Menari Diatas Luka
๐ต 1372 characters
โฑ๏ธ 8:40 duration
๐ ID: 14020974
๐ Lyrics
Kau menari-nari di atas lukaku ini
Di saat aku membutuhkan cintamu
Seakan diriku bagai sampah yang berbau
Begitu mudah kau campakkan cintaku
Ho-oh-oh-oh, Ismawati
Tapi mengapa kini kembali
Setelah gagal membina cintaku?
Bukankah bibir manismu yang bicara
Najis katanya bercinta denganku
Bawalah cintamu, berikan pada yang lain
Terlanjur sakit, hati terlanjur sakit
Lebih baik putih tulang, daripada putih mata
Bila kuterima sisa cintamu lagi
Lupakanlah semua kenangan masa lalu
Dan jangan sesali apa yang t'lah terjadi
Anggap saja semua hadiah cinta
Walaupun akhirnya, kau kini yang merana
Bawalah cintamu, berikan pada yang lain
Terlanjur sakit, hati terlanjur sakit
Lebih baik putih tulang
Lebih baik putih tulang, daripada putih mata
Ho-oh-oh-oh-oh
Ho-oh-oh-oh-oh
Lebih baik putih tulang, daripada putih mata
Bila kuterima sisa cintamu lagi
Lupakanlah semua kenangan masa lalu
Dan jangan sesali apa yang t'lah terjadi
Anggap saja semua hadiah cinta
Walaupun akhirnya, kau kini yang merana
Kau menari-nari di atas lukaku ini
Di saat aku membutuhkan cintamu
Seakan diriku bagai sampah yang berbau
Begitu mudah kau campakkan cintaku
Ho-oh-oh-oh, ha-ah, Ismawati
Tapi mengapa kini kembali
Setelah gagal membina cintaku?
Bukankah bibir manismu yang bicara
Najis katanya bercinta denganku
Bawalah cintamu, berikan pada yang lain
Terlanjur sakit
Sakit
Sakit
Sakit
Di saat aku membutuhkan cintamu
Seakan diriku bagai sampah yang berbau
Begitu mudah kau campakkan cintaku
Ho-oh-oh-oh, Ismawati
Tapi mengapa kini kembali
Setelah gagal membina cintaku?
Bukankah bibir manismu yang bicara
Najis katanya bercinta denganku
Bawalah cintamu, berikan pada yang lain
Terlanjur sakit, hati terlanjur sakit
Lebih baik putih tulang, daripada putih mata
Bila kuterima sisa cintamu lagi
Lupakanlah semua kenangan masa lalu
Dan jangan sesali apa yang t'lah terjadi
Anggap saja semua hadiah cinta
Walaupun akhirnya, kau kini yang merana
Bawalah cintamu, berikan pada yang lain
Terlanjur sakit, hati terlanjur sakit
Lebih baik putih tulang
Lebih baik putih tulang, daripada putih mata
Ho-oh-oh-oh-oh
Ho-oh-oh-oh-oh
Lebih baik putih tulang, daripada putih mata
Bila kuterima sisa cintamu lagi
Lupakanlah semua kenangan masa lalu
Dan jangan sesali apa yang t'lah terjadi
Anggap saja semua hadiah cinta
Walaupun akhirnya, kau kini yang merana
Kau menari-nari di atas lukaku ini
Di saat aku membutuhkan cintamu
Seakan diriku bagai sampah yang berbau
Begitu mudah kau campakkan cintaku
Ho-oh-oh-oh, ha-ah, Ismawati
Tapi mengapa kini kembali
Setelah gagal membina cintaku?
Bukankah bibir manismu yang bicara
Najis katanya bercinta denganku
Bawalah cintamu, berikan pada yang lain
Terlanjur sakit
Sakit
Sakit
Sakit
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:38.93] Kau menari-nari di atas lukaku ini
[00:47.23] Di saat aku membutuhkan cintamu
[00:55.96]
[01:01.18] Seakan diriku bagai sampah yang berbau
[01:09.96] Begitu mudah kau campakkan cintaku
[01:18.49] Ho-oh-oh-oh, Ismawati
[01:31.24] Tapi mengapa kini kembali
[01:38.69] Setelah gagal membina cintaku?
