Nyanyian Jiwa
๐ต 1120 characters
โฑ๏ธ 4:26 duration
๐ ID: 12953402
๐ Lyrics
Tiada lagi yang misteri di mimpi
Resah yang dipagari duri
Jurai kita meniti hari ke hari
Menghela nafas rindu
Sang ombak mendambar ke pantai membelai
Riaknya memutih berderai
Itulah lumrahnya bercinta
Merindu, menangis dalam tawa
Kau bagai semilir memujuk pagi, yeah
Sehingga terbuka gerbang kerinduan
Asyiknya kita berpantun, bersantun
Gurindam di dalam tarian
Berumbai kita yang serumpun
Menuntun rindu di gagasan
Kasihku kian bertakhta
Sesungguhnya cintaku tiada dua
Walau yang lain memukau kalbu
Keranamu kasihku pertahan
Seteguh wajah janji kuikat
Kau bukannya belas meminta simpati, yeah
Itulah kudrat rinduku terikat
Sesungguhnya cintaku tiada dua
Walau yang lain memukau kalbu
Keranamu kasihku pertahan
Seteguh wajah janji kuikat
Kau bukannya belas meminta simpati, yeah
Itulah kudrat rinduku terikat
Tiada lagi yang misteri di mimpi
Resah yang dipagari duri
Jurai kita meniti hari ke hari
Menghela nafas rindu
Sang ombak mendambar ke pantai membelai
Riaknya memutih berderai
Itulah lumrahnya bercinta
Merindu, menangis dalam tawa
Kau bagai semilir memujuk pagi, yeah
Sehingga terbuka gerbang kerinduan
Resah yang dipagari duri
Jurai kita meniti hari ke hari
Menghela nafas rindu
Sang ombak mendambar ke pantai membelai
Riaknya memutih berderai
Itulah lumrahnya bercinta
Merindu, menangis dalam tawa
Kau bagai semilir memujuk pagi, yeah
Sehingga terbuka gerbang kerinduan
Asyiknya kita berpantun, bersantun
Gurindam di dalam tarian
Berumbai kita yang serumpun
Menuntun rindu di gagasan
Kasihku kian bertakhta
Sesungguhnya cintaku tiada dua
Walau yang lain memukau kalbu
Keranamu kasihku pertahan
Seteguh wajah janji kuikat
Kau bukannya belas meminta simpati, yeah
Itulah kudrat rinduku terikat
Sesungguhnya cintaku tiada dua
Walau yang lain memukau kalbu
Keranamu kasihku pertahan
Seteguh wajah janji kuikat
Kau bukannya belas meminta simpati, yeah
Itulah kudrat rinduku terikat
Tiada lagi yang misteri di mimpi
Resah yang dipagari duri
Jurai kita meniti hari ke hari
Menghela nafas rindu
Sang ombak mendambar ke pantai membelai
Riaknya memutih berderai
Itulah lumrahnya bercinta
Merindu, menangis dalam tawa
Kau bagai semilir memujuk pagi, yeah
Sehingga terbuka gerbang kerinduan
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:15.59] Tiada lagi yang misteri di mimpi
[00:19.28] Resah yang dipagari duri
[00:22.70] Jurai kita meniti hari ke hari
[00:26.49] Menghela nafas rindu
[00:29.96] Sang ombak mendambar ke pantai membelai
[00:33.64] Riaknya memutih berderai
[00:37.49] Itulah lumrahnya bercinta
[00:39.99] Merindu, menangis dalam tawa
[00:46.13] Kau bagai semilir memujuk pagi, yeah
[00:53.30] Sehingga terbuka gerbang kerinduan
[00:59.26] Asyiknya kita berpantun, bersantun
[01:02.69] Gurindam di dalam tarian
[01:06.37] Berumbai kita yang serumpun
[01:08.89] Menuntun rindu di gagasan
[01:13.75] Kasihku kian bertakhta
[01:16.68]
[01:33.00] Sesungguhnya cintaku tiada dua
[01:37.81] Walau yang lain memukau kalbu
[01:41.79] Keranamu kasihku pertahan
[01:44.91] Seteguh wajah janji kuikat
[01:49.62] Kau bukannya belas meminta simpati, yeah
[01:56.70] Itulah kudrat rinduku terikat
[02:01.84]
[02:33.03] Sesungguhnya cintaku tiada dua
[02:37.85] Walau yang lain memukau kalbu
[02:41.30] Keranamu kasihku pertahan
[02:45.02] Seteguh wajah janji kuikat
[02:49.42] Kau bukannya belas meminta simpati, yeah
[02:56.55] Itulah kudrat rinduku terikat
[03:02.22] Tiada lagi yang misteri di mimpi
[03:05.76] Resah yang dipagari duri
[03:09.50] Jurai kita meniti hari ke hari
[03:13.19] Menghela nafas rindu
[03:16.65] Sang ombak mendambar ke pantai membelai
[03:20.38] Riaknya memutih berderai
[03:24.29] Itulah lumrahnya bercinta
[03:26.75] Merindu, menangis dalam tawa
[03:32.74] Kau bagai semilir memujuk pagi, yeah
[03:39.74] Sehingga terbuka gerbang kerinduan
[03:49.44]
[00:19.28] Resah yang dipagari duri
[00:22.70] Jurai kita meniti hari ke hari
[00:26.49] Menghela nafas rindu
[00:29.96] Sang ombak mendambar ke pantai membelai
[00:33.64] Riaknya memutih berderai
[00:37.49] Itulah lumrahnya bercinta
[00:39.99] Merindu, menangis dalam tawa
[00:46.13] Kau bagai semilir memujuk pagi, yeah
[00:53.30] Sehingga terbuka gerbang kerinduan
[00:59.26] Asyiknya kita berpantun, bersantun
[01:02.69] Gurindam di dalam tarian
[01:06.37] Berumbai kita yang serumpun
[01:08.89] Menuntun rindu di gagasan
[01:13.75] Kasihku kian bertakhta
[01:16.68]
[01:33.00] Sesungguhnya cintaku tiada dua
[01:37.81] Walau yang lain memukau kalbu
[01:41.79] Keranamu kasihku pertahan
[01:44.91] Seteguh wajah janji kuikat
[01:49.62] Kau bukannya belas meminta simpati, yeah
[01:56.70] Itulah kudrat rinduku terikat
[02:01.84]
[02:33.03] Sesungguhnya cintaku tiada dua
[02:37.85] Walau yang lain memukau kalbu
[02:41.30] Keranamu kasihku pertahan
[02:45.02] Seteguh wajah janji kuikat
[02:49.42] Kau bukannya belas meminta simpati, yeah
[02:56.55] Itulah kudrat rinduku terikat
[03:02.22] Tiada lagi yang misteri di mimpi
[03:05.76] Resah yang dipagari duri
[03:09.50] Jurai kita meniti hari ke hari
[03:13.19] Menghela nafas rindu
[03:16.65] Sang ombak mendambar ke pantai membelai
[03:20.38] Riaknya memutih berderai
[03:24.29] Itulah lumrahnya bercinta
[03:26.75] Merindu, menangis dalam tawa
[03:32.74] Kau bagai semilir memujuk pagi, yeah
[03:39.74] Sehingga terbuka gerbang kerinduan
[03:49.44]