Lagu Petani
๐ต 777 characters
โฑ๏ธ 3:45 duration
๐ ID: 13216443
๐ Lyrics
Leluhurku
Kakek-nenekku
Ayah ibuku petani
Sawah terbentang, air melimpah
Kehidupan sangatlah indah
Saat akhirnya mereka bertandang
Bawa janji, mimpi, juga uang
Menyalahkan aku menjadi petani
Yang tak kaya dan miskin rezeki
Salahkahku menjadi petani?
Bertahan 'tuk menjadi petani
Meski selebar dahi, sepanjang bahuku
Tanah ini untuk anak cucuku
Hingga pabrik datang
Sawah perlahan menghilang
Hingga pabrik tiba
Petani dipenjara
Petani dibenci, pemimpinnya
Ada juga yang didera
Ada pula, yang hilang nyawanya
Hilang hidupnya
Hingga pabrik datang
Sawah perlahan menghilang
Hingga pabrik tiba
Petani dipenjara
Hingga pabrik datang
Sawah perlahan menghilang
Hingga pabrik tiba
Petani memburuh ke kota
Petani dibenci, pemimpinnya
Ada pula, yang hilang nyawanya
Hilang hidupnya
Kakek-nenekku
Ayah ibuku petani
Sawah terbentang, air melimpah
Kehidupan sangatlah indah
Saat akhirnya mereka bertandang
Bawa janji, mimpi, juga uang
Menyalahkan aku menjadi petani
Yang tak kaya dan miskin rezeki
Salahkahku menjadi petani?
Bertahan 'tuk menjadi petani
Meski selebar dahi, sepanjang bahuku
Tanah ini untuk anak cucuku
Hingga pabrik datang
Sawah perlahan menghilang
Hingga pabrik tiba
Petani dipenjara
Petani dibenci, pemimpinnya
Ada juga yang didera
Ada pula, yang hilang nyawanya
Hilang hidupnya
Hingga pabrik datang
Sawah perlahan menghilang
Hingga pabrik tiba
Petani dipenjara
Hingga pabrik datang
Sawah perlahan menghilang
Hingga pabrik tiba
Petani memburuh ke kota
Petani dibenci, pemimpinnya
Ada pula, yang hilang nyawanya
Hilang hidupnya
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:14.73] Leluhurku
[00:16.02] Kakek-nenekku
[00:17.94] Ayah ibuku petani
[00:27.00] Sawah terbentang, air melimpah
[00:30.60] Kehidupan sangatlah indah
[00:38.91] Saat akhirnya mereka bertandang
[00:42.32] Bawa janji, mimpi, juga uang
[00:51.23] Menyalahkan aku menjadi petani
[00:54.99] Yang tak kaya dan miskin rezeki
[01:03.08] Salahkahku menjadi petani?
[01:09.27] Bertahan 'tuk menjadi petani
[01:15.05] Meski selebar dahi, sepanjang bahuku
[01:19.00] Tanah ini untuk anak cucuku
[01:26.03] Hingga pabrik datang
[01:31.94] Sawah perlahan menghilang
[01:37.76] Hingga pabrik tiba
[01:43.89] Petani dipenjara
[01:51.18] Petani dibenci, pemimpinnya
[01:57.00] Ada juga yang didera
[02:02.69] Ada pula, yang hilang nyawanya
[02:07.36] Hilang hidupnya
[02:10.63]
[02:32.54] Hingga pabrik datang
[02:37.90] Sawah perlahan menghilang
[02:44.29] Hingga pabrik tiba
[02:49.93] Petani dipenjara
[02:56.30] Hingga pabrik datang
[03:01.96] Sawah perlahan menghilang
[03:08.09] Hingga pabrik tiba
[03:13.77] Petani memburuh ke kota
[03:20.89] Petani dibenci, pemimpinnya
[03:26.94] Ada pula, yang hilang nyawanya
[03:31.60] Hilang hidupnya
[03:33.81]
[00:16.02] Kakek-nenekku
[00:17.94] Ayah ibuku petani
[00:27.00] Sawah terbentang, air melimpah
[00:30.60] Kehidupan sangatlah indah
[00:38.91] Saat akhirnya mereka bertandang
[00:42.32] Bawa janji, mimpi, juga uang
[00:51.23] Menyalahkan aku menjadi petani
[00:54.99] Yang tak kaya dan miskin rezeki
[01:03.08] Salahkahku menjadi petani?
[01:09.27] Bertahan 'tuk menjadi petani
[01:15.05] Meski selebar dahi, sepanjang bahuku
[01:19.00] Tanah ini untuk anak cucuku
[01:26.03] Hingga pabrik datang
[01:31.94] Sawah perlahan menghilang
[01:37.76] Hingga pabrik tiba
[01:43.89] Petani dipenjara
[01:51.18] Petani dibenci, pemimpinnya
[01:57.00] Ada juga yang didera
[02:02.69] Ada pula, yang hilang nyawanya
[02:07.36] Hilang hidupnya
[02:10.63]
[02:32.54] Hingga pabrik datang
[02:37.90] Sawah perlahan menghilang
[02:44.29] Hingga pabrik tiba
[02:49.93] Petani dipenjara
[02:56.30] Hingga pabrik datang
[03:01.96] Sawah perlahan menghilang
[03:08.09] Hingga pabrik tiba
[03:13.77] Petani memburuh ke kota
[03:20.89] Petani dibenci, pemimpinnya
[03:26.94] Ada pula, yang hilang nyawanya
[03:31.60] Hilang hidupnya
[03:33.81]