Insomnia
๐ต 2212 characters
โฑ๏ธ 4:19 duration
๐ ID: 13006846
๐ Lyrics
Jam malam menghantui
Dan aku kembali tak temukan mimpi
Bertahan dalam jebakan ilusi
Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari, yeah
Mataku terpejam, namun tak terlelap
Pikiranku kabur, akal sehatku melenyap
Di terangi layar seluler dalam gemerlap
Anxiety tinggi, otakku mulai tersekap
Teringat banyak kisah yang lama menghilang, yeah
Dilema masa depan yang belum terbilang, yeah
Masih berlagu meski karir tak gemilang
Saat mereka sudah mapan dengan harta bergelimang, yeah
Tak usai bersyukur, meski belum udzur
Agamaku hustle dan ku takkan pernah kufur
Ku tak percaya nasi bisa jadi bubur
Karna ku hanya kenal 3 musim tanpa musim gugur
Mereka bilang hidupku khayalan semata
Selama empat, dua puluh khayalanku selalu nyata
Ku tanya diri mengapa aku harus pasrah
Bila hidup macam roda mengapa ku harus gelisah, yeah
Jam malam menghantui
Dan aku kembali tak temukan mimpi
Bertahan dalam jebakan ilusi
Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Yeah, mungkin ku memang nocturnal
Hidup malam hari dengan pikiran tak normal
Macam essay, hidup ini banyak soal
Maka untuk jawab itu pikiranku jadi modal, yeah
Banyak yang lari dari kenyataan
Saat hidup menghampiri dan berikan penawaran
Dengan depresi kucoba ungkap pertanyaan
Macam kembali sekolah, ku dapati pelajaran, yeah
Perjalanan, ah
Masih panjang, yeah
Problema menghampiri siap 'tuk kutantang
Aku tak tau ada apa yang kan datang
Maka kumasak tekad sampai benar-benar matang (yeah)
Lewati ujian, tanpa kisi-kisi
Hilang kisah lama, lembaran baru kuisi
Kegagalan kurevisi macam skripsi
Meski ku hilang jam tidur 'kan kucoba ungkap mimpi
Jam malam menghantui
Dan aku kembali tak temukan mimpi
Bertahan dalam jebakan ilusi
Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Jam malam menghantui
Dan aku kembali tak temukan mimpi
Bertahan dalam jebakan ilusi
Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Dan aku kembali tak temukan mimpi
Bertahan dalam jebakan ilusi
Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari, yeah
Mataku terpejam, namun tak terlelap
Pikiranku kabur, akal sehatku melenyap
Di terangi layar seluler dalam gemerlap
Anxiety tinggi, otakku mulai tersekap
Teringat banyak kisah yang lama menghilang, yeah
Dilema masa depan yang belum terbilang, yeah
Masih berlagu meski karir tak gemilang
Saat mereka sudah mapan dengan harta bergelimang, yeah
Tak usai bersyukur, meski belum udzur
Agamaku hustle dan ku takkan pernah kufur
Ku tak percaya nasi bisa jadi bubur
Karna ku hanya kenal 3 musim tanpa musim gugur
Mereka bilang hidupku khayalan semata
Selama empat, dua puluh khayalanku selalu nyata
Ku tanya diri mengapa aku harus pasrah
Bila hidup macam roda mengapa ku harus gelisah, yeah
Jam malam menghantui
Dan aku kembali tak temukan mimpi
Bertahan dalam jebakan ilusi
Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Yeah, mungkin ku memang nocturnal
Hidup malam hari dengan pikiran tak normal
Macam essay, hidup ini banyak soal
Maka untuk jawab itu pikiranku jadi modal, yeah
Banyak yang lari dari kenyataan
Saat hidup menghampiri dan berikan penawaran
Dengan depresi kucoba ungkap pertanyaan
Macam kembali sekolah, ku dapati pelajaran, yeah
