Kejamnya Fitnah
๐ต 734 characters
โฑ๏ธ 3:38 duration
๐ ID: 14668253
๐ Lyrics
Karena sepatah kata, aku berpisah
Sungguh kejamnya fitnah, memecah belah
Memecah belah
Suara hati merintih, mengenang kasih
Kusandarkan harapan pada-Mu, Tuhan
Pada-Mu, Tuhan
Mengapa begitu mudah dirimu terkena fitnah?
Tak mungkin diriku khianati cinta
Mengapa kau tiada kabar? Menjalani liku cinta
Kaubuat hatiku sedih dan merana
Satu harapan hati, sadarlah nanti
Karena sepatah kata, aku berpisah
Sungguh kejamnya fitnah, memecah belah
Memecah belah
Mengapa begitu mudah dirimu terkena fitnah?
Tak mungkin diriku khianati cinta
Mengapa kau tiada kabar? Menjalani liku cinta
Kaubuat hatiku sedih dan merana
Satu harapan hati, sadarlah nanti
Karena sepatah kata, aku berpisah
Sungguh kejamnya fitnah, memecah belah
Memecah belah
Sungguh kejamnya fitnah, memecah belah
Memecah belah
Suara hati merintih, mengenang kasih
Kusandarkan harapan pada-Mu, Tuhan
Pada-Mu, Tuhan
Mengapa begitu mudah dirimu terkena fitnah?
Tak mungkin diriku khianati cinta
Mengapa kau tiada kabar? Menjalani liku cinta
Kaubuat hatiku sedih dan merana
Satu harapan hati, sadarlah nanti
Karena sepatah kata, aku berpisah
Sungguh kejamnya fitnah, memecah belah
Memecah belah
Mengapa begitu mudah dirimu terkena fitnah?
Tak mungkin diriku khianati cinta
Mengapa kau tiada kabar? Menjalani liku cinta
Kaubuat hatiku sedih dan merana
Satu harapan hati, sadarlah nanti
Karena sepatah kata, aku berpisah
Sungguh kejamnya fitnah, memecah belah
Memecah belah
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:24.96] Karena sepatah kata, aku berpisah
[00:31.39] Sungguh kejamnya fitnah, memecah belah
[00:37.54] Memecah belah
[00:43.59] Suara hati merintih, mengenang kasih
[00:49.77] Kusandarkan harapan pada-Mu, Tuhan
[00:55.99] Pada-Mu, Tuhan
[00:58.98]
[01:23.89] Mengapa begitu mudah dirimu terkena fitnah?
[01:30.11] Tak mungkin diriku khianati cinta
[01:36.32]
[01:42.34] Mengapa kau tiada kabar? Menjalani liku cinta
[01:48.47] Kaubuat hatiku sedih dan merana
[01:54.77] Satu harapan hati, sadarlah nanti
[02:01.07] Karena sepatah kata, aku berpisah
[02:07.02] Sungguh kejamnya fitnah, memecah belah
[02:13.25] Memecah belah
[02:16.01]
[02:41.02] Mengapa begitu mudah dirimu terkena fitnah?
[02:47.38] Tak mungkin diriku khianati cinta
[02:53.66]
[02:59.61] Mengapa kau tiada kabar? Menjalani liku cinta
[03:05.85] Kaubuat hatiku sedih dan merana
[03:11.89] Satu harapan hati, sadarlah nanti
[03:18.14] Karena sepatah kata, aku berpisah
[03:24.39] Sungguh kejamnya fitnah, memecah belah
[03:30.65] Memecah belah
[03:33.47]
[00:31.39] Sungguh kejamnya fitnah, memecah belah
[00:37.54] Memecah belah
[00:43.59] Suara hati merintih, mengenang kasih
[00:49.77] Kusandarkan harapan pada-Mu, Tuhan
[00:55.99] Pada-Mu, Tuhan
[00:58.98]
[01:23.89] Mengapa begitu mudah dirimu terkena fitnah?
[01:30.11] Tak mungkin diriku khianati cinta
[01:36.32]
[01:42.34] Mengapa kau tiada kabar? Menjalani liku cinta
[01:48.47] Kaubuat hatiku sedih dan merana
[01:54.77] Satu harapan hati, sadarlah nanti
[02:01.07] Karena sepatah kata, aku berpisah
[02:07.02] Sungguh kejamnya fitnah, memecah belah
[02:13.25] Memecah belah
[02:16.01]
[02:41.02] Mengapa begitu mudah dirimu terkena fitnah?
[02:47.38] Tak mungkin diriku khianati cinta
[02:53.66]
[02:59.61] Mengapa kau tiada kabar? Menjalani liku cinta
[03:05.85] Kaubuat hatiku sedih dan merana
[03:11.89] Satu harapan hati, sadarlah nanti
[03:18.14] Karena sepatah kata, aku berpisah
[03:24.39] Sungguh kejamnya fitnah, memecah belah
[03:30.65] Memecah belah
[03:33.47]