MANCIZ BERTEMU SIGAR
๐ต 2113 characters
โฑ๏ธ 3:41 duration
๐ ID: 13743379
๐ Lyrics
Angin seperti pekik hamzah pada bumi
Ingin menjadi ombak dan samudra fansuri
Aku tenggelam karam menjadi laut
Buih lan karang melebur dan bertaut
Hak lunatik dilucuti fulkanisir ban trolly
Lu jual gw supply asal ada yang beli
Simfoni alkindi dan pentatonic kompromi
Jadi tonic and gin sini ku lobotomi
Kalau tak masuk logaritma
Logika kucing kuterapkan dalam studio
Beraki mic kencing di stereo
Tuk tangkal budak flat dari lagak narco
Genggam mic kek mau panco saat cekcok
Bada disco perkara campuran dancow kusiram pros lalu jilat oreo
Beling di matalu o ke o oke om fly sebab kobe go pulang karena lo bego
Rip!
Disela tulang rusuk mata pisau terbuka
Sigi bilik hati yang dulu sudah terluka
Di tiap lisan mengutuk ku menari dengan duka
Tak perlu alih bahasa jika yang tuli
Tapi menulis aku lebih senang bicara
Menyesap bahasaku itu menakutkan
Menyesatkan gelap mata dalam keheningan
Lukai diri sendiri diluar kesadaran dan rasa berdosa
Tiap lirik ini kau nyanyikan
Dada yang ditembus tajamnya lidah
Kupertanyakan ditiap moment bermaafan
Maka kotoranku lawan arus dalam aliran scene porto dan protag
Diperjalanan kecapaian
Proses dan progres
Di olah perut kanan penuhi sel gerak vertikal
Neuron otak dalam tekanan
Pola hibernasi binar bertaring
Kini aku diam hanya makan tiba musim
Dengar celoteh camar
Tika damkar tunggu loteng hangus
Serupa gurat tajam muhidin rusuh surplus depan gusmus
Musti tetap santai sampai akhir
Kalimatku tiap di rantai dia mencair
Berapa terimakasih kuterima?
Kubalas hanya dengan rima
Karena konsonan sebelumnya hanya ekpsresi
Arti kata bernas matang berisi, ditelinga
Darah di hidungmu tanda kau tak ingusan
Tangan peracik jamu lenyapkan bau kencur dibadan
Karena masadepan berlalu aku tetap maju
Tuhan telah gariskan baris ni caraku
Caraka kais historis kek gali klitoris
Menjaga pertiwi tersenyum manis
Tangan kiri cekik botol tangan kanan dileher
Sandaran turun ku menonton aku choke bak cherokie bidik koboi
Liriku sumanto jadi yang mampu lewati chiaroscuro
Sin city gambaran jack lee di dahi gamparan jet li di pipi
Sekali lagi!
Aku dipeluk percaya
Dan kau memeluk memeluknya!
Ingin menjadi ombak dan samudra fansuri
Aku tenggelam karam menjadi laut
Buih lan karang melebur dan bertaut
Hak lunatik dilucuti fulkanisir ban trolly
Lu jual gw supply asal ada yang beli
Simfoni alkindi dan pentatonic kompromi
Jadi tonic and gin sini ku lobotomi
Kalau tak masuk logaritma
Logika kucing kuterapkan dalam studio
Beraki mic kencing di stereo
Tuk tangkal budak flat dari lagak narco
Genggam mic kek mau panco saat cekcok
Bada disco perkara campuran dancow kusiram pros lalu jilat oreo
Beling di matalu o ke o oke om fly sebab kobe go pulang karena lo bego
Rip!
Disela tulang rusuk mata pisau terbuka
Sigi bilik hati yang dulu sudah terluka
Di tiap lisan mengutuk ku menari dengan duka
Tak perlu alih bahasa jika yang tuli
Tapi menulis aku lebih senang bicara
Menyesap bahasaku itu menakutkan
Menyesatkan gelap mata dalam keheningan
Lukai diri sendiri diluar kesadaran dan rasa berdosa
Tiap lirik ini kau nyanyikan
Dada yang ditembus tajamnya lidah
Kupertanyakan ditiap moment bermaafan
Maka kotoranku lawan arus dalam aliran scene porto dan protag
Diperjalanan kecapaian
Proses dan progres
Di olah perut kanan penuhi sel gerak vertikal
Neuron otak dalam tekanan
Pola hibernasi binar bertaring
Kini aku diam hanya makan tiba musim
Dengar celoteh camar
Tika damkar tunggu loteng hangus
Serupa gurat tajam muhidin rusuh surplus depan gusmus
Musti tetap santai sampai akhir
Kalimatku tiap di rantai dia mencair
Berapa terimakasih kuterima?
