AWILIGARKI
๐ต 2166 characters
โฑ๏ธ 2:52 duration
๐ ID: 13743382
๐ Lyrics
(Intro)
Kala santri nulis rap barisan nisan kalimat
Partisan insan penamat jika telunjuk keramat maka microphonemu kiamat
Liukan lidah kami lebih rajin dari turbin
Sentripetal bocah komplek dicekokin
Pusaran tema indie bak Scarface di soul asassin
Trilogi manis raja gula tuan tanah Willy Wonka
Triton balakan borneo ayakan fosil negara bayangan
Yang depan cahaya jadi satu-satunya kawan, (naikin tu celana!)
Yaa kami lahir prematur recording dalam incubator
Besarlah semudah E layani 64 jadi faktor jalanan dilirik promotor
How to make chicken happy bro?
Masak dengan benar, jangan ragu dibalik kalau sudah didengar
Bahan terlalu berat jadi susah berkibar
Lancang kuning berlayar malam
Belajar faham betapa gelap dasar paling dalam
Siapa tanam aku petik berapa gram pun organik buang muka dalam plastik
Yang tukar nickname dalam kontak tukar kepala ke penyidik
Hidup dalam kotak bars ku masih rindu pada titik
Kala santri nulis rap barisan nisan kalimat
Partisan insan penamat jika telunjuk keramat maka microphonemu kiamat
Kunyah terabite ram dengan setengah rim kertas kotor, Gucci brim!?
(Muthafakkanirojim!!)
Tuas suara tak menurun meski depan zuhud
Rappin tanpa kunut depan mayat siapa sujud?
Aku tentukan ini petunjuk tuk yang terbentur lalu terbentuk
Dan yang tergantung lusinan obat batuk
Tulisanku bersusuk dihadapan banteng di ujung tanduk
Sulut mata horus dalam mulut cabut ini duri dalam daging
Ku narasikan ku nara-siarkan
Bahasa selipan antara plak dan kotoran
Pelaku dan korban
Planet of the ape ku dongengkan dulu pagar kudengungkan
Check this
Sepatu sepasang aku dan legend sepatung
Sipasan multis barang rampasan gertak cengek si jampang
Simpang siur di sampang simpang siul silang sign
Simpulkan simultan ego simpan geo, matrix style
Realis rap beku bagai katarsis
Mix katalis semua yang terlihat sembunyikan sesuatu
Narsistic awas hematoma lirik terlalu banyak titikoma klenik
Simbol yang kau hormati tiap nanjak gamalama
Terlalu lama mencari jalan kedalam bukan keluar
Thats why Makeba still on a war
Boys your boss different
F*ck that double meaning shit!
I want double trouble!
Sering melihatku? Aku tau karena sering melihatmu melihatku
Kala santri nulis rap barisan nisan kalimat
Partisan insan penamat jika telunjuk keramat maka microphonemu kiamat
Liukan lidah kami lebih rajin dari turbin
Sentripetal bocah komplek dicekokin
Pusaran tema indie bak Scarface di soul asassin
Trilogi manis raja gula tuan tanah Willy Wonka
Triton balakan borneo ayakan fosil negara bayangan
Yang depan cahaya jadi satu-satunya kawan, (naikin tu celana!)
Yaa kami lahir prematur recording dalam incubator
Besarlah semudah E layani 64 jadi faktor jalanan dilirik promotor
How to make chicken happy bro?
Masak dengan benar, jangan ragu dibalik kalau sudah didengar
Bahan terlalu berat jadi susah berkibar
Lancang kuning berlayar malam
Belajar faham betapa gelap dasar paling dalam
Siapa tanam aku petik berapa gram pun organik buang muka dalam plastik
Yang tukar nickname dalam kontak tukar kepala ke penyidik
Hidup dalam kotak bars ku masih rindu pada titik
Kala santri nulis rap barisan nisan kalimat
Partisan insan penamat jika telunjuk keramat maka microphonemu kiamat
Kunyah terabite ram dengan setengah rim kertas kotor, Gucci brim!?
(Muthafakkanirojim!!)
