Home ๐ŸŽฌ Bollywood ๐ŸŽต Pakistani ๐ŸŽค English Pop

Barisan Nisan

๐Ÿ‘ค Homicide (Indonesia) โ€ข ๐ŸŽผ Barisan Nisan โ€ข โฑ๏ธ 7:29
๐ŸŽต 5125 characters
โฑ๏ธ 7:29 duration
๐Ÿ†” ID: 3156802

๐Ÿ“œ Lyrics

Matahari terlalu pagi mengkhianati
Pena terlalu cepat terbakar
Kemungkinan terbesar sekarang adalah memperbesar kemungkinan
Pada ruang ketidak-mungkinan
Sehingga setiap orang yang kami temui tak menemukan lagi satu pun
Sudut kemungkinan untuk berkata "Tidak mungkin"

Tanpa darah mereka mengering
Sebelum mata pena berkarat menolak kembali terisi
Sebelum semua paru disesaki tragedi
Dan pengulangan menemukan maknanya sendiri
Dalam pasar dan semerbak deodorant
Atau mungkin dalam limbah dan kotoran
Atau mungkin dalam seragam sederetan nisan
Atau mungkin dalam pembebasan ala monitor 14 inci
Yang menawarkan hasrat pembangkangan ala Levi's dan Nokia

Atau dalam 666 halaman hikayat para bigot dan despot
Yang menari ketika jelaga zarkot berangsur menjadi kepulan hitam
Berselubung Michael Jordan di pojokan pabrik-pabrik ma'lun para
Produsen kerak neraka berlapis statistik
Pembenaran teatrikal super-mall

Opera sabun panitia penyusun undang-undang pemilu
Yang mencoba membanyol tentang kekonyolan demokrasi
Yang rapi berdasi menopengi mutilasi pembebasan dengan sengkarut argumen basi
Tentang bagaimana menyamankan posisi pembiasaan diri di hadapan seonggok tinja
Para sosok pembaharu dunia bernama pasar ebas dan perdagangan yang adil
Untuk kemudian memperlakukan hidup seperti AKABRI dan dikebiri matahari
Terlalu pagi mengkhianati

Dan heroisme berganti nama menjadi C-4, Sukhoi dan fiksi berpagar konstitusi
Menjenguk setiap pesakitan dengan upeti bunga pusara dari makam pahlawan tetangga
Bernama Arjuna dan Manusia Laba-laba
Pahlawan dari Cobain hingga Visius
Dari berhala hingga anonimous bernama Burung Garuda Pancasila
Yang menampakkan diri pada hari setiap situs menjadi sepejal bebatuan yang melayang
Pada poros yang sejajar dengan tameng dan pelindung wajah para penjaga makam Firaun berkhakis

Yang muncul 24 jam matahari dan gulita bertukar posisi setiap pojokan
Bahkan di kakus umum dan selokan mencari target konsumen dan homogenisasi kelayakan
Maka setiap angka menjadi maka dan makna
Ketika kita disuguhi setiap statistik dan moncong senjata dengan ribuan unit SSK
Untuk menjaga stabilitas bagi mereka yang akan dinetralisir karena menolak membuang buku Panton
Sebagai panduan kebenaran
Sejak hitam dan putih hanya berlaku di hadapan mata sinar xerox

Menolak terasuki setan dan Tuhan yang mewujud dalam ocehan pencerahan kanon-kanon
Degungan Big Mac dan es krim cone yang berseru
"Beli! Beli! Beli! Konsumsi, konsumsi kami sehingga kalian dapat berpartisipasi dalam usaha
Para anak negeri yang berjibaku untuk naik haji!"
Oh... betapa menariknya dunia yang sudah pasti
Menjamin semua nyawa dan pluralitas dengan lembaran kontrak asuransi

Dengan janji pahala bertubi
Dengan janji akumulasi nilai lebih, bursa saham
Dan dengan semantik-semantik kekuasaan yang hanya berarti dalam kala
Ketika periode berkala para representatif di gedung parlemen memulai tawar-menawar jatah kursi
Dan kekuatan hanya berlaku paska konsumsi cairan suplemen, tonik dan para biggot bertemu kawanan
Dan cinta hanya akan berlabuh setelah melewati sederatan birokrasi ideologi berwarna
Merah, hijau, hitam, kuning, biru, merah, putih dan biru
Dan merah
Dan putih

Oh betapa indahnya dunia yang berkalang fajar poin-poin nafta
Sehingga pion-pion negara yang berkubang di belakang pembenaran stabilisasi nasional
Menemukan pembenaran evolusi mereka dengan berpetakan saluran-saluran pencerahan
Para rock-stars yang lelah berkeluh-kesah
Kala peluh mengering kasat di hadapan pasanggiri lalat telat pasar
Dan kilauan refleksi etalase dan display berhala-berhala
Berskala lebih taghut dari ampas neraka diantara robekan surat rekomendasi negara donor
Perancang undang-undang dan fakta-fakta anti-teror
Para arsitek bahasa penaklukan para pengagung kebebasan
Kebebasan yang hanya berlaku di hadapan layar flatron kemajemukan ponsel demokrasi
Kotak suara dan pluralisme gedung rubuh
Oh betapa agungnya dunia di hadapan barisan nisan yang dikebiri matahari
Dan terlalu pagi mengkhianati

