Lintasan Yang Sama (From "1 Imam 2 Makmum")
๐ต 945 characters
โฑ๏ธ 4:28 duration
๐ ID: 15650147
๐ Lyrics
Aku terdiam dalam riuhnya keramaian
Tersamar oleh tawa, bungkam rasa dilema
Bukan ku tak terima dirimu yang seutuhnya
Namun, apalah dayaku bisa hatimu bersamanya
Aku tak mungkin bisa bersaing melawannya
Aku tak mungkin sanggup berbinar dalam bayangnya
Dia yang dulu pernah sempurna di relungmu
Tak mungkin ku menjadi jawara di lintasan yang sama
Bukan ku tak terima dirimu yang seutuhnya
Namun, apalah dayaku bisa hatimu bersamanya
Aku tak mungkin bisa bersaing melawannya
Aku tak mungkin sanggup berbinar dalam bayangnya
Oh, dia yang dulu pernah sempurna di relungmu
Tak mungkin ku menjadi jawara di lintasan yang sama
Kuatkah ku, Tuhan, jika ku mencinta
Dianggap tak ada?
Aku tak mungkin bisa bersaing melawannya
Aku tak mungkin sanggup berbinar di dalam bayang-bayangnya
(Dia yang dulu pernah sempurna) sempurna di relungmu
Tak mungkin ku menjadi jawara di lintasan yang sama
(Kuatkah ku, Tuhan, jika ku mencinta?)
Di lintasan yang sama
Tersamar oleh tawa, bungkam rasa dilema
Bukan ku tak terima dirimu yang seutuhnya
Namun, apalah dayaku bisa hatimu bersamanya
Aku tak mungkin bisa bersaing melawannya
Aku tak mungkin sanggup berbinar dalam bayangnya
Dia yang dulu pernah sempurna di relungmu
Tak mungkin ku menjadi jawara di lintasan yang sama
Bukan ku tak terima dirimu yang seutuhnya
Namun, apalah dayaku bisa hatimu bersamanya
Aku tak mungkin bisa bersaing melawannya
Aku tak mungkin sanggup berbinar dalam bayangnya
Oh, dia yang dulu pernah sempurna di relungmu
Tak mungkin ku menjadi jawara di lintasan yang sama
Kuatkah ku, Tuhan, jika ku mencinta
Dianggap tak ada?
Aku tak mungkin bisa bersaing melawannya
Aku tak mungkin sanggup berbinar di dalam bayang-bayangnya
(Dia yang dulu pernah sempurna) sempurna di relungmu
Tak mungkin ku menjadi jawara di lintasan yang sama
(Kuatkah ku, Tuhan, jika ku mencinta?)
Di lintasan yang sama
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:20.99] Aku terdiam dalam riuhnya keramaian
[00:31.17] Tersamar oleh tawa, bungkam rasa dilema
[00:41.39] Bukan ku tak terima dirimu yang seutuhnya
[00:51.69] Namun, apalah dayaku bisa hatimu bersamanya
[01:04.30] Aku tak mungkin bisa bersaing melawannya
[01:14.53] Aku tak mungkin sanggup berbinar dalam bayangnya
[01:24.78] Dia yang dulu pernah sempurna di relungmu
[01:34.97] Tak mungkin ku menjadi jawara di lintasan yang sama
[01:46.76] Bukan ku tak terima dirimu yang seutuhnya
[01:58.01] Namun, apalah dayaku bisa hatimu bersamanya
[02:08.14] Aku tak mungkin bisa bersaing melawannya
[02:18.33] Aku tak mungkin sanggup berbinar dalam bayangnya
[02:28.27] Oh, dia yang dulu pernah sempurna di relungmu
[02:38.61] Tak mungkin ku menjadi jawara di lintasan yang sama
[02:48.75] Kuatkah ku, Tuhan, jika ku mencinta
[02:58.98] Dianggap tak ada?
[03:11.83] Aku tak mungkin bisa bersaing melawannya
[03:22.20] Aku tak mungkin sanggup berbinar di dalam bayang-bayangnya
[03:32.35] (Dia yang dulu pernah sempurna) sempurna di relungmu
[03:42.66] Tak mungkin ku menjadi jawara di lintasan yang sama
[03:52.52] (Kuatkah ku, Tuhan, jika ku mencinta?)
[04:01.68] Di lintasan yang sama
[04:11.20]
[00:31.17] Tersamar oleh tawa, bungkam rasa dilema
[00:41.39] Bukan ku tak terima dirimu yang seutuhnya
[00:51.69] Namun, apalah dayaku bisa hatimu bersamanya
[01:04.30] Aku tak mungkin bisa bersaing melawannya
[01:14.53] Aku tak mungkin sanggup berbinar dalam bayangnya
[01:24.78] Dia yang dulu pernah sempurna di relungmu
[01:34.97] Tak mungkin ku menjadi jawara di lintasan yang sama
[01:46.76] Bukan ku tak terima dirimu yang seutuhnya
[01:58.01] Namun, apalah dayaku bisa hatimu bersamanya
[02:08.14] Aku tak mungkin bisa bersaing melawannya
[02:18.33] Aku tak mungkin sanggup berbinar dalam bayangnya
[02:28.27] Oh, dia yang dulu pernah sempurna di relungmu
[02:38.61] Tak mungkin ku menjadi jawara di lintasan yang sama
[02:48.75] Kuatkah ku, Tuhan, jika ku mencinta
[02:58.98] Dianggap tak ada?
[03:11.83] Aku tak mungkin bisa bersaing melawannya
[03:22.20] Aku tak mungkin sanggup berbinar di dalam bayang-bayangnya
[03:32.35] (Dia yang dulu pernah sempurna) sempurna di relungmu
[03:42.66] Tak mungkin ku menjadi jawara di lintasan yang sama
[03:52.52] (Kuatkah ku, Tuhan, jika ku mencinta?)
[04:01.68] Di lintasan yang sama
[04:11.20]