Penyesalan
๐ต 1276 characters
โฑ๏ธ 5:16 duration
๐ ID: 14210471
๐ Lyrics
Baru terasa betapa sepi sejak dirimu pergi
Makan aku sendiri
Tidur pun sendiri
Tiada yang menemani
Tak kau dengarkan suara anakmu
Panggil-panggil namamu
Sering dia bertanya mengapa mama
Pergi begitu lama
Jawaban apa yang harus kuberi
Pada hatinya yang lugu
Lelaki mana yang tak akan menangis
Bila sudah begini
Kalaulah boleh aku meminta untuk yang terakhir
Berilah kesempatan kurajut lagi
Hati yang terkoyak
Aku kan bersumpah jadi seorang suami untuk satu sang istri
Dulu seranjang kita tidur bersama
Dulu secangkir kita minum berdua, huo-huo
Namun sekarang baru terasa perpisahan ini, huo-huo
Namun sekarang di rumah ini, semua bagai mati
Pah, kok Mama perginya lama amat sih
Kan Yayang kangen ama Mamah
Iya Sayang, Papah juga kangen kok sama Mama
Nanti ya, kita sama sama, kita jemput Mama
Kita ajak lagi Mama ke rumah ini
Biar di rumah ini, berseri lagi seperti dulu, ya Sayang ya
Iya Papa
Kalaulah boleh aku meminta untuk yang terakhir
Berilah kesempatan kurajut lagi
Hati yang terkoyak
Aku kan bersumpah jadi seorang suami untuk satu sang istri
Dulu seranjang kita tidur bersama
Dulu secangkir kita minum berdua, huo-huo
Namun sekarang baru terasa perpisahan ini, huo-huo
Namun sekarang di rumah ini, semua bagai mati
Namun sekarang di rumah ini, semua bagai mati
Makan aku sendiri
Tidur pun sendiri
Tiada yang menemani
Tak kau dengarkan suara anakmu
Panggil-panggil namamu
Sering dia bertanya mengapa mama
Pergi begitu lama
Jawaban apa yang harus kuberi
Pada hatinya yang lugu
Lelaki mana yang tak akan menangis
Bila sudah begini
Kalaulah boleh aku meminta untuk yang terakhir
Berilah kesempatan kurajut lagi
Hati yang terkoyak
Aku kan bersumpah jadi seorang suami untuk satu sang istri
Dulu seranjang kita tidur bersama
Dulu secangkir kita minum berdua, huo-huo
Namun sekarang baru terasa perpisahan ini, huo-huo
Namun sekarang di rumah ini, semua bagai mati
Pah, kok Mama perginya lama amat sih
Kan Yayang kangen ama Mamah
Iya Sayang, Papah juga kangen kok sama Mama
Nanti ya, kita sama sama, kita jemput Mama
Kita ajak lagi Mama ke rumah ini
Biar di rumah ini, berseri lagi seperti dulu, ya Sayang ya
Iya Papa
Kalaulah boleh aku meminta untuk yang terakhir
Berilah kesempatan kurajut lagi
Hati yang terkoyak
Aku kan bersumpah jadi seorang suami untuk satu sang istri
Dulu seranjang kita tidur bersama
Dulu secangkir kita minum berdua, huo-huo
Namun sekarang baru terasa perpisahan ini, huo-huo
Namun sekarang di rumah ini, semua bagai mati
Namun sekarang di rumah ini, semua bagai mati
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:16.86] Baru terasa betapa sepi sejak dirimu pergi
[00:29.42] Makan aku sendiri
[00:32.55] Tidur pun sendiri
[00:35.75] Tiada yang menemani
[00:41.88] Tak kau dengarkan suara anakmu
[00:48.27] Panggil-panggil namamu
[00:54.46] Sering dia bertanya mengapa mama
[01:00.77] Pergi begitu lama
[01:06.96] Jawaban apa yang harus kuberi
