Pecah Seribu
๐ต 1740 characters
โฑ๏ธ 5:25 duration
๐ ID: 14916765
๐ Lyrics
Hanya dia
Dia, dia, dia, dia, dia
Dia, dia, hanya dia
(Music Interactive, uasyik, Dhik)
(Tarik, Woh!)
Bimbang, ragu
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin, tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
(Uasyik!)
Ibarat bunga
Aku takut banyak kumbang yang hinggap
Aku tak mau
Patah, patah, tangkaiku patah
Aku tak mau
Bimbang, ragu
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin, tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
(Ayo, Woh! Uasyik, Dhik)
(Music Interactive, luar biasa)
(Melodi handal kita, Mas Dindy lho iki)
(Dindy Sudrajat)
Hanya dia
Dia, dia, dia, dia, dia
Dia, dia, hanya dia (hok a, hok e)
Hanya dia
Yang ada di antara jantung hati
Tempat bermanja, tempatnya rindu
Tempat curahan hati yang damai (hok a, hok e)
Entah apa
Bagaikan kayu basah dimakan api
Api curiga, api cemburu
Api kerinduan yang membara (hok a, hok e)
Oh, angin, kabarkan
Melati di depan rumahku menantimu
Bimbang, ragu (tarik, Woh!)
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin, tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
Ibarat bunga
Aku takut banyak kumbang yang hinggap
Aku tak mau
Patah, patah, tangkaiku patah
Aku tak mau
Hanya dia
Dia, dia, dia, dia, dia
Dia, dia, hanya dia (hok a, hok e)
Hanya dia
Yang ada di antara jantung hati
Tempat bermanja, tempatnya rindu
Tempat curahan hati yang damai (hok a, hok e)
Entah apa
Bagaikan kayu basah dimakan api
Api curiga, api cemburu
Api kerinduan yang membara (hok a, hok e)
Oh, angin, kabarkan
Melati di depan rumahku menantimu
Duhai angin, kabarkanlah
Melati menanti (sogok, oh-oh)
Duhai angin, kabarkanlah
Melati menanti (yak o, joss-joss!)
(Duhai angin, kabarkanlah) oh-oh-oh
(Melati menanti) ah-ah-ah
(Duhai angin, kabarkanlah) oh-oh-oh
(Melati menanti) ah-ah-ah
Dia, dia, dia, dia, dia
Dia, dia, hanya dia
(Music Interactive, uasyik, Dhik)
(Tarik, Woh!)
Bimbang, ragu
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin, tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
(Uasyik!)
Ibarat bunga
Aku takut banyak kumbang yang hinggap
Aku tak mau
Patah, patah, tangkaiku patah
Aku tak mau
Bimbang, ragu
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin, tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
(Ayo, Woh! Uasyik, Dhik)
(Music Interactive, luar biasa)
(Melodi handal kita, Mas Dindy lho iki)
(Dindy Sudrajat)
Hanya dia
Dia, dia, dia, dia, dia
Dia, dia, hanya dia (hok a, hok e)
Hanya dia
Yang ada di antara jantung hati
Tempat bermanja, tempatnya rindu
Tempat curahan hati yang damai (hok a, hok e)
Entah apa
Bagaikan kayu basah dimakan api
Api curiga, api cemburu
Api kerinduan yang membara (hok a, hok e)
Oh, angin, kabarkan
Melati di depan rumahku menantimu
Bimbang, ragu (tarik, Woh!)
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin, tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
Ibarat bunga
Aku takut banyak kumbang yang hinggap
Aku tak mau
Patah, patah, tangkaiku patah
Aku tak mau
Hanya dia
Dia, dia, dia, dia, dia
Dia, dia, hanya dia (hok a, hok e)
Hanya dia
Yang ada di antara jantung hati
Tempat bermanja, tempatnya rindu
Tempat curahan hati yang damai (hok a, hok e)
Entah apa
Bagaikan kayu basah dimakan api
Api curiga, api cemburu
Api kerinduan yang membara (hok a, hok e)
Oh, angin, kabarkan
Melati di depan rumahku menantimu
Duhai angin, kabarkanlah
Melati menanti (sogok, oh-oh)
Duhai angin, kabarkanlah
Melati menanti (yak o, joss-joss!)
