Dongeng Dari Negeri Antah Berantah
๐ต 1127 characters
โฑ๏ธ 4:40 duration
๐ ID: 15999503
๐ Lyrics
Hormatilah jabatanku
Putra tunggal kepala kampung
Punya hak untuk tolak pinggang memerintah
Hm, hm, hu
Kupelihara kesombongan
Sorot mata segalak mungkin
Untuk menjaga martabat dan wibawa
Hari ini aku dipanggil
Menghadap Ayah terhormat
Melaporkan tugasku mengelola dagang
Model putra bangsawan
Cara yang aku terapkan
Gampang tak perlu berfikir
Yang penting bisa memanfaatkan kesempatan
Jabatan ayahku
Semua berjalan lancar, hm, ho-ho
Betapa aku tersinggung
Dengan seorang patriot
Berani dia mengecam tingkahku
Hm-hm, ho
Untung saja lima pengawalku
Seg'ra meringkus tulang belulang
Caci-maki aku semburkan di kupingnya
Kuingatkan sekali lagi
Aku putra kepala kampung
Jangan coba melawan
Kalau tak ingin susah
Sebaiknyalah kau diam
Aku jalankan perintah
Ayahanda yang agung
Menindas nyali rakyatku
Agar tak banyak tingkah
Agar semua bisu
Menurut, s'lalu patuh, hm-hm-hm
Inilah cerita keji
Dari neg'ri antah-berantah
Sepantasnyalah jadi timbangan
Bagi kita, hm-hm, hu
Meskipun hanya dongengan
Tapi cukup meremas jantung
Semoga saja takkan terjadi
Di neg'ri ini
Ho-ho, hm-hm
Hu-hu-uh-hu-hu
Hm-hm-hm-hm-hm
Ho-ho-ho-ho-ho-ho
Putra tunggal kepala kampung
Punya hak untuk tolak pinggang memerintah
Hm, hm, hu
Kupelihara kesombongan
Sorot mata segalak mungkin
Untuk menjaga martabat dan wibawa
Hari ini aku dipanggil
Menghadap Ayah terhormat
Melaporkan tugasku mengelola dagang
Model putra bangsawan
Cara yang aku terapkan
Gampang tak perlu berfikir
Yang penting bisa memanfaatkan kesempatan
Jabatan ayahku
Semua berjalan lancar, hm, ho-ho
Betapa aku tersinggung
Dengan seorang patriot
Berani dia mengecam tingkahku
Hm-hm, ho
Untung saja lima pengawalku
Seg'ra meringkus tulang belulang
Caci-maki aku semburkan di kupingnya
Kuingatkan sekali lagi
Aku putra kepala kampung
Jangan coba melawan
Kalau tak ingin susah
Sebaiknyalah kau diam
Aku jalankan perintah
Ayahanda yang agung
Menindas nyali rakyatku
Agar tak banyak tingkah
Agar semua bisu
Menurut, s'lalu patuh, hm-hm-hm
Inilah cerita keji
Dari neg'ri antah-berantah
Sepantasnyalah jadi timbangan
Bagi kita, hm-hm, hu
Meskipun hanya dongengan
Tapi cukup meremas jantung
Semoga saja takkan terjadi
Di neg'ri ini
Ho-ho, hm-hm
Hu-hu-uh-hu-hu
Hm-hm-hm-hm-hm
Ho-ho-ho-ho-ho-ho
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:34.75] Hormatilah jabatanku
[00:38.99] Putra tunggal kepala kampung
[00:43.50] Punya hak untuk tolak pinggang memerintah
[00:49.78] Hm, hm, hu
[00:54.28] Kupelihara kesombongan
[00:58.25] Sorot mata segalak mungkin
[01:02.84] Untuk menjaga martabat dan wibawa
[01:11.19] Hari ini aku dipanggil
[01:15.14] Menghadap Ayah terhormat
[01:19.71] Melaporkan tugasku mengelola dagang
[01:27.59] Model putra bangsawan
[01:32.65] Cara yang aku terapkan
