Nirmala (Live)
๐ต 1864 characters
โฑ๏ธ 6:09 duration
๐ ID: 12682380
๐ Lyrics
Di ciptakan seorang insan
Lembut hati bak redup pandangan
Pabila berkata
Seluruh alam menyaksikan kesyahduan
Bagai tersentuh rasa percaya
Tika terdengarkan
Aduhai
Telah jauh berkelana entah dimana
Ada rasa hanya kuntum kasihnya
Khabar itu merelakan perjalanannya
Ada jiwa hanya kuntum kasihnya
Biar panas membakar
Biar ranjau mencabar
Telah mekar hati seindah purnama
Di pujuk segala rajuk
Sepi rindu adakala meracun imannya
(Biar panas membakar)
(Biar ranjau mencabar)
(Hati mekar seindah purnama)
Siapa menyapa bagai pelita
Arah yang menghilang tika gelita
(Duhai kasih bulan saksi)
Tatap tidak ditatap
Kotakan di dada yang terdetik
Temukan sang cinta
(Angin pun mula bercerita)
(Semesta nyata terpedaya)
Kekasih tak berbahasa
Getir fikir derita mengharap
Suara... (Suara...)
(Tangis bagai gerimis, hati bak tasik pedih)
(Cuba cari hakikat temukan azimat)
(Kasih gundah gerhana diam tak berirama)
(Gusar tambah gementar tak tertanggung rasa)
Nun dari sana
Telah turun berbicara
Sang kesuma bidadari syurgawi
Sesungguhnya berkasihlah
Di antara manusia
Perindah segala kata-kata
Bahagia itu janjinya
Mengapa cipta sengketa
Rentaslah jalan terbuka tanpa dusta
(Telah teguh di garis karma!)
Telah jauh berkelana entah dimana
Ada rasa hanya kuntum kasihnya
Khabar itu merelakan perjalanannya
Ada jiwa hanya kuntum kasihnya
Biar panas membakar
Biar ranjau mencabar
Telah mekar hati seindah purnama
Di pujuk segala rajuk
Sepi rindu adakala meracun imannya
(Biar panas membakar)
(Biar ranjau mencabar)
(Hati mekar seindah purnama)
Tangis bagai gerimis, hati bak tasik pedih
Cuba cari hakikat temukan azimat
Kasih gundah gerhana diam tak berirama
Gusar tambah gementar tak tertanggung rasa
(Tangis bagai gerimis, hati bak tasik pedih)
(Cuba cari hakikat temukan azimat)
(Kasih gundah gerhana diam tak berirama)
(Gusar tambah gementar tak tertanggung rasa)
Lembut hati bak redup pandangan
Pabila berkata
Seluruh alam menyaksikan kesyahduan
Bagai tersentuh rasa percaya
Tika terdengarkan
Aduhai
Telah jauh berkelana entah dimana
Ada rasa hanya kuntum kasihnya
Khabar itu merelakan perjalanannya
Ada jiwa hanya kuntum kasihnya
Biar panas membakar
Biar ranjau mencabar
Telah mekar hati seindah purnama
Di pujuk segala rajuk
Sepi rindu adakala meracun imannya
(Biar panas membakar)
(Biar ranjau mencabar)
(Hati mekar seindah purnama)
Siapa menyapa bagai pelita
Arah yang menghilang tika gelita
(Duhai kasih bulan saksi)
Tatap tidak ditatap
Kotakan di dada yang terdetik
Temukan sang cinta
(Angin pun mula bercerita)
(Semesta nyata terpedaya)
Kekasih tak berbahasa
Getir fikir derita mengharap
Suara... (Suara...)
(Tangis bagai gerimis, hati bak tasik pedih)
(Cuba cari hakikat temukan azimat)
(Kasih gundah gerhana diam tak berirama)
(Gusar tambah gementar tak tertanggung rasa)
Nun dari sana
Telah turun berbicara
Sang kesuma bidadari syurgawi
Sesungguhnya berkasihlah
Di antara manusia
Perindah segala kata-kata
Bahagia itu janjinya
Mengapa cipta sengketa
Rentaslah jalan terbuka tanpa dusta
(Telah teguh di garis karma!)
