Kopi Dangdut
๐ต 1605 characters
โฑ๏ธ 4:14 duration
๐ ID: 13648013
๐ Lyrics
Kala ku pandang kerlip bintang nun jauh di sana
Sayup kudengar melodi cinta yang menggema
Terasa kembali gelora jiwa mudaku
Karena tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Irama kopi dangdut yang ceria
Menyengat hati menjadi gairah
Membuat aku lupa akan cintaku yang telah lalu
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Dag-dig-dug detak jantungku
Ser-ser-ser-ser-ser bunyi darahku
Dag-dug-dug-dig-dug detak jantungku
Ser-ser-ser-ser-ser bunyi darahku
Na-na-na mengapa kamu datang lagi menggodaku
Dulu hatiku membeku bagaikan segumpal salju
Ku tak mau peduli biar hitam biar putih
Melangkah berhati-hati asal jangan nyebur ke kali
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Irama kopi dangdut yang ceria
Menyengat hati menjadi gairah
Membuat aku lupa akan cintaku yang telah lalu
Kala ku pandang kerlip bintang nun jauh di sana
Sayup ku dengar melodi cinta yang menggema
Terasa kembali gelora jiwa mudaku
Karena tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Sayup kudengar melodi cinta yang menggema
Terasa kembali gelora jiwa mudaku
Karena tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Irama kopi dangdut yang ceria
Menyengat hati menjadi gairah
Membuat aku lupa akan cintaku yang telah lalu
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Dag-dig-dug detak jantungku
Ser-ser-ser-ser-ser bunyi darahku
Dag-dug-dug-dig-dug detak jantungku
Ser-ser-ser-ser-ser bunyi darahku
Na-na-na mengapa kamu datang lagi menggodaku
Dulu hatiku membeku bagaikan segumpal salju
Ku tak mau peduli biar hitam biar putih
Melangkah berhati-hati asal jangan nyebur ke kali
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Irama kopi dangdut yang ceria
Menyengat hati menjadi gairah
Membuat aku lupa akan cintaku yang telah lalu
Kala ku pandang kerlip bintang nun jauh di sana
Sayup ku dengar melodi cinta yang menggema
Terasa kembali gelora jiwa mudaku
Karena tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:18.34] Kala ku pandang kerlip bintang nun jauh di sana
[00:22.31] Sayup kudengar melodi cinta yang menggema
[00:27.75] Terasa kembali gelora jiwa mudaku
[00:32.00] Karena tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut
[00:37.04] Api asmara yang dahulu pernah membara
[00:41.20] Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
[00:46.29] Detak jantungku seakan ikut irama
[00:50.99] Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
[00:56.53] Irama kopi dangdut yang ceria
[01:01.15] Menyengat hati menjadi gairah
[01:06.07] Membuat aku lupa akan cintaku yang telah lalu
[01:10.77] Api asmara yang dahulu pernah membara
[01:15.43] Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
[01:20.32] Detak jantungku seakan ikut irama
[01:25.12] Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
[01:30.54] Dag-dig-dug detak jantungku
[01:32.67] Ser-ser-ser-ser-ser bunyi darahku
[01:35.15] Dag-dug-dug-dig-dug detak jantungku
[01:37.64] Ser-ser-ser-ser-ser bunyi darahku
[01:47.36] Na-na-na mengapa kamu datang lagi menggodaku
[01:51.87] Dulu hatiku membeku bagaikan segumpal salju
[01:56.67] Ku tak mau peduli biar hitam biar putih
[02:01.46] Melangkah berhati-hati asal jangan nyebur ke kali
[02:06.55] Api asmara yang dahulu pernah membara
[02:10.49] Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
[02:15.41] Detak jantungku seakan ikut irama
[02:20.05] Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
[02:25.51] Irama kopi dangdut yang ceria
[02:30.14] Menyengat hati menjadi gairah
[02:34.94] Membuat aku lupa akan cintaku yang telah lalu
[02:39.47] Kala ku pandang kerlip bintang nun jauh di sana
[02:43.80] Sayup ku dengar melodi cinta yang menggema
[02:49.22] Terasa kembali gelora jiwa mudaku
[02:53.70] Karena tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut
[02:58.96] Api asmara yang dahulu pernah membara
[03:03.38] Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
[03:08.27] Detak jantungku seakan ikut irama
[03:12.95] Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
[03:17.94] Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
[03:23.04] Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
[00:22.31] Sayup kudengar melodi cinta yang menggema
[00:27.75] Terasa kembali gelora jiwa mudaku
[00:32.00] Karena tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut
[00:37.04] Api asmara yang dahulu pernah membara
[00:41.20] Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
[00:46.29] Detak jantungku seakan ikut irama
[00:50.99] Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
[00:56.53] Irama kopi dangdut yang ceria
[01:01.15] Menyengat hati menjadi gairah
[01:06.07] Membuat aku lupa akan cintaku yang telah lalu
[01:10.77] Api asmara yang dahulu pernah membara
[01:15.43] Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
[01:20.32] Detak jantungku seakan ikut irama
[01:25.12] Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
[01:30.54] Dag-dig-dug detak jantungku
[01:32.67] Ser-ser-ser-ser-ser bunyi darahku
[01:35.15] Dag-dug-dug-dig-dug detak jantungku
[01:37.64] Ser-ser-ser-ser-ser bunyi darahku
[01:47.36] Na-na-na mengapa kamu datang lagi menggodaku
[01:51.87] Dulu hatiku membeku bagaikan segumpal salju
[01:56.67] Ku tak mau peduli biar hitam biar putih
[02:01.46] Melangkah berhati-hati asal jangan nyebur ke kali
[02:06.55] Api asmara yang dahulu pernah membara
[02:10.49] Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
[02:15.41] Detak jantungku seakan ikut irama
[02:20.05] Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
[02:25.51] Irama kopi dangdut yang ceria
[02:30.14] Menyengat hati menjadi gairah
[02:34.94] Membuat aku lupa akan cintaku yang telah lalu
[02:39.47] Kala ku pandang kerlip bintang nun jauh di sana
[02:43.80] Sayup ku dengar melodi cinta yang menggema
[02:49.22] Terasa kembali gelora jiwa mudaku
[02:53.70] Karena tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut
[02:58.96] Api asmara yang dahulu pernah membara
[03:03.38] Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
[03:08.27] Detak jantungku seakan ikut irama
[03:12.95] Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
[03:17.94] Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
[03:23.04] Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut