Berdansa Sejenak
๐ต 961 characters
โฑ๏ธ 3:16 duration
๐ ID: 15154457
๐ Lyrics
Siang dan malam tak jemu-jemu
Tiada ragu menghantam kalbu
Tak kenal waktu, pilu merundung
Di atas panggung sandiwara yang biru
Namun, sang angin terus berhembus tiada henti
Semilirnya melantunkan indah barisan melodi
Hangat simfoninya membelai, bagaikan mentari
(Gerakkan kakimu) saatnya kita menari
Marilah berdansa, ikuti irama
Janganlah kaupendam segala rasa
Tertawa sejenak, kar'na duka lara
Bisa ditunda untuk besok saja
Meski terkadang gundah-gulana menerpa jiwa
Setitik harap dalam hatiku masih berpijar
Namun, kedua kakiku masih t'rus ingin melangkah
(Walaupun sendiri, terpenjara sepi, larut di dalam sakit hati)
Tetaplah berdansa, janganlah menyerah
Ku yakin bahagia akanlah singgah
Walaupun terkadang jatuh air mata
Hari esok kita rajut bersama, hei
Berdansa, ikuti irama
Janganlah kaupendam segala rasa
Tertawa sejenak, kar'na duka lara
Bisa ditunda untuk besok saja
Bisa ditunda untuk besok saja
Bisa ditunda untuk besok saja, ho-oh-oh, ho-oh
Tiada ragu menghantam kalbu
Tak kenal waktu, pilu merundung
Di atas panggung sandiwara yang biru
Namun, sang angin terus berhembus tiada henti
Semilirnya melantunkan indah barisan melodi
Hangat simfoninya membelai, bagaikan mentari
(Gerakkan kakimu) saatnya kita menari
Marilah berdansa, ikuti irama
Janganlah kaupendam segala rasa
Tertawa sejenak, kar'na duka lara
Bisa ditunda untuk besok saja
Meski terkadang gundah-gulana menerpa jiwa
Setitik harap dalam hatiku masih berpijar
Namun, kedua kakiku masih t'rus ingin melangkah
(Walaupun sendiri, terpenjara sepi, larut di dalam sakit hati)
Tetaplah berdansa, janganlah menyerah
Ku yakin bahagia akanlah singgah
Walaupun terkadang jatuh air mata
Hari esok kita rajut bersama, hei
Berdansa, ikuti irama
Janganlah kaupendam segala rasa
Tertawa sejenak, kar'na duka lara
Bisa ditunda untuk besok saja
Bisa ditunda untuk besok saja
Bisa ditunda untuk besok saja, ho-oh-oh, ho-oh
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:21.78] Siang dan malam tak jemu-jemu
[00:26.75] Tiada ragu menghantam kalbu
[00:31.95] Tak kenal waktu, pilu merundung
[00:36.97] Di atas panggung sandiwara yang biru
[00:41.22] Namun, sang angin terus berhembus tiada henti
[00:46.71] Semilirnya melantunkan indah barisan melodi
[00:51.61] Hangat simfoninya membelai, bagaikan mentari
[00:56.74] (Gerakkan kakimu) saatnya kita menari
[01:05.96] Marilah berdansa, ikuti irama
[01:11.92] Janganlah kaupendam segala rasa
[01:16.33] Tertawa sejenak, kar'na duka lara
[01:21.93] Bisa ditunda untuk besok saja
[01:26.87]
[01:47.21] Meski terkadang gundah-gulana menerpa jiwa
[01:52.27] Setitik harap dalam hatiku masih berpijar
[01:57.42] Namun, kedua kakiku masih t'rus ingin melangkah
[02:02.23] (Walaupun sendiri, terpenjara sepi, larut di dalam sakit hati)
[02:09.73] Tetaplah berdansa, janganlah menyerah
[02:16.78] Ku yakin bahagia akanlah singgah
[02:21.15] Walaupun terkadang jatuh air mata
[02:26.39] Hari esok kita rajut bersama, hei
[02:31.65] Berdansa, ikuti irama
[02:36.49] Janganlah kaupendam segala rasa
[02:40.98] Tertawa sejenak, kar'na duka lara
[02:46.58] Bisa ditunda untuk besok saja
[02:51.78] Bisa ditunda untuk besok saja
[02:56.60] Bisa ditunda untuk besok saja, ho-oh-oh, ho-oh
[03:08.63]
[00:26.75] Tiada ragu menghantam kalbu
[00:31.95] Tak kenal waktu, pilu merundung
[00:36.97] Di atas panggung sandiwara yang biru
[00:41.22] Namun, sang angin terus berhembus tiada henti
[00:46.71] Semilirnya melantunkan indah barisan melodi
[00:51.61] Hangat simfoninya membelai, bagaikan mentari
[00:56.74] (Gerakkan kakimu) saatnya kita menari
[01:05.96] Marilah berdansa, ikuti irama
[01:11.92] Janganlah kaupendam segala rasa
[01:16.33] Tertawa sejenak, kar'na duka lara
[01:21.93] Bisa ditunda untuk besok saja
[01:26.87]
[01:47.21] Meski terkadang gundah-gulana menerpa jiwa
[01:52.27] Setitik harap dalam hatiku masih berpijar
[01:57.42] Namun, kedua kakiku masih t'rus ingin melangkah
[02:02.23] (Walaupun sendiri, terpenjara sepi, larut di dalam sakit hati)
[02:09.73] Tetaplah berdansa, janganlah menyerah
[02:16.78] Ku yakin bahagia akanlah singgah
[02:21.15] Walaupun terkadang jatuh air mata
[02:26.39] Hari esok kita rajut bersama, hei
[02:31.65] Berdansa, ikuti irama
[02:36.49] Janganlah kaupendam segala rasa
[02:40.98] Tertawa sejenak, kar'na duka lara
[02:46.58] Bisa ditunda untuk besok saja
[02:51.78] Bisa ditunda untuk besok saja
[02:56.60] Bisa ditunda untuk besok saja, ho-oh-oh, ho-oh
[03:08.63]