Drama Bahtera
๐ต 2672 characters
โฑ๏ธ 3:23 duration
๐ ID: 23517945
๐ Lyrics
Tekanan wabah beranak pinak srupa rutinitas bencana
Meronta paksa mengancam bagai gelombang gempa
Konsentrasi pasang mata dihadapan gejala mengalir dalam hasrat huni semua pesona
Lihat insta penuh berita kekacuan melanda
Celaka, musibah hingga membunuh sesama
Mana jawaban stiap ruang yg tlah diambil paksa
Lupakan dalai lama karena slogan tak lagi bernyawa
Momen dimana jalani hari mengisi sengketa
Konsumsi drama dengan laga palsu bertalenta
Mengakar stagnan nyaman di zona kadaluarsa
Lifestyle shit moron ditengah ombak pancaroba
Mengedepankan mental paksa bertopeng semu belaka
Banal utopis menggurita di lobang tinja
Lepaskan tawa, saat karbonkopi bangun barisan
Yo! saksikan semua jari tengah pada kalian
Akrobat diatas bangkai sandiwara usang berandai
Merangkai prosa tebas bebas tanpa bingkai
Mental tersungkur mengidap komplikasi
Serupa manuver koster menolak reklamasi
Bahtera fanatis, jangan harap kami melupa
Beri nutrisi relaksasi telinga pemirsa
Yang seragam bak ambisi dengan skill hanya praduga
Yo diagnosa (Haa!) tiap siklus masa
Tuk siasati bahtera berkala (C'mon)
Rawat ingatan meradang antisipasi bahaya
Lekas berdansa dengan darah luka juga pena
Yo diagnosa (Haa!) tiap siklus masa
Tuk siasati bahtera berkala (C'mon)
Rawat ingatan meradang antisipasi bahaya
Lekas berdansa dengan darah luka juga pena
Pegang kendali provokasi huru hara
Saling jaga barikade ini mospit kurusetra
Senjakala arus massa, tsunami hoax berita
Tatkala aksi banal gangster masuk istana
Mendambakan dunia serupa blueprint utopia
Realitanya buthakala yang berpesta di kaliyuga
Kutip dari dandy lewat layar sosial media
Indonesia kokoh berdiri di tiga pilar utama
Pancasila, kelapa sawit dan batubara
Astungkara niscaya siapapun pempinnya
Apapun warna partainya semua demi laba
Oligarki pasti dilayani dengan sepenuhnya
Persetan manuver labil para elit pragmatis
Yang hanya membual bak radio separatis
Praksis berkongsis bersama buzzer aktivis
Sekawanan yang kerap bercokol dalam bisnis
Madness bergerilya tanpa panduan bos dan tuan
Berkomposisi dengan manuver gizi konstan
Diatas simfoni Prime Manifez lantunkan
Persetan bersulang saat yang tersisa hanya lawakan
Tiada habis konflik horizontal bergejolak
Mobilisasi Aksi frontal dari tiap barak
Membungkam tiap vocal yang kian menyeruak
Artefak warisan orba jangan mau tuk terjebak
Madness bergerilya tanpa panduan bos dan tuan
Berkomposisi dengan manuver gizi konstan
Diatas simfoni Prime Manifez lantunkan
Persetan bersulang saat yang tersisa hanya lawakan
Tiada habis konflik horizontal bergejolak
Mobilisasi Aksi frontal dari tiap barak
Membungkam tiap vocal yang kian menyeruak
Artefak warisan orba jangan mau tuk terjebak
Meronta paksa mengancam bagai gelombang gempa
Konsentrasi pasang mata dihadapan gejala mengalir dalam hasrat huni semua pesona
Lihat insta penuh berita kekacuan melanda
Celaka, musibah hingga membunuh sesama
Mana jawaban stiap ruang yg tlah diambil paksa
