Jangan Bicara
๐ต 873 characters
โฑ๏ธ 6:11 duration
๐ ID: 24770442
๐ Lyrics
Jangan bicara soal idealisme
Mari bicara b'rapa banyak uang di kantong kita
Atau b'rapa dahsyatnya ancaman
Yang membuat kita terpaksa onani
Jangan bicara soal nasionalisme
Mari bicara tentang kita yang lupa warna bendera sendiri
Atau tentang kita yang buta
Bisul tumbuh subur di ujung hidung yang memang tak mancung
Jangan perdebatkan soal keadilan
Sebab keadilan bukan untuk diperdebatkan
Jangan cerita soal kemakmuran
Sebab kemakmuran hanya untuk anjing si Tuan Polan
Lihat di sana
Si Urip meratap di teras marmer
Direktur murtad
Lihat di sana
Si Icih sedih di ranjang empuk
Waktu majikannya menindih
Lihat di sana
Parade penganggur yang tampak murung
Di tepi kubur
Lihat di sana
Antrean pencuri
Yang timbul sebab nasinya dicuri
Jangan bicara soal runtuhnya moral
Mari bicara tentang harga diri yang tak ada arti
Atau tentang tanggung jawab
Yang kini dianggap sepi
Mari bicara b'rapa banyak uang di kantong kita
Atau b'rapa dahsyatnya ancaman
Yang membuat kita terpaksa onani
Jangan bicara soal nasionalisme
Mari bicara tentang kita yang lupa warna bendera sendiri
Atau tentang kita yang buta
Bisul tumbuh subur di ujung hidung yang memang tak mancung
Jangan perdebatkan soal keadilan
Sebab keadilan bukan untuk diperdebatkan
Jangan cerita soal kemakmuran
Sebab kemakmuran hanya untuk anjing si Tuan Polan
Lihat di sana
Si Urip meratap di teras marmer
Direktur murtad
Lihat di sana
Si Icih sedih di ranjang empuk
Waktu majikannya menindih
Lihat di sana
Parade penganggur yang tampak murung
Di tepi kubur
Lihat di sana
Antrean pencuri
Yang timbul sebab nasinya dicuri
Jangan bicara soal runtuhnya moral
Mari bicara tentang harga diri yang tak ada arti
Atau tentang tanggung jawab
Yang kini dianggap sepi
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:35.37] Jangan bicara soal idealisme
[00:46.23] Mari bicara b'rapa banyak uang di kantong kita
[00:58.40] Atau b'rapa dahsyatnya ancaman
[01:02.77] Yang membuat kita terpaksa onani
[01:13.55] Jangan bicara soal nasionalisme
[01:24.32] Mari bicara tentang kita yang lupa warna bendera sendiri
[01:36.00] Atau tentang kita yang buta
[01:40.45] Bisul tumbuh subur di ujung hidung yang memang tak mancung
[01:46.86]
[02:29.21] Jangan perdebatkan soal keadilan
[02:39.98] Sebab keadilan bukan untuk diperdebatkan
[02:50.61] Jangan cerita soal kemakmuran
[03:01.16] Sebab kemakmuran hanya untuk anjing si Tuan Polan
[03:10.15]
[03:42.58] Lihat di sana
[03:46.49] Si Urip meratap di teras marmer
[03:51.08] Direktur murtad
[04:00.10] Lihat di sana
[04:04.13] Si Icih sedih di ranjang empuk
[04:08.41] Waktu majikannya menindih
[04:18.71] Lihat di sana
[04:22.59] Parade penganggur yang tampak murung
[04:27.10] Di tepi kubur
[04:36.15] Lihat di sana
[04:39.95] Antrean pencuri
[04:42.35] Yang timbul sebab nasinya dicuri
[04:52.25] Jangan bicara soal runtuhnya moral
[05:03.18] Mari bicara tentang harga diri yang tak ada arti
[05:15.22] Atau tentang tanggung jawab
[05:18.73] Yang kini dianggap sepi
[05:22.73]
[00:46.23] Mari bicara b'rapa banyak uang di kantong kita
[00:58.40] Atau b'rapa dahsyatnya ancaman
[01:02.77] Yang membuat kita terpaksa onani
[01:13.55] Jangan bicara soal nasionalisme
[01:24.32] Mari bicara tentang kita yang lupa warna bendera sendiri
[01:36.00] Atau tentang kita yang buta
[01:40.45] Bisul tumbuh subur di ujung hidung yang memang tak mancung
[01:46.86]
[02:29.21] Jangan perdebatkan soal keadilan
[02:39.98] Sebab keadilan bukan untuk diperdebatkan
[02:50.61] Jangan cerita soal kemakmuran
[03:01.16] Sebab kemakmuran hanya untuk anjing si Tuan Polan
[03:10.15]
[03:42.58] Lihat di sana
[03:46.49] Si Urip meratap di teras marmer
[03:51.08] Direktur murtad
[04:00.10] Lihat di sana
[04:04.13] Si Icih sedih di ranjang empuk
[04:08.41] Waktu majikannya menindih
[04:18.71] Lihat di sana
[04:22.59] Parade penganggur yang tampak murung
[04:27.10] Di tepi kubur
[04:36.15] Lihat di sana
[04:39.95] Antrean pencuri
[04:42.35] Yang timbul sebab nasinya dicuri
[04:52.25] Jangan bicara soal runtuhnya moral
[05:03.18] Mari bicara tentang harga diri yang tak ada arti
[05:15.22] Atau tentang tanggung jawab
[05:18.73] Yang kini dianggap sepi
[05:22.73]