Perjalanan, ah
Masih panjang, yeah
Problema menghampiri siap 'tuk kutantang
Aku tak tau ada apa yang kan datang
Maka kumasak tekad sampai benar-benar matang (yeah)
Lewati ujian, tanpa kisi-kisi
Hilang kisah lama, lembaran baru kuisi
Kegagalan kurevisi macam skripsi
Meski ku hilang jam tidur 'kan kucoba ungkap mimpi
Jam malam menghantui
Dan aku kembali tak temukan mimpi
Bertahan dalam jebakan ilusi
Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Jam malam menghantui
Dan aku kembali tak temukan mimpi
Bertahan dalam jebakan ilusi
Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
Ooh, aku insomnia, insomnia
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:12.72] Jam malam menghantui
[00:16.33] Dan aku kembali tak temukan mimpi
[00:21.61] Bertahan dalam jebakan ilusi
[00:26.54] Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari, yeah
[00:34.58] Mataku terpejam, namun tak terlelap
[00:37.40] Pikiranku kabur, akal sehatku melenyap
[00:40.18] Di terangi layar seluler dalam gemerlap
[00:43.08] Anxiety tinggi, otakku mulai tersekap
[00:45.75] Teringat banyak kisah yang lama menghilang, yeah
[00:48.64] Dilema masa depan yang belum terbilang, yeah
[00:51.39] Masih berlagu meski karir tak gemilang
[00:53.34] Saat mereka sudah mapan dengan harta bergelimang, yeah
[00:57.01] Tak usai bersyukur, meski belum udzur
[00:59.79] Agamaku hustle dan ku takkan pernah kufur
[01:02.45] Ku tak percaya nasi bisa jadi bubur
[01:04.52] Karna ku hanya kenal 3 musim tanpa musim gugur
[01:07.72] Mereka bilang hidupku khayalan semata
[01:10.34] Selama empat, dua puluh khayalanku selalu nyata
[01:13.49] Ku tanya diri mengapa aku harus pasrah
[01:16.04] Bila hidup macam roda mengapa ku harus gelisah, yeah
[01:19.28] Jam malam menghantui
[01:22.74] Dan aku kembali tak temukan mimpi
[01:28.34] Bertahan dalam jebakan ilusi
[01:32.99] Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari
[01:41.29] Ooh, aku insomnia, insomnia
[01:47.05] Ooh, aku insomnia, insomnia
[01:52.94] Ooh, aku insomnia, insomnia
[01:58.31] Ooh, aku insomnia, insomnia
[02:03.63] Yeah, mungkin ku memang nocturnal
[02:06.16] Hidup malam hari dengan pikiran tak normal
[02:08.75] Macam essay, hidup ini banyak soal
[02:11.45] Maka untuk jawab itu pikiranku jadi modal, yeah
[02:14.60] Banyak yang lari dari kenyataan
[02:17.06] Saat hidup menghampiri dan berikan penawaran
[02:20.20] Dengan depresi kucoba ungkap pertanyaan
[02:22.69] Macam kembali sekolah, ku dapati pelajaran, yeah
[02:25.66] Perjalanan, ah
[02:27.29] Masih panjang, yeah
[02:28.87] Problema menghampiri siap 'tuk kutantang
[02:31.13] Aku tak tau ada apa yang kan datang
[02:33.62] Maka kumasak tekad sampai benar-benar matang (yeah)
[02:37.17] Lewati ujian, tanpa kisi-kisi
[02:39.86] Hilang kisah lama, lembaran baru kuisi
[02:42.54] Kegagalan kurevisi macam skripsi
[02:44.96] Meski ku hilang jam tidur 'kan kucoba ungkap mimpi
[02:48.41] Jam malam menghantui
[02:52.46] Dan aku kembali tak temukan mimpi
[02:57.58] Bertahan dalam jebakan ilusi
[03:02.36] Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari
[03:10.35] Ooh, aku insomnia, insomnia
[03:16.23] Ooh, aku insomnia, insomnia
[03:21.54] Ooh, aku insomnia, insomnia
[03:27.10] Ooh, aku insomnia, insomnia
