Temani aku melawan dunia"
Dan suang puan tersenyum
Indah seolah berkata
"Akan kutemani kau
Sampai habis usia"
Dan sang tuan berkata
(Tetaplah di sini kau nona)
"Temani aku melawan dunia"
Dan suang puan tersenyum
Indah seolah berkata
"Akan kutemani kau
Sampai habis usia"
(Sampai habis usia)
"Sampai habis usia"
(Sampai habis usia)
Oo-ooh
"Sampai habis usia"
Dari dua pertualangan berbeda
Yang dipertemukan oleh semesta
Yang ditakdirkan untuk menjaga
Mereka pernah patah
Hancur sampai tak berubah, ah, ah
Sang tuan berkata
"Tetaplah di sini kau nona
Temani aku melawan dunia"
Dan suang puan tersenyum
Indah seolah berkata
"Akan kutemani kau
Sampai habis usia"
Mereka pernah patah
Hancur sampai tak berubah, ah, ah
Sang tuan berkata
"Tetaplah di sini kau nona
Temani aku melawan dunia"
Dan suang puan tersenyum
Indah seolah berkata
"Akan kutemani kau
Sampai habis usia"
Dan sang tuan berkata
(Tetaplah di sini kau nona)
"Temani aku melawan dunia"
Dan suang puan tersenyum
Indah seolah berkata
"Akan kutemani kau
Sampai habis usia"
(Sampai habis usia)
"Sampai habis usia"
(Sampai habis usia)
Oo-ooh
"Sampai habis usia"
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:18.99] Ini kisah pertemuan manusia
[00:26.27] Dari dua pertualangan berbeda
[00:33.66] Yang dipertemukan oleh semesta
[00:41.05] Yang ditakdirkan untuk menjaga
[00:48.41] Mereka pernah patah
[00:55.86] Hancur sampai tak berubah, ah, ah
[01:01.81] Sang tuan berkata
[01:04.49] "Tetaplah di sini kau nona
[01:08.36] Temani aku melawan dunia"
[01:16.69] Dan suang puan tersenyum
[01:19.24] Indah seolah berkata
[01:22.99] "Akan kutemani kau
[01:26.53] Sampai habis usia"
[01:30.49]
[01:47.55] Mereka pernah patah
[01:54.86] Hancur sampai tak berubah, ah, ah
[02:00.92] Sang tuan berkata
[02:03.45] "Tetaplah di sini kau nona
[02:07.46] Temani aku melawan dunia"
[02:15.53] Dan suang puan tersenyum
[02:18.49] Indah seolah berkata
[02:22.15] "Akan kutemani kau
[02:25.69] Sampai habis usia"
[02:30.22] Dan sang tuan berkata
[02:33.04] (Tetaplah di sini kau nona)
[02:37.08] "Temani aku melawan dunia"
[02:45.26] Dan suang puan tersenyum
[02:48.04] Indah seolah berkata
[02:51.73] "Akan kutemani kau
[02:55.18] Sampai habis usia"
[02:58.66] (Sampai habis usia)
[03:02.65] "Sampai habis usia"
[03:06.07] (Sampai habis usia)
[03:09.93] Oo-ooh
[03:13.41] "Sampai habis usia"
[03:20.72]
[00:26.27] Dari dua pertualangan berbeda
[00:33.66] Yang dipertemukan oleh semesta
[00:41.05] Yang ditakdirkan untuk menjaga
[00:48.41] Mereka pernah patah
[00:55.86] Hancur sampai tak berubah, ah, ah
[01:01.81] Sang tuan berkata
[01:04.49] "Tetaplah di sini kau nona
[01:08.36] Temani aku melawan dunia"
[01:16.69] Dan suang puan tersenyum
[01:19.24] Indah seolah berkata
[01:22.99] "Akan kutemani kau
[01:26.53] Sampai habis usia"
[01:30.49]
[01:47.55] Mereka pernah patah
[01:54.86] Hancur sampai tak berubah, ah, ah
[02:00.92] Sang tuan berkata
[02:03.45] "Tetaplah di sini kau nona
[02:07.46] Temani aku melawan dunia"
[02:15.53] Dan suang puan tersenyum
[02:18.49] Indah seolah berkata
[02:22.15] "Akan kutemani kau
[02:25.69] Sampai habis usia"
[02:30.22] Dan sang tuan berkata
[02:33.04] (Tetaplah di sini kau nona)
[02:37.08] "Temani aku melawan dunia"
[02:45.26] Dan suang puan tersenyum
[02:48.04] Indah seolah berkata
[02:51.73] "Akan kutemani kau
[02:55.18] Sampai habis usia"
[02:58.66] (Sampai habis usia)
[03:02.65] "Sampai habis usia"
[03:06.07] (Sampai habis usia)
[03:09.93] Oo-ooh
[03:13.41] "Sampai habis usia"
[03:20.72]