Nyanyian Badai
๐ต 963 characters
โฑ๏ธ 4:28 duration
๐ ID: 14468045
๐ Lyrics
Awan yang hitam dari arah utara
Nyanyian badai, gemuruh bersahutan
Tanpa heningan tanpa renungan mata hati
Tak sempat lagi, tak mungkin lagi untuk lari
Mahkluk-mahkluk khayal datang ke permukaan
Tawarkan dahaga dengan segelas darah
Penguasa baru lahir dan siap untuk menerkam
Penguasa baru membawa kenikmatan semu
Dongengan buku-buku, cerita hantu
Jerit petir memekak
Air hujan ungu, air laut merah
Muntahkan isi perut bumi
Di buku harianku, kutinggalkan
Dongeng masa lalu yang hilang, ha-ha-ah
Mahkluk-mahkluk khayal datang ke permukaan
Tawarkan dahaga dengan segelas darah
Penguasa baru lahir dan siap untuk menerkam
Penguasa baru membawa kenikmatan semu
Dongengan buku-buku, cerita hantu
Jerit petir memekak
Air hujan ungu, air laut merah
Muntahkan isi perut bumi
Dongengan buku-buku, cerita hantu
Jerit petir memekak
Air hujan ungu, air laut merah
Muntahkan isi perut bumi
Di buku harianku, kutinggalkan
Dongeng masa lalu yang hilang, ha-ha-ah
Ha-ha-ah
Nyanyian badai, gemuruh bersahutan
Tanpa heningan tanpa renungan mata hati
Tak sempat lagi, tak mungkin lagi untuk lari
Mahkluk-mahkluk khayal datang ke permukaan
Tawarkan dahaga dengan segelas darah
Penguasa baru lahir dan siap untuk menerkam
Penguasa baru membawa kenikmatan semu
Dongengan buku-buku, cerita hantu
Jerit petir memekak
Air hujan ungu, air laut merah
Muntahkan isi perut bumi
Di buku harianku, kutinggalkan
Dongeng masa lalu yang hilang, ha-ha-ah
Mahkluk-mahkluk khayal datang ke permukaan
Tawarkan dahaga dengan segelas darah
Penguasa baru lahir dan siap untuk menerkam
Penguasa baru membawa kenikmatan semu
Dongengan buku-buku, cerita hantu
Jerit petir memekak
Air hujan ungu, air laut merah
Muntahkan isi perut bumi
Dongengan buku-buku, cerita hantu
Jerit petir memekak
Air hujan ungu, air laut merah
Muntahkan isi perut bumi
Di buku harianku, kutinggalkan
Dongeng masa lalu yang hilang, ha-ha-ah
Ha-ha-ah
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:16.60] Awan yang hitam dari arah utara
[00:24.24] Nyanyian badai, gemuruh bersahutan
[00:31.50] Tanpa heningan tanpa renungan mata hati
[00:37.31] Tak sempat lagi, tak mungkin lagi untuk lari
[00:44.63]
[00:49.99] Mahkluk-mahkluk khayal datang ke permukaan
[00:57.31] Tawarkan dahaga dengan segelas darah
[01:04.62] Penguasa baru lahir dan siap untuk menerkam
[01:10.20] Penguasa baru membawa kenikmatan semu
[01:16.91]
[01:32.13] Dongengan buku-buku, cerita hantu
[01:36.05] Jerit petir memekak
[01:39.70] Air hujan ungu, air laut merah
[01:43.12] Muntahkan isi perut bumi
[01:47.42]
[01:54.32] Di buku harianku, kutinggalkan
[01:58.25] Dongeng masa lalu yang hilang, ha-ha-ah
[02:05.99]
[02:47.42] Mahkluk-mahkluk khayal datang ke permukaan
[02:54.86] Tawarkan dahaga dengan segelas darah
[03:02.40] Penguasa baru lahir dan siap untuk menerkam
[03:08.09] Penguasa baru membawa kenikmatan semu
[03:13.77]
[03:29.75] Dongengan buku-buku, cerita hantu
[03:33.68] Jerit petir memekak
[03:37.09] Air hujan ungu, air laut merah
[03:40.75] Muntahkan isi perut bumi
[03:44.77]
[03:51.54] Dongengan buku-buku, cerita hantu
[03:55.54] Jerit petir memekak
[03:59.14] Air hujan ungu, air laut merah
[04:02.74] Muntahkan isi perut bumi
[04:06.48] Di buku harianku, kutinggalkan
[04:10.44] Dongeng masa lalu yang hilang, ha-ha-ah
[04:22.71] Ha-ha-ah
[04:25.27]
[00:24.24] Nyanyian badai, gemuruh bersahutan
[00:31.50] Tanpa heningan tanpa renungan mata hati
[00:37.31] Tak sempat lagi, tak mungkin lagi untuk lari
[00:44.63]
[00:49.99] Mahkluk-mahkluk khayal datang ke permukaan
[00:57.31] Tawarkan dahaga dengan segelas darah
[01:04.62] Penguasa baru lahir dan siap untuk menerkam
[01:10.20] Penguasa baru membawa kenikmatan semu
[01:16.91]
[01:32.13] Dongengan buku-buku, cerita hantu
[01:36.05] Jerit petir memekak
[01:39.70] Air hujan ungu, air laut merah
[01:43.12] Muntahkan isi perut bumi
[01:47.42]
[01:54.32] Di buku harianku, kutinggalkan
[01:58.25] Dongeng masa lalu yang hilang, ha-ha-ah
[02:05.99]
[02:47.42] Mahkluk-mahkluk khayal datang ke permukaan
[02:54.86] Tawarkan dahaga dengan segelas darah
[03:02.40] Penguasa baru lahir dan siap untuk menerkam
[03:08.09] Penguasa baru membawa kenikmatan semu
[03:13.77]
[03:29.75] Dongengan buku-buku, cerita hantu
[03:33.68] Jerit petir memekak
[03:37.09] Air hujan ungu, air laut merah
[03:40.75] Muntahkan isi perut bumi
[03:44.77]
[03:51.54] Dongengan buku-buku, cerita hantu
[03:55.54] Jerit petir memekak
[03:59.14] Air hujan ungu, air laut merah
[04:02.74] Muntahkan isi perut bumi
[04:06.48] Di buku harianku, kutinggalkan
[04:10.44] Dongeng masa lalu yang hilang, ha-ha-ah
[04:22.71] Ha-ha-ah
[04:25.27]