Kintani - Titip Rindu Buat Ayah (Cover)
๐ต 644 characters
โฑ๏ธ 3:02 duration
๐ ID: 18347757
๐ Lyrics
Di matamu masih tersimpan
Selaksa peristiwa
Benturan dan hempasan
Terpahat dikeningmu
Kau nampak tua dan lelah
Keringat mengucur deras
Namun kau tetap tabah, hm-hm-mm
Meski nafasmu kadang tersengal
Memikul beban yang makin sarat
Kau tetap bertahan
Engkau telah mengerti hitam
Dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu
Gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar
Legam terbakar matahari
Kini kurus dan terbungkuk, mm-mm-mm
Namun semangat tak pernah pudar
Meski langkahmu kadang gemetar
Kau tetap setia
Ayah
Dalam hening sepi kurindu
Untuk menuai padi milik kita
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban
Selaksa peristiwa
Benturan dan hempasan
Terpahat dikeningmu
Kau nampak tua dan lelah
Keringat mengucur deras
Namun kau tetap tabah, hm-hm-mm
Meski nafasmu kadang tersengal
Memikul beban yang makin sarat
Kau tetap bertahan
Engkau telah mengerti hitam
Dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu
Gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar
Legam terbakar matahari
Kini kurus dan terbungkuk, mm-mm-mm
Namun semangat tak pernah pudar
Meski langkahmu kadang gemetar
Kau tetap setia
Ayah
Dalam hening sepi kurindu
Untuk menuai padi milik kita
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:09.17] Di matamu masih tersimpan
[00:14.12] Selaksa peristiwa
[00:22.99] Benturan dan hempasan
[00:26.33] Terpahat dikeningmu
[00:36.62] Kau nampak tua dan lelah
[00:39.67] Keringat mengucur deras
[00:43.69] Namun kau tetap tabah, hm-hm-mm
[00:54.00] Meski nafasmu kadang tersengal
[01:00.41] Memikul beban yang makin sarat
[01:06.32] Kau tetap bertahan
[01:12.14]
[01:14.42] Engkau telah mengerti hitam
[01:19.40] Dan merah jalan ini
[01:28.19] Keriput tulang pipimu
[01:31.46] Gambaran perjuangan
[01:37.76]
[01:42.16] Bahumu yang dulu kekar
[01:44.94] Legam terbakar matahari
[01:49.21] Kini kurus dan terbungkuk, mm-mm-mm
[01:58.97] Namun semangat tak pernah pudar
[02:05.51] Meski langkahmu kadang gemetar
[02:11.12] Kau tetap setia
[02:16.67]
[02:19.65] Ayah
[02:23.95] Dalam hening sepi kurindu
[02:32.91] Untuk menuai padi milik kita
[02:42.25] Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
[02:49.18] Anakmu sekarang banyak menanggung beban
[02:58.63]
[00:14.12] Selaksa peristiwa
[00:22.99] Benturan dan hempasan
[00:26.33] Terpahat dikeningmu
[00:36.62] Kau nampak tua dan lelah
[00:39.67] Keringat mengucur deras
[00:43.69] Namun kau tetap tabah, hm-hm-mm
[00:54.00] Meski nafasmu kadang tersengal
[01:00.41] Memikul beban yang makin sarat
[01:06.32] Kau tetap bertahan
[01:12.14]
[01:14.42] Engkau telah mengerti hitam
[01:19.40] Dan merah jalan ini
[01:28.19] Keriput tulang pipimu
[01:31.46] Gambaran perjuangan
[01:37.76]
[01:42.16] Bahumu yang dulu kekar
[01:44.94] Legam terbakar matahari
[01:49.21] Kini kurus dan terbungkuk, mm-mm-mm
[01:58.97] Namun semangat tak pernah pudar
[02:05.51] Meski langkahmu kadang gemetar
[02:11.12] Kau tetap setia
[02:16.67]
[02:19.65] Ayah
[02:23.95] Dalam hening sepi kurindu
[02:32.91] Untuk menuai padi milik kita
[02:42.25] Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
[02:49.18] Anakmu sekarang banyak menanggung beban
[02:58.63]