[03:32.78] Jam malam menghantui
[03:36.54] Dan aku kembali tak temukan mimpi
[03:41.99] Bertahan dalam jebakan ilusi
[03:46.63] Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari
[03:54.78] Ooh, aku insomnia, insomnia
[04:00.81] Ooh, aku insomnia, insomnia
[04:06.26] Ooh, aku insomnia, insomnia
[04:11.85] Ooh, aku insomnia, insomnia
[04:17.37]
[00:16.33] Dan aku kembali tak temukan mimpi
[00:21.61] Bertahan dalam jebakan ilusi
[00:26.54] Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari, yeah
[00:34.58] Mataku terpejam, namun tak terlelap
[00:37.40] Pikiranku kabur, akal sehatku melenyap
[00:40.18] Di terangi layar seluler dalam gemerlap
[00:43.08] Anxiety tinggi, otakku mulai tersekap
[00:45.75] Teringat banyak kisah yang lama menghilang, yeah
[00:48.64] Dilema masa depan yang belum terbilang, yeah
[00:51.39] Masih berlagu meski karir tak gemilang
[00:53.34] Saat mereka sudah mapan dengan harta bergelimang, yeah
[00:57.01] Tak usai bersyukur, meski belum udzur
[00:59.79] Agamaku hustle dan ku takkan pernah kufur
[01:02.45] Ku tak percaya nasi bisa jadi bubur
[01:04.52] Karna ku hanya kenal 3 musim tanpa musim gugur
[01:07.72] Mereka bilang hidupku khayalan semata
[01:10.34] Selama empat, dua puluh khayalanku selalu nyata
[01:13.49] Ku tanya diri mengapa aku harus pasrah
[01:16.04] Bila hidup macam roda mengapa ku harus gelisah, yeah
[01:19.28] Jam malam menghantui
[01:22.74] Dan aku kembali tak temukan mimpi
[01:28.34] Bertahan dalam jebakan ilusi
[01:32.99] Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari
[01:41.29] Ooh, aku insomnia, insomnia
[01:47.05] Ooh, aku insomnia, insomnia
[01:52.94] Ooh, aku insomnia, insomnia
[01:58.31] Ooh, aku insomnia, insomnia
[02:03.63] Yeah, mungkin ku memang nocturnal
[02:06.16] Hidup malam hari dengan pikiran tak normal
[02:08.75] Macam essay, hidup ini banyak soal
[02:11.45] Maka untuk jawab itu pikiranku jadi modal, yeah
[02:14.60] Banyak yang lari dari kenyataan
[02:17.06] Saat hidup menghampiri dan berikan penawaran
[02:20.20] Dengan depresi kucoba ungkap pertanyaan
[02:22.69] Macam kembali sekolah, ku dapati pelajaran, yeah
[02:25.66] Perjalanan, ah
[02:27.29] Masih panjang, yeah
[02:28.87] Problema menghampiri siap 'tuk kutantang
[02:31.13] Aku tak tau ada apa yang kan datang
[02:33.62] Maka kumasak tekad sampai benar-benar matang (yeah)
[02:37.17] Lewati ujian, tanpa kisi-kisi
[02:39.86] Hilang kisah lama, lembaran baru kuisi
[02:42.54] Kegagalan kurevisi macam skripsi
[02:44.96] Meski ku hilang jam tidur 'kan kucoba ungkap mimpi
[02:48.41] Jam malam menghantui
[02:52.46] Dan aku kembali tak temukan mimpi
[02:57.58] Bertahan dalam jebakan ilusi
[03:02.36] Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari
[03:10.35] Ooh, aku insomnia, insomnia
[03:16.23] Ooh, aku insomnia, insomnia
[03:21.54] Ooh, aku insomnia, insomnia
[03:27.10] Ooh, aku insomnia, insomnia
[03:32.78] Jam malam menghantui
[03:36.54] Dan aku kembali tak temukan mimpi
[03:41.99] Bertahan dalam jebakan ilusi
[03:46.63] Balutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari
[03:54.78] Ooh, aku insomnia, insomnia
[04:00.81] Ooh, aku insomnia, insomnia
[04:06.26] Ooh, aku insomnia, insomnia
[04:11.85] Ooh, aku insomnia, insomnia
[04:17.37]