Tuas suara tak menurun meski depan zuhud
Rappin tanpa kunut depan mayat siapa sujud?
Aku tentukan ini petunjuk tuk yang terbentur lalu terbentuk
Dan yang tergantung lusinan obat batuk
Tulisanku bersusuk dihadapan banteng di ujung tanduk
Sulut mata horus dalam mulut cabut ini duri dalam daging
Ku narasikan ku nara-siarkan
Bahasa selipan antara plak dan kotoran
Pelaku dan korban
Planet of the ape ku dongengkan dulu pagar kudengungkan
Check this
Sepatu sepasang aku dan legend sepatung
Sipasan multis barang rampasan gertak cengek si jampang
Simpang siur di sampang simpang siul silang sign
Simpulkan simultan ego simpan geo, matrix style
Realis rap beku bagai katarsis
Mix katalis semua yang terlihat sembunyikan sesuatu
Narsistic awas hematoma lirik terlalu banyak titikoma klenik
Simbol yang kau hormati tiap nanjak gamalama
Terlalu lama mencari jalan kedalam bukan keluar
Thats why Makeba still on a war
Boys your boss different
F*ck that double meaning shit!
I want double trouble!
Sering melihatku? Aku tau karena sering melihatmu melihatku
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:03.48] (Intro)
[00:11.36] Kala santri nulis rap barisan nisan kalimat
[00:14.17] Partisan insan penamat jika telunjuk keramat maka microphonemu kiamat
[00:19.42] Liukan lidah kami lebih rajin dari turbin
[00:22.94] Sentripetal bocah komplek dicekokin
[00:25.32] Pusaran tema indie bak Scarface di soul asassin
[00:27.98] Trilogi manis raja gula tuan tanah Willy Wonka
[00:31.02] Triton balakan borneo ayakan fosil negara bayangan
[00:34.56] Yang depan cahaya jadi satu-satunya kawan, (naikin tu celana!)
[00:37.38] Yaa kami lahir prematur recording dalam incubator
[00:41.34] Besarlah semudah E layani 64 jadi faktor jalanan dilirik promotor
[00:46.40] How to make chicken happy bro?
[00:48.75] Masak dengan benar, jangan ragu dibalik kalau sudah didengar
[00:52.66] Bahan terlalu berat jadi susah berkibar
[00:54.72] Lancang kuning berlayar malam
[00:56.89] Belajar faham betapa gelap dasar paling dalam
[00:59.57] Siapa tanam aku petik berapa gram pun organik buang muka dalam plastik
[01:03.49] Yang tukar nickname dalam kontak tukar kepala ke penyidik
[01:06.82] Hidup dalam kotak bars ku masih rindu pada titik
[01:10.41] Kala santri nulis rap barisan nisan kalimat
[01:13.33] Partisan insan penamat jika telunjuk keramat maka microphonemu kiamat
[01:19.40] Kunyah terabite ram dengan setengah rim kertas kotor, Gucci brim!?
[01:23.86] (Muthafakkanirojim!!)
[01:24.63] Tuas suara tak menurun meski depan zuhud
[01:27.53] Rappin tanpa kunut depan mayat siapa sujud?
[01:30.46] Aku tentukan ini petunjuk tuk yang terbentur lalu terbentuk
[01:33.60] Dan yang tergantung lusinan obat batuk
[01:36.22] Tulisanku bersusuk dihadapan banteng di ujung tanduk
[01:40.75] Sulut mata horus dalam mulut cabut ini duri dalam daging
[01:44.11] Ku narasikan ku nara-siarkan
[01:48.14] Bahasa selipan antara plak dan kotoran
[01:51.22] Pelaku dan korban
[01:52.68] Planet of the ape ku dongengkan dulu pagar kudengungkan
[01:57.01] Check this
[01:58.83] Sepatu sepasang aku dan legend sepatung
[02:01.43] Sipasan multis barang rampasan gertak cengek si jampang
[02:06.23] Simpang siur di sampang simpang siul silang sign
[02:09.61] Simpulkan simultan ego simpan geo, matrix style
[02:13.04] Realis rap beku bagai katarsis
[02:15.48] Mix katalis semua yang terlihat sembunyikan sesuatu
[02:18.80] Narsistic awas hematoma lirik terlalu banyak titikoma klenik
[02:23.39] Simbol yang kau hormati tiap nanjak gamalama
[02:26.59] Terlalu lama mencari jalan kedalam bukan keluar
[02:29.36] Thats why Makeba still on a war
[02:32.05] Boys your boss different
[02:33.69] F*ck that double meaning shit!
