Ratu Syahadah
๐ต 1162 characters
โฑ๏ธ 4:43 duration
๐ ID: 13006219
๐ Lyrics
Ha-ah-ah
Ha-ah-ah
Ha-ah-ah
Ha-ah, Ratu Syahadah
Engkaulah permaisuri di mahligai piramid
Teguh imanmu, walau tersembunyi
Kasihmu kau buktikan sebagai isteri
Namun cintamu untuk Ilahi, oh-oh
Engkau masih isteri yang sejati
Ketika suami dimurka Allah
Istana bukan penjara nikmat yang alpa
Sinar imanmu tak kelam permata
Kau miliki jiwa hamba
Walau di sisimu singgasana
Sejarah Asiyah telah membuktikan
Iman bukanlah penjara di jiwa
Yang selamanya bersembunyi
Tapi kemerdekaan yang hakiki
Yang punya wajah dan jua rupa
Akhirnya imanmu bersuara
Lantas kau dipenjara dan disiksa
Oleh suamimu yang dihina
Oh, oh, oh, oh (oh, oh)
Oh, oh, oh, oh (oh, oh)
Di kejauhan istana keangkuhan
Megah di mata, sayunya di jiwa (di jiwa)
Oh, namun hatimu tak sudi ke sana
Iman dan akidah lebih utama
Ratu Syahadah lalu bermadah
Oh, Tuhan binakan istana untukku (binakan istana)
Walaupun di dunia, ku disiksa
Namun tak terbayar nikmat di syurga
Oh, Asiyah, kau merubah rencana
Bila tanganmu menyentuh bayi
Yang hanyut menongkah arus Sungai Nil
Lembutmu mematahkan keangkuhannya
Firaun merancang, kau menghalangnya
Musa terbuang, jadi terbilang
ูุง ุงูููุ ูุง ุงููู
Ha-ah-ah
Ha-ah-ah
Ha-ah, Ratu Syahadah
Engkaulah permaisuri di mahligai piramid
Teguh imanmu, walau tersembunyi
Kasihmu kau buktikan sebagai isteri
Namun cintamu untuk Ilahi, oh-oh
Engkau masih isteri yang sejati
Ketika suami dimurka Allah
Istana bukan penjara nikmat yang alpa
Sinar imanmu tak kelam permata
Kau miliki jiwa hamba
Walau di sisimu singgasana
Sejarah Asiyah telah membuktikan
Iman bukanlah penjara di jiwa
Yang selamanya bersembunyi
Tapi kemerdekaan yang hakiki
Yang punya wajah dan jua rupa
Akhirnya imanmu bersuara
Lantas kau dipenjara dan disiksa
Oleh suamimu yang dihina
Oh, oh, oh, oh (oh, oh)
Oh, oh, oh, oh (oh, oh)
Di kejauhan istana keangkuhan
Megah di mata, sayunya di jiwa (di jiwa)
Oh, namun hatimu tak sudi ke sana
Iman dan akidah lebih utama
Ratu Syahadah lalu bermadah
Oh, Tuhan binakan istana untukku (binakan istana)
Walaupun di dunia, ku disiksa
Namun tak terbayar nikmat di syurga
Oh, Asiyah, kau merubah rencana
Bila tanganmu menyentuh bayi
Yang hanyut menongkah arus Sungai Nil
Lembutmu mematahkan keangkuhannya
Firaun merancang, kau menghalangnya
Musa terbuang, jadi terbilang
ูุง ุงูููุ ูุง ุงููู
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:02.06] Ha-ah-ah
[00:04.85] Ha-ah-ah
[00:07.99] Ha-ah-ah
[00:10.89] Ha-ah, Ratu Syahadah
[00:23.53] Engkaulah permaisuri di mahligai piramid
[00:29.60] Teguh imanmu, walau tersembunyi
[00:35.47] Kasihmu kau buktikan sebagai isteri
[00:41.59] Namun cintamu untuk Ilahi, oh-oh
[00:50.47] Engkau masih isteri yang sejati
[00:57.29] Ketika suami dimurka Allah
[01:02.44] Istana bukan penjara nikmat yang alpa