Telah jauh berkelana entah dimana
Ada rasa hanya kuntum kasihnya
Khabar itu merelakan perjalanannya
Ada jiwa hanya kuntum kasihnya
Biar panas membakar
Biar ranjau mencabar
Telah mekar hati seindah purnama
Di pujuk segala rajuk
Sepi rindu adakala meracun imannya
(Biar panas membakar)
(Biar ranjau mencabar)
(Hati mekar seindah purnama)
Tangis bagai gerimis, hati bak tasik pedih
Cuba cari hakikat temukan azimat
Kasih gundah gerhana diam tak berirama
Gusar tambah gementar tak tertanggung rasa
(Tangis bagai gerimis, hati bak tasik pedih)
(Cuba cari hakikat temukan azimat)
(Kasih gundah gerhana diam tak berirama)
(Gusar tambah gementar tak tertanggung rasa)
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:07.63] Di ciptakan seorang insan
[00:14.99] Lembut hati bak redup pandangan
[00:23.10]
[00:27.58] Pabila berkata
[00:33.37] Seluruh alam menyaksikan kesyahduan
[00:44.11]
[00:58.95] Bagai tersentuh rasa percaya
[01:06.18]
[01:15.90] Tika terdengarkan
[01:25.03] Aduhai
[01:28.29]
[01:42.34] Telah jauh berkelana entah dimana
[01:46.56] Ada rasa hanya kuntum kasihnya
[01:51.49] Khabar itu merelakan perjalanannya
[01:55.28] Ada jiwa hanya kuntum kasihnya
[01:59.50] Biar panas membakar
[02:01.79] Biar ranjau mencabar
[02:03.86] Telah mekar hati seindah purnama
[02:08.54] Di pujuk segala rajuk
[02:11.59] Sepi rindu adakala meracun imannya
[02:17.09] (Biar panas membakar)
[02:19.13] (Biar ranjau mencabar)
[02:21.20] (Hati mekar seindah purnama)
[02:25.97] Siapa menyapa bagai pelita
[02:30.39] Arah yang menghilang tika gelita
[02:34.77] (Duhai kasih bulan saksi)
[02:39.29] Tatap tidak ditatap
[02:41.64] Kotakan di dada yang terdetik
[02:45.40] Temukan sang cinta
[02:47.81] (Angin pun mula bercerita)
[02:52.19] (Semesta nyata terpedaya)
[02:56.41] Kekasih tak berbahasa
[03:00.52] Getir fikir derita mengharap
[03:05.10] Suara... (Suara...)
[03:09.83] (Tangis bagai gerimis, hati bak tasik pedih)
[03:14.35] (Cuba cari hakikat temukan azimat)
[03:18.60] (Kasih gundah gerhana diam tak berirama)
[03:22.92] (Gusar tambah gementar tak tertanggung rasa)
[03:28.42] Nun dari sana
[03:30.95] Telah turun berbicara
[03:35.32] Sang kesuma bidadari syurgawi
[03:42.91]
[04:08.36] Sesungguhnya berkasihlah
[04:11.20] Di antara manusia
[04:14.59] Perindah segala kata-kata
[04:17.95] Bahagia itu janjinya
[04:21.18] Mengapa cipta sengketa
[04:24.60] Rentaslah jalan terbuka tanpa dusta
[04:29.85] (Telah teguh di garis karma!)
