Si Mawar Merah Dan Buruk Rupa
๐ต 1601 characters
โฑ๏ธ 3:33 duration
๐ ID: 12803851
๐ Lyrics
Matanya penuh pesona, Mengalih pandangan pria
Dibalik senyum yang indah itu adalah duri yang tajam
Siapa yang berani mencoba mendekatkan dirinya ingatlah
Janganlah coba untuk memetiknya, si Mawar Merah
Wajah penuh dengan luka, Bahan omongan wanita
Walaupun paras seburuk itu, hatinya sangat mulia
Tak ada yang berani mencoba mendekatkan dirinya karena
Penampilannya yang menyeramkan, terkutuklah si Buruk Rupa
Ini kisah tentang mereka yang dituduh manusia
Menjadi korbannya kata-kata kejam dan berbisa
Mungkinkah mereka lebih baik dari yang kau kira?
Bukankah alurnya hidup berjalan tanpa terduga?
Ditinggalkan kekasihnya, Saat dia akan nikah
Cincin yang dipersiapkannya kini telah menjadi kenangan
Siapa yang berani mencinta setelah dipisahkan dengannya
Di saat dua menjadi selamanya? si Mawar Merah
Menyelamatkan adiknya, Dari rumah yang terbakar
Dan api yang membara menyala menyebar sampai tubuhnya
Tak ada yang berani mencoba memberanikan dirinya saat
Nyawa dipertaruhkan semesta, bersabarlah si Buruk Rupa
Ini kisah asli mereka yang dituduh manusia
Mempunyai masa lalu yang kelam dan menyakitkan
Ternyata mereka lebih baik dari yang kau kira
Bukan monster dan wanita dingin tanpa perasaan
Ini kisah tentang mereka yang dituduh manusia
Menjadi korbannya kata-kata kejam dan berbisa
Mungkinkah mereka lebih baik dari yang kau kira?
Bukankah alurnya hidup berjalan tanpa terduga?
Ini kisah asli mereka yang dituduh manusia
Mempunyai masa lalu yang kelam dan menyakitkan
Ternyata mereka lebih baik dari yang kau kira
Bukan monster dan wanita dingin tanpa perasaan
Si Buruk Rupa
Si Mawar Merah
Dibalik senyum yang indah itu adalah duri yang tajam
Siapa yang berani mencoba mendekatkan dirinya ingatlah
Janganlah coba untuk memetiknya, si Mawar Merah
Wajah penuh dengan luka, Bahan omongan wanita
Walaupun paras seburuk itu, hatinya sangat mulia
Tak ada yang berani mencoba mendekatkan dirinya karena
Penampilannya yang menyeramkan, terkutuklah si Buruk Rupa
Ini kisah tentang mereka yang dituduh manusia
Menjadi korbannya kata-kata kejam dan berbisa
Mungkinkah mereka lebih baik dari yang kau kira?
Bukankah alurnya hidup berjalan tanpa terduga?
Ditinggalkan kekasihnya, Saat dia akan nikah
Cincin yang dipersiapkannya kini telah menjadi kenangan
Siapa yang berani mencinta setelah dipisahkan dengannya
Di saat dua menjadi selamanya? si Mawar Merah
Menyelamatkan adiknya, Dari rumah yang terbakar
Dan api yang membara menyala menyebar sampai tubuhnya
Tak ada yang berani mencoba memberanikan dirinya saat
Nyawa dipertaruhkan semesta, bersabarlah si Buruk Rupa
Ini kisah asli mereka yang dituduh manusia
Mempunyai masa lalu yang kelam dan menyakitkan
Ternyata mereka lebih baik dari yang kau kira
Bukan monster dan wanita dingin tanpa perasaan
Ini kisah tentang mereka yang dituduh manusia
Menjadi korbannya kata-kata kejam dan berbisa
Mungkinkah mereka lebih baik dari yang kau kira?
Bukankah alurnya hidup berjalan tanpa terduga?
Ini kisah asli mereka yang dituduh manusia
Mempunyai masa lalu yang kelam dan menyakitkan
Ternyata mereka lebih baik dari yang kau kira
Bukan monster dan wanita dingin tanpa perasaan
Si Buruk Rupa
Si Mawar Merah
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:18.69] Matanya penuh pesona, Mengalih pandangan pria
[00:23.29] Dibalik senyum yang indah itu adalah duri yang tajam
[00:27.83] Siapa yang berani mencoba mendekatkan dirinya ingatlah
[00:32.40] Janganlah coba untuk memetiknya, si Mawar Merah
[00:37.06] Wajah penuh dengan luka, Bahan omongan wanita
[00:41.49] Walaupun paras seburuk itu, hatinya sangat mulia
[00:46.17] Tak ada yang berani mencoba mendekatkan dirinya karena
[00:50.79] Penampilannya yang menyeramkan, terkutuklah si Buruk Rupa
[00:57.54] Ini kisah tentang mereka yang dituduh manusia
[01:02.00] Menjadi korbannya kata-kata kejam dan berbisa
[01:06.81] Mungkinkah mereka lebih baik dari yang kau kira?