Maka jangan izinkan aku untuk mati terlalu dini
Wahai rotasi CD dan seperangkat boombox ringkih
Jangan izinkan aku mendisiplinkan diri ke dalam barisan
Wahai bentangan seluloid dan narasi
Dan demi perpanjangan tangan remah di mulutmu anakku
Jangan izinkan aku terlelap menjagai setiap sisa pembuluh hasrat yang kumiliki hari ini
Demi setiap huruf pada setiap fabel yang kututurkan padamu sebelum tidur, Zahraku, mentariku!
Jangan sedetik pun izinkan aku berhenti menziarahi setiap makam tanpa pedang-pedang kalam terhunus
Lelap tertidur tanpa satu mata membuta tanpa pagi berhenti mensponsori keinginan berbisa
Tanpa di lengan kanan-kiriku adalah matahari dan rembulan
Bintang dan sabit
Palu dan arit
Bumi dan langit
Lautan dan parit
Dan sayap dan rakit
Sehingga seluruh paruku sesak merakit setiap pasak-pasak kemungkinan terbesar
Memperbesar setiap kemungkinan pada ruang ketidak-mungkinan
Sehingga setiap orang yang kami temui tak menemukan lagi satu pun sudut kemungkinan
Untuk berkata, "Tidak mungkin"
Tanpa darah mereka mengering
Sebelum mata pena berkarat dan menolak kembali terisi
Matahari tak mungkin lagi mengebiri pagi untuk mengkhianati

