Ratu Syahadah
๐ต 1018 characters
โฑ๏ธ 4:43 duration
๐ ID: 18590145
๐ Lyrics
Ratu Syahadah
Engkaulah permaisuri di mahligai tirani
Teguh imanmu walau tersembunyi
Kasihmu kau buktikan sebagai isteri
Namun cintamu untuk Ilahi, woo-oo
Engkau masih isteri yang sejati
Ketika suami dimurka Allah
Istana bukan penjara nikmat yang alpa
Sinar imanmu tak kelam permata
Kau miliki jiwa hamba
Walau di sisimu singgahsana
Sejarah Asiah telah membuktikan
Iman bukanlah penjara di jiwa
Yang selamanya bersembunyi
Tapi kemerdekaan yang hakiki
Yang punya wajah dan jua rupa
Akhirnya imanmu bersuara
Lantas kau dipenjara dan diseksa
Oleh suamimu yang dihina
Di kejauhan istana keangkuhan
Menggamit mata sayunya di jiwa
Namun hatimu tak sudi ke sana
Iman dan akidah lebih utama
Ratu Syahadah lalu bermadah
Oh Tuhan, binakan istana untukku
Walaupun di dunia ku diseksa
Namun tak terbayar nikmat di syurga
Oh Asiah kau merubah rencana
Bila tanganmu menyentuh bayi
Yang hanyut menongkah arus Sungai Nil
Lembutmu mematahkan keangkuhannya
Fir'aun merancang kau menghalangnya
Musa terbuang jadi terbilang
Ya Allah
Engkaulah permaisuri di mahligai tirani
Teguh imanmu walau tersembunyi
Kasihmu kau buktikan sebagai isteri
Namun cintamu untuk Ilahi, woo-oo
Engkau masih isteri yang sejati
Ketika suami dimurka Allah
Istana bukan penjara nikmat yang alpa
Sinar imanmu tak kelam permata
Kau miliki jiwa hamba
Walau di sisimu singgahsana
Sejarah Asiah telah membuktikan
Iman bukanlah penjara di jiwa
Yang selamanya bersembunyi
Tapi kemerdekaan yang hakiki
Yang punya wajah dan jua rupa
Akhirnya imanmu bersuara
Lantas kau dipenjara dan diseksa
Oleh suamimu yang dihina
Di kejauhan istana keangkuhan
Menggamit mata sayunya di jiwa
Namun hatimu tak sudi ke sana
Iman dan akidah lebih utama
Ratu Syahadah lalu bermadah
Oh Tuhan, binakan istana untukku
Walaupun di dunia ku diseksa
Namun tak terbayar nikmat di syurga
Oh Asiah kau merubah rencana
Bila tanganmu menyentuh bayi
Yang hanyut menongkah arus Sungai Nil
Lembutmu mematahkan keangkuhannya
Fir'aun merancang kau menghalangnya
Musa terbuang jadi terbilang
Ya Allah
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:13.81] Ratu Syahadah
[00:23.03] Engkaulah permaisuri di mahligai tirani
[00:29.22] Teguh imanmu walau tersembunyi
[00:35.13] Kasihmu kau buktikan sebagai isteri
[00:41.21] Namun cintamu untuk Ilahi, woo-oo
[00:50.04] Engkau masih isteri yang sejati
[00:56.88] Ketika suami dimurka Allah
[01:02.10] Istana bukan penjara nikmat yang alpa
[01:08.78] Sinar imanmu tak kelam permata
[01:16.48] Kau miliki jiwa hamba
[01:22.05] Walau di sisimu singgahsana
[01:30.24] Sejarah Asiah telah membuktikan
[01:36.19] Iman bukanlah penjara di jiwa
[01:42.04] Yang selamanya bersembunyi
[01:47.91] Tapi kemerdekaan yang hakiki
[01:54.09] Yang punya wajah dan jua rupa
[01:59.85] Akhirnya imanmu bersuara
[02:05.82] Lantas kau dipenjara dan diseksa
[02:11.93] Oleh suamimu yang dihina
[02:44.94] Di kejauhan istana keangkuhan
[02:50.78] Menggamit mata sayunya di jiwa
[02:57.04] Namun hatimu tak sudi ke sana
[03:02.78] Iman dan akidah lebih utama
[03:08.74] Ratu Syahadah lalu bermadah
[03:14.54] Oh Tuhan, binakan istana untukku
[03:20.59] Walaupun di dunia ku diseksa
[03:26.49] Namun tak terbayar nikmat di syurga
[03:38.65] Oh Asiah kau merubah rencana
[03:44.64] Bila tanganmu menyentuh bayi
[03:50.31] Yang hanyut menongkah arus Sungai Nil
[03:55.73] Lembutmu mematahkan keangkuhannya
[04:02.26] Fir'aun merancang kau menghalangnya
[04:07.65] Musa terbuang jadi terbilang
[04:15.65] Ya Allah
[04:27.50]
[00:23.03] Engkaulah permaisuri di mahligai tirani
[00:29.22] Teguh imanmu walau tersembunyi
[00:35.13] Kasihmu kau buktikan sebagai isteri
[00:41.21] Namun cintamu untuk Ilahi, woo-oo
[00:50.04] Engkau masih isteri yang sejati
[00:56.88] Ketika suami dimurka Allah
[01:02.10] Istana bukan penjara nikmat yang alpa
[01:08.78] Sinar imanmu tak kelam permata
[01:16.48] Kau miliki jiwa hamba
[01:22.05] Walau di sisimu singgahsana
[01:30.24] Sejarah Asiah telah membuktikan
[01:36.19] Iman bukanlah penjara di jiwa
[01:42.04] Yang selamanya bersembunyi
[01:47.91] Tapi kemerdekaan yang hakiki
[01:54.09] Yang punya wajah dan jua rupa
[01:59.85] Akhirnya imanmu bersuara
[02:05.82] Lantas kau dipenjara dan diseksa
[02:11.93] Oleh suamimu yang dihina
[02:44.94] Di kejauhan istana keangkuhan
[02:50.78] Menggamit mata sayunya di jiwa
[02:57.04] Namun hatimu tak sudi ke sana
[03:02.78] Iman dan akidah lebih utama
[03:08.74] Ratu Syahadah lalu bermadah
[03:14.54] Oh Tuhan, binakan istana untukku
[03:20.59] Walaupun di dunia ku diseksa
[03:26.49] Namun tak terbayar nikmat di syurga
[03:38.65] Oh Asiah kau merubah rencana
[03:44.64] Bila tanganmu menyentuh bayi
[03:50.31] Yang hanyut menongkah arus Sungai Nil
[03:55.73] Lembutmu mematahkan keangkuhannya
[04:02.26] Fir'aun merancang kau menghalangnya
[04:07.65] Musa terbuang jadi terbilang
[04:15.65] Ya Allah
[04:27.50]