Kubalas hanya dengan rima
Karena konsonan sebelumnya hanya ekpsresi
Arti kata bernas matang berisi, ditelinga
Darah di hidungmu tanda kau tak ingusan
Tangan peracik jamu lenyapkan bau kencur dibadan
Karena masadepan berlalu aku tetap maju
Tuhan telah gariskan baris ni caraku
Caraka kais historis kek gali klitoris
Menjaga pertiwi tersenyum manis
Tangan kiri cekik botol tangan kanan dileher
Sandaran turun ku menonton aku choke bak cherokie bidik koboi
Liriku sumanto jadi yang mampu lewati chiaroscuro
Sin city gambaran jack lee di dahi gamparan jet li di pipi
Sekali lagi!
Aku dipeluk percaya
Dan kau memeluk memeluknya!
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:44.66] Angin seperti pekik hamzah pada bumi
[00:46.80] Ingin menjadi ombak dan samudra fansuri
[00:49.37] Aku tenggelam karam menjadi laut
[00:52.09] Buih lan karang melebur dan bertaut
[00:55.44] Hak lunatik dilucuti fulkanisir ban trolly
[00:58.50] Lu jual gw supply asal ada yang beli
[01:00.91] Simfoni alkindi dan pentatonic kompromi
[01:03.59] Jadi tonic and gin sini ku lobotomi
[01:06.21] Kalau tak masuk logaritma
[01:07.53] Logika kucing kuterapkan dalam studio
[01:10.61] Beraki mic kencing di stereo
[01:13.34] Tuk tangkal budak flat dari lagak narco
[01:15.46] Genggam mic kek mau panco saat cekcok
[01:17.50] Bada disco perkara campuran dancow kusiram pros lalu jilat oreo
[01:22.22] Beling di matalu o ke o oke om fly sebab kobe go pulang karena lo bego
[01:27.72] Rip!
[01:28.56] Disela tulang rusuk mata pisau terbuka
[01:31.23] Sigi bilik hati yang dulu sudah terluka
[01:33.57] Di tiap lisan mengutuk ku menari dengan duka
[01:35.91] Tak perlu alih bahasa jika yang tuli
[01:38.59] Tapi menulis aku lebih senang bicara
[01:40.45] Menyesap bahasaku itu menakutkan
[01:43.09] Menyesatkan gelap mata dalam keheningan
[01:45.99] Lukai diri sendiri diluar kesadaran dan rasa berdosa
[01:48.85] Tiap lirik ini kau nyanyikan
[01:50.45] Dada yang ditembus tajamnya lidah
[01:52.55] Kupertanyakan ditiap moment bermaafan
[01:54.94] Maka kotoranku lawan arus dalam aliran scene porto dan protag
[01:59.45] Diperjalanan kecapaian
[02:00.99] Proses dan progres
[02:02.55] Di olah perut kanan penuhi sel gerak vertikal
[02:05.21] Neuron otak dalam tekanan
[02:06.77] Pola hibernasi binar bertaring
[02:09.42] Kini aku diam hanya makan tiba musim
[02:12.02] Dengar celoteh camar
[02:13.34] Tika damkar tunggu loteng hangus
[02:15.76] Serupa gurat tajam muhidin rusuh surplus depan gusmus
[02:18.37] Musti tetap santai sampai akhir
[02:21.30] Kalimatku tiap di rantai dia mencair
[02:23.69] Berapa terimakasih kuterima?