โฑ๏ธ Synced Lyrics

[00:21.52] Matahari terlalu pagi mengkhianati
[00:24.99] Pena terlalu cepat terbakar
[00:28.23] Kemungkinan terbesar sekarang adalah memperbesar kemungkinan
[00:33.99] Pada ruang ketidak-mungkinan
[00:36.95] Sehingga setiap orang yang kami temui tak menemukan lagi satu pun
[00:41.54] Sudut kemungkinan untuk berkata "Tidak mungkin"
[00:45.67] Tanpa darah mereka mengering
[00:48.27] Sebelum mata pena berkarat menolak kembali terisi
[00:53.56] Sebelum semua paru disesaki tragedi
[00:58.96] Dan pengulangan menemukan maknanya sendiri
[01:01.87] Dalam pasar dan semerbak deodorant
[01:05.75] Atau mungkin dalam limbah dan kotoran
[01:09.17] Atau mungkin dalam seragam sederetan nisan
[01:13.13] Atau mungkin dalam pembebasan ala monitor 14 inci
[01:17.50] Yang menawarkan hasrat pembangkangan ala Levi's dan Nokia
[01:21.53] Atau dalam 666 halaman hikayat para bigot dan despot
[01:25.46] Yang menari ketika jelaga zarkot berangsur menjadi kepulan hitam
[01:28.84] Berselubung Michael Jordan di pojokan pabrik-pabrik ma'lun para
[01:32.38] Produsen kerak neraka berlapis statistik
[01:34.34] Pembenaran teatrikal super-mall
[01:36.62] Opera sabun panitia penyusun undang-undang pemilu
[01:41.64] Yang mencoba membanyol tentang kekonyolan demokrasi
[01:44.30] Yang rapi berdasi menopengi mutilasi pembebasan dengan sengkarut argumen basi
[01:50.58] Tentang bagaimana menyamankan posisi pembiasaan diri di hadapan seonggok tinja
[01:54.88] Para sosok pembaharu dunia bernama pasar ebas dan perdagangan yang adil
[01:59.43] Untuk kemudian memperlakukan hidup seperti AKABRI dan dikebiri matahari
[02:04.44] Terlalu pagi mengkhianati
[02:07.12] Dan heroisme berganti nama menjadi C-4, Sukhoi dan fiksi berpagar konstitusi
[02:14.91] Menjenguk setiap pesakitan dengan upeti bunga pusara dari makam pahlawan tetangga
[02:20.99] Bernama Arjuna dan Manusia Laba-laba
[02:23.22] Pahlawan dari Cobain hingga Visius
[02:26.43] Dari berhala hingga anonimous bernama Burung Garuda Pancasila
[02:30.67] Yang menampakkan diri pada hari setiap situs menjadi sepejal bebatuan yang melayang
[02:35.96] Pada poros yang sejajar dengan tameng dan pelindung wajah para penjaga makam Firaun berkhakis
[02:40.82] Yang muncul 24 jam matahari dan gulita bertukar posisi setiap pojokan
[02:46.42] Bahkan di kakus umum dan selokan mencari target konsumen dan homogenisasi kelayakan
[02:54.09] Maka setiap angka menjadi maka dan makna
[02:58.10] Ketika kita disuguhi setiap statistik dan moncong senjata dengan ribuan unit SSK
[03:04.91] Untuk menjaga stabilitas bagi mereka yang akan dinetralisir karena menolak membuang buku Panton
[03:10.24] Sebagai panduan kebenaran
[03:11.66] Sejak hitam dan putih hanya berlaku di hadapan mata sinar xerox
[03:16.57] Menolak terasuki setan dan Tuhan yang mewujud dalam ocehan pencerahan kanon-kanon
[03:24.29] Degungan Big Mac dan es krim cone yang berseru
[03:25.83] "Beli! Beli! Beli! Konsumsi, konsumsi kami sehingga kalian dapat berpartisipasi dalam usaha
[03:33.09] Para anak negeri yang berjibaku untuk naik haji!"
[03:35.29] Oh... betapa menariknya dunia yang sudah pasti
[03:38.06] Menjamin semua nyawa dan pluralitas dengan lembaran kontrak asuransi
[03:41.93] Dengan janji pahala bertubi
[03:44.63] Dengan janji akumulasi nilai lebih, bursa saham
[03:47.85] Dan dengan semantik-semantik kekuasaan yang hanya berarti dalam kala
[03:51.97] Ketika periode berkala para representatif di gedung parlemen memulai tawar-menawar jatah kursi
[03:56.56] Dan kekuatan hanya berlaku paska konsumsi cairan suplemen, tonik dan para biggot bertemu kawanan
[04:01.70] Dan cinta hanya akan berlabuh setelah melewati sederatan birokrasi ideologi berwarna
[04:06.58] Merah, hijau, hitam, kuning, biru, merah, putih dan biru
[04:13.33] Dan merah
[04:14.37] Dan putih
[04:15.41] Oh betapa indahnya dunia yang berkalang fajar poin-poin nafta
[04:20.17] Sehingga pion-pion negara yang berkubang di belakang pembenaran stabilisasi nasional
[04:24.08] Menemukan pembenaran evolusi mereka dengan berpetakan saluran-saluran pencerahan
[04:28.02] Para rock-stars yang lelah berkeluh-kesah
[04:29.47] Kala peluh mengering kasat di hadapan pasanggiri lalat telat pasar
[04:32.40] Dan kilauan refleksi etalase dan display berhala-berhala
[04:35.95] Berskala lebih taghut dari ampas neraka diantara robekan surat rekomendasi negara donor
[04:41.14] Perancang undang-undang dan fakta-fakta anti-teror
[04:43.86] Para arsitek bahasa penaklukan para pengagung kebebasan
[04:47.37] Kebebasan yang hanya berlaku di hadapan layar flatron kemajemukan ponsel demokrasi
[04:51.27] Kotak suara dan pluralisme gedung rubuh
[04:54.14] Oh betapa agungnya dunia di hadapan barisan nisan yang dikebiri matahari
[04:57.98] Dan terlalu pagi mengkhianati
[05:01.77] Maka jangan izinkan aku untuk mati terlalu dini
[05:04.29] Wahai rotasi CD dan seperangkat boombox ringkih
[05:06.64] Jangan izinkan aku mendisiplinkan diri ke dalam barisan
[05:09.93] Wahai bentangan seluloid dan narasi
[05:11.59] Dan demi perpanjangan tangan remah di mulutmu anakku
[05:14.66] Jangan izinkan aku terlelap menjagai setiap sisa pembuluh hasrat yang kumiliki hari ini
[05:19.03] Demi setiap huruf pada setiap fabel yang kututurkan padamu sebelum tidur, Zahraku, mentariku!
[05:22.77] Jangan sedetik pun izinkan aku berhenti menziarahi setiap makam tanpa pedang-pedang kalam terhunus
[05:27.83] Lelap tertidur tanpa satu mata membuta tanpa pagi berhenti mensponsori keinginan berbisa
[05:32.96] Tanpa di lengan kanan-kiriku adalah matahari dan rembulan
[05:36.00] Bintang dan sabit
[05:37.07] Palu dan arit
[05:38.03] Bumi dan langit
[05:39.17] Lautan dan parit
[05:40.46] Dan sayap dan rakit
[05:41.82] Sehingga seluruh paruku sesak merakit setiap pasak-pasak kemungkinan terbesar
[05:45.20] Memperbesar setiap kemungkinan pada ruang ketidak-mungkinan
[05:48.54] Sehingga setiap orang yang kami temui tak menemukan lagi satu pun sudut kemungkinan
[05:52.82] Untuk berkata, "Tidak mungkin"
[05:54.88] Tanpa darah mereka mengering
[05:56.32] Sebelum mata pena berkarat dan menolak kembali terisi
[05:59.33] Matahari tak mungkin lagi mengebiri pagi untuk mengkhianati
[06:06.74]

โญ Rate These Lyrics

โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†
Average: 0.0/5 โ€ข 0 ratings