[01:36.62] Gampang tak perlu berfikir
[01:41.52] Yang penting bisa memanfaatkan kesempatan
[01:49.54] Jabatan ayahku
[01:53.58] Semua berjalan lancar, hm, ho-ho
[02:04.04] Betapa aku tersinggung
[02:08.28] Dengan seorang patriot
[02:12.24] Berani dia mengecam tingkahku
[02:19.14] Hm-hm, ho
[02:23.39] Untung saja lima pengawalku
[02:28.09] Seg'ra meringkus tulang belulang
[02:32.25] Caci-maki aku semburkan di kupingnya
[02:40.94] Kuingatkan sekali lagi
[02:44.61] Aku putra kepala kampung
[02:49.33] Jangan coba melawan
[02:52.56] Kalau tak ingin susah
[02:57.35] Sebaiknyalah kau diam
[03:02.65] Aku jalankan perintah
[03:06.50] Ayahanda yang agung
[03:11.26] Menindas nyali rakyatku
[03:15.00] Agar tak banyak tingkah
[03:18.79] Agar semua bisu
[03:23.36] Menurut, s'lalu patuh, hm-hm-hm
[03:33.78] Inilah cerita keji
[03:37.47] Dari neg'ri antah-berantah
[03:41.92] Sepantasnyalah jadi timbangan
[03:46.22] Bagi kita, hm-hm, hu
[03:53.27] Meskipun hanya dongengan
[03:57.36] Tapi cukup meremas jantung
[04:01.64] Semoga saja takkan terjadi
[04:06.16] Di neg'ri ini
[04:09.81] Ho-ho, hm-hm
[04:13.56] Hu-hu-uh-hu-hu
[04:18.28] Hm-hm-hm-hm-hm
[04:21.46] Ho-ho-ho-ho-ho-ho
[04:27.35]
[00:38.99] Putra tunggal kepala kampung
[00:43.50] Punya hak untuk tolak pinggang memerintah
[00:49.78] Hm, hm, hu
[00:54.28] Kupelihara kesombongan
[00:58.25] Sorot mata segalak mungkin
[01:02.84] Untuk menjaga martabat dan wibawa
[01:11.19] Hari ini aku dipanggil
[01:15.14] Menghadap Ayah terhormat
[01:19.71] Melaporkan tugasku mengelola dagang
[01:27.59] Model putra bangsawan
[01:32.65] Cara yang aku terapkan
[01:36.62] Gampang tak perlu berfikir
[01:41.52] Yang penting bisa memanfaatkan kesempatan
[01:49.54] Jabatan ayahku
[01:53.58] Semua berjalan lancar, hm, ho-ho
[02:04.04] Betapa aku tersinggung
[02:08.28] Dengan seorang patriot
[02:12.24] Berani dia mengecam tingkahku
[02:19.14] Hm-hm, ho
[02:23.39] Untung saja lima pengawalku
[02:28.09] Seg'ra meringkus tulang belulang
[02:32.25] Caci-maki aku semburkan di kupingnya
[02:40.94] Kuingatkan sekali lagi
[02:44.61] Aku putra kepala kampung
[02:49.33] Jangan coba melawan
[02:52.56] Kalau tak ingin susah
[02:57.35] Sebaiknyalah kau diam
[03:02.65] Aku jalankan perintah
[03:06.50] Ayahanda yang agung
[03:11.26] Menindas nyali rakyatku
[03:15.00] Agar tak banyak tingkah
[03:18.79] Agar semua bisu
[03:23.36] Menurut, s'lalu patuh, hm-hm-hm
[03:33.78] Inilah cerita keji
[03:37.47] Dari neg'ri antah-berantah
[03:41.92] Sepantasnyalah jadi timbangan
[03:46.22] Bagi kita, hm-hm, hu
[03:53.27] Meskipun hanya dongengan
[03:57.36] Tapi cukup meremas jantung
[04:01.64] Semoga saja takkan terjadi
[04:06.16] Di neg'ri ini
[04:09.81] Ho-ho, hm-hm
[04:13.56] Hu-hu-uh-hu-hu
[04:18.28] Hm-hm-hm-hm-hm
[04:21.46] Ho-ho-ho-ho-ho-ho
[04:27.35]