QUESERA SERA
๐ต 3015 characters
โฑ๏ธ 4:25 duration
๐ ID: 14091339
๐ Lyrics
Kuharus tetap berjuang
Setidaknya sampai nanti
Esok hari yang datang
Era telah berganti
Muncul tenggelam disimpang meredam
Geraman diam dibawah panji bergumam
Bahu bergetar punggung kian lebam
Dipukuli tak jera bak kera di family tree
Masa kaizen moto hari maksa Gen-Z
Monetasi moksa lebihi makna jari
Tunjuk arah pake bibir tanda resah pada pasar
Takut rendah harga diri
Simpulkan sendiri jalan kencang atau berlari, yang pasti
Gelombang ni berundak
Jika memang sempit silahkan mendongak
Aku tunggu di anjungan wanti mual jadi muak
Yang bongak putari fase hidup
Yang hidup kitari dan mengamuk
Yang mati diawali enigma menikmati jadi poros roda
Statis atau laju dimanapun berada
Tanpa belas kasihan murka kunikmati
Lucuti bekas kutipan dikelas pagi ini
Kemudian di layarmu aku diberkati
Angin kencang utara kita akan kembali!
Kumpulkan roda, doa yang tak sampai kelangit tercecer di trotoar
Berkoar tanpa pembangkit takkan ada yang bersinar
Maka harus ku ungkit semua cerita camar
Dari kepulan kaki lima membaca gejala sampai cerita benar
Biar wajar keringat mereka cemari meraki memaki, que sera sera
Yang matang kan jatuh menggelinding jauh
Biar patah sayap topang dengan paruh
Maka bukan sekali aku mati setelah kantuk
Terbongkar jika melantur tak salah bunda menunjuk
Rahasia terjaga dalam tidur mimpi terbentur dan terbentuk
Hanya legenda yang jadi patung dengan atau tanpa kutuk
Kuharus tetap berjuang
Setidaknya sampai nanti
Esok hari yang datang
Era telah berganti
Rekat dengan lem super kena sample di looper
Tidak kasih men sebab kena WO kurang keras jadi bengkok
Habis cangkok di bangkok kini sudah tak berbuah
Hitung berbulan ribu peluang ikut terbuang
Salahkan nasib sudah jadi nasi
Makan bubur dengan sumpit siap mengaduk loopbreaks
Lubrikasi grease tuk coret kertas injeksi silabel dalam plastik
Hafal prosedur operasi
Hijrah bak Messi ke Miami sedang Kaka nikmati mie yamin
Muka biru depan Miyabi mie lagi keluh anak kos siang nak solo bos
Saut di warkop kok bolos pucat pasi aksi natural sok polos
Semi formal macam polo sport dengan air goal dengan syair
Baris depan selalu hadir cast mantra dengan pasir
Ukir cara gravir di prasasti grafit modal garpit inhale gaya kuli
Instrumental looping di kuping annoying macam kucing depan komplek
Plug mati cabut socket
Kasih rima cantik gaya Amanda terlalu keren macam Arwana
Berpolar hingga ber uang selatan ke utara dengan awan kintoun
Morse evo ke python baca simtom sedari awal
Usir bala macam Ida bisa pindah ke lidah
Tak ada penangkal kobra sila coba sengat cara soda
Terbaca pola goda taktik Pep dengan bola
Praktis tak tertolak lompat sontak serempak
Kompak bak perompak perampok kapok kena sial
Bernyanyi depan silop beri inisial gumam ini sial bangsat
Tunggu kiris kuning langsat
Kuduk berdiri tatap mata tak kasat
Dibalik kaca sudah berkaca kurang bercermin
Balas balista dengan lembing
Setengah migrain satunya pening
Terlanjur basah tak tunggu kering
Kuharus tetap berjuang
Setidaknya sampai nanti
Esok hari yang datang
Era telah berganti
Setidaknya sampai nanti
Esok hari yang datang
Era telah berganti
Muncul tenggelam disimpang meredam
Geraman diam dibawah panji bergumam
Bahu bergetar punggung kian lebam
Dipukuli tak jera bak kera di family tree
Masa kaizen moto hari maksa Gen-Z
Monetasi moksa lebihi makna jari
Tunjuk arah pake bibir tanda resah pada pasar
Takut rendah harga diri
Simpulkan sendiri jalan kencang atau berlari, yang pasti
Gelombang ni berundak
Jika memang sempit silahkan mendongak
Aku tunggu di anjungan wanti mual jadi muak
Yang bongak putari fase hidup
Yang hidup kitari dan mengamuk
Yang mati diawali enigma menikmati jadi poros roda
Statis atau laju dimanapun berada
Tanpa belas kasihan murka kunikmati
Lucuti bekas kutipan dikelas pagi ini
Kemudian di layarmu aku diberkati
Angin kencang utara kita akan kembali!