Lupakan dalai lama karena slogan tak lagi bernyawa
Momen dimana jalani hari mengisi sengketa
Konsumsi drama dengan laga palsu bertalenta
Mengakar stagnan nyaman di zona kadaluarsa
Lifestyle shit moron ditengah ombak pancaroba
Mengedepankan mental paksa bertopeng semu belaka
Banal utopis menggurita di lobang tinja
Lepaskan tawa, saat karbonkopi bangun barisan
Yo! saksikan semua jari tengah pada kalian
Akrobat diatas bangkai sandiwara usang berandai
Merangkai prosa tebas bebas tanpa bingkai
Mental tersungkur mengidap komplikasi
Serupa manuver koster menolak reklamasi
Bahtera fanatis, jangan harap kami melupa
Beri nutrisi relaksasi telinga pemirsa
Yang seragam bak ambisi dengan skill hanya praduga
Yo diagnosa (Haa!) tiap siklus masa
Tuk siasati bahtera berkala (C'mon)
Rawat ingatan meradang antisipasi bahaya
Lekas berdansa dengan darah luka juga pena
Yo diagnosa (Haa!) tiap siklus masa
Tuk siasati bahtera berkala (C'mon)
Rawat ingatan meradang antisipasi bahaya
Lekas berdansa dengan darah luka juga pena
Pegang kendali provokasi huru hara
Saling jaga barikade ini mospit kurusetra
Senjakala arus massa, tsunami hoax berita
Tatkala aksi banal gangster masuk istana
Mendambakan dunia serupa blueprint utopia
Realitanya buthakala yang berpesta di kaliyuga
Kutip dari dandy lewat layar sosial media
Indonesia kokoh berdiri di tiga pilar utama
Pancasila, kelapa sawit dan batubara
Astungkara niscaya siapapun pempinnya
Apapun warna partainya semua demi laba
Oligarki pasti dilayani dengan sepenuhnya
Persetan manuver labil para elit pragmatis
Yang hanya membual bak radio separatis
Praksis berkongsis bersama buzzer aktivis
Sekawanan yang kerap bercokol dalam bisnis
Madness bergerilya tanpa panduan bos dan tuan
Berkomposisi dengan manuver gizi konstan
Diatas simfoni Prime Manifez lantunkan
Persetan bersulang saat yang tersisa hanya lawakan
Tiada habis konflik horizontal bergejolak
Mobilisasi Aksi frontal dari tiap barak
Membungkam tiap vocal yang kian menyeruak
Artefak warisan orba jangan mau tuk terjebak
Madness bergerilya tanpa panduan bos dan tuan
Berkomposisi dengan manuver gizi konstan
Diatas simfoni Prime Manifez lantunkan
Persetan bersulang saat yang tersisa hanya lawakan
Tiada habis konflik horizontal bergejolak
Mobilisasi Aksi frontal dari tiap barak
Membungkam tiap vocal yang kian menyeruak
Artefak warisan orba jangan mau tuk terjebak
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:10.21] Tekanan wabah beranak pinak srupa rutinitas bencana
[00:13.66] Meronta paksa mengancam bagai gelombang gempa
[00:16.32] Konsentrasi pasang mata dihadapan gejala mengalir dalam hasrat huni semua pesona
[00:21.05] Lihat insta penuh berita kekacuan melanda
[00:24.18] Celaka, musibah hingga membunuh sesama
[00:26.52] Mana jawaban stiap ruang yg tlah diambil paksa
[00:29.17] Lupakan dalai lama karena slogan tak lagi bernyawa
[00:31.54] Momen dimana jalani hari mengisi sengketa
[00:33.93] Konsumsi drama dengan laga palsu bertalenta
[00:36.84] Mengakar stagnan nyaman di zona kadaluarsa