[02:25.23] Kubalas hanya dengan rima
[02:26.83] Karena konsonan sebelumnya hanya ekpsresi
[02:28.99] Arti kata bernas matang berisi, ditelinga
[02:32.18] Darah di hidungmu tanda kau tak ingusan
[02:34.70] Tangan peracik jamu lenyapkan bau kencur dibadan
[02:37.31] Karena masadepan berlalu aku tetap maju
[02:40.37] Tuhan telah gariskan baris ni caraku
[02:42.93] Caraka kais historis kek gali klitoris
[02:45.66] Menjaga pertiwi tersenyum manis
[02:47.72] Tangan kiri cekik botol tangan kanan dileher
[02:50.65] Sandaran turun ku menonton aku choke bak cherokie bidik koboi
[02:54.35] Liriku sumanto jadi yang mampu lewati chiaroscuro
[02:57.88] Sin city gambaran jack lee di dahi gamparan jet li di pipi
[03:03.88] Sekali lagi!
[03:06.76] Aku dipeluk percaya
[03:12.88] Dan kau memeluk memeluknya!
[03:18.66]
[00:46.80] Ingin menjadi ombak dan samudra fansuri
[00:49.37] Aku tenggelam karam menjadi laut
[00:52.09] Buih lan karang melebur dan bertaut
[00:55.44] Hak lunatik dilucuti fulkanisir ban trolly
[00:58.50] Lu jual gw supply asal ada yang beli
[01:00.91] Simfoni alkindi dan pentatonic kompromi
[01:03.59] Jadi tonic and gin sini ku lobotomi
[01:06.21] Kalau tak masuk logaritma
[01:07.53] Logika kucing kuterapkan dalam studio
[01:10.61] Beraki mic kencing di stereo
[01:13.34] Tuk tangkal budak flat dari lagak narco
[01:15.46] Genggam mic kek mau panco saat cekcok
[01:17.50] Bada disco perkara campuran dancow kusiram pros lalu jilat oreo
[01:22.22] Beling di matalu o ke o oke om fly sebab kobe go pulang karena lo bego
[01:27.72] Rip!
[01:28.56] Disela tulang rusuk mata pisau terbuka
[01:31.23] Sigi bilik hati yang dulu sudah terluka
[01:33.57] Di tiap lisan mengutuk ku menari dengan duka
[01:35.91] Tak perlu alih bahasa jika yang tuli
[01:38.59] Tapi menulis aku lebih senang bicara
[01:40.45] Menyesap bahasaku itu menakutkan
[01:43.09] Menyesatkan gelap mata dalam keheningan
[01:45.99] Lukai diri sendiri diluar kesadaran dan rasa berdosa
[01:48.85] Tiap lirik ini kau nyanyikan
[01:50.45] Dada yang ditembus tajamnya lidah
[01:52.55] Kupertanyakan ditiap moment bermaafan
[01:54.94] Maka kotoranku lawan arus dalam aliran scene porto dan protag
[01:59.45] Diperjalanan kecapaian
[02:00.99] Proses dan progres
[02:02.55] Di olah perut kanan penuhi sel gerak vertikal
[02:05.21] Neuron otak dalam tekanan
[02:06.77] Pola hibernasi binar bertaring
[02:09.42] Kini aku diam hanya makan tiba musim
[02:12.02] Dengar celoteh camar
[02:13.34] Tika damkar tunggu loteng hangus
[02:15.76] Serupa gurat tajam muhidin rusuh surplus depan gusmus
[02:18.37] Musti tetap santai sampai akhir
[02:21.30] Kalimatku tiap di rantai dia mencair
[02:23.69] Berapa terimakasih kuterima?
[02:25.23] Kubalas hanya dengan rima
[02:26.83] Karena konsonan sebelumnya hanya ekpsresi
[02:28.99] Arti kata bernas matang berisi, ditelinga
[02:32.18] Darah di hidungmu tanda kau tak ingusan
[02:34.70] Tangan peracik jamu lenyapkan bau kencur dibadan
[02:37.31] Karena masadepan berlalu aku tetap maju
[02:40.37] Tuhan telah gariskan baris ni caraku
[02:42.93] Caraka kais historis kek gali klitoris
[02:45.66] Menjaga pertiwi tersenyum manis
[02:47.72] Tangan kiri cekik botol tangan kanan dileher
[02:50.65] Sandaran turun ku menonton aku choke bak cherokie bidik koboi
[02:54.35] Liriku sumanto jadi yang mampu lewati chiaroscuro
[02:57.88] Sin city gambaran jack lee di dahi gamparan jet li di pipi
[03:03.88] Sekali lagi!
[03:06.76] Aku dipeluk percaya
[03:12.88] Dan kau memeluk memeluknya!
[03:18.66]