Kumpulkan roda, doa yang tak sampai kelangit tercecer di trotoar
Berkoar tanpa pembangkit takkan ada yang bersinar
Maka harus ku ungkit semua cerita camar
Dari kepulan kaki lima membaca gejala sampai cerita benar
Biar wajar keringat mereka cemari meraki memaki, que sera sera
Yang matang kan jatuh menggelinding jauh
Biar patah sayap topang dengan paruh
Maka bukan sekali aku mati setelah kantuk
Terbongkar jika melantur tak salah bunda menunjuk
Rahasia terjaga dalam tidur mimpi terbentur dan terbentuk
Hanya legenda yang jadi patung dengan atau tanpa kutuk
Kuharus tetap berjuang
Setidaknya sampai nanti
Esok hari yang datang
Era telah berganti
Rekat dengan lem super kena sample di looper
Tidak kasih men sebab kena WO kurang keras jadi bengkok
Habis cangkok di bangkok kini sudah tak berbuah
Hitung berbulan ribu peluang ikut terbuang
Salahkan nasib sudah jadi nasi
Makan bubur dengan sumpit siap mengaduk loopbreaks
Lubrikasi grease tuk coret kertas injeksi silabel dalam plastik
Hafal prosedur operasi
Hijrah bak Messi ke Miami sedang Kaka nikmati mie yamin
Muka biru depan Miyabi mie lagi keluh anak kos siang nak solo bos
Saut di warkop kok bolos pucat pasi aksi natural sok polos
Semi formal macam polo sport dengan air goal dengan syair
Baris depan selalu hadir cast mantra dengan pasir
Ukir cara gravir di prasasti grafit modal garpit inhale gaya kuli
Instrumental looping di kuping annoying macam kucing depan komplek
Plug mati cabut socket
Kasih rima cantik gaya Amanda terlalu keren macam Arwana
Berpolar hingga ber uang selatan ke utara dengan awan kintoun
Morse evo ke python baca simtom sedari awal
Usir bala macam Ida bisa pindah ke lidah
Tak ada penangkal kobra sila coba sengat cara soda
Terbaca pola goda taktik Pep dengan bola
Praktis tak tertolak lompat sontak serempak
Kompak bak perompak perampok kapok kena sial
Bernyanyi depan silop beri inisial gumam ini sial bangsat
Tunggu kiris kuning langsat
Kuduk berdiri tatap mata tak kasat
Dibalik kaca sudah berkaca kurang bercermin
Balas balista dengan lembing
Setengah migrain satunya pening
Terlanjur basah tak tunggu kering
Kuharus tetap berjuang
Setidaknya sampai nanti
Esok hari yang datang
Era telah berganti
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:18.76] Kuharus tetap berjuang
[00:20.83] Setidaknya sampai nanti
[00:23.34] Esok hari yang datang
[00:25.44] Era telah berganti
[00:27.52] Muncul tenggelam disimpang meredam
[00:30.97] Geraman diam dibawah panji bergumam
[00:34.18] Bahu bergetar punggung kian lebam
[00:36.50] Dipukuli tak jera bak kera di family tree
[00:39.64] Masa kaizen moto hari maksa Gen-Z
[00:42.50] Monetasi moksa lebihi makna jari
[00:45.47] Tunjuk arah pake bibir tanda resah pada pasar
[00:48.16] Takut rendah harga diri
[00:49.97] Simpulkan sendiri jalan kencang atau berlari, yang pasti
[00:54.17] Gelombang ni berundak
[00:56.03] Jika memang sempit silahkan mendongak
[00:58.90] Aku tunggu di anjungan wanti mual jadi muak
[01:02.03] Yang bongak putari fase hidup
[01:04.41] Yang hidup kitari dan mengamuk
[01:06.82] Yang mati diawali enigma menikmati jadi poros roda
[01:10.43] Statis atau laju dimanapun berada
[01:13.34] Tanpa belas kasihan murka kunikmati
[01:16.04] Lucuti bekas kutipan dikelas pagi ini
[01:19.11] Kemudian di layarmu aku diberkati
[01:21.26] Angin kencang utara kita akan kembali!
