Titip Rindu Buat Ayah
๐ต 1096 characters
โฑ๏ธ 5:48 duration
๐ ID: 13500035
๐ Lyrics
Di matamu masih tersimpan selaksa peristiwa
Benturan dan hempasan terpahat di keningmu
Kau nampak tua dan lelah
Keringat mengucur deras
Namun kau tetap tabah, hmm
Meski napasmu kadang tersengal
Memikul beban yang makin sarat
Kau tetap bertahan
Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
Kini kurus dan terbungkuk
Namun semangat tak pernah pudar
Meski langkahmu kadang gemetar
Kau tetap setia
Ayah, dalam hening sepi kurindu
Untuk menuai padi milik kita
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban
Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
Kini kurus dan terbungkuk
Namun semangat tak pernah pudar
Meski langkahmu kadang gemetar
Kau tetap setia
Ayah, dalam hening sepi kurindu
Untuk menuai padi milik kita
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban
Benturan dan hempasan terpahat di keningmu
Kau nampak tua dan lelah
Keringat mengucur deras
Namun kau tetap tabah, hmm
Meski napasmu kadang tersengal
Memikul beban yang makin sarat
Kau tetap bertahan
Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
Kini kurus dan terbungkuk
Namun semangat tak pernah pudar
Meski langkahmu kadang gemetar
Kau tetap setia
Ayah, dalam hening sepi kurindu
Untuk menuai padi milik kita
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban
Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
Kini kurus dan terbungkuk
Namun semangat tak pernah pudar
Meski langkahmu kadang gemetar
Kau tetap setia
Ayah, dalam hening sepi kurindu
Untuk menuai padi milik kita
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:35.55] Di matamu masih tersimpan selaksa peristiwa
[00:47.83] Benturan dan hempasan terpahat di keningmu
[01:00.68] Kau nampak tua dan lelah
[01:03.24] Keringat mengucur deras
[01:07.49] Namun kau tetap tabah, hmm
[01:16.02] Meski napasmu kadang tersengal
[01:22.34] Memikul beban yang makin sarat
[01:27.88] Kau tetap bertahan
[01:32.13]
[01:44.76] Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
[01:56.93] Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
[02:09.93] Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
[02:16.88] Kini kurus dan terbungkuk
[02:25.55] Namun semangat tak pernah pudar
[02:31.76] Meski langkahmu kadang gemetar
[02:37.07] Kau tetap setia
[02:41.54]
[02:50.62] Ayah, dalam hening sepi kurindu
[03:03.21] Untuk menuai padi milik kita
[03:11.81] Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
[03:18.24] Anakmu sekarang banyak menanggung beban
[03:24.47]
[03:37.86] Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
[03:50.42] Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
[04:03.02] Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
[04:10.13] Kini kurus dan terbungkuk
[04:18.61] Namun semangat tak pernah pudar
[04:25.17] Meski langkahmu kadang gemetar
[04:30.23] Kau tetap setia
[04:34.83]
[04:44.04] Ayah, dalam hening sepi kurindu
[04:56.33] Untuk menuai padi milik kita
[05:04.88] Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
[05:11.25] Anakmu sekarang banyak menanggung beban
[05:17.49] Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
[05:23.85] Anakmu sekarang banyak menanggung beban
[05:31.19]
[00:47.83] Benturan dan hempasan terpahat di keningmu
[01:00.68] Kau nampak tua dan lelah
[01:03.24] Keringat mengucur deras
[01:07.49] Namun kau tetap tabah, hmm
[01:16.02] Meski napasmu kadang tersengal
[01:22.34] Memikul beban yang makin sarat
[01:27.88] Kau tetap bertahan
[01:32.13]
[01:44.76] Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
[01:56.93] Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
[02:09.93] Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
[02:16.88] Kini kurus dan terbungkuk
[02:25.55] Namun semangat tak pernah pudar
[02:31.76] Meski langkahmu kadang gemetar
[02:37.07] Kau tetap setia
[02:41.54]
[02:50.62] Ayah, dalam hening sepi kurindu
[03:03.21] Untuk menuai padi milik kita
[03:11.81] Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
[03:18.24] Anakmu sekarang banyak menanggung beban
[03:24.47]
[03:37.86] Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
[03:50.42] Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
[04:03.02] Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
[04:10.13] Kini kurus dan terbungkuk
[04:18.61] Namun semangat tak pernah pudar
[04:25.17] Meski langkahmu kadang gemetar
[04:30.23] Kau tetap setia
[04:34.83]
[04:44.04] Ayah, dalam hening sepi kurindu
[04:56.33] Untuk menuai padi milik kita
[05:04.88] Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
[05:11.25] Anakmu sekarang banyak menanggung beban
[05:17.49] Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
[05:23.85] Anakmu sekarang banyak menanggung beban
[05:31.19]