[01:45.17] Bukankah bibir manismu yang bicara
[01:53.58] Najis katanya bercinta denganku
[02:01.48] Bawalah cintamu, berikan pada yang lain
[02:09.70] Terlanjur sakit, hati terlanjur sakit
[02:18.87]
[02:58.63] Lebih baik putih tulang, daripada putih mata
[03:06.37] Bila kuterima sisa cintamu lagi
[03:14.60]
[03:24.86] Lupakanlah semua kenangan masa lalu
[03:32.46] Dan jangan sesali apa yang t'lah terjadi
[03:41.71] Anggap saja semua hadiah cinta
[03:49.14] Walaupun akhirnya, kau kini yang merana
[03:59.42] Bawalah cintamu, berikan pada yang lain
[04:08.07] Terlanjur sakit, hati terlanjur sakit
[04:16.97]
[04:54.61] Lebih baik putih tulang
[05:03.65] Lebih baik putih tulang, daripada putih mata
[05:11.28] Ho-oh-oh-oh-oh
[05:18.43] Ho-oh-oh-oh-oh
[05:32.09] Lebih baik putih tulang, daripada putih mata
[05:40.15] Bila kuterima sisa cintamu lagi
[05:48.89]
[05:58.66] Lupakanlah semua kenangan masa lalu
[06:06.11] Dan jangan sesali apa yang t'lah terjadi
[06:15.78] Anggap saja semua hadiah cinta
[06:22.77] Walaupun akhirnya, kau kini yang merana
[06:33.59] Kau menari-nari di atas lukaku ini
[06:41.81] Di saat aku membutuhkan cintamu
[06:52.00] Seakan diriku bagai sampah yang berbau
[07:00.32] Begitu mudah kau campakkan cintaku
[07:09.39] Ho-oh-oh-oh, ha-ah, Ismawati
[07:25.56] Tapi mengapa kini kembali
[07:32.82] Setelah gagal membina cintaku?
[07:40.63] Bukankah bibir manismu yang bicara
[07:47.85] Najis katanya bercinta denganku
[07:55.70] Bawalah cintamu, berikan pada yang lain
[08:04.31] Terlanjur sakit
[08:14.04] Sakit
[08:18.60] Sakit
[08:21.44] Sakit
[08:29.82]
[00:47.23] Di saat aku membutuhkan cintamu
[00:55.96]
[01:01.18] Seakan diriku bagai sampah yang berbau
[01:09.96] Begitu mudah kau campakkan cintaku
[01:18.49] Ho-oh-oh-oh, Ismawati
[01:31.24] Tapi mengapa kini kembali
[01:38.69] Setelah gagal membina cintaku?
[01:45.17] Bukankah bibir manismu yang bicara
[01:53.58] Najis katanya bercinta denganku
[02:01.48] Bawalah cintamu, berikan pada yang lain
[02:09.70] Terlanjur sakit, hati terlanjur sakit
[02:18.87]
[02:58.63] Lebih baik putih tulang, daripada putih mata
[03:06.37] Bila kuterima sisa cintamu lagi
[03:14.60]
[03:24.86] Lupakanlah semua kenangan masa lalu
[03:32.46] Dan jangan sesali apa yang t'lah terjadi
[03:41.71] Anggap saja semua hadiah cinta
[03:49.14] Walaupun akhirnya, kau kini yang merana
[03:59.42] Bawalah cintamu, berikan pada yang lain
[04:08.07] Terlanjur sakit, hati terlanjur sakit
[04:16.97]
[04:54.61] Lebih baik putih tulang
[05:03.65] Lebih baik putih tulang, daripada putih mata
[05:11.28] Ho-oh-oh-oh-oh
[05:18.43] Ho-oh-oh-oh-oh
[05:32.09] Lebih baik putih tulang, daripada putih mata
[05:40.15] Bila kuterima sisa cintamu lagi
[05:48.89]
[05:58.66] Lupakanlah semua kenangan masa lalu
[06:06.11] Dan jangan sesali apa yang t'lah terjadi
[06:15.78] Anggap saja semua hadiah cinta
[06:22.77] Walaupun akhirnya, kau kini yang merana
[06:33.59] Kau menari-nari di atas lukaku ini
[06:41.81] Di saat aku membutuhkan cintamu
[06:52.00] Seakan diriku bagai sampah yang berbau
[07:00.32] Begitu mudah kau campakkan cintaku
[07:09.39] Ho-oh-oh-oh, ha-ah, Ismawati
[07:25.56] Tapi mengapa kini kembali
[07:32.82] Setelah gagal membina cintaku?
[07:40.63] Bukankah bibir manismu yang bicara
[07:47.85] Najis katanya bercinta denganku
[07:55.70] Bawalah cintamu, berikan pada yang lain
[08:04.31] Terlanjur sakit
[08:14.04] Sakit
[08:18.60] Sakit
[08:21.44] Sakit
[08:29.82]