Elegi Untuk Adi
๐ต 552 characters
โฑ๏ธ 3:12 duration
๐ ID: 13078807
๐ Lyrics
Mengenang dirimu yang telah pergi
Meleleh air mata di dua pipi
Seratus hari, rasa tak berarti
Rindu, sesal bercampur di ulu hati
Tak mungkin berharap untuk kembali
Bayangmu masih terus di sini
Teramat banyak yang t'lah engkau beri
Kau t'lah lunasi semua tugas janji
Titip salam untuk kekasih yang sejati
Kekasih yang kini engkau sertai
Kuucapkan s'lamat bahagia
Untukmu, di alam sejati abadi
Berlinang air mataku, lagi dan lagi
Tak tahu kata berikutnya 'tuk puisi ini
Tapi ku yakin
Tuhan ciptakanmu tanpa pengganti
Terlalu nyeri di dadaku, elegi ini
Meleleh air mata di dua pipi
Seratus hari, rasa tak berarti
Rindu, sesal bercampur di ulu hati
Tak mungkin berharap untuk kembali
Bayangmu masih terus di sini
Teramat banyak yang t'lah engkau beri
Kau t'lah lunasi semua tugas janji
Titip salam untuk kekasih yang sejati
Kekasih yang kini engkau sertai
Kuucapkan s'lamat bahagia
Untukmu, di alam sejati abadi
Berlinang air mataku, lagi dan lagi
Tak tahu kata berikutnya 'tuk puisi ini
Tapi ku yakin
Tuhan ciptakanmu tanpa pengganti
Terlalu nyeri di dadaku, elegi ini
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:31.12] Mengenang dirimu yang telah pergi
[00:37.24] Meleleh air mata di dua pipi
[00:43.78] Seratus hari, rasa tak berarti
[00:49.45] Rindu, sesal bercampur di ulu hati
[00:56.64] Tak mungkin berharap untuk kembali
[01:03.00] Bayangmu masih terus di sini
[01:09.40] Teramat banyak yang t'lah engkau beri
[01:14.92] Kau t'lah lunasi semua tugas janji
[01:22.18] Titip salam untuk kekasih yang sejati
[01:28.65] Kekasih yang kini engkau sertai
[01:34.82] Kuucapkan s'lamat bahagia
[01:40.61] Untukmu, di alam sejati abadi
[01:51.12] Berlinang air mataku, lagi dan lagi
[02:03.79] Tak tahu kata berikutnya 'tuk puisi ini
[02:16.67] Tapi ku yakin
[02:22.15] Tuhan ciptakanmu tanpa pengganti
[02:29.34] Terlalu nyeri di dadaku, elegi ini
[02:45.11]
[00:37.24] Meleleh air mata di dua pipi
[00:43.78] Seratus hari, rasa tak berarti
[00:49.45] Rindu, sesal bercampur di ulu hati
[00:56.64] Tak mungkin berharap untuk kembali
[01:03.00] Bayangmu masih terus di sini
[01:09.40] Teramat banyak yang t'lah engkau beri
[01:14.92] Kau t'lah lunasi semua tugas janji
[01:22.18] Titip salam untuk kekasih yang sejati
[01:28.65] Kekasih yang kini engkau sertai
[01:34.82] Kuucapkan s'lamat bahagia
[01:40.61] Untukmu, di alam sejati abadi
[01:51.12] Berlinang air mataku, lagi dan lagi
[02:03.79] Tak tahu kata berikutnya 'tuk puisi ini
[02:16.67] Tapi ku yakin
[02:22.15] Tuhan ciptakanmu tanpa pengganti
[02:29.34] Terlalu nyeri di dadaku, elegi ini
[02:45.11]