(Duhai angin, kabarkanlah) oh-oh-oh
(Melati menanti) ah-ah-ah
(Duhai angin, kabarkanlah) oh-oh-oh
(Melati menanti) ah-ah-ah
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:02.15] Hanya dia
[00:07.28] Dia, dia, dia, dia, dia
[00:11.29] Dia, dia, hanya dia
[00:17.86] (Music Interactive, uasyik, Dhik)
[00:21.24] (Tarik, Woh!)
[00:23.34]
[00:34.04] Bimbang, ragu
[00:37.24] Sementara malam mulai datang
[00:40.84] Hasratku ingin bercermin, tapi
[00:44.88] Cerminku pecah seribu, pecah seribu
[00:51.95] (Uasyik!)
[00:55.32] Ibarat bunga
[00:58.57] Aku takut banyak kumbang yang hinggap
[01:02.62] Aku tak mau
[01:05.83] Patah, patah, tangkaiku patah
[01:10.34] Aku tak mau
[01:17.86] Bimbang, ragu
[01:20.87] Sementara malam mulai datang
[01:24.79] Hasratku ingin bercermin, tapi
[01:28.58] Cerminku pecah seribu, pecah seribu
[01:38.43] (Ayo, Woh! Uasyik, Dhik)
[01:40.52] (Music Interactive, luar biasa)
[01:43.59] (Melodi handal kita, Mas Dindy lho iki)
[01:46.78] (Dindy Sudrajat)
[01:50.20] Hanya dia
[01:54.90] Dia, dia, dia, dia, dia
[01:58.46] Dia, dia, hanya dia (hok a, hok e)
[02:04.43] Hanya dia
[02:09.36] Yang ada di antara jantung hati
[02:13.22] Tempat bermanja, tempatnya rindu
[02:16.95] Tempat curahan hati yang damai (hok a, hok e)
[02:23.35] Entah apa
[02:28.08] Bagaikan kayu basah dimakan api
[02:31.87] Api curiga, api cemburu
[02:35.66] Api kerinduan yang membara (hok a, hok e)
[02:42.67] Oh, angin, kabarkan
[02:46.56] Melati di depan rumahku menantimu
[02:56.92] Bimbang, ragu (tarik, Woh!)
[03:00.11] Sementara malam mulai datang
[03:03.75] Hasratku ingin bercermin, tapi
[03:07.74] Cerminku pecah seribu, pecah seribu
[03:17.98] Ibarat bunga
[03:20.95] Aku takut banyak kumbang yang hinggap
[03:25.59] Aku tak mau
[03:28.52] Patah, patah, tangkaiku patah
[03:33.18] Aku tak mau
[03:37.04]
[03:42.63] Hanya dia
[03:47.38] Dia, dia, dia, dia, dia
[03:51.05] Dia, dia, hanya dia (hok a, hok e)
[03:56.74] Hanya dia
[04:01.48] Yang ada di antara jantung hati
[04:05.07] Tempat bermanja, tempatnya rindu
[04:08.85] Tempat curahan hati yang damai (hok a, hok e)
[04:15.16] Entah apa
[04:20.16] Bagaikan kayu basah dimakan api
[04:23.55] Api curiga, api cemburu
[04:27.36] Api kerinduan yang membara (hok a, hok e)
[04:34.72] Oh, angin, kabarkan
[04:38.30] Melati di depan rumahku menantimu
[04:45.73] Duhai angin, kabarkanlah
[04:49.55] Melati menanti (sogok, oh-oh)
[04:53.04] Duhai angin, kabarkanlah
[04:57.08] Melati menanti (yak o, joss-joss!)
