Otak Kotor
๐ต 1539 characters
โฑ๏ธ 3:44 duration
๐ ID: 16730495
๐ Lyrics
Kepalaku jadi pening lihat gayamu
Selalu mengajak untuk berpikir mesum
Bola mataku pegel karena tak berkedip
Capek jadinya
Sepasang tanduk mulai tumbuh di celah rambut
Sepasang kupingku berubah makin lancip
Berdiri salah duduk salah di depanmu
Jadi ngeres sendiri
Kok nggak mikirin sebagian tubuh yang menganga
Kok nggak mikirin nafsu lawan bicara
Sementara debar jantungku berantakan
Aku nggak tahan lagi
Setan nongkrong di otakku
Tapi jangan pergi dulu
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Kau masih terus menangis ratapi nasib
Karena baru sadar semuanya telah terjadi
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Dan aku hanya membisu, bengong sendiri
Sampai tak tahu harus berbuat apa lagi
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Dan semua setan tertawa
Kepalaku jadi pening lihat gayamu
Selalu mengajak untuk berpikir mesum
Bola mataku pegel karena tak berkedip
Capek jadinya
Sepasang tanduk mulai tumbuh di celah rambut
Sepasang kupingku berubah makin lancip
Berdiri salah duduk salah di depanmu
Jadi ngeres sendiri
Setan masih di otakku
Tunggu, jangan pergi dulu
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Kau masih terus menangis ratapi nasib
Karena baru sadar semuanya telah terjadi
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Dan aku hanya membisu, bengong sendiri
Sampai tak tahu harus berbuat apa lagi
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Kau masih terus menangis ratapi nasib
Karena baru sadar semuanya telah terjadi
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Dan aku hanya membisu, bengong sendiri
Sampai tak tahu harus berbuat apa lagi
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Dan semua setan tertawa
Selalu mengajak untuk berpikir mesum
Bola mataku pegel karena tak berkedip
Capek jadinya
Sepasang tanduk mulai tumbuh di celah rambut
Sepasang kupingku berubah makin lancip
Berdiri salah duduk salah di depanmu
Jadi ngeres sendiri
Kok nggak mikirin sebagian tubuh yang menganga
Kok nggak mikirin nafsu lawan bicara
Sementara debar jantungku berantakan
Aku nggak tahan lagi
Setan nongkrong di otakku
Tapi jangan pergi dulu
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Kau masih terus menangis ratapi nasib
Karena baru sadar semuanya telah terjadi
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Dan aku hanya membisu, bengong sendiri
Sampai tak tahu harus berbuat apa lagi
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Dan semua setan tertawa
Kepalaku jadi pening lihat gayamu
Selalu mengajak untuk berpikir mesum
Bola mataku pegel karena tak berkedip
Capek jadinya
Sepasang tanduk mulai tumbuh di celah rambut
Sepasang kupingku berubah makin lancip
Berdiri salah duduk salah di depanmu
Jadi ngeres sendiri
Setan masih di otakku
Tunggu, jangan pergi dulu
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Kau masih terus menangis ratapi nasib
Karena baru sadar semuanya telah terjadi
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Dan aku hanya membisu, bengong sendiri
Sampai tak tahu harus berbuat apa lagi
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Kau masih terus menangis ratapi nasib
Karena baru sadar semuanya telah terjadi
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Dan aku hanya membisu, bengong sendiri
Sampai tak tahu harus berbuat apa lagi
(Ya ya ya ...)
(Ya ya ya ...)
Dan semua setan tertawa
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:17.99] Kepalaku jadi pening lihat gayamu
[00:22.11] Selalu mengajak untuk berpikir mesum
[00:24.20] Bola mataku pegel karena tak berkedip
[00:26.62] Capek jadinya
[00:29.59] Sepasang tanduk mulai tumbuh di celah rambut
[00:31.76] Sepasang kupingku berubah makin lancip
[00:34.03] Berdiri salah duduk salah di depanmu
[00:36.23] Jadi ngeres sendiri
[00:38.95] Kok nggak mikirin sebagian tubuh yang menganga
[00:42.92]
[00:50.90] Kok nggak mikirin nafsu lawan bicara
[00:53.11] Sementara debar jantungku berantakan
[00:55.54] Aku nggak tahan lagi
[00:58.20] Setan nongkrong di otakku
[01:02.14] Tapi jangan pergi dulu
[01:06.83] (Ya ya ya ...)
[01:09.97] (Ya ya ya ...)
[01:11.81] Kau masih terus menangis ratapi nasib
[01:14.93] Karena baru sadar semuanya telah terjadi
[01:17.42] (Ya ya ya ...)
[01:19.63] (Ya ya ya ...)
[01:21.51] Dan aku hanya membisu, bengong sendiri
[01:24.44] Sampai tak tahu harus berbuat apa lagi
[01:26.98] (Ya ya ya ...)
[01:29.20] (Ya ya ya ...)