[01:24.18] Kumpulkan roda, doa yang tak sampai kelangit tercecer di trotoar
[01:29.76] Berkoar tanpa pembangkit takkan ada yang bersinar
[01:33.49] Maka harus ku ungkit semua cerita camar
[01:35.47] Dari kepulan kaki lima membaca gejala sampai cerita benar
[01:40.25] Biar wajar keringat mereka cemari meraki memaki, que sera sera
[01:46.28] Yang matang kan jatuh menggelinding jauh
[01:50.44] Biar patah sayap topang dengan paruh
[01:54.12] Maka bukan sekali aku mati setelah kantuk
[01:57.32] Terbongkar jika melantur tak salah bunda menunjuk
[02:00.58] Rahasia terjaga dalam tidur mimpi terbentur dan terbentuk
[02:04.47] Hanya legenda yang jadi patung dengan atau tanpa kutuk
[02:09.24] Kuharus tetap berjuang
[02:11.36] Setidaknya sampai nanti
[02:13.45] Esok hari yang datang
[02:15.85] Era telah berganti
[02:17.90] Rekat dengan lem super kena sample di looper
[02:21.86] Tidak kasih men sebab kena WO kurang keras jadi bengkok
[02:26.31] Habis cangkok di bangkok kini sudah tak berbuah
[02:29.57] Hitung berbulan ribu peluang ikut terbuang
[02:33.23] Salahkan nasib sudah jadi nasi
[02:35.08] Makan bubur dengan sumpit siap mengaduk loopbreaks
[02:38.71] Lubrikasi grease tuk coret kertas injeksi silabel dalam plastik
[02:44.04] Hafal prosedur operasi
[02:45.92] Hijrah bak Messi ke Miami sedang Kaka nikmati mie yamin
[02:50.61] Muka biru depan Miyabi mie lagi keluh anak kos siang nak solo bos
[02:56.46] Saut di warkop kok bolos pucat pasi aksi natural sok polos
[03:00.96] Semi formal macam polo sport dengan air goal dengan syair
[03:05.95] Baris depan selalu hadir cast mantra dengan pasir
[03:09.91] Ukir cara gravir di prasasti grafit modal garpit inhale gaya kuli
[03:15.47] Instrumental looping di kuping annoying macam kucing depan komplek
[03:20.92] Plug mati cabut socket
[03:22.89] Kasih rima cantik gaya Amanda terlalu keren macam Arwana
[03:27.53] Berpolar hingga ber uang selatan ke utara dengan awan kintoun
[03:32.02] Morse evo ke python baca simtom sedari awal
[03:35.77] Usir bala macam Ida bisa pindah ke lidah
[03:39.79] Tak ada penangkal kobra sila coba sengat cara soda
[03:43.90] Terbaca pola goda taktik Pep dengan bola
[03:47.41] Praktis tak tertolak lompat sontak serempak
[03:51.32] Kompak bak perompak perampok kapok kena sial
[03:55.02] Bernyanyi depan silop beri inisial gumam ini sial bangsat
[04:00.30] Tunggu kiris kuning langsat
[04:02.49] Kuduk berdiri tatap mata tak kasat
[04:05.06] Dibalik kaca sudah berkaca kurang bercermin
[04:08.76] Balas balista dengan lembing
[04:10.94] Setengah migrain satunya pening
[04:13.01] Terlanjur basah tak tunggu kering
[04:16.57] Kuharus tetap berjuang
[04:18.21] Setidaknya sampai nanti
[04:20.62] Esok hari yang datang
[04:22.44] Era telah berganti
[04:23.84]
[00:20.83] Setidaknya sampai nanti
[00:23.34] Esok hari yang datang
[00:25.44] Era telah berganti
[00:27.52] Muncul tenggelam disimpang meredam
[00:30.97] Geraman diam dibawah panji bergumam
[00:34.18] Bahu bergetar punggung kian lebam
[00:36.50] Dipukuli tak jera bak kera di family tree
[00:39.64] Masa kaizen moto hari maksa Gen-Z
[00:42.50] Monetasi moksa lebihi makna jari
[00:45.47] Tunjuk arah pake bibir tanda resah pada pasar
[00:48.16] Takut rendah harga diri
[00:49.97] Simpulkan sendiri jalan kencang atau berlari, yang pasti
[00:54.17] Gelombang ni berundak
[00:56.03] Jika memang sempit silahkan mendongak
[00:58.90] Aku tunggu di anjungan wanti mual jadi muak
[01:02.03] Yang bongak putari fase hidup
[01:04.41] Yang hidup kitari dan mengamuk
[01:06.82] Yang mati diawali enigma menikmati jadi poros roda
[01:10.43] Statis atau laju dimanapun berada
[01:13.34] Tanpa belas kasihan murka kunikmati
[01:16.04] Lucuti bekas kutipan dikelas pagi ini
[01:19.11] Kemudian di layarmu aku diberkati
[01:21.26] Angin kencang utara kita akan kembali!