[01:13.42] Pada hatinya yang lugu
[01:19.42] Lelaki mana yang tak akan menangis
[01:25.65] Bila sudah begini
[01:32.04] Kalaulah boleh aku meminta untuk yang terakhir
[01:44.68] Berilah kesempatan kurajut lagi
[01:50.85] Hati yang terkoyak
[01:56.99] Aku kan bersumpah jadi seorang suami untuk satu sang istri
[02:10.73] Dulu seranjang kita tidur bersama
[02:23.68] Dulu secangkir kita minum berdua, huo-huo
[02:34.63] Namun sekarang baru terasa perpisahan ini, huo-huo
[02:47.18] Namun sekarang di rumah ini, semua bagai mati
[03:02.35] Pah, kok Mama perginya lama amat sih
[03:05.93] Kan Yayang kangen ama Mamah
[03:08.07] Iya Sayang, Papah juga kangen kok sama Mama
[03:11.77] Nanti ya, kita sama sama, kita jemput Mama
[03:15.35] Kita ajak lagi Mama ke rumah ini
[03:17.56] Biar di rumah ini, berseri lagi seperti dulu, ya Sayang ya
[03:20.66] Iya Papa
[03:24.85] Kalaulah boleh aku meminta untuk yang terakhir
[03:37.26] Berilah kesempatan kurajut lagi
[03:43.62] Hati yang terkoyak
[03:49.59] Aku kan bersumpah jadi seorang suami untuk satu sang istri
[04:03.53] Dulu seranjang kita tidur bersama
[04:16.25] Dulu secangkir kita minum berdua, huo-huo
[04:27.34] Namun sekarang baru terasa perpisahan ini, huo-huo
[04:39.98] Namun sekarang di rumah ini, semua bagai mati
[04:52.03] Namun sekarang di rumah ini, semua bagai mati
[05:03.92]
[00:29.42] Makan aku sendiri
[00:32.55] Tidur pun sendiri
[00:35.75] Tiada yang menemani
[00:41.88] Tak kau dengarkan suara anakmu
[00:48.27] Panggil-panggil namamu
[00:54.46] Sering dia bertanya mengapa mama
[01:00.77] Pergi begitu lama
[01:06.96] Jawaban apa yang harus kuberi
[01:13.42] Pada hatinya yang lugu
[01:19.42] Lelaki mana yang tak akan menangis
[01:25.65] Bila sudah begini
[01:32.04] Kalaulah boleh aku meminta untuk yang terakhir
[01:44.68] Berilah kesempatan kurajut lagi
[01:50.85] Hati yang terkoyak
[01:56.99] Aku kan bersumpah jadi seorang suami untuk satu sang istri
[02:10.73] Dulu seranjang kita tidur bersama
[02:23.68] Dulu secangkir kita minum berdua, huo-huo
[02:34.63] Namun sekarang baru terasa perpisahan ini, huo-huo
[02:47.18] Namun sekarang di rumah ini, semua bagai mati
[03:02.35] Pah, kok Mama perginya lama amat sih
[03:05.93] Kan Yayang kangen ama Mamah
[03:08.07] Iya Sayang, Papah juga kangen kok sama Mama
[03:11.77] Nanti ya, kita sama sama, kita jemput Mama
[03:15.35] Kita ajak lagi Mama ke rumah ini
[03:17.56] Biar di rumah ini, berseri lagi seperti dulu, ya Sayang ya
[03:20.66] Iya Papa
[03:24.85] Kalaulah boleh aku meminta untuk yang terakhir
[03:37.26] Berilah kesempatan kurajut lagi
[03:43.62] Hati yang terkoyak
[03:49.59] Aku kan bersumpah jadi seorang suami untuk satu sang istri
[04:03.53] Dulu seranjang kita tidur bersama
[04:16.25] Dulu secangkir kita minum berdua, huo-huo
[04:27.34] Namun sekarang baru terasa perpisahan ini, huo-huo
[04:39.98] Namun sekarang di rumah ini, semua bagai mati
[04:52.03] Namun sekarang di rumah ini, semua bagai mati
[05:03.92]