[00:39.54] Lifestyle shit moron ditengah ombak pancaroba
[00:42.08] Mengedepankan mental paksa bertopeng semu belaka
[00:44.73] Banal utopis menggurita di lobang tinja
[00:47.26] Lepaskan tawa, saat karbonkopi bangun barisan
[00:50.01] Yo! saksikan semua jari tengah pada kalian
[00:52.71] Akrobat diatas bangkai sandiwara usang berandai
[00:55.64] Merangkai prosa tebas bebas tanpa bingkai
[00:58.43] Mental tersungkur mengidap komplikasi
[01:00.82] Serupa manuver koster menolak reklamasi
[01:05.35] Bahtera fanatis, jangan harap kami melupa
[01:08.96] Beri nutrisi relaksasi telinga pemirsa
[01:11.11] Yang seragam bak ambisi dengan skill hanya praduga
[01:13.68] Yo diagnosa (Haa!) tiap siklus masa
[01:16.40] Tuk siasati bahtera berkala (C'mon)
[01:19.45] Rawat ingatan meradang antisipasi bahaya
[01:21.46] Lekas berdansa dengan darah luka juga pena
[01:24.16] Yo diagnosa (Haa!) tiap siklus masa
[01:26.06] Tuk siasati bahtera berkala (C'mon)
[01:29.62] Rawat ingatan meradang antisipasi bahaya
[01:32.05] Lekas berdansa dengan darah luka juga pena
[01:34.81] Pegang kendali provokasi huru hara
[01:37.24] Saling jaga barikade ini mospit kurusetra
[01:39.99] Senjakala arus massa, tsunami hoax berita
[01:42.68] Tatkala aksi banal gangster masuk istana
[01:45.70] Mendambakan dunia serupa blueprint utopia
[01:48.01] Realitanya buthakala yang berpesta di kaliyuga
[01:50.87] Kutip dari dandy lewat layar sosial media
[01:53.34] Indonesia kokoh berdiri di tiga pilar utama
[01:55.88] Pancasila, kelapa sawit dan batubara
[01:58.67] Astungkara niscaya siapapun pempinnya
[02:01.15] Apapun warna partainya semua demi laba
[02:03.80] Oligarki pasti dilayani dengan sepenuhnya
[02:06.75] Persetan manuver labil para elit pragmatis
[02:09.20] Yang hanya membual bak radio separatis
[02:11.98] Praksis berkongsis bersama buzzer aktivis
[02:14.47] Sekawanan yang kerap bercokol dalam bisnis
[02:17.34] Madness bergerilya tanpa panduan bos dan tuan
[02:20.09] Berkomposisi dengan manuver gizi konstan
[02:22.56] Diatas simfoni Prime Manifez lantunkan
[02:24.85] Persetan bersulang saat yang tersisa hanya lawakan
[02:27.70] Tiada habis konflik horizontal bergejolak
[02:30.23] Mobilisasi Aksi frontal dari tiap barak
[02:32.83] Membungkam tiap vocal yang kian menyeruak
[02:35.52] Artefak warisan orba jangan mau tuk terjebak
[02:38.29] Madness bergerilya tanpa panduan bos dan tuan
[02:41.02] Berkomposisi dengan manuver gizi konstan
[02:43.49] Diatas simfoni Prime Manifez lantunkan
[02:46.00] Persetan bersulang saat yang tersisa hanya lawakan
[02:48.94] Tiada habis konflik horizontal bergejolak
[02:51.33] Mobilisasi Aksi frontal dari tiap barak
[02:54.02] Membungkam tiap vocal yang kian menyeruak
[02:56.78] Artefak warisan orba jangan mau tuk terjebak
[00:13.66] Meronta paksa mengancam bagai gelombang gempa
[00:16.32] Konsentrasi pasang mata dihadapan gejala mengalir dalam hasrat huni semua pesona
[00:21.05] Lihat insta penuh berita kekacuan melanda
[00:24.18] Celaka, musibah hingga membunuh sesama
