Kesaksian Anak Sampah
๐ต 907 characters
โฑ๏ธ 5:18 duration
๐ ID: 15999573
๐ Lyrics
Perjalanan yang menakjubkan
Membuka mata pikiranku
Angin laut menyeret langkahku ke seberang
Aku ingin melihat di sana
Di balik bukit yang tandus
Perjalanan yang menggetarkan
Menggugah hati nuraniku
Seorang bocah merangkak timbunan sampah
Ia mengais sisa makanan
Keringat deras mengucur
Ketika aku tanya ia tersenyum jabat tanganku
Ia tak pernah tahu siapa gerangan ayah-ibunya
Yang masih diingat angin pesisir
Ketika ia dihempas ombak ke pantai
Sejak saat itu yang dia tahu
Setiap hari harus di sini
Berebut sisa dengan cacing dan burung
Untuk menyambung nafas
Dialah anak sampah
Semakin jauh ke lembah di bawah cemara aku merenung
Gemercik air pancuran tak memberiku isyarat apa pun
Bayangan anak sampah menghantuiku
Gejala apakah yang tengah terjadi?
Mungkin Tuhan yang mengirimkan saksi
Bahkan kita tak ambil peduli
Terbuktilah kita semakin jumawa
Mari tanya bayangan di kaca
Ia tak pernah berdusta
Membuka mata pikiranku
Angin laut menyeret langkahku ke seberang
Aku ingin melihat di sana
Di balik bukit yang tandus
Perjalanan yang menggetarkan
Menggugah hati nuraniku
Seorang bocah merangkak timbunan sampah
Ia mengais sisa makanan
Keringat deras mengucur
Ketika aku tanya ia tersenyum jabat tanganku
Ia tak pernah tahu siapa gerangan ayah-ibunya
Yang masih diingat angin pesisir
Ketika ia dihempas ombak ke pantai
Sejak saat itu yang dia tahu
Setiap hari harus di sini
Berebut sisa dengan cacing dan burung
Untuk menyambung nafas
Dialah anak sampah
Semakin jauh ke lembah di bawah cemara aku merenung
Gemercik air pancuran tak memberiku isyarat apa pun
Bayangan anak sampah menghantuiku
Gejala apakah yang tengah terjadi?
Mungkin Tuhan yang mengirimkan saksi
Bahkan kita tak ambil peduli
Terbuktilah kita semakin jumawa
Mari tanya bayangan di kaca
Ia tak pernah berdusta
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:14.96] Perjalanan yang menakjubkan
[00:21.73] Membuka mata pikiranku
[00:29.24] Angin laut menyeret langkahku ke seberang
[00:43.54] Aku ingin melihat di sana
[00:50.52] Di balik bukit yang tandus
[01:01.37] Perjalanan yang menggetarkan
[01:08.58] Menggugah hati nuraniku
[01:15.81] Seorang bocah merangkak timbunan sampah
[01:30.04] Ia mengais sisa makanan
[01:37.20] Keringat deras mengucur
[01:47.37] Ketika aku tanya ia tersenyum jabat tanganku
[02:02.36] Ia tak pernah tahu siapa gerangan ayah-ibunya
[02:16.07] Yang masih diingat angin pesisir
[02:30.47] Ketika ia dihempas ombak ke pantai
[02:44.93] Sejak saat itu yang dia tahu
[02:51.50] Setiap hari harus di sini
[02:59.03] Berebut sisa dengan cacing dan burung
[03:05.70] Untuk menyambung nafas
[03:13.02] Dialah anak sampah
[03:19.17]
[03:34.43] Semakin jauh ke lembah di bawah cemara aku merenung
[03:49.14] Gemercik air pancuran tak memberiku isyarat apa pun
[04:03.84] Bayangan anak sampah menghantuiku
[04:17.91] Gejala apakah yang tengah terjadi?
[04:32.66] Mungkin Tuhan yang mengirimkan saksi
[04:39.28] Bahkan kita tak ambil peduli
[04:46.76] Terbuktilah kita semakin jumawa
[04:53.49] Mari tanya bayangan di kaca
[05:00.37] Ia tak pernah berdusta
[05:06.55]
[00:21.73] Membuka mata pikiranku
[00:29.24] Angin laut menyeret langkahku ke seberang
[00:43.54] Aku ingin melihat di sana
[00:50.52] Di balik bukit yang tandus
[01:01.37] Perjalanan yang menggetarkan
[01:08.58] Menggugah hati nuraniku
[01:15.81] Seorang bocah merangkak timbunan sampah
[01:30.04] Ia mengais sisa makanan
[01:37.20] Keringat deras mengucur
[01:47.37] Ketika aku tanya ia tersenyum jabat tanganku
[02:02.36] Ia tak pernah tahu siapa gerangan ayah-ibunya
[02:16.07] Yang masih diingat angin pesisir
[02:30.47] Ketika ia dihempas ombak ke pantai
[02:44.93] Sejak saat itu yang dia tahu
[02:51.50] Setiap hari harus di sini
[02:59.03] Berebut sisa dengan cacing dan burung
[03:05.70] Untuk menyambung nafas
[03:13.02] Dialah anak sampah
[03:19.17]
[03:34.43] Semakin jauh ke lembah di bawah cemara aku merenung
[03:49.14] Gemercik air pancuran tak memberiku isyarat apa pun
[04:03.84] Bayangan anak sampah menghantuiku
[04:17.91] Gejala apakah yang tengah terjadi?
[04:32.66] Mungkin Tuhan yang mengirimkan saksi
[04:39.28] Bahkan kita tak ambil peduli
[04:46.76] Terbuktilah kita semakin jumawa
[04:53.49] Mari tanya bayangan di kaca
[05:00.37] Ia tak pernah berdusta
[05:06.55]