[01:30.98] Dan semua setan tertawa
[01:37.54]
[01:43.98] Kepalaku jadi pening lihat gayamu
[01:47.60]
[02:05.25] Selalu mengajak untuk berpikir mesum
[02:07.64] Bola mataku pegel karena tak berkedip
[02:09.89] Capek jadinya
[02:12.45] Sepasang tanduk mulai tumbuh di celah rambut
[02:14.91] Sepasang kupingku berubah makin lancip
[02:17.29] Berdiri salah duduk salah di depanmu
[02:19.45] Jadi ngeres sendiri
[02:22.02] Setan masih di otakku
[02:26.32] Tunggu, jangan pergi dulu
[02:31.04] (Ya ya ya ...)
[02:34.99]
[02:42.58] (Ya ya ya ...)
[02:44.74] Kau masih terus menangis ratapi nasib
[02:47.88] Karena baru sadar semuanya telah terjadi
[02:50.34] (Ya ya ya ...)
[02:52.34] (Ya ya ya ...)
[02:54.49] Dan aku hanya membisu, bengong sendiri
[02:57.69] Sampai tak tahu harus berbuat apa lagi
[03:00.05] (Ya ya ya ...)
[03:03.86]
[03:11.44] (Ya ya ya ...)
[03:13.71] Kau masih terus menangis ratapi nasib
[03:16.93] Karena baru sadar semuanya telah terjadi
[03:19.56] (Ya ya ya ...)
[03:21.25] (Ya ya ya ...)
[03:23.55] Dan aku hanya membisu, bengong sendiri
[03:26.20] Sampai tak tahu harus berbuat apa lagi
[03:28.76] (Ya ya ya ...)
[03:31.00] (Ya ya ya ...)
[03:32.89] Dan semua setan tertawa
[03:36.80]
[00:22.11] Selalu mengajak untuk berpikir mesum
[00:24.20] Bola mataku pegel karena tak berkedip
[00:26.62] Capek jadinya
[00:29.59] Sepasang tanduk mulai tumbuh di celah rambut
[00:31.76] Sepasang kupingku berubah makin lancip
[00:34.03] Berdiri salah duduk salah di depanmu
[00:36.23] Jadi ngeres sendiri
[00:38.95] Kok nggak mikirin sebagian tubuh yang menganga
[00:42.92]
[00:50.90] Kok nggak mikirin nafsu lawan bicara
[00:53.11] Sementara debar jantungku berantakan
[00:55.54] Aku nggak tahan lagi
[00:58.20] Setan nongkrong di otakku
[01:02.14] Tapi jangan pergi dulu
[01:06.83] (Ya ya ya ...)
[01:09.97] (Ya ya ya ...)
[01:11.81] Kau masih terus menangis ratapi nasib
[01:14.93] Karena baru sadar semuanya telah terjadi
[01:17.42] (Ya ya ya ...)
[01:19.63] (Ya ya ya ...)
[01:21.51] Dan aku hanya membisu, bengong sendiri
[01:24.44] Sampai tak tahu harus berbuat apa lagi
[01:26.98] (Ya ya ya ...)
[01:29.20] (Ya ya ya ...)
[01:30.98] Dan semua setan tertawa
[01:37.54]
[01:43.98] Kepalaku jadi pening lihat gayamu
[01:47.60]
[02:05.25] Selalu mengajak untuk berpikir mesum
[02:07.64] Bola mataku pegel karena tak berkedip
[02:09.89] Capek jadinya
[02:12.45] Sepasang tanduk mulai tumbuh di celah rambut
[02:14.91] Sepasang kupingku berubah makin lancip
[02:17.29] Berdiri salah duduk salah di depanmu
[02:19.45] Jadi ngeres sendiri
[02:22.02] Setan masih di otakku
[02:26.32] Tunggu, jangan pergi dulu
[02:31.04] (Ya ya ya ...)
[02:34.99]
[02:42.58] (Ya ya ya ...)
[02:44.74] Kau masih terus menangis ratapi nasib
[02:47.88] Karena baru sadar semuanya telah terjadi
[02:50.34] (Ya ya ya ...)
[02:52.34] (Ya ya ya ...)
[02:54.49] Dan aku hanya membisu, bengong sendiri
[02:57.69] Sampai tak tahu harus berbuat apa lagi
[03:00.05] (Ya ya ya ...)
[03:03.86]
[03:11.44] (Ya ya ya ...)
[03:13.71] Kau masih terus menangis ratapi nasib
[03:16.93] Karena baru sadar semuanya telah terjadi
[03:19.56] (Ya ya ya ...)
[03:21.25] (Ya ya ya ...)
[03:23.55] Dan aku hanya membisu, bengong sendiri
[03:26.20] Sampai tak tahu harus berbuat apa lagi
[03:28.76] (Ya ya ya ...)
[03:31.00] (Ya ya ya ...)
[03:32.89] Dan semua setan tertawa
[03:36.80]