Cerita Pagi Buta
๐ต 1006 characters
โฑ๏ธ 4:57 duration
๐ ID: 12936233
๐ Lyrics
Remaja dirundung gelisah
Dalam sebuah kisah romansa
Sedikit malu, sedikit lugu
Kata-kata cinta nan merdu
Perlahan pun kian melebur
Waktu berlalu, pudar membiru
Luruh
Arunika, suaranya masih merdu menggema
Di atas dinding-dinding hampa
Bagai deburan ombak yang bersahutan
Arunika, meski sewindu kita tak berjumpa
Rindunya takkan pernah hilang
Selamanya meradang dalam dada
Malam-malam aku terjaga
Kenangan pun mulai meruak
Sedikit sendu, sedikit haru tumbuh
Arunika, suaranya masih merdu menggema
Di atas dinding-dinding hampa
Bagai deburan ombak yang bersahutan
Arunika, meski sewindu kita tak berjumpa
Rindunya takkan pernah hilang
Selamanya meradang dalam dada
Sejumput mentari hangatkan
Sunyi sepi kala malam tiba
Kisah-kisah lama yang ku ceritakan
Pada cahaya sang surya kala pagi menjelang
Arunika, suaranya masih merdu menggema
Di atas dinding-dinding hampa
Bagai deburan ombak yang bersahutan
Arunika, meski sewindu kita tak berjumpa
Rindunya takkan pernah hilang
Selamanya meradang dalam dada
Dalam sebuah kisah romansa
Sedikit malu, sedikit lugu
Kata-kata cinta nan merdu
Perlahan pun kian melebur
Waktu berlalu, pudar membiru
Luruh
Arunika, suaranya masih merdu menggema
Di atas dinding-dinding hampa
Bagai deburan ombak yang bersahutan
Arunika, meski sewindu kita tak berjumpa
Rindunya takkan pernah hilang
Selamanya meradang dalam dada
Malam-malam aku terjaga
Kenangan pun mulai meruak
Sedikit sendu, sedikit haru tumbuh
Arunika, suaranya masih merdu menggema
Di atas dinding-dinding hampa
Bagai deburan ombak yang bersahutan
Arunika, meski sewindu kita tak berjumpa
Rindunya takkan pernah hilang
Selamanya meradang dalam dada
Sejumput mentari hangatkan
Sunyi sepi kala malam tiba
Kisah-kisah lama yang ku ceritakan
Pada cahaya sang surya kala pagi menjelang
Arunika, suaranya masih merdu menggema
Di atas dinding-dinding hampa
Bagai deburan ombak yang bersahutan
Arunika, meski sewindu kita tak berjumpa
Rindunya takkan pernah hilang
Selamanya meradang dalam dada
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:17.13] Remaja dirundung gelisah
[00:25.48] Dalam sebuah kisah romansa
[00:33.76] Sedikit malu, sedikit lugu
[00:42.22] Kata-kata cinta nan merdu
[00:50.67] Perlahan pun kian melebur
[00:58.92] Waktu berlalu, pudar membiru
[01:06.66] Luruh
[01:15.70] Arunika, suaranya masih merdu menggema
[01:22.07] Di atas dinding-dinding hampa
[01:24.83] Bagai deburan ombak yang bersahutan
[01:32.46] Arunika, meski sewindu kita tak berjumpa
[01:38.76] Rindunya takkan pernah hilang
[01:41.21] Selamanya meradang dalam dada
[01:49.19] Malam-malam aku terjaga
[01:57.83] Kenangan pun mulai meruak
[02:05.62] Sedikit sendu, sedikit haru tumbuh
[02:22.07] Arunika, suaranya masih merdu menggema
[02:28.92] Di atas dinding-dinding hampa
[02:31.44] Bagai deburan ombak yang bersahutan
[02:39.15] Arunika, meski sewindu kita tak berjumpa
[02:45.63] Rindunya takkan pernah hilang
[02:48.19] Selamanya meradang dalam dada
[02:55.79] Sejumput mentari hangatkan
[03:03.79] Sunyi sepi kala malam tiba
[03:12.36] Kisah-kisah lama yang ku ceritakan
[03:20.36] Pada cahaya sang surya kala pagi menjelang
[03:45.93] Arunika, suaranya masih merdu menggema
[03:52.34] Di atas dinding-dinding hampa
[03:54.94] Bagai deburan ombak yang bersahutan
[04:02.42] Arunika, meski sewindu kita tak berjumpa
[04:08.87] Rindunya takkan pernah hilang
[04:11.68] Selamanya meradang dalam dada
[04:56.70]
[00:25.48] Dalam sebuah kisah romansa
[00:33.76] Sedikit malu, sedikit lugu
[00:42.22] Kata-kata cinta nan merdu
[00:50.67] Perlahan pun kian melebur
[00:58.92] Waktu berlalu, pudar membiru
[01:06.66] Luruh
[01:15.70] Arunika, suaranya masih merdu menggema
[01:22.07] Di atas dinding-dinding hampa
[01:24.83] Bagai deburan ombak yang bersahutan
[01:32.46] Arunika, meski sewindu kita tak berjumpa
[01:38.76] Rindunya takkan pernah hilang
[01:41.21] Selamanya meradang dalam dada
[01:49.19] Malam-malam aku terjaga
[01:57.83] Kenangan pun mulai meruak
[02:05.62] Sedikit sendu, sedikit haru tumbuh
[02:22.07] Arunika, suaranya masih merdu menggema
[02:28.92] Di atas dinding-dinding hampa
[02:31.44] Bagai deburan ombak yang bersahutan
[02:39.15] Arunika, meski sewindu kita tak berjumpa
[02:45.63] Rindunya takkan pernah hilang
[02:48.19] Selamanya meradang dalam dada
[02:55.79] Sejumput mentari hangatkan
[03:03.79] Sunyi sepi kala malam tiba
[03:12.36] Kisah-kisah lama yang ku ceritakan
[03:20.36] Pada cahaya sang surya kala pagi menjelang
[03:45.93] Arunika, suaranya masih merdu menggema
[03:52.34] Di atas dinding-dinding hampa
[03:54.94] Bagai deburan ombak yang bersahutan
[04:02.42] Arunika, meski sewindu kita tak berjumpa
[04:08.87] Rindunya takkan pernah hilang
[04:11.68] Selamanya meradang dalam dada
[04:56.70]