[05:00.53] (Duhai angin, kabarkanlah) oh-oh-oh
[05:04.52] (Melati menanti) ah-ah-ah
[05:08.04] (Duhai angin, kabarkanlah) oh-oh-oh
[05:11.80] (Melati menanti) ah-ah-ah
[05:16.39]
[00:07.28] Dia, dia, dia, dia, dia
[00:11.29] Dia, dia, hanya dia
[00:17.86] (Music Interactive, uasyik, Dhik)
[00:21.24] (Tarik, Woh!)
[00:23.34]
[00:34.04] Bimbang, ragu
[00:37.24] Sementara malam mulai datang
[00:40.84] Hasratku ingin bercermin, tapi
[00:44.88] Cerminku pecah seribu, pecah seribu
[00:51.95] (Uasyik!)
[00:55.32] Ibarat bunga
[00:58.57] Aku takut banyak kumbang yang hinggap
[01:02.62] Aku tak mau
[01:05.83] Patah, patah, tangkaiku patah
[01:10.34] Aku tak mau
[01:17.86] Bimbang, ragu
[01:20.87] Sementara malam mulai datang
[01:24.79] Hasratku ingin bercermin, tapi
[01:28.58] Cerminku pecah seribu, pecah seribu
[01:38.43] (Ayo, Woh! Uasyik, Dhik)
[01:40.52] (Music Interactive, luar biasa)
[01:43.59] (Melodi handal kita, Mas Dindy lho iki)
[01:46.78] (Dindy Sudrajat)
[01:50.20] Hanya dia
[01:54.90] Dia, dia, dia, dia, dia
[01:58.46] Dia, dia, hanya dia (hok a, hok e)
[02:04.43] Hanya dia
[02:09.36] Yang ada di antara jantung hati
[02:13.22] Tempat bermanja, tempatnya rindu
[02:16.95] Tempat curahan hati yang damai (hok a, hok e)
[02:23.35] Entah apa
[02:28.08] Bagaikan kayu basah dimakan api
[02:31.87] Api curiga, api cemburu
[02:35.66] Api kerinduan yang membara (hok a, hok e)
[02:42.67] Oh, angin, kabarkan
[02:46.56] Melati di depan rumahku menantimu
[02:56.92] Bimbang, ragu (tarik, Woh!)
[03:00.11] Sementara malam mulai datang
[03:03.75] Hasratku ingin bercermin, tapi
[03:07.74] Cerminku pecah seribu, pecah seribu
[03:17.98] Ibarat bunga
[03:20.95] Aku takut banyak kumbang yang hinggap
[03:25.59] Aku tak mau
[03:28.52] Patah, patah, tangkaiku patah
[03:33.18] Aku tak mau
[03:37.04]
[03:42.63] Hanya dia
[03:47.38] Dia, dia, dia, dia, dia
[03:51.05] Dia, dia, hanya dia (hok a, hok e)
[03:56.74] Hanya dia
[04:01.48] Yang ada di antara jantung hati
[04:05.07] Tempat bermanja, tempatnya rindu
[04:08.85] Tempat curahan hati yang damai (hok a, hok e)
[04:15.16] Entah apa
[04:20.16] Bagaikan kayu basah dimakan api
[04:23.55] Api curiga, api cemburu
[04:27.36] Api kerinduan yang membara (hok a, hok e)
[04:34.72] Oh, angin, kabarkan
[04:38.30] Melati di depan rumahku menantimu
[04:45.73] Duhai angin, kabarkanlah
[04:49.55] Melati menanti (sogok, oh-oh)
[04:53.04] Duhai angin, kabarkanlah
[04:57.08] Melati menanti (yak o, joss-joss!)
[05:00.53] (Duhai angin, kabarkanlah) oh-oh-oh
[05:04.52] (Melati menanti) ah-ah-ah
[05:08.04] (Duhai angin, kabarkanlah) oh-oh-oh
[05:11.80] (Melati menanti) ah-ah-ah
[05:16.39]