[01:11.40] Bukankah alurnya hidup berjalan tanpa terduga?
[01:24.91] Ditinggalkan kekasihnya, Saat dia akan nikah
[01:29.52] Cincin yang dipersiapkannya kini telah menjadi kenangan
[01:34.10] Siapa yang berani mencinta setelah dipisahkan dengannya
[01:38.83] Di saat dua menjadi selamanya? si Mawar Merah
[01:43.35] Menyelamatkan adiknya, Dari rumah yang terbakar
[01:47.90] Dan api yang membara menyala menyebar sampai tubuhnya
[01:52.42] Tak ada yang berani mencoba memberanikan dirinya saat
[01:57.22] Nyawa dipertaruhkan semesta, bersabarlah si Buruk Rupa
[02:03.85] Ini kisah asli mereka yang dituduh manusia
[02:08.42] Mempunyai masa lalu yang kelam dan menyakitkan
[02:13.16] Ternyata mereka lebih baik dari yang kau kira
[02:17.90] Bukan monster dan wanita dingin tanpa perasaan
[02:40.39] Ini kisah tentang mereka yang dituduh manusia
[02:45.05] Menjadi korbannya kata-kata kejam dan berbisa
[02:50.08] Mungkinkah mereka lebih baik dari yang kau kira?
[02:54.49] Bukankah alurnya hidup berjalan tanpa terduga?
[02:58.95] Ini kisah asli mereka yang dituduh manusia
[03:03.24] Mempunyai masa lalu yang kelam dan menyakitkan
[03:07.94] Ternyata mereka lebih baik dari yang kau kira
[03:12.84] Bukan monster dan wanita dingin tanpa perasaan
[03:17.34] Si Buruk Rupa
[03:19.78] Si Mawar Merah
[03:21.84]
[00:23.29] Dibalik senyum yang indah itu adalah duri yang tajam
[00:27.83] Siapa yang berani mencoba mendekatkan dirinya ingatlah
[00:32.40] Janganlah coba untuk memetiknya, si Mawar Merah
[00:37.06] Wajah penuh dengan luka, Bahan omongan wanita
[00:41.49] Walaupun paras seburuk itu, hatinya sangat mulia
[00:46.17] Tak ada yang berani mencoba mendekatkan dirinya karena
[00:50.79] Penampilannya yang menyeramkan, terkutuklah si Buruk Rupa
[00:57.54] Ini kisah tentang mereka yang dituduh manusia
[01:02.00] Menjadi korbannya kata-kata kejam dan berbisa
[01:06.81] Mungkinkah mereka lebih baik dari yang kau kira?
[01:11.40] Bukankah alurnya hidup berjalan tanpa terduga?
[01:24.91] Ditinggalkan kekasihnya, Saat dia akan nikah
[01:29.52] Cincin yang dipersiapkannya kini telah menjadi kenangan
[01:34.10] Siapa yang berani mencinta setelah dipisahkan dengannya
[01:38.83] Di saat dua menjadi selamanya? si Mawar Merah
[01:43.35] Menyelamatkan adiknya, Dari rumah yang terbakar
[01:47.90] Dan api yang membara menyala menyebar sampai tubuhnya
[01:52.42] Tak ada yang berani mencoba memberanikan dirinya saat
[01:57.22] Nyawa dipertaruhkan semesta, bersabarlah si Buruk Rupa
[02:03.85] Ini kisah asli mereka yang dituduh manusia
[02:08.42] Mempunyai masa lalu yang kelam dan menyakitkan
[02:13.16] Ternyata mereka lebih baik dari yang kau kira
[02:17.90] Bukan monster dan wanita dingin tanpa perasaan
[02:40.39] Ini kisah tentang mereka yang dituduh manusia
[02:45.05] Menjadi korbannya kata-kata kejam dan berbisa
[02:50.08] Mungkinkah mereka lebih baik dari yang kau kira?
[02:54.49] Bukankah alurnya hidup berjalan tanpa terduga?
[02:58.95] Ini kisah asli mereka yang dituduh manusia
[03:03.24] Mempunyai masa lalu yang kelam dan menyakitkan
[03:07.94] Ternyata mereka lebih baik dari yang kau kira
[03:12.84] Bukan monster dan wanita dingin tanpa perasaan
[03:17.34] Si Buruk Rupa
[03:19.78] Si Mawar Merah
[03:21.84]