Negri Ku (Acoustic Version)
๐ต 1122 characters
โฑ๏ธ 3:51 duration
๐ ID: 13990230
๐ Lyrics
Kulihat dengan mata kepala
Kemiskinan di neg'riku yang s'makin merambah
Bukankah negara Indonesia
Negara yang kaya sumber daya alamnya?
Dan aku dengar dengan kedua telinga
Teriakan lapar yang tiada hentinya
Bukankah janji Bapak Penguasa
Menciptakan keadilan dan makmur sentosa?
(Tindas, menindas, rampas, terus memeras)
Sampai kapan neg'riku ini
Dihabisi dan terus digrogoti
Oleh orang-orang berdasi
Yang tak pernah punya hati nurani?
Sampai kapan neg'riku ini
Terus dan terus ditikam tirani?
Birokrasi tidak berfungsi
Keadilan mati di neg'riku ini
Faktanya semua sumpah dan janji
Hanyalah basa-basi yang tak pernah ditepati
Keringat rakyat pun tak kauhargai
Yang selalu berjuang di bawah terik matahari
Manipulasi dan diskriminasi
Korupsi dan kolusi mewarnai neg'ri ini
Bukankah memang pada dasarnya
Sang penguasa, hamba, dan rakyatlah rajanya
(Tindas, menindas, rampas, terus memeras)
Sampai kapan neg'riku ini
Dihabisi dan terus digrogoti
Oleh orang-orang berdasi
Yang tak pernah punya hati nurani?
Sampai kapan neg'riku ini
Terus dan terus ditikam tirani?
Birokrasi tidak berfungsi
Keadilan mati di neg'riku ini
Kemiskinan di neg'riku yang s'makin merambah
Bukankah negara Indonesia
Negara yang kaya sumber daya alamnya?
Dan aku dengar dengan kedua telinga
Teriakan lapar yang tiada hentinya
Bukankah janji Bapak Penguasa
Menciptakan keadilan dan makmur sentosa?
(Tindas, menindas, rampas, terus memeras)
Sampai kapan neg'riku ini
Dihabisi dan terus digrogoti
Oleh orang-orang berdasi
Yang tak pernah punya hati nurani?
Sampai kapan neg'riku ini
Terus dan terus ditikam tirani?
Birokrasi tidak berfungsi
Keadilan mati di neg'riku ini
Faktanya semua sumpah dan janji
Hanyalah basa-basi yang tak pernah ditepati
Keringat rakyat pun tak kauhargai
Yang selalu berjuang di bawah terik matahari
Manipulasi dan diskriminasi
Korupsi dan kolusi mewarnai neg'ri ini
Bukankah memang pada dasarnya
Sang penguasa, hamba, dan rakyatlah rajanya
(Tindas, menindas, rampas, terus memeras)
Sampai kapan neg'riku ini
Dihabisi dan terus digrogoti
Oleh orang-orang berdasi
Yang tak pernah punya hati nurani?
Sampai kapan neg'riku ini
Terus dan terus ditikam tirani?
Birokrasi tidak berfungsi
Keadilan mati di neg'riku ini
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:20.21] Kulihat dengan mata kepala
[00:24.08] Kemiskinan di neg'riku yang s'makin merambah
[00:29.11] Bukankah negara Indonesia
[00:33.55] Negara yang kaya sumber daya alamnya?
[00:38.14] Dan aku dengar dengan kedua telinga
[00:42.85] Teriakan lapar yang tiada hentinya
[00:48.18] Bukankah janji Bapak Penguasa
[00:52.28] Menciptakan keadilan dan makmur sentosa?
[00:55.25] (Tindas, menindas, rampas, terus memeras)
[01:00.47] Sampai kapan neg'riku ini
[01:05.57] Dihabisi dan terus digrogoti
[01:10.19] Oleh orang-orang berdasi
[01:14.74] Yang tak pernah punya hati nurani?
[01:19.53] Sampai kapan neg'riku ini
[01:24.19] Terus dan terus ditikam tirani?
[01:28.77] Birokrasi tidak berfungsi
[01:33.02] Keadilan mati di neg'riku ini
[01:37.63]
[02:13.17] Faktanya semua sumpah dan janji
[02:17.22] Hanyalah basa-basi yang tak pernah ditepati
[02:22.37] Keringat rakyat pun tak kauhargai
[02:26.11] Yang selalu berjuang di bawah terik matahari
[02:31.57] Manipulasi dan diskriminasi
[02:35.34] Korupsi dan kolusi mewarnai neg'ri ini
[02:40.26] Bukankah memang pada dasarnya
[02:44.06] Sang penguasa, hamba, dan rakyatlah rajanya
[02:46.82] (Tindas, menindas, rampas, terus memeras)
[02:52.09] Sampai kapan neg'riku ini
[02:56.83] Dihabisi dan terus digrogoti
[03:00.93] Oleh orang-orang berdasi
[03:05.97] Yang tak pernah punya hati nurani?
[03:10.32] Sampai kapan neg'riku ini
[03:14.94] Terus dan terus ditikam tirani?
[03:19.54] Birokrasi tidak berfungsi
[03:23.84] Keadilan mati di neg'riku ini
[03:28.19]
[00:24.08] Kemiskinan di neg'riku yang s'makin merambah
[00:29.11] Bukankah negara Indonesia
[00:33.55] Negara yang kaya sumber daya alamnya?
[00:38.14] Dan aku dengar dengan kedua telinga
[00:42.85] Teriakan lapar yang tiada hentinya
[00:48.18] Bukankah janji Bapak Penguasa
[00:52.28] Menciptakan keadilan dan makmur sentosa?
[00:55.25] (Tindas, menindas, rampas, terus memeras)
[01:00.47] Sampai kapan neg'riku ini
[01:05.57] Dihabisi dan terus digrogoti
[01:10.19] Oleh orang-orang berdasi
[01:14.74] Yang tak pernah punya hati nurani?
[01:19.53] Sampai kapan neg'riku ini
[01:24.19] Terus dan terus ditikam tirani?
[01:28.77] Birokrasi tidak berfungsi
[01:33.02] Keadilan mati di neg'riku ini
[01:37.63]
[02:13.17] Faktanya semua sumpah dan janji
[02:17.22] Hanyalah basa-basi yang tak pernah ditepati
[02:22.37] Keringat rakyat pun tak kauhargai
[02:26.11] Yang selalu berjuang di bawah terik matahari
[02:31.57] Manipulasi dan diskriminasi
[02:35.34] Korupsi dan kolusi mewarnai neg'ri ini
[02:40.26] Bukankah memang pada dasarnya
[02:44.06] Sang penguasa, hamba, dan rakyatlah rajanya
[02:46.82] (Tindas, menindas, rampas, terus memeras)
[02:52.09] Sampai kapan neg'riku ini
[02:56.83] Dihabisi dan terus digrogoti
[03:00.93] Oleh orang-orang berdasi
[03:05.97] Yang tak pernah punya hati nurani?
[03:10.32] Sampai kapan neg'riku ini
[03:14.94] Terus dan terus ditikam tirani?
[03:19.54] Birokrasi tidak berfungsi
[03:23.84] Keadilan mati di neg'riku ini
[03:28.19]