[00:26.52] Mana jawaban stiap ruang yg tlah diambil paksa
[00:29.17] Lupakan dalai lama karena slogan tak lagi bernyawa
[00:31.54] Momen dimana jalani hari mengisi sengketa
[00:33.93] Konsumsi drama dengan laga palsu bertalenta
[00:36.84] Mengakar stagnan nyaman di zona kadaluarsa
[00:39.54] Lifestyle shit moron ditengah ombak pancaroba
[00:42.08] Mengedepankan mental paksa bertopeng semu belaka
[00:44.73] Banal utopis menggurita di lobang tinja
[00:47.26] Lepaskan tawa, saat karbonkopi bangun barisan
[00:50.01] Yo! saksikan semua jari tengah pada kalian
[00:52.71] Akrobat diatas bangkai sandiwara usang berandai
[00:55.64] Merangkai prosa tebas bebas tanpa bingkai
[00:58.43] Mental tersungkur mengidap komplikasi
[01:00.82] Serupa manuver koster menolak reklamasi
[01:05.35] Bahtera fanatis, jangan harap kami melupa
[01:08.96] Beri nutrisi relaksasi telinga pemirsa
[01:11.11] Yang seragam bak ambisi dengan skill hanya praduga
[01:13.68] Yo diagnosa (Haa!) tiap siklus masa
[01:16.40] Tuk siasati bahtera berkala (C'mon)
[01:19.45] Rawat ingatan meradang antisipasi bahaya
[01:21.46] Lekas berdansa dengan darah luka juga pena
[01:24.16] Yo diagnosa (Haa!) tiap siklus masa
[01:26.06] Tuk siasati bahtera berkala (C'mon)
[01:29.62] Rawat ingatan meradang antisipasi bahaya
[01:32.05] Lekas berdansa dengan darah luka juga pena
[01:34.81] Pegang kendali provokasi huru hara
[01:37.24] Saling jaga barikade ini mospit kurusetra
[01:39.99] Senjakala arus massa, tsunami hoax berita
[01:42.68] Tatkala aksi banal gangster masuk istana
[01:45.70] Mendambakan dunia serupa blueprint utopia
[01:48.01] Realitanya buthakala yang berpesta di kaliyuga
[01:50.87] Kutip dari dandy lewat layar sosial media
[01:53.34] Indonesia kokoh berdiri di tiga pilar utama
[01:55.88] Pancasila, kelapa sawit dan batubara
[01:58.67] Astungkara niscaya siapapun pempinnya
[02:01.15] Apapun warna partainya semua demi laba
[02:03.80] Oligarki pasti dilayani dengan sepenuhnya
[02:06.75] Persetan manuver labil para elit pragmatis
[02:09.20] Yang hanya membual bak radio separatis
[02:11.98] Praksis berkongsis bersama buzzer aktivis
[02:14.47] Sekawanan yang kerap bercokol dalam bisnis
[02:17.34] Madness bergerilya tanpa panduan bos dan tuan
[02:20.09] Berkomposisi dengan manuver gizi konstan
[02:22.56] Diatas simfoni Prime Manifez lantunkan
[02:24.85] Persetan bersulang saat yang tersisa hanya lawakan
[02:27.70] Tiada habis konflik horizontal bergejolak
[02:30.23] Mobilisasi Aksi frontal dari tiap barak
[02:32.83] Membungkam tiap vocal yang kian menyeruak
[02:35.52] Artefak warisan orba jangan mau tuk terjebak
[02:38.29] Madness bergerilya tanpa panduan bos dan tuan
[02:41.02] Berkomposisi dengan manuver gizi konstan
[02:43.49] Diatas simfoni Prime Manifez lantunkan
[02:46.00] Persetan bersulang saat yang tersisa hanya lawakan
[02:48.94] Tiada habis konflik horizontal bergejolak
[02:51.33] Mobilisasi Aksi frontal dari tiap barak
[02:54.02] Membungkam tiap vocal yang kian menyeruak
[02:56.78] Artefak warisan orba jangan mau tuk terjebak