Kurang Dari Angka Tiga
๐ต 1369 characters
โฑ๏ธ 4:53 duration
๐ ID: 23485142
๐ Lyrics
Diiringi kagum tak berkesudahan
Hangatmu masih tersisa di jantung penasaran
Riang lantang dari sebuah jumpa di pusat kota
Dengan espresso yang langsung kau habiskan
Bercumbu dengan americcano yang terlalu malu aku telan
Kita ah maksudnya aku berhasil menemuimu
Atau kau yang terpaksa menerima ajakanku
Mungkin itu alasannya muka bingung dan gerik canggung
Sulit lepas dari paras yang mendesir di pelipis sadarku
Kau menyapaku yang tengah memaku
Mengagetkan sukma lewat jelita
Dari tiba-tiba yang menyibak luka
Walau tiada iringan gerak lambat seperti awal temu di FTV remaja
Itu cukup membuatku berkhayal
Tentang belum tentu yang nantinya bisa saja
Dan kini aku yang kebingungan
Menerka-nerka dalam runtuhnya logika
Bahwa bisakah ada malam lain setelah hari itu
Atau engkau hanya akan menjadi sekejap yang membekas di dadaku
Semoga
Malam tak kunjung terbit cahaya
Bintang lelah terangi semesta
Pagi tak lekas dibilas siang
Embun tak cepat menguap hilang
Masih banyak yang belum terungkap
Masih menumpuk yang tak terucap
Sebab setelahnya siang adalah
Peralihan yang mengantar lelah
Masing-masing dari kita akan pulang
Diantarkan jingga yang merapal hilang
Sebab setelahnya siang adalah
Peralihan yang mengantar lelah
Masing-masing dari kita akan pulang
Diantarkan jingga yang merapal hilang
Semoga
Kau masih mau tuk bercerita
Walau antara kita hanya aku
Yang jatuh cinta
Hangatmu masih tersisa di jantung penasaran
Riang lantang dari sebuah jumpa di pusat kota
Dengan espresso yang langsung kau habiskan
Bercumbu dengan americcano yang terlalu malu aku telan
Kita ah maksudnya aku berhasil menemuimu
Atau kau yang terpaksa menerima ajakanku
Mungkin itu alasannya muka bingung dan gerik canggung
Sulit lepas dari paras yang mendesir di pelipis sadarku
Kau menyapaku yang tengah memaku
Mengagetkan sukma lewat jelita
Dari tiba-tiba yang menyibak luka
Walau tiada iringan gerak lambat seperti awal temu di FTV remaja
Itu cukup membuatku berkhayal
Tentang belum tentu yang nantinya bisa saja
Dan kini aku yang kebingungan
Menerka-nerka dalam runtuhnya logika
Bahwa bisakah ada malam lain setelah hari itu
Atau engkau hanya akan menjadi sekejap yang membekas di dadaku
Semoga
Malam tak kunjung terbit cahaya
Bintang lelah terangi semesta
Pagi tak lekas dibilas siang
Embun tak cepat menguap hilang
Masih banyak yang belum terungkap
Masih menumpuk yang tak terucap
Sebab setelahnya siang adalah
Peralihan yang mengantar lelah
Masing-masing dari kita akan pulang
Diantarkan jingga yang merapal hilang
Sebab setelahnya siang adalah
Peralihan yang mengantar lelah
Masing-masing dari kita akan pulang
Diantarkan jingga yang merapal hilang
Semoga
Kau masih mau tuk bercerita
Walau antara kita hanya aku
Yang jatuh cinta
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:25.61] Diiringi kagum tak berkesudahan
[00:31.09] Hangatmu masih tersisa di jantung penasaran
[00:38.21] Riang lantang dari sebuah jumpa di pusat kota
[00:43.89] Dengan espresso yang langsung kau habiskan
[00:47.30] Bercumbu dengan americcano yang terlalu malu aku telan
[00:53.64] Kita ah maksudnya aku berhasil menemuimu