[02:35.44] I want double trouble!
[02:37.01] Sering melihatku? Aku tau karena sering melihatmu melihatku
[02:51.29]
[00:11.36] Kala santri nulis rap barisan nisan kalimat
[00:14.17] Partisan insan penamat jika telunjuk keramat maka microphonemu kiamat
[00:19.42] Liukan lidah kami lebih rajin dari turbin
[00:22.94] Sentripetal bocah komplek dicekokin
[00:25.32] Pusaran tema indie bak Scarface di soul asassin
[00:27.98] Trilogi manis raja gula tuan tanah Willy Wonka
[00:31.02] Triton balakan borneo ayakan fosil negara bayangan
[00:34.56] Yang depan cahaya jadi satu-satunya kawan, (naikin tu celana!)
[00:37.38] Yaa kami lahir prematur recording dalam incubator
[00:41.34] Besarlah semudah E layani 64 jadi faktor jalanan dilirik promotor
[00:46.40] How to make chicken happy bro?
[00:48.75] Masak dengan benar, jangan ragu dibalik kalau sudah didengar
[00:52.66] Bahan terlalu berat jadi susah berkibar
[00:54.72] Lancang kuning berlayar malam
[00:56.89] Belajar faham betapa gelap dasar paling dalam
[00:59.57] Siapa tanam aku petik berapa gram pun organik buang muka dalam plastik
[01:03.49] Yang tukar nickname dalam kontak tukar kepala ke penyidik
[01:06.82] Hidup dalam kotak bars ku masih rindu pada titik
[01:10.41] Kala santri nulis rap barisan nisan kalimat
[01:13.33] Partisan insan penamat jika telunjuk keramat maka microphonemu kiamat
[01:19.40] Kunyah terabite ram dengan setengah rim kertas kotor, Gucci brim!?
[01:23.86] (Muthafakkanirojim!!)
[01:24.63] Tuas suara tak menurun meski depan zuhud
[01:27.53] Rappin tanpa kunut depan mayat siapa sujud?
[01:30.46] Aku tentukan ini petunjuk tuk yang terbentur lalu terbentuk
[01:33.60] Dan yang tergantung lusinan obat batuk
[01:36.22] Tulisanku bersusuk dihadapan banteng di ujung tanduk
[01:40.75] Sulut mata horus dalam mulut cabut ini duri dalam daging
[01:44.11] Ku narasikan ku nara-siarkan
[01:48.14] Bahasa selipan antara plak dan kotoran
[01:51.22] Pelaku dan korban
[01:52.68] Planet of the ape ku dongengkan dulu pagar kudengungkan
[01:57.01] Check this
[01:58.83] Sepatu sepasang aku dan legend sepatung
[02:01.43] Sipasan multis barang rampasan gertak cengek si jampang
[02:06.23] Simpang siur di sampang simpang siul silang sign
[02:09.61] Simpulkan simultan ego simpan geo, matrix style
[02:13.04] Realis rap beku bagai katarsis
[02:15.48] Mix katalis semua yang terlihat sembunyikan sesuatu
[02:18.80] Narsistic awas hematoma lirik terlalu banyak titikoma klenik
[02:23.39] Simbol yang kau hormati tiap nanjak gamalama
[02:26.59] Terlalu lama mencari jalan kedalam bukan keluar
[02:29.36] Thats why Makeba still on a war
[02:32.05] Boys your boss different
[02:33.69] F*ck that double meaning shit!
[02:35.44] I want double trouble!
[02:37.01] Sering melihatku? Aku tau karena sering melihatmu melihatku
[02:51.29]