[04:36.75] Telah jauh berkelana entah dimana
[04:41.14] Ada rasa hanya kuntum kasihnya
[04:45.35] Khabar itu merelakan perjalanannya
[04:49.75] Ada jiwa hanya kuntum kasihnya
[04:54.18] Biar panas membakar
[04:56.34] Biar ranjau mencabar
[04:58.32] Telah mekar hati seindah purnama
[05:03.07] Di pujuk segala rajuk
[05:06.12] Sepi rindu adakala meracun imannya
[05:11.63] (Biar panas membakar)
[05:13.64] (Biar ranjau mencabar)
[05:15.86] (Hati mekar seindah purnama)
[05:20.77] Tangis bagai gerimis, hati bak tasik pedih
[05:25.29] Cuba cari hakikat temukan azimat
[05:29.58] Kasih gundah gerhana diam tak berirama
[05:33.92] Gusar tambah gementar tak tertanggung rasa
[05:39.42] (Tangis bagai gerimis, hati bak tasik pedih)
[05:43.88] (Cuba cari hakikat temukan azimat)
[05:48.28] (Kasih gundah gerhana diam tak berirama)
[05:52.40] (Gusar tambah gementar tak tertanggung rasa)
[05:57.40]
[00:14.99] Lembut hati bak redup pandangan
[00:23.10]
[00:27.58] Pabila berkata
[00:33.37] Seluruh alam menyaksikan kesyahduan
[00:44.11]
[00:58.95] Bagai tersentuh rasa percaya
[01:06.18]
[01:15.90] Tika terdengarkan
[01:25.03] Aduhai
[01:28.29]
[01:42.34] Telah jauh berkelana entah dimana
[01:46.56] Ada rasa hanya kuntum kasihnya
[01:51.49] Khabar itu merelakan perjalanannya
[01:55.28] Ada jiwa hanya kuntum kasihnya
[01:59.50] Biar panas membakar
[02:01.79] Biar ranjau mencabar
[02:03.86] Telah mekar hati seindah purnama
[02:08.54] Di pujuk segala rajuk
[02:11.59] Sepi rindu adakala meracun imannya
[02:17.09] (Biar panas membakar)
[02:19.13] (Biar ranjau mencabar)
[02:21.20] (Hati mekar seindah purnama)
[02:25.97] Siapa menyapa bagai pelita
[02:30.39] Arah yang menghilang tika gelita
[02:34.77] (Duhai kasih bulan saksi)
[02:39.29] Tatap tidak ditatap
[02:41.64] Kotakan di dada yang terdetik
[02:45.40] Temukan sang cinta
[02:47.81] (Angin pun mula bercerita)
[02:52.19] (Semesta nyata terpedaya)
[02:56.41] Kekasih tak berbahasa
[03:00.52] Getir fikir derita mengharap
[03:05.10] Suara... (Suara...)
[03:09.83] (Tangis bagai gerimis, hati bak tasik pedih)
[03:14.35] (Cuba cari hakikat temukan azimat)
[03:18.60] (Kasih gundah gerhana diam tak berirama)
[03:22.92] (Gusar tambah gementar tak tertanggung rasa)
[03:28.42] Nun dari sana
[03:30.95] Telah turun berbicara
[03:35.32] Sang kesuma bidadari syurgawi
[03:42.91]
[04:08.36] Sesungguhnya berkasihlah
[04:11.20] Di antara manusia
[04:14.59] Perindah segala kata-kata
[04:17.95] Bahagia itu janjinya
[04:21.18] Mengapa cipta sengketa
[04:24.60] Rentaslah jalan terbuka tanpa dusta
[04:29.85] (Telah teguh di garis karma!)
[04:36.75] Telah jauh berkelana entah dimana
[04:41.14] Ada rasa hanya kuntum kasihnya
[04:45.35] Khabar itu merelakan perjalanannya
[04:49.75] Ada jiwa hanya kuntum kasihnya
[04:54.18] Biar panas membakar
[04:56.34] Biar ranjau mencabar
[04:58.32] Telah mekar hati seindah purnama
[05:03.07] Di pujuk segala rajuk
[05:06.12] Sepi rindu adakala meracun imannya
[05:11.63] (Biar panas membakar)
[05:13.64] (Biar ranjau mencabar)
[05:15.86] (Hati mekar seindah purnama)
[05:20.77] Tangis bagai gerimis, hati bak tasik pedih
[05:25.29] Cuba cari hakikat temukan azimat
[05:29.58] Kasih gundah gerhana diam tak berirama
[05:33.92] Gusar tambah gementar tak tertanggung rasa
[05:39.42] (Tangis bagai gerimis, hati bak tasik pedih)
[05:43.88] (Cuba cari hakikat temukan azimat)
[05:48.28] (Kasih gundah gerhana diam tak berirama)
[05:52.40] (Gusar tambah gementar tak tertanggung rasa)
[05:57.40]