[01:01.18] Atau kau yang terpaksa menerima ajakanku
[01:08.46] Mungkin itu alasannya muka bingung dan gerik canggung
[01:14.36] Sulit lepas dari paras yang mendesir di pelipis sadarku
[01:20.48] Kau menyapaku yang tengah memaku
[01:24.68] Mengagetkan sukma lewat jelita
[01:28.64] Dari tiba-tiba yang menyibak luka
[01:33.72] Walau tiada iringan gerak lambat seperti awal temu di FTV remaja
[01:39.84] Itu cukup membuatku berkhayal
[01:42.84] Tentang belum tentu yang nantinya bisa saja
[01:48.36] Dan kini aku yang kebingungan
[01:53.91] Menerka-nerka dalam runtuhnya logika
[01:57.66] Bahwa bisakah ada malam lain setelah hari itu
[02:02.90] Atau engkau hanya akan menjadi sekejap yang membekas di dadaku
[02:27.69] Semoga
[02:32.44] Malam tak kunjung terbit cahaya
[02:39.99] Bintang lelah terangi semesta
[02:47.76] Pagi tak lekas dibilas siang
[02:56.15] Embun tak cepat menguap hilang
[03:02.93] Masih banyak yang belum terungkap
[03:10.73] Masih menumpuk yang tak terucap
[03:21.30] Sebab setelahnya siang adalah
[03:29.76] Peralihan yang mengantar lelah
[03:36.84] Masing-masing dari kita akan pulang
[03:44.73] Diantarkan jingga yang merapal hilang
[03:52.58] Sebab setelahnya siang adalah
[04:00.19] Peralihan yang mengantar lelah
[04:07.55] Masing-masing dari kita akan pulang
[04:15.25] Diantarkan jingga yang merapal hilang
[04:25.81] Semoga
[04:30.36] Kau masih mau tuk bercerita
[04:37.63] Walau antara kita hanya aku
[04:45.65] Yang jatuh cinta
[00:31.09] Hangatmu masih tersisa di jantung penasaran
[00:38.21] Riang lantang dari sebuah jumpa di pusat kota
[00:43.89] Dengan espresso yang langsung kau habiskan
[00:47.30] Bercumbu dengan americcano yang terlalu malu aku telan
[00:53.64] Kita ah maksudnya aku berhasil menemuimu
[01:01.18] Atau kau yang terpaksa menerima ajakanku
[01:08.46] Mungkin itu alasannya muka bingung dan gerik canggung
[01:14.36] Sulit lepas dari paras yang mendesir di pelipis sadarku
[01:20.48] Kau menyapaku yang tengah memaku
[01:24.68] Mengagetkan sukma lewat jelita
[01:28.64] Dari tiba-tiba yang menyibak luka
[01:33.72] Walau tiada iringan gerak lambat seperti awal temu di FTV remaja
[01:39.84] Itu cukup membuatku berkhayal
[01:42.84] Tentang belum tentu yang nantinya bisa saja
[01:48.36] Dan kini aku yang kebingungan
[01:53.91] Menerka-nerka dalam runtuhnya logika
[01:57.66] Bahwa bisakah ada malam lain setelah hari itu
[02:02.90] Atau engkau hanya akan menjadi sekejap yang membekas di dadaku
[02:27.69] Semoga
[02:32.44] Malam tak kunjung terbit cahaya
[02:39.99] Bintang lelah terangi semesta
[02:47.76] Pagi tak lekas dibilas siang
[02:56.15] Embun tak cepat menguap hilang
[03:02.93] Masih banyak yang belum terungkap
[03:10.73] Masih menumpuk yang tak terucap
[03:21.30] Sebab setelahnya siang adalah
[03:29.76] Peralihan yang mengantar lelah
[03:36.84] Masing-masing dari kita akan pulang
[03:44.73] Diantarkan jingga yang merapal hilang
[03:52.58] Sebab setelahnya siang adalah
[04:00.19] Peralihan yang mengantar lelah
[04:07.55] Masing-masing dari kita akan pulang
[04:15.25] Diantarkan jingga yang merapal hilang
[04:25.81] Semoga
[04:30.36] Kau masih mau tuk bercerita
[04:37.63] Walau antara kita hanya aku
[04:45.65] Yang jatuh cinta