[01:24.18] Kumpulkan roda, doa yang tak sampai kelangit tercecer di trotoar
[01:29.76] Berkoar tanpa pembangkit takkan ada yang bersinar
[01:33.49] Maka harus ku ungkit semua cerita camar
[01:35.47] Dari kepulan kaki lima membaca gejala sampai cerita benar
[01:40.25] Biar wajar keringat mereka cemari meraki memaki, que sera sera
[01:46.28] Yang matang kan jatuh menggelinding jauh
[01:50.44] Biar patah sayap topang dengan paruh
[01:54.12] Maka bukan sekali aku mati setelah kantuk
[01:57.32] Terbongkar jika melantur tak salah bunda menunjuk
[02:00.58] Rahasia terjaga dalam tidur mimpi terbentur dan terbentuk
[02:04.47] Hanya legenda yang jadi patung dengan atau tanpa kutuk
[02:09.24] Kuharus tetap berjuang
[02:11.36] Setidaknya sampai nanti
[02:13.45] Esok hari yang datang
[02:15.85] Era telah berganti
[02:17.90] Rekat dengan lem super kena sample di looper
[02:21.86] Tidak kasih men sebab kena WO kurang keras jadi bengkok
[02:26.31] Habis cangkok di bangkok kini sudah tak berbuah
[02:29.57] Hitung berbulan ribu peluang ikut terbuang
[02:33.23] Salahkan nasib sudah jadi nasi
[02:35.08] Makan bubur dengan sumpit siap mengaduk loopbreaks
[02:38.71] Lubrikasi grease tuk coret kertas injeksi silabel dalam plastik
[02:44.04] Hafal prosedur operasi
[02:45.92] Hijrah bak Messi ke Miami sedang Kaka nikmati mie yamin
[02:50.61] Muka biru depan Miyabi mie lagi keluh anak kos siang nak solo bos
[02:56.46] Saut di warkop kok bolos pucat pasi aksi natural sok polos
[03:00.96] Semi formal macam polo sport dengan air goal dengan syair
[03:05.95] Baris depan selalu hadir cast mantra dengan pasir
[03:09.91] Ukir cara gravir di prasasti grafit modal garpit inhale gaya kuli
[03:15.47] Instrumental looping di kuping annoying macam kucing depan komplek
[03:20.92] Plug mati cabut socket
[03:22.89] Kasih rima cantik gaya Amanda terlalu keren macam Arwana
[03:27.53] Berpolar hingga ber uang selatan ke utara dengan awan kintoun
[03:32.02] Morse evo ke python baca simtom sedari awal
[03:35.77] Usir bala macam Ida bisa pindah ke lidah
[03:39.79] Tak ada penangkal kobra sila coba sengat cara soda
[03:43.90] Terbaca pola goda taktik Pep dengan bola
[03:47.41] Praktis tak tertolak lompat sontak serempak
[03:51.32] Kompak bak perompak perampok kapok kena sial
[03:55.02] Bernyanyi depan silop beri inisial gumam ini sial bangsat
[04:00.30] Tunggu kiris kuning langsat
[04:02.49] Kuduk berdiri tatap mata tak kasat
[04:05.06] Dibalik kaca sudah berkaca kurang bercermin
[04:08.76] Balas balista dengan lembing
[04:10.94] Setengah migrain satunya pening
[04:13.01] Terlanjur basah tak tunggu kering
[04:16.57] Kuharus tetap berjuang
[04:18.21] Setidaknya sampai nanti
[04:20.62] Esok hari yang datang
[04:22.44] Era telah berganti
[04:23.84]