[01:09.20] Sinar imanmu tak kelam permata
[01:16.71] Kau miliki jiwa hamba
[01:22.29] Walau di sisimu singgasana
[01:30.41] Sejarah Asiyah telah membuktikan
[01:36.42] Iman bukanlah penjara di jiwa
[01:42.40] Yang selamanya bersembunyi
[01:48.33] Tapi kemerdekaan yang hakiki
[01:54.45] Yang punya wajah dan jua rupa
[02:00.20] Akhirnya imanmu bersuara
[02:06.22] Lantas kau dipenjara dan disiksa
[02:12.22] Oleh suamimu yang dihina
[02:19.81]
[02:22.76] Oh, oh, oh, oh (oh, oh)
[02:25.72] Oh, oh, oh, oh (oh, oh)
[02:28.89]
[02:45.16] Di kejauhan istana keangkuhan
[02:51.00] Megah di mata, sayunya di jiwa (di jiwa)
[02:56.69] Oh, namun hatimu tak sudi ke sana
[03:03.05] Iman dan akidah lebih utama
[03:08.98] Ratu Syahadah lalu bermadah
[03:14.99] Oh, Tuhan binakan istana untukku (binakan istana)
[03:20.95] Walaupun di dunia, ku disiksa
[03:26.84] Namun tak terbayar nikmat di syurga
[03:35.11]
[03:38.94] Oh, Asiyah, kau merubah rencana
[03:45.04] Bila tanganmu menyentuh bayi
[03:50.74] Yang hanyut menongkah arus Sungai Nil
[03:56.08] Lembutmu mematahkan keangkuhannya
[04:02.94] Firaun merancang, kau menghalangnya
[04:07.91] Musa terbuang, jadi terbilang
[04:15.97] ูุง ุงูููุ ูุง ุงููู
[04:16.52]
[00:04.85] Ha-ah-ah
[00:07.99] Ha-ah-ah
[00:10.89] Ha-ah, Ratu Syahadah
[00:23.53] Engkaulah permaisuri di mahligai piramid
[00:29.60] Teguh imanmu, walau tersembunyi
[00:35.47] Kasihmu kau buktikan sebagai isteri
[00:41.59] Namun cintamu untuk Ilahi, oh-oh
[00:50.47] Engkau masih isteri yang sejati
[00:57.29] Ketika suami dimurka Allah
[01:02.44] Istana bukan penjara nikmat yang alpa
[01:09.20] Sinar imanmu tak kelam permata
[01:16.71] Kau miliki jiwa hamba
[01:22.29] Walau di sisimu singgasana
[01:30.41] Sejarah Asiyah telah membuktikan
[01:36.42] Iman bukanlah penjara di jiwa
[01:42.40] Yang selamanya bersembunyi
[01:48.33] Tapi kemerdekaan yang hakiki
[01:54.45] Yang punya wajah dan jua rupa
[02:00.20] Akhirnya imanmu bersuara
[02:06.22] Lantas kau dipenjara dan disiksa
[02:12.22] Oleh suamimu yang dihina
[02:19.81]
[02:22.76] Oh, oh, oh, oh (oh, oh)
[02:25.72] Oh, oh, oh, oh (oh, oh)
[02:28.89]
[02:45.16] Di kejauhan istana keangkuhan
[02:51.00] Megah di mata, sayunya di jiwa (di jiwa)
[02:56.69] Oh, namun hatimu tak sudi ke sana
[03:03.05] Iman dan akidah lebih utama
[03:08.98] Ratu Syahadah lalu bermadah
[03:14.99] Oh, Tuhan binakan istana untukku (binakan istana)
[03:20.95] Walaupun di dunia, ku disiksa
[03:26.84] Namun tak terbayar nikmat di syurga
[03:35.11]
[03:38.94] Oh, Asiyah, kau merubah rencana
[03:45.04] Bila tanganmu menyentuh bayi
[03:50.74] Yang hanyut menongkah arus Sungai Nil
[03:56.08] Lembutmu mematahkan keangkuhannya
[04:02.94] Firaun merancang, kau menghalangnya
[04:07.91] Musa terbuang, jadi terbilang
[04:15.97] ูุง ุงูููุ